Kategori : Indeks BeritaWednesday, 21 October 2009

cpns gk 2009

Teman-teman yang dah lama nunggu Info CPNS Kabupaten Gunungkidul tahun 2009, berikut informasinya ( KLIK LINK BERIKUT ) :

PENGUMUMAN

FORMASI CPNS

INFORMASI LENGKAP di web CPNS GUNUNGKIDUL ( http://cpns.gunungkidulkab.go.id )

Selamat Berjuang, Semoga Berhasil!!!

Kategori : Ais Diary, EventSaturday, 19 September 2009

Assalamu’alaikum wr wb.

Teriring akhir ramadhan,
teriring datang fajar hari nan fitri,
teriring waktu yang berlalu, hari ini dan akan datang nanti,
kiranya banyak salah, khilaf dan dosa,
sengaja pun tak sengaja,
maka di hari yang fitri,
hari kemenangan,
perkenankan ana mengucapkan …

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Taqaballahu minna waminkum
Taqabal Yaa Kaarim

Semoga bersih jiwa kita,
putih hati kita,
suci kembali fitri,
sebagai terlahir kembali.
Amin Ya Robbal Alamin.

Wassalamu’alaikum wr wb

- Jaka [Blue Ais] -




Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)
Kategori : Ais DiaryFriday, 21 August 2009

Subhanallah, Sungguh Besar, Sungguh Luar Biasa, Rahmat dan Hidayah Allah …
Sekali lagi dan lagi … Ya Allah, Kau Pertemukan Hamba, dengan Ramadhan-Mu …
Allahu Akbar…!!!

Selalu, rasa haru ini selalu dan selalu muncul, tatkala sebuah do’a dan harapan dikabulkan oleh Allah, haru menderu, tiada tara, sungguh Ya Allah, Kau Maha Pengasih, Maha Mulia, Maha Penyayang … tiada berhenti rasa syukur hati ini, Ramadhan bulan seribu bulan, Engkau persembahkan di hadapan, Engkau hadirkan di pangkuan … Bimbing hamba Ya Robb, tuk menjalani ramadhan ini, dengan sempurna, atas bimbingan-Mu, atas ridha-Mu, Amiin..

Teman, sahabat, saudara-saudaraku semuanya… teriring datangnya Ramadhan di hadapan, dari hati yang paling dalam, dari lubuk yang paling ikhlas, kiranya banyak khilaf, salah, alpa dan dosa tiada terkira … ana mohon maaf sedalam samudera. S’moga dgn saling bermaafan kita, hati menjadi bersih, suci… agar kita dapat menjalani Ramadhan, bulan mulia yang selalu dan selalu kita nantikan datang dan pertemuannya, dengan sempurna, dengan sesungguhnya, sehingga seperti Janji Allah, kita sampai kepada derajat seorang penikmat ibadah, yakni derajat taqwa … Amiin Ya Robbal Alamin…

Mari, Sucikan Hati, Bersihkan Jiwa, Semangat Terbaik Demi Ridho Illahi!
Ramadhan kali ini…

Kategori : Indeks BeritaSaturday, 23 May 2009

Saudara-saudaraku dari Ormas-ormas Islam Besar di Indonesia… Hati-hati akan upaya mereka untuk memecah belah kita, bagaimanapun kita harus tetap bersatu…

——————

Hati-Hati Terhadap MerekaSwaramuslim.com - Buku yang berjudul Ilusi Negara Islam yang menceritakan tentang ekspansi gerakan Islam transnasional di Indonesia, akan diperbanyak di empat negara di dunia yakni Turki, Arab Saudi, Inggris dan Amerika Serikat.

“Saya menilai buku ini sangat bagus karena menceritakan Islam yang sebenarnya,” kata C Holland Taylor, pendiri-bersama LibForAll Fundation, saat menghadiri peluncuran buka hasil editorial mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bersama sejumlah pimpinan Nahdatul Ulama (NU) mantan pimpinan Muhammadyah, di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut Holland Taylor, buku Ilusi Islam Transnasional itu, adalah suatu ediologi Islam yang membahas tentang kehidupan Islam melalui perjuangan jihad yang diartikan bahwa Islam dengan jihad bukan merupakan kekerasan tetapi Jihad itu adalah usaha yang dilaksanakan oleh kaum muslim dengan cara yang benar tanpa melalui kekerasan.

Buku setebal 321 halaman diterbitkan PT Desantara Utama Media yang bekerja sama dengan LibForAll Fundation, sebuah lembaga non-pemerintah yang memperjuangkan terwujudnya kedamaian, kebebasan, dan toleransi di seluruh dunia yang diilhami oleh warisan tradisi dan budaya bangsa Indonesia.

Ia mengatakan buku yang terbitkan dengan melibatkan sejumlah ulama terkemuka di Indonesia seperti, KH Ahmad Safii Maarif (mantan ketua Muhammadyah), KH Mustofa Bisri dan Azyumarrdi Azra dan Romo Franz Magnis Suseno sebagai salah satu penasihat LibForAll.

Sebagai gambaran LibForAll Foundation, sebuah lembaga nirlaba bermarkas di Indonesia dan AS yang bekerja untuk melawan ekstremisme keagamaan dan menolak penggunaan perjuangan jihad yang dianggap terorisme.

Peluncuran buku tentang Ilusi Negara Islam itu, juga dihadir mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno, Cawapres dari Partai Golkar Wiranto dan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tanjung.

Mengenal LibForAll

Muslimin terbesar dunia menjadi tujuan utama gerakan penghancur agama ini. Berkedok sebagai Islam Pluralis, Islam Liberalis, Islam Damai, Islam Kultural, dan kedok-kedok lainnya, mereka mencoba mendangkalkan agama Allah ini.

Selain membentuk Jaringan Islam Liberal (JIL), mereka juga melakukan promosi di dunia maya. Salah satunya, mereka membuat situs www.libforall.com yang awalnya (2003) hanya berbahasa Inggris namun beberapa waktu lalu telah pula diluncurkan versi bahasa Indonesia. Tujuannya apa lagi jika bukan untuk memperluas cakupan “jualannya”.

Di halaman pertama kita akan disambut dengan kalimat “LibForAll Foundation adalah sebuah institusi yang berusaha mewujudkan dunia yang damai berdasarkan nilai-nilai luhur agama di bawah bimbingan dan perlindungan Yang Mulia KH. Abdurrahman Wahid dan para ulama lain.”

Masih di halaman yang sama, Associated Press menulis bahwa CEO LibFor All, Holland Taylor, tengah berupaya menghimpun tokoh-tokoh Liberalis dan Pluralis ber-KTP Islam di seluruh dunia untuk membentuk satu jaringan “Muslim Moderat”. Inilah kalimatnya: “Pendiri-bersama LibForAll C. Holland Taylor sedang menghubungkan para pemimpin Muslim moderat dalam sebuah jaringan mercusuar di dalam dunia Islam yang akan mempromosikan toleransi dan kebebasan berpikir dan beribadah. ”

“Kebebasan beribadah” di sini diartikan sebagai “Walau Anda Muslim, Anda bebas memilih mau sholat apa tidak. Itu terserah kepada Anda” Sebab, bukan rahasia umum lagi jika kelompok ini orang-orangnya sering tidak sholat. Sholahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur, pernah berkata dalam satu acara, “Saya tahu betul, Gus Dur itu tidak sholat. ”

imageYang kelihatan konyol, terdapat satu kalimat di halaman “Kultur Pop” yang penuh dihiasi tulisan dan gambar band Dewa-19 pimpinan Ahmad Dhani—yang beribu kandung seorang Yahudi-Jerman—yang berbunyi: Kata-kata “Laskar Jihad” berarti “The Warriors of Jihad.” Ia juga merupakan nama sebuah kelompok radikal yang telah bertanggung jawab atas meninggalnya ribuan umat Kristen di Indonesia timur, Maluku dan Sulawesi baru-baru ini, dan telah mengusir setengah jutaan lainnya dari rumah mereka. ”

Yang membuat konyol bukan soal Laskar Jihadnya, karena laskar yang ini pun kita tahu betul apa kerjanya ketika tengah bergelora Jihad di Ambon. Tetapi, kekonyolan yang menganggap pihak Muslim yang harus bertanggungjawab atas matinya ribuan umat Kristen di Maluku dan Sulawesi. Padahal, yang memulai konflik, yang memulai serangan, memulai pembantaian, memulai perkosaan, memulai pengusiran, di Ambon sama sekali bukan umat Islam, tapi non-Muslim. Betapa naifnya kalimat itu.

Situs ini pun tanpa tedeng aling-aling menyatakan kelompok Islam Radikal sebagai kelompok yang diilhami Setan. Lihat saja halaman berjudul “Sebuah ‘Fatwa Musikal’ Melawan Kebencian & Terorisme Religius”.

Bendera perang telah dikibarkan oleh mereka. Genderang telah ditabuh. Umat Islam Indonesia harus dididik agar memahami dengan penuh kesadaran agar bisa menilai mana Islam yang benar dan baik, Islam yang berkiblat ke Makkah, yang Nabinya bernama Muhammad Rasulullah SAW, dan mana Islam made in Amerika yang berkiblat ke Washington dan Pentagon, serta nabinya bernama George W. Bush. Ini merupakan pekerjaan besar yang harus ditunaikan oleh orang-orang yang menyandang sebutan Ustadz dan Ulama. Tinggalkanlah paradigma bahwa umat itu komoditas atau alat untuk mendorong mobil mogok, yang didekati jika sedang diperlukan, namun ditinggal kabur ketika sudah tidak dibutuhkan.

Pengkhianat Muslim

Situs harian Jerusalem Post pada Jum’at (8/12) menurunkan sebuah berita berjudul “Indonesian Peace Delegation Meet With Peres” (Delegasi Perdamaian dari Indonesia Temui Shimon Peres).

Kelima orang Indonesia tersebut berasal dari Yayasan LibForAll, sebuah yayasan swasta yang berasal dari Amerika Serikat yang tujuannya untuk memerangi Islam Kafaah dan mempromosikan Islam yang bersekutu dengan Zionis-Israel. Abdurrahman Wahid menjadi pelindung yayasan LibForAll dan anggotanya antara lain Yeni Wahid, Abdul Munir Mulkhan, Ahmad Dani (Dewa19), dan sederet aktivis JIL lainnya. Perjalanan mereka ke Tanah Palestina yang diduduki Israel bekerjasama dengan Simon Wiesenthal Center, sebuah LSM Amerika pendukung utama Zionisme.

Berita ini ditulis oleh Greer Fay Cashman. Di awal artikelnya Cashman menulis, “Walau tidak ada hubungan diplomatik formal antara Israel dan Indonesia, lima orang anggota Delegasi Perdamaian Indonesia menemui Presiden Israel Shimon Peres, Jum’at (8/12) di Yerusalem. ”

Lima orang tersebut oleh Jerusalem Post dianggap merepresentasikan dua ormas terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah, yang memiliki anggota sebanyak 70 juta rakyat Indonesia, dari 195 juta rakyat Indonesia yang Muslim.

Di depan kelima orang Indonesia, Peres sempat mengatakan bahwa kedatangan mereka akan menimbulkan spekulasi di Indonesia, karena selain Israel tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, setiap ada orang Indonesia yang ke Israel selalu saja menjadi berita kontroversi.

Mengatasnamakan Indonesia

C. Holland Taylor, pimpinan dari yayasan LibForAll yang sangat pro-Zionis, menyatakan kepada Peres bahwa Abdurrahman Wahid baru-baru ini mengeluarkan sikap yang menolak dan menentang HAMAS dalam persoalan di Palestina. Taylor juga berkata bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia di mana HAMAS ditolak oleh ormas Islam terbesar di dunia.

Jpost kembali menulis, “Syfiq Mugni (Syafiq Mugni?), tokoh Muhammadiyah, berbicara dengan Peres yang mengenakan kippa dengan tulisan “shalom” dalam bahasa Ibrani dan Latin, begitu gembira dengan orang-orang Indonesia yang mengunjunginya dan bahkan mereka menyerang HAMAS serta mendukung Zionis-Israel, sehingga Peres mencopot kippa yang dikenakannya dan mengenakannya ke kepala tamunya tersebut.

Pertemuan itu diisi dengan berbagai topik pembicaraan antara lain bidang ekonomi, politik, regional, dan peringatan 60 tahun berdirinya Israel di Tanah Palestina.

Kepada Peres Mugni antara lain menyatakan, “Kita berharap suatu waktu Muslim di Indonesia bisa bersikap lebih toleran dan mengutamakan demokrasi. Hal ini bisa dilakukan antara lain lewat jalur pendidikan, untuk mengubah mental Muslim di Indonesia agar bisa bersikap lebih terbuka. ” Maksudnya jelas, agar Muslim Indonesia bisa menerima Zionis-Israel sebagai sekutu, sama seperti dirinya dan kawan-kawannya dari LibForAll.

Ulama NU yang disebut dengan nama Abul A’la (bisa jadi nama-nama ini merupakan nama alias), mengamini Mugni dan menyatakan bahwa di Indonesia ada segolongan Teroris Muslim. “Namun hal itu tidak mencerminkan keseluruhan Muslim di Indonesia. Kami akan secepatnya menghadapi itu dan mempromosikan Islam yang penuh kedamaian. Kami tidak bisa hidup tanpa kedamaian. ”

Kelima orang Inadonesia ini juga menyatakan bahwa mereka telah mencoba untuk berbicara dengan Kubu Mahmud Abbas yang juga pro Israel agar tercipta kerjasama saling menguntungkan antara Palestina, Israel, dan mereka sendiri. “Kami mendoakan itu, ” ujar Mugni.

Peres bercerita bahwa Juni lalu, di Bali telah diselenggarakan konferensi besar yang menentang sikap Iran atas penafikkannya terhadap Holokous yang dihadiri oleh Gus Dur, dan beberapa tokoh agama lain termasuk dari Israel.

Oktober lalu, tambah Peres, tujuh delegasi wartawan dari Indonesia juga datang ke Israel dan bertemu dengannya.

Kelima orang Indonesia anggota LibForAll itu selama di wilayah pendudukan Zionis-Israel ditemani oleh Dean Rabbi Abraham dari Wiesenthal Center dan C. Holland Taylor, CEO LibForAll. Mereka ikut merayakan ritual Yahudi Hanukka, menikmati tarian di Kiryat Shmona, mengunjungi Betlehem dan juga Masjid Al-Aqsha di Yerusalem, setelah bertemu Peres. Selain itu, mereka juga mengunjungi sebuah sekolah di Sderot dan memantau wilayah Jalur Gaza dari kejauhan. (dakta)
_______________
~Berita dikutip dari www.swaramuslim.com atau klik DI SINI

Kategori : ResonansiWednesday, 13 May 2009

missumomDiambil dari Milis Resonansi 2003, Semoga cerita di bawah ini bisa diambil hikmahnya…
_____________________

Hukum kekekalan energi dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula. Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003.

Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah
layar monitor.

Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya. Dokter berkata, “Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu”. Sayapun menjawab “Mengapa dokter meminta izin saya?Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta
izin saya” Dokter itu menjawab “Karena obat yang ini mahal Pak Jamil.” “Memang harganya berapa dok?” Tanya saya. Dokter itu dengan mantap menjawab “Dua belas juta rupiah sekali suntik.” “Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok? Dokter itu
menjawab, “Sehari tiga kali suntik pak Jamil”.

Setelah menarik napas panjang saya berkata, “Berarti satu hari tiga puluh enam juta, dok?” Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, “Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Yang
Maha Kuasa agar penyakit istri saya segera ditemukan.” “Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena
istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya, pak.” jawab dokter.

Setelah percakapan itu usai, saya pergi menuju mushola kecil dekat ruang ICU. Saya melakukan sembahyang dan saya berdoa, “Ya Allah Ya Tuhanku… aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Tuhanku… gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di
jagat raya ini.”

Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk mebayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan.

Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang ia menangis sambil terbata berkata, “Pokoknya yang ngambil uangku kualat… yang ngambil uangku kualat…” Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu.

Usai berdoa saya merenung, “Jangan-jangan inilah hukum alam dan ketentuan Yang Maha Kuasa bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan. Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang ia miliki itu.” Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam dan menanyakan kondisi anak-anak di rumah, maka saya bertanya kepada ibu saya “Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?”

“Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil, duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya ada yang ngambil,” jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup mata perlahan, butiran air mata mengalir di pipi.

Sambil terbata saya berkata, “Ibu, maafkan saya… yang ngambil uang itu saya, bu… saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf… saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu.” Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik
telepon saya dengar ibu saya berkata: “Ya Tuhan pernyataanku aku cabut, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh.” Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon doa darinya.

Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata “Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu.” Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. “Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter.”

Saya meninggalkan ruangan dokter itu…. dengan berbisik pada diri sendiri “Ibu, I miss you so much.”
__________________
Sumber:
*) “Ibu, I Miss You So Much” oleh Jamil Azzaini, Senior Trainer dan penulis buku Best Seller ‘KUBIK LEADERSHIP; Solusi Esensial Meraih Sukses dan Kemuliaan Hidup’.
*) Milis Resonansi 2003 ~
*) Image from : http://frisformasi.files.wordpress.com ( Thanks … )

Kategori : EventSaturday, 14 March 2009

GAMETECH2009

Keterangan lebih lanjut ada di SINI…

dan

bisa di download di SINI…

Kategori : Ais DiaryThursday, 5 March 2009

Entahlah…

Telah berapa lama halaman-halaman ini tak tertulisi kembali, rasa malas itu begitu kronis, hanya untuk sekedar menulis sesuatu di sini. Mungkin karena berbagai kesibukan yang menyita waktu, tak tak lagi menyempatkan diri, walau sekejap, walau setitik…

Hanya maaf yang dapat ku tulis kembali, kepada semua teman yang tlah sudi berkunjung ke sini, semoga semangat kan datang kembali, nanti…

Sampe terlupa pula, hari ini telah satu hari terlewat sejak ku mengingat hari kemarin, hari dimana ku memiliki jatah waktu hidup di dunia ini berkurang lagi satu tahun, tiga ratus enam puluh lima hari, ya… hari itu tlah terlewati hari kemarin, empat maret…

Banyak yang telah mengucap, sms, facebook, friendster, email, yamess, ku amat sangat mengucap beribu terima kasih, jazakumullah khairan katsira… tiada yang membalas kebaikan sahabat semua kecuali hanya Allah, Insya Allah dengan doa teman sahabat semua ku mampu menjadi lebih baik di hari berganti… Amin Ya Robbal ‘Alamin…

Sekali lagi ku mintakan maaf pada semua sahabat, atas semua salah dan khilaf…

~

Teriring doa, Hanya Kepada-Mu Ya Rabb…