Kristenisasi dan Kejahatan-Kejahatannya
Ketika Orde Baru jaya, banyak para pejabat yang tidak percaya adanya kristenisasi besar-besaran yang telah terjadi di Indonesia. Tetapi setelah dikeluarkan buku “Fakta dan Data” tentang kristenisasi di Indonesia oleh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, semua pihak terperangah dan yakin bahwa pihak misionaris zending telah bekerja keras siang-malam untuk mengkristenkan umat Islam secara khusus.
Pada Orde Reformasi mereka semakin berani melakukan kristenisasi secara terbuka bahkan keji. Mereka menggunakan Al-Qur`an dan Hadits dengan diputarbalikkan untuk membenarkan ajaran sesat mereka, dan untuk mengelabui umat Islam. Gerakan kristenisasi bergerilya dengan kedok “dakwah ukhuwwah” dan “shirathal mustaqim” secara gencar dan tersembunyi, gerakan itu dikoordinasi oleh Yayasan NEHEMIA yang dipelopori Dr. Suadi Ben Abraham, Kholil Dinata dan Drs. Poernama Winangun alias H. Amos.
Mereka telah mengeluarkan beberapa buku diantaranya:
1. Upacara Jama`ah Haji
2. Ayat-ayat yang menyelamatkan
3. Isa `alaihis salam dalam pandangan Islam
4. Riwayat singkat pusaka peninggalan Nabi Muhammad saw
5. Membina kerukunan umat beragama
6. Rahasia jalan ke surga
7. Siapakah yang bernama Allah itu?
Isi buku-buku dan brosur tersebut di atas diantaranya:
· Upacara Ibadah Haji adalah penyembahan berhala tertutup
· Islam agama khusus untuk orang Arab, Al-Qur`an kitab suci orang Arab dan Nabi Muhammad saw adalah nabi untuk orang Arab yang mengajarkan penyembahan berhala dan tidak akan selamat di akhirat
· Tuhan orang Islam adalah batu hitam (hajar aswad)
· Waktu sholat sangat kacau dan Al-Qur`an tidak relevan
· Nabi Muhammad saw memperkosa gadis dibawah umur
· Al-Qur`an untuk Iblis, Injil petunjuk bagi umat Islam yang taqwa
· Bapaknya Yesus adalah Allah subhanahu wa ta`ala
· Semua umat masuk Neraka kecuali umat Kristen
· Nabi Muhammad saw wafat mewariskan kitab Injil
· Khadijah, istri Nabi Muhammad saw beragama kristen
Sanggahan terhadap tuduhan-tuduhan keji tersebut :
· Ibadah Haji dituduh sebagai penyembahan berhala tertutup, itu tuduhan keji. Tidak bolehnya orang non muslim ke Mekkah bukan untuk menutupi upacara ibadah haji. Dan ibadah haji itu tidak ada penyembahan berhala seperti dituduhkan H. Amos orang Kristen. Namun itu perintah langsung dari Allah swt yang artinya:”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini”.(Q.S. At-Taubah: 28). Tuduhan itu juga bertentangan dengan kenyataan, karena upacara ibadah haji ditayangkan pula ke berbagai negara di dunia lewat televisi. Terbukti tak ada penyembahan berhala dalam upacara ibadah haji dan tidak tertutup.
· Nabi Muhammad saw dituduh hanya rasul untuk bangsa Arab, dan tidak akan selamat di akhirat. Tuduhan itu sangat jahat, karena Allah swt telah menegaskan dalam Al-Qur`an yang artinya: “Dan Kami tiada mengutusmu (Muhammad) melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam”. (Q.S. Al-Anbiya:107). “Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk seluruh manusia sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Q.S.Saba`:28). “Al-Qur`an adalah suatu peringatan untuk semesta alam.” (Q.S. At-Takwir 27 dan Al-Qalam 52). “Dan Kami turunkan Al-Qur`an kepadamu (Muhammad) supaya engkau jelaskan umat manusia, apa-apa yang diturunkan kepada mereka, supaya mereka berpikir.” (Q.S. An-Nahl 44). “Muhammad bukanlah bapak salah seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi, dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al-Ahzab 40)
· Tuduhan tentang Nabi Muhammad saw tidak selamat di akhirat, maka harus dibacakan sholawat, itu tuduhan keji pula. Bisa diperbandingkan dengan keadaan bahwa bayi yang meninggal dunia pasti selamat akan masuk surga. Namun bayi yang meninggal itu tetap disholati dan didoakan. Orang yang mensholati, mendoakan dan menguburkan mayit bayi ini akan mendapat pahala.
Terhadap bayi yang belum berjasa saja harus didoakan, apalagi terhadap seorang Nabi saw, yang telah sangat berjasa bagi umat manusia. Ini sudah pas dari segi ajaran agama maupun akal yang mau menerimanya.
· Tuduhan bahwa Islam mengajarkan penyembahan berhala batu hitam bernama Hajar Aswad, itu tuduhan yang amat keji dan licik. H. Amos memutarbalikkan fakta, Hajar Aswad dianggap sebagai berhala yang disisakan setelah 359 berhala dihancurkan, dengan mengutip hadits Bukhori tanpa disertai teksnya. Ternyata H. Amos sebagai orang Kristen bohong, karena Hajar Aswad bukan termasuk berhala. Teksnya Hadits Bukhari nomor 832, terjemahnya:
“Dari Ibnu `Abbas ra katanya: “Ketika Rasulullah saw mula-mula tiba di Makkah, beliau enggan hendak masuk Ka`bah karena di dalamnya banyak patung. Beliau memerintahkan supaya mengeluarkan patung-patung itu, maka dikeluarkan mereka semuanya termasuk patung Nabi Ibrahim dan Isma`il yang sedang memegang Azlam (alat untuk mengundi). Melihat itu Rasulullah saw bersabda:
“Terkutuklah orang yang membuat patung itu!, Demi Allah sesungguhnya mereka tahu bahwa keduanya tidak pernah melakukan undian dengan Azlam, sekali-kali tidak”. Kemudian beliau masuk ke dalam Ka`bah, lalu takbir di setiap pojok dan beliau saw sholat di dalamnya”. (Shahih Bukhari No. 832)
· Tuduhan tentang waktu sholat sangat kacau, itu tuduhan yang sangat mengada-ada. Penuduh membentrokkan ayat-ayat dengan hadits Bukhari tanpa mau memahami Q.S. Al-Isra 78 dan Q.S. Hud 114, dibentrokkan dengan hadits Bukhari nomor 211, lalu dikomentari bahwa yang dipakai hadits, bukan Al-Qur`an. Maka dituduh kacau. Padahal kalau mau memahami, ayat-ayat maupun hadits tersebut semuanya bermakna bahwa sholat wajib adalah 5 waktu sehari semalam, yaitu Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan `Isya.
· Nabi Muhammad saw dituduh memperkosa gadis dibawah umur, itu tuduhan yang sangat menghina. Tuduhan itu hanya menunjukkan kebencian yang amat sangat, dan tidak bisa mengemukakan bukti-bukti larangan tentang menikahi gadis dalam batasan umur. Padahal umur 9 tahun seperti `Aisyah yang mulai diajak berumah tangga oleh Nabi saw setelah dinikahi pada umur 6 tahun, itu tidak ada larangan. Sedangkan gadis-gadis Arab-pun dalam usia 9 tahu sudah mungkin sekali haid, berarti dewasa. Jadi tuduhan itu hanyalah kebencian yang membabi buta.
Tuduhan-tuduhan lain yang mereka lontarkan terhadap Islam sifatnya sama; hanyalah kebencian dan kebohongan belaka. Orang-orang yang mau berpikir pasti paham bahwa tuduhan-tuduhan mereka itu menunjukkan betapa rendahnya moral mereka.
Tiga Serangkai Musuh Islam
Kristenisasi, Orientalisme dan Penjajahan menjadi tiga serangkai, yang tidak dapat dipisahkan. Masing-masing mempunyai tugas untuk menghancurkan umat Islam.
Kristenisasi bertugas untuk merusak aqidah; orientalisme memporak-porandakan pemikiran Islam; dan penjajahan melumpuhkan fisik.
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. (Q.S. At-Taubah 32)
Tujuan utama missionaris Zending adalah menyeret orang-orang Islam ke Kristen. Jika hal itu sulit dilakukan, maka akan ditempuh dengan upaya bagaimana cara mengaburkan pengertian Islam bagi kaum muslimin. Misionaris bertindak sebagai antek-antek dan mata-mata penjajah Barat demi merusak kesatuan Islam. Tujuan itu diperjelas oleh Pendeta Simon, bahwa misionaris adalah faktor penting sebagai penghancur kekuatan persatuan umat Islam.
Negara yang pertama kali mengembangkan kristenisasi adalah Belanda, yang pernah menjajah Indonesia dan memecah Jawa menjadi kawasan-kawasan yang dibangun untuk gereja dan sekolahan. Kemudian langkah tersebut diikuti oleh negara Eropa lainnya.
Memperkosa dan Memurtadkan
Kejahatan kristenisasi itu, kini dilengkapi dengan kenyataan kristenisasi yang sangat menghina umat Islam, yaitu memperkosa muslimah murid Madrasah Aliyah di Padang yang selanjutnya dimurtadkan. Khairiyah Enisnawati alias Wawah (17 thn) pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat adalah salah satu dari 500 orang Minang yang dimurtadkan. Gadis berjilbab itu diculik, diperkosa dan dipaksa keluar dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang Kristen, di rumah Salmon seorang Jemaat Gereja Protestan di Jl. Bagindo Aziz Chan, Padang tempat memaksa Wawah untuk membuka jilbab dan masuk Kristen.
Gereja itu dipimpin Pendeta Willy, sedang Salmon adalah jemaat yang juga karyawan PDAM Padang. (lihat Dialog Jumat, 6 Agustus 1999). Dengan aneka kelicikan, kebrutalan dan bahkan pemerkosaan seperti tersebut di atas, jumlah orang Kristen di Indonesia makin menanjak secara drastic. Dari hanya 2,8% pada tahun 1931 menjadi 7,4% pada 1971 dan hampir 10% pada 1990. Kebrutalan dan kebiadaban mereka itu menimbulakan aneka konflik pula secara bertubi-tubi. Diantaranya kerusuhan antara Muslimin dan Nasrani di Dili Timor Timur (1994), Maumere NTT (1995), Surabaya dan Situbondo Jatim (1996), Tasikmalaya (1997), Ketapang dan Kupang, serta Ambon dan Sambas (1999). (Ibid. hal 4)
Pertemuan 300 pimpinan gereja dari 50 negara di Singapura, Januari 1989, kemudian pada 6 Januari 1991 dilancarkan apa yang disebut Dekade Evangelisasi, yakni “Manifestasi Kristus kepada gentiles (non Kristen)”. Berdasarkan interpelasi angka Gereja dari 5.100.000.000 penduduk dunia dewasa ini, orang Kristen berjumlah 1.665.000.000. Berarti ada sekitar 3.435.000.000 penduduk dunia yang harus dikristenkan, menurut mereka. (Media Dakwah, Agustus 1999, hal. 16)
Dari memperkosa muslimah lalu memurtadkan, sampai mengamen di bus-bus kota dengan lagu Gerejani telah mereka gencarkan. Maka benar dan terbuktilah firman Allah swt: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka”. (Q.S. Al-Baqarah 120).
Apa upaya kita dalam menghadapi kejahatan kristenisasi?
Jakarta, 10 Rabiuts Tsani 1420 H (23 Juli 1999 M)
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGKAJIAN ISLAM (LPPI)
Masjid Al-Ihsan Lt. III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970
Telp./Fax. (021) 8281606
Rujukan:
1. Muallaf Meluruskan Pendeta, H. Insan L.s. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
2. Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga, H. Insan L.S. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
3. Pendeta menghujat, Muallaf meralat, H. Insan L.s. Mokoginta, FAKTA, Jakarta, 1999
4. Islam dan Kristen di Indonesia, M. Natsir, Media Dakwah
[Kontributor : Muslim, 15 Juni 2002 ]
_______
dari : perpustakaan islam dot com















alhamdulillah gwe di aceh gabung ama NGO Katholik gwe liat dari misi mereka cuman 1. kemanusiaan
kalaupun ada kristenisasi, gwe yang pertama untuk berontak…!
Comment by Levy — Saturday, 20 August 2005 @ 8:00 am
ng.. artikelnya bagus juga, sih.. nggak, deng! bagus banget malah. jadi bingung mo kasih comment apa. yah, pesen aja, deh. ayo fight ngelawan orang-orang yang mau memecah belah kita. don’t forget that Allah always be with us. cukup satu itu aja yang kita yakini, tapi juga jangan pernah lupa mendo’akan semua sodara kita. dan juga berdo’a biar si Bush sialan itu tobat, kalo nggak cepet mati.
Makasih2, semoga bermanfaat. IYa, tetep semangat untuk memberantas dan ngelawan kejahatan dan kebatilan, HAMASAH!!!
Comment by hikmah azkiya — Sunday, 14 January 2007 @ 1:33 pm
saya tidak tahu apakah orang yang membuat berita yang tidak benar berdosa di agama anda? Apa hukuman fitnah di agama Anda? coba cek lagi sumber berita anda. Anda hanyalah korban dari muslihat agama Anda sendiri.
coba konfirmasi sendiri ke sini ya :
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGKAJIAN ISLAM (LPPI)
Masjid Al-Ihsan Lt. III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970
Telp./Fax. (021) 8281606
Rujukan:
1. Muallaf Meluruskan Pendeta, H. Insan L.s. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
2. Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga, H. Insan L.S. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
3. Pendeta menghujat, Muallaf meralat, H. Insan L.s. Mokoginta, FAKTA, Jakarta, 1999
4. Islam dan Kristen di Indonesia, M. Natsir, Media Dakwah
[Kontributor : Muslim, 15 Juni 2002 ]
sumber : perpustakaan islam dot com
Comment by orang nasrani yang katanya kafir — Wednesday, 14 February 2007 @ 1:39 am
jangan pakai kata kristen, tidak semua kristen seperti yang anda duga.saya juga seorang muslim,dan saya tidak ragu akan kebaikan teman dan kerabat saya yang kristen.kita hanya manusia dan manusia kadang berbuat salah.ingat dalam agama kita pun banyak terkuak kebusukan-kebusukan dan bahkan lebih jahat dan sadis dari apa yang anda tuturkan kepada saudara-saudara kita yang berlainan kepercayaan.anda bukanlah orang suci yang tidak luput dari dosa.kita hanya manusia bukan ALLAH. jadi jangan menghakimi.
coba konfirmasi sendiri ke sini ya :
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGKAJIAN ISLAM (LPPI)
Masjid Al-Ihsan Lt. III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970
Telp./Fax. (021) 8281606
Rujukan:
1. Muallaf Meluruskan Pendeta, H. Insan L.s. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
2. Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga, H. Insan L.S. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
3. Pendeta menghujat, Muallaf meralat, H. Insan L.s. Mokoginta, FAKTA, Jakarta, 1999
4. Islam dan Kristen di Indonesia, M. Natsir, Media Dakwah
[Kontributor : Muslim, 15 Juni 2002 ]
sumber : perpustakaan islam dot com
Comment by robi — Monday, 5 March 2007 @ 5:16 am
stop this crap!
:)
Comment by opick — Monday, 5 March 2007 @ 5:25 am
assalamualaikum
emang dilihat sangat gencar banget sih sekarang di daerah 2x pedesaan pun semakin banyak saya salah seoarng yang dari pelosok, kritenisasi indonesia emang sangat mengkhawatirkan yang masuk ke kampung - kampung organisasinya ber nama “lion sclub” kita sebagai umat muslim mari kita bersatu padu, maaf yang punya saudara non muslim dan tidak berkenan , aku memang bukanb orang yang suci banget tapi bukan berarti sok suci tapi ini adalah bentuk cintaku kepada alla SWT dan rosul Nya. kita lihat sendiri lihat VCD Irine Handono yang menjadi muallaf apa yujuan mereka saya dah tau semuanya “bush mneyerang irak dan afganistan dengan dalih terorisme dan senjata pemusnah massal , tapi bush menjlankan misi perang salib”
allahu akbar
kita satukan tekad menjadi manusia islam nan selalu memuji kebesaran allah dan cinta rosul Nya kita sebarkan ajaran tauhid allahu akbar
wassalamualaikum
Comment by budi — Friday, 6 April 2007 @ 1:09 pm
hati hati dengan orang yang memberi komentar dan ia mengaku sebagai muslim, ia akan berusaha meyakinkan bahwa semua agama sama, orang kristen pun banyak yang baik, orang islam juga banyak yang jahat. intinya mengajarkan kesamaan agama.
kita sebagai muslim sudah jelas prinsipnya yaitu : dalam surat ali imron 85: siapa yang mengambil selain islam sebagai dien / agama, maka tidak akan diterima dan diakherat kelak akan menjadi orang yang rugi.
Soal sisi kemanusiaan memang ada yang bagus ada yang tidak bagus. ada orang kristen yang dermawan dan adapula orang islam yang jahat. tapi sebagai keyakinan, agama adalah hal yang mendasar. Mana yang benar dan mana yang tidak sudah jelas. Nabi Muhammad saw mengajarkan bahwa agama yang diridhoi Alloh hanyalah Islam. Dan disisi kemanusiaan, Beliau tetap menghargai orang non muslim.
Comment by abu faiq — Tuesday, 24 April 2007 @ 4:46 pm
Satu hal yang mau saya katakan;Dari semua nabi-nabi yang ada, hanya Rabboni Isa yang bangkit dari antara orang mati dan Dia tetap tinggal hidup. Sedangkan nabi Muhammad tetap mati untuk selamanya. Berarti nabi Muhammad tidak mampu membawa manusia kepada jalan keselamatan…karena dia tetap mati. Imam madi bukan Muhammad,..melainkan Isa anak meryam yang akan turun dari sorga menjadi Imam madi…mengapa bukan nabi Muhammad ? nah ini pertayaan perlu dijawaba.
Comment by Mr. Nunusaku — Wednesday, 25 April 2007 @ 5:24 am
Saya salut kpd penulis yg mengungkap kebusukan Kristen. Sejarah memang jangan ditutup-tutupi.
Memang benar, tidak semua Kristen jahat. Tapi ingat, yang disampaikan si penulis blog adalah fakta. Fakta bahwa dahulu Kristen adalah penjajah.
Saya juga pernah membaca surat kabar tentang pemerkosaan muslimah padang (spt blog ini) yg dilakukan oleh Kristen dgn motif kristenisasi, hanya saja, sayangnya, saya tidak mengkliping. Jd tdk ingat lagi kisah rincinya.
Comment by Salam — Tuesday, 15 May 2007 @ 5:57 pm
biarlah yang damai tetap damai, untuk apa kita berdebat tentang hal-hal yang justru merugikan kehidupan kita sendiri. yang sudah berkeluarga, uruslah keluargamu dengan baik, anak-anakmu, istrimu. untuk yang masih bujang, kejarlah cita-cita yang masih terbuka lebar. tidak ada gunanya kita saling menghasut. apa gunanya kita mengaku beragama kristen atau islam, kalo kelakuan kita bejat. justru mempermalukan identitas kita sendiri. jalan kebenaran itu sebenarnya ada di hati kita masing-masing. orang yang berbuat pasti akan menerima upahnya masing-masing.
Comment by Pikirkan! — Tuesday, 22 May 2007 @ 11:26 am
Buat apa kita saling menghasut! biarlah damai tetap damai. apa kita mau negara ini tetap miskin dan terbelakang? biarlah kita bahu membahu membangun negara kita untuk maju tanpa memandang suku agama dan ras! untuk penulis saya doakan agar anda bertobat!
Comment by mahmud — Saturday, 9 June 2007 @ 11:42 am
Lakum dinukum waliyadiin…
begitu saja…
Allahu Akbar!!!!
Comment by kintan — Friday, 20 July 2007 @ 2:45 pm
orang kristen dan yahudi memang tak akan pernah ridha akan kejayaan islam.
Wallahu A’lam bishshawaab!
Comment by rifai — Monday, 13 August 2007 @ 5:08 pm
Kebanyakan teman saya dari kalangan Kristen jika berteman degan mereka saya merasa tidak nyaman karena mereka terlalu membawa misi pnyebaran agama nya. dan mereka selalu sentimen kepada saya karena saya orang Muslim.
Teman saya dari agama lain hanya Orang Islam dendiri ke2 Budha ke3 Hindu Kristen tidak ada. Kebanyakan mereka yang beragama Budha semuanya ramah-ramah juga dari hindu demikian, kalo dari kristen mereka gencar sekali dalam menyebarkan agama nya. mereka memberikan puisi tentang yesus yang mereka anggap indah padahal klo masalah keindahan Al Qur’an masih lebih indah jika mereka mengetahui.
Ada satu lagi kita mesti pintar… mesti bisa berbahasa Arab, Ingris, dan bahasa lain nya.
Subhanallah…
Allahuakbar…
Comment by Irfan — Saturday, 25 August 2007 @ 7:15 am
apa perbedaan agama kritiani,dan islam? awalnya kita dari satu keturunan yaituL: adam dan hawa, sebenarnya kita adalah saudara ISLAM, KRISTEN, atau agama lainnya! saya ingin minta penjelasan kepada bapak,diartikel di atas bapak menjelaskan bahwa orang kristiani slalu membuat kejahatan,sedangkan bapak sendiri membuat satu kejahatan didalam hati bapak sendiri, yg sy tau itu di larang oleh agama manapun apa lagi agama islam.kita hanyalah manusia biasa yang hanya bisa mengira2 saja.”PESAN SAYA” jadilah manusia yang penuh rahmad mau menerima yg baik maupun yg buruk.
Comment by IMMANUEL — Tuesday, 28 August 2007 @ 11:47 am
Pasti kalau dipikir secara logis setiap agama itu mengajarkan kebaikan, yang salah satu contoh konkritnya mengasihi satu dengan yang lain. bukan mengajarkan saling membenci, menghina apalagi menghancurkan. kalau pun memang ada, yang seperti itu adalah perintah bukanlah dari Tuhan tetapi dari si jahat (setan). Jadi jangan lah kita saling menuduh dan memojokkan yang lain sebagai umat ciptaan Tuhan. Karna hidup didunia ini yang utama adalah memancarakan kasih kepada sesama.bukankah kita didunia ini pada hakekatnya adalah bersaudara?. cuma perbedaan yang timbul hanyalah ‘ada yang lahir dari perempuan merdeka dan ada yang lahir dari perempuan sabagai hamba’. karena darisitulah hak berkat dari Allah dinyatakan. Karena sampai sekarang selalu di sebutkan dalam kitab suci Alkitab maupun Alqur’an ‘ Terpujilah Allah Abraham/ Ibrahim, Isakh, dan Yakub’.
( Pertanyaan: Dimanakah Ismail?).
Comment by Vanessa — Friday, 31 August 2007 @ 12:43 pm
Untuk Vanessa kalo pengetahuannya masih dangkal jangan terlalu banyak ngomong karena sesungguhnya diam lebih baik untukmu.
Comment by adhi — Friday, 14 September 2007 @ 11:24 am
Untuk Saudara-saudaraku muslimin-muslimat, dan untuk tetanggaku non muslim, bacalah Al Qur’an dan Injil sekaligus, bandingkanlah dengan hati bersih dan jujur. Dari keduanya engkau akan menemukan dimana kebenaran itu berada.
Comment by Ruddy Suwandi — Wednesday, 19 September 2007 @ 4:29 pm
SAUDARAKU YANG TERCINTA, BURUAN, BERTOBATLAH DARI SEGALA DOSA KEJAHATAN DAN DOSA KENAJISANMU, DAN PERCAYALAH KEPADA YESUS KRISTUS/ISA ALMASIH YANG TER-KEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT, NISCAYA ENGKAU DAN SEISI RUMAHMU AKAN DISELAMATKAN DARI SIKSAAN IBLIS,JUTAAN ULAT,TIKUS,ULAR YANG ADA DI ALAM MAUT DAN NERAKA. (KALAU TIDAK BERTOBAT DAN PERCAYA, PASTI AKAN MENYESAL SELAMA-LAMANYA)
Comment by Petrus — Wednesday, 17 October 2007 @ 10:55 pm
Salam Sejahtera Mas Ais
saya kira ada tiga agama besar yang disebut samawi Yahudi, Nasrani dan Islam ketiganya dari Timur Tengah. Dari Timur Tengah pula awal terbitnya gejolak Dunia dengan Amerika sponsornya.
Apabila melihat sejarahnya agama2 besar ini sudah selayaknya kita memahami hakikat dari “Ukuwah Islamiyah” yang diperluas kepada saudara yang lainnya diluar muslim.
Saya termasuk mendukung kerukunan umat beragama, apabila ada sebuah Yayasan / Lembaga Kristen yang melakukan perbuatan seperti yang Mas Ais tuduhkan coba cek apakah masuk dalam Organisasi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), karena tidak sedikit Organisasi Kristen yang bergerak sendiri-sendiri diluar tanggung jawab PGI, dengan membuat kekisruhan itu.
Saya ingat sambutan DR. H. Qasim Mathar dari IAIN Alauddin Makassar pada Halal Bihalal TNI-Masyarakat tahun 2001.
“Dipersimpangan abad Milenium ini marilah kita dengar suara Nabi Muhammad yang mengatakan ” Aku Rahmat bagi Seluruh Alam ” dan Nabi Isa Almasih ” Aku datang membebaskan Bumi “. Salam Sejahtera bagi kedua Nabi Allah, serta meliputi kehidupan anak cucu kita di abad Milenium ini.
Marilah kita mengambil semangat ajaran luhur agama menuju cita2 bersama untuk kesejahteraan semua Umat. Mari kita buktikan siapa diantara kita yang paling berpihak kepada nilai2 luhur agama untuk kesejahteraan semua”
Mudah sekali kita diadu domba dengan model2 Kristenisasi, sementara kita hancur porak poranda. Orang asing dengan leluasa masuk menjajah dengan cara yang sangat halus.
Saya percaya Indonesia dengan jumlah penduduk 200 Juta lebih, yang merupakan Negara Islam terbesar di Dunia, tidak akan habis dengan Kristenisasi. Justru kerapuhan dari dalam itulah yang menyebabkan Indonesia menjadi bulan-bulanan Negara Asing. Bravo Indonesia!!
Dimana KeIndonesiaan Kita ??
Teriring Salam Doa untuk kedamaian semua Umat.
HP 0811334125
Comment by Christ Guntur — Sunday, 21 October 2007 @ 9:52 pm
jangan terlalu jadi orang yang fanatik!!
yang penting, cuma keyakinan aja….
gak usa saling cubit,ato nampar deh…
yang penting, liat hati masing2
agama itu hak asasi manusia, jd gak pantes kalo saling sikut,
balik aja ke keyakinan masing2, belajar agama lain selain agama yang diyakini, jg gak apa2..
klo emg kata mas ais ada kristenisasi, yah ayok dunk mas christ guntur dll, ikutan ngumpuli faktanya,benar ato gak…sama2 liat di lapangan,gak usah saling bela “bendera” nya
kan kita sodara nih?!?klo emg sesama sodara, jgn liat sodara yang satu “bendera” aja dunk, tapi liat juga sodara yang beda “bendera” jg
klo emg kenyamanan sodara yang beda bendera terganggu, bantuin dunk untuk ngilangin kuman2 nakal, tapi katanya SODARA!!!!
lagian, gak usah saling tengkar deh..
lakum dinukum waliyadin aja…
Comment by aku... — Thursday, 15 November 2007 @ 5:33 pm
Bismillah…
Sudah jelas2,orang punya pendapat masing2 kok malah diperdebatkan. Semakin lama orang indonesia semakin bodoh kali ya!!!
Jadikan perbedaan pendapat itu keragaman jangan diperdebatkan.
Jangan sampai kejadian G30SPKI terulang…mengaku orang islam tetapi malah membantai orang yang tak bersalah.
Jadi hati2lah kalo ngomong jangan asal ngomong!
maap kalo ada perkataan yang tidak berkenan dihati
Wajar kalo manusia punya salah
ass wr wb
Comment by bagus — Sunday, 25 November 2007 @ 2:53 am
Laa ilaha illallah muhammadarrosululloh, lakum dinukum waliyadin
Comment by Nur — Wednesday, 5 December 2007 @ 12:48 pm
Perbedaan penting dalam hidup beragama itu
Bukan antara mereka yang beribadah
Dan mereka yang tidak beribadah
Tetapi……….
Antara mereka yang mencinta dan yang tidak
Sayang kebanyakan orang
Punya agama yang cukup untuk membenci
Tetapi tidak cukup untuk mencintai
Waspadalah terhadap Kekuasaan yang diberikan oleh Agama
Agar kita bisa menolong, tanpa menguasai
Waspadalah terhadap Hukum Agama
Agar kita patuh pada hukum, tetapi berbelas kasih terhadap si lemah
Waspadalah terhadap Agama
Agar kita menjadi beragama, tanpa membuat kita tidak sadar menjadi munafik
Waspadalah terhadap Doa
Agar kita menjadi suci, tanpa jatuh dalam kesia-siaan
Waspadalah terhadap Kitab Suci
Agar kita bisa mengambil manfaat darinya, tanpa menjadi fanatik
Waspadalah terhadap Pengertian tentang Allah
Agar kita dapat mengenali-Nya juga, diluar batas-batas kesempitan agama itu sendiri
Comment by paramarsi — Thursday, 6 December 2007 @ 10:57 am
teman.. saya yakin kalian semua beragama, jika teman semua merasa ada ketidak tauan tentang agama yg diyakini tanyakan kepada ahlinya. jika ingin memperdebatkan masalah agama seperti ini, buatlah forum yg jelas, dengan mengedepankan rasa persaudaraan sesama manusia. Dan yang pasti pertebal iman masing2 agama, karena semakin tebal iman seseorang, akan mengerti sesungguhnya arti manusia sebagai ciptaan-Nya. Wassalam
Comment by tommat — Friday, 7 December 2007 @ 6:54 pm
well, much people said that they know christian more than other.they didn’t think that outside of them, much people more bad than the baddest man.
nggak ada seorangpun yang berhak mengatai dirinya lebih tau. tapi minimal, gue tau dan gue udah nyaksiin dengan mata kepala gue sendiri, seberapa licik dan biadabnya krister [juga yahudi] yang lo sanjung2 itu! bullshit, kalo gue bilang mereka baik. okay, ada emang org nasrani yg ga sadar dengan kebusukan bapanya sendiri atau bahkan memilih tutup mulut atas apa yang dia ketahui.
you know? you never used your feels. your bullshit brains is always on and try to make us in yours with hipnotic, etc. huh.
i bore with you!i just want to say what christian said to me! JUST GO TO HELL!!!
Comment by hikmah — Wednesday, 9 January 2008 @ 3:22 pm
“Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu,” (9.123)
“Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” (8.12)
“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya” (3.85)
“perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka.” (66.9)
“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka” (47.4)
“siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu” (8.60)
“kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang.” (8.65)
Ayat AlQuran penebar kebencian seperti diatas yang hingga saat ini digunakan oleh mereka untuk memerangi kafir; kristen, budha, hindu, semua non-muslim.
Tidak heran semakin banyak orang berdoa untuk memurtadkan muslim, karena semakin muslim taat pada ajaran nabinya maka semakin agresif dalam menjalankan ayat2 tsb diatas! Dan hal ini membahayakan kehidupan umat manusia didunia.
Comment by najisisasi — Monday, 21 January 2008 @ 10:05 pm
kawan saya Kristen. Tapi saya tahu pasti setiap agama mengajarkan kasih dan sayang. Banyak didalam kitab sucinya mengajarkan kasih. Satu contoh kecil di dalam Injil (kitab suci Kristen) mengatakan “Sayangilah sesamamu seperti engkau menyayangi dirimu sendiri” dan masih banyak lagi… Saya yakin dalam kitab suci umat Budha, Hindu maupun Alquran juga mengajarkan yg sama. Saya belum pernah (tidak bisa) membaca Alquran, tetapi saya tidak yakin didalamnya ada ajakan untuk membuat kekerasan, memotong ujung jari, membunuh, memenggal kepala, menawan dan sebagainya. Olehnya marilah kita hidup dalam damai kawan.
Salam Damai…
Comment by Adhyguna — Friday, 1 February 2008 @ 7:20 am
dimana berpijak disitu langit dijunjung, jangan memulai dan tidak ingin dimulai klo kita masih ingin hidup secara berdampingan damai selama ini “JANGAN PERNAH MEMAKSA” dengan cara apapun lihat akibatnya!!!! by MUSLIM OF POWER
Comment by Muslim of Power — Wednesday, 20 February 2008 @ 2:53 pm
Dengan begitu banyaknya pertentangan antara Kristen vs Islam, saya mencoba untuk mencari tahu kebenarannya…
Harap pembaca juga menyelidiki kembali apa yang saya tuliskan di sini :
Berdasarkan yang saya baca dari web : http://quran.al-islam.com ( Kingdom of Saudi Arabia
Ministry of Islamic Affairs, Endowments, Da‘wah and Guidance ), versi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, saya menyimpulkan sbb :
Al Fatiha Berisi tentang Pernyataan Iman, bahwa Tuhan itu Esa, maha pengasih dan penyayang.
Al Baqarah berisi tentang :
1.penciptaan bumi beserta isinya, penciptaan manusia, sampai Adam turun ke bumi.
2.Hanya ada 1 Tuhan, Takutlah akan Tuhan, jangan menolak Keyakinan ( Taurat Musa ) ataupun menjual/merendahkan Tanda-tanda Ajaib ( Mukjizat ) Tuhan.
Al Baqarah 41
[41] And believe in what I reveal, confirming the revelation which is with you, and be not the first to reject Faith therein, nor sell My Signs for a small price; and fear Me, and Me alone.
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
3.Bani (umat) Israel yang merupakan umat pilihan Allah, diberikan ketentuan ketentuan melalui Musa, namun tidak taat. Bagaimana Allah mengasihi Israel dengan mengadakan mukjizat di padang gurun ( Manna, Burung Puyuh, Air memancar dari batu, dsb ) namun umat Israel masih melakukan hal yang tidak berkenan di mata Tuhan.
Tuhan marah karena umat Israel tidak mengindahkan Tanda-tanda (Mukjizat) yang diberikan Allah/Tuhan, dan bahkan menyiksa nabi Allah.
Al Baqarah 61
[61] And remember ye said: “O Musa! We cannot endure one kind of food (always); so beseech thy Lord for us to produce for us of what the earth groweth its pot-herbs, and cucumbers, its garlic, lentils, and onions.” He said: “Will ye exchange the better for the worse? Go ye down to any town, and ye shall find what ye want!” They were covered with humiliation and misery: they drew on themselves the wrath of Allah. This because they went on rejecting the Signs of Allah and slaying His Messengers without just cause. This because they rebelled and went on transgressing.
[61] Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur-mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.
Comment by Felik — Friday, 14 March 2008 @ 2:20 pm
1.Setiap orang yang percaya kepada Allah, dan hari kiamat, dan berbuat benar , baik itu yang percaya kepada Quran, ayat-2 Yahudi, orang Kristen/Nasrani dan Sabian akan mendapat reward dari Tuhan
Al Baqarah 62
[62] Those who believe (in the Qur-an), and those who follow the Jewish (scriptures), and the Christians and the Sabians, any who believe in Allah and the Last Day, and work righteousness, shall have their reward with their Lord; on them shall be no fear, nor shall they grieve.
[62] Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Comment by Felik — Friday, 14 March 2008 @ 2:23 pm
5.Isa / Yesus dipenuhi dengan Roh Kudus dan Tanda-tanda Mukjizat.
Namun oleh karena keangkuhan (umat yang hidup di jaman itu ), dan ketidak sesuaian dengan diri mereka maka nabi Allah mereka anggap penipu dan bunuh.
Al Baqarah 2:87
87] We gave Musa the Book and followed him up with a succession of Messengers; We gave ‘Isa, the son of Maryam, Clear (Signs) and strengthened him with the Holy Spirit. Is it that whenever there comes to you a Messenger with what ye yourselves desire not, ye are puffed up with pride? Some ye called impostors, and others ye slay!
[87] Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhulkudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
Comment by Felik — Friday, 14 March 2008 @ 2:36 pm
Al Baqarah 2:87
87] We gave Musa the Book and followed him up with a succession of Messengers; We gave ‘Isa, the son of Maryam, Clear (Signs) and strengthened him with the Holy Spirit. Is it that whenever there comes to you a Messenger with what ye yourselves desire not, ye are puffed up with pride? Some ye called impostors, and others ye slay!
[87] Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhulkudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
Al Imran 3 : 86
[86] How shall Allah guide those who reject Faith after they accepted it and bore witness that the Messenger was true and that Clear Signs had come unto them? But Allah guides not a people unjust.
[86] Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keterangan pun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang lalim.
Coba Anda cari Kata Clear Signs, bagaimana bisa diasosiasikan dengan Muhamad, padahal itu merujuk kepada Isa ??
Comment by Felik — Friday, 14 March 2008 @ 2:55 pm
yang paling heran ..adalah orang yang gak tau 1+1+1=3…dia malah bilang satu…bagaimana nih konyol loo
Comment by jakarta...boy — Thursday, 27 March 2008 @ 7:33 pm
Permusuhan Yahudi, Kristen, dan Islam muaranya disatu titik yaitu di Tanah Jerusalem. Kita semua sekarang ini adalah korban dari penguasa2 di Jerusalem waktu itu (Imam Yahudi, Raja Romawi dan Pedagang Persia… carilah tahu sejarahnya… kalau sdh tahu pastilah kita tidak perlu bermusuhan spt sekarang ini…
Comment by SIL — Wednesday, 9 April 2008 @ 11:44 am
Untuk apa membanding-bandingkan kitab suci… dosa upahnya, bukan dapat sorga malah laknat dari Allah sendiri. Yang penting imani apa yang kita yakini sekarang… Dan bertobatlah orang yang mengobarkan kebencian satu dengan yang lainnya.
Comment by SIL — Wednesday, 9 April 2008 @ 11:49 am
Walah-walah,…….orang kristen memang orang yang suka menghina ayat-ayat Al-qur’an………
Kebohongan Kristen yang paling jelas adalah Sayangilah Musuhmu
Cara menyayangi adalah niatnya,entah bentuknya menghina,berbohong,memukul dan membunuh ada dalam alkitab perjanjian lama maupun baru…………
SUka memelintir ayat-ayat AL-qur’an,padahal jika sudah diberitahu tafsirnya bukan malah beriman akan tetapi masih saja memelintir ayat yang lain………..
Links Mengenal Kebohongan Kristen secara detail :
gereja.phpbb24.com
Links Mengenal Islam dan Menjawab Tuduhan-Tuduhan/Fitnah Terhadap Islam :
masjid.phpbb24.com
Menjawab Situs Sampah,Faith Freedom :
faithfreedom.myforumportal.com/forum/
Comment by Riyan widi prasetyo — Tuesday, 22 April 2008 @ 10:41 am
untuk mr.nunusaku yg memberi komentar di 25 april 2007 walau terlambat sy memberikan jwbn,tp insya Allah akn sy jwb,Nabi Muhammad saw memang sudah meninggal tp apa yang diwariskan beliau adalah “pusaka”yg amatlah mulia yg bisa membawa manusia ke jalan yg lebih baik dan “pusaka”itu adalah Hadits dan Al-Quran.Hai mr.nunusaku klo anda mau jujur dan punya akal sehat silakan anda baca hadits nabi Muhammad dan Al-Quran.Camkan itu!!
Comment by siddik — Wednesday, 14 May 2008 @ 2:17 pm
Hei abu gosok hebat kali lo ngarang cerita yang nggak-nggak emang orang kafir gitu klu sudah terpojok semua cara di halalkan termasuk menfitnah
hei orang orang islam bangkitlah mari kita satukan tekad perkuat diri dengan iman dan takwa dan segera kita bentuk kalifah untuk malawan musuh - musuh ALLAH
ALLAHHUAKBAR
Comment by Budi — Tuesday, 27 May 2008 @ 5:20 pm
Hei…Budi, kamu ngajak Bangkit? Bangkit darimana? Dari Kubur…Setan kali yee…
Comment by leon — Sunday, 15 June 2008 @ 12:44 am
huhuhuuu.. mau nangis gue
Rasul gue difitnah, agama gue diinjek injek ma orang nasrani, huhuuuhuu
to da point :
Segera setelah Khaybar ditaklukkan, seorang wanita Yahudi mempersiapkan makan malam untuk Muhammad dan orang2nya. Tanpa diketahui para Muslim, wanita ini telah menaburi racun di daging domba (sumber lain mengatakan kambing) yang disajikan untuk makan malam. Muhammad memakan sebagian daging itu dan mati karenanya tiga tahun kemudian.
=Nabi Muhammad menerima makan malam dari Yahudi?? Keliatan fitnahnya tuh, Rasulullah tidak akan sebodoh itu menerima dinner dari musuh. Mati tiga tahun kemudian? lha kok lama banget ya? dalam 3 tahun? lama banget…
racun species apa tu?
Apa yang perlu ditelaah adalah keadaan sekitar kematian Muhammad. Kaum Yahudi berencana untuk membunuhnya. Kaum Yahudi percaya bahwa nabi sejati akan tahu terlebih dahulu tentang perbuatan mereka tapi nabi palsu tidak akan diperingatkan oleh Tuhan.
=ni fitnah kuno, tanpa bukti, kalau baca dari sumber Islam sendiri (bukan dari orang2 yang benci Islam) bakal ketahuan sejarah aslinya. Anda harus fair dalam mempelajari suatu kasus, harus dari lebih dari 1 sumber dari pihak yang berbeda pula, kalo gini caranya gue juga bisa bikin cerita sejarah bahwa di zaman purba udah ada pesawat terbang, gue kasi bukti2 gak masuk akal n gue klaim sebagai fakta.
“Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu,” (9.123)
ayat sebelumnya :
“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” =perintah untuk memenyelesaikan masalah secara damai, setelah itu baru ada ayat tersebut, maksudnya itu adalah pilihan kedua, perang tidak selamanya seperti zaman bahula pake senjata gitu. Jangan dimaknai scara dangkal duonk. Hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu.. masa perang “lembut”? Meski perang tanpa senjata, hanya diplomasi dsbg, perang ya keras, kalo ga keras bukan perang namanya. Masa kamu mau bilang kita harus diem n ndomblong aja umat kita dikristenisasi…
(UNTUK keterangan lebih berkualitas dan memuaskan, hubungi Hj.Irene Handono, atau ustadz2 yang bisa dipercaya)
1) Jika Muhamad memang benar2 nabi Allah, mengapa dia tidak tahu akan racun itu sebelum menelannya?
1)Jika Anda mempercayai sejarah bukan atas rasa benci terhadap Islam, mengapa Anda langsung percaya pada hal yang sifatnya cerita (fitnah sih aslinya) tanpa mempelajari sumber atau hal2 lain dalam Islam yang dapat langsung dikaji kebenarannya seperti exact dll?
2) Jika engkau percaya bahwa memang kehendak Allah agar Muhammad makan racun itu, juga bersama dengan Bishr, mengapa dong Muhammad bersusah payah untuk sembuh? Bahkan Jibril pun sembahyang untuk Muhammad supaya sembuh, tapi Allah tidak mengabulkan doa2 mereka.
2)Malaikat tu diciptakan dari cahaya, sifatnya lurus, tidak mungkin menyimpang/ beda pendapat dari Allah. Mana mungkin malaikat mati-matian ingin Muhammad sembuh sedangkan Allah tidak merestui Muhammad. mana mungkin ada koneksi antara Muhammad dan malaikat sedangkan Allah tidak meridhai Muhammad sebagai rasul??
3) Mengapa Jibril tidak tahu akan kehendak Allah? Mengapa Jibril berdoa jika Allah memang sudah menentukan kematian Muhammad?
3)Tugas Jibril menyampaikan wahyu, bukan urusan cabut nyawa. Malaikat kalo bukan urusannya, gak bakal ikut campur urusam malaikat lain.
4) Mengapa Muhammad memaksa para Muslim lain untuk meminum obat yang diberikan kepadanya? Salah seorang dari mereka yang dipaksa adalah istrinya yang sedang puasa. Dia memaksa istrinya untuk batal puasa dan minum obat ini pula. Tidakkah ini tampak jahat dan ngawur?
5) Mengapa pula pada saat hampir ajalnya, Muhammad mengeluarkan kutukan terhadap orang2 Kristen dan Yahudi? Tidakkah lebih baik jika Muhammad berdoa untuk jadi panduan bagi mereka? Kutukan itu kedengarannya bagaikan doa penuh rasa iri dan pahit kepada Allah. Muhammad mendoakan kutuk bagi orang lain dan bukannya meminta Allah untuk membimbing orang lain.
6) Mengapa pleurisy yang sebenarnya merupakan infeksi paru2 normal disebut sebagai penyakit dari Setan, tapi racun di badannya bukan dari Setan?
4)Dibilangin baca sejarah jangan sepihak
5)Nabi menyebut “umatku, umatku, umatku” sebelum meninggal, bukan ngutuk kaum nasrani n yahudi
6)tau’ deh, tanya aja dokter specialist… he22
Sekali lagi, UNTUK keterangan lebih berkualitas dan memuaskan, hubungi Hj.Irene Handono, atau ustadz2 yang bisa dipercaya
Comment by logis — Monday, 14 July 2008 @ 7:47 am
kenapa harus diperdebatkan masalah agama, dalam hal apapun agama itu bukan barang yg bisa dipermainkan, dibahas untuk diadu kebenarannya. tolong kalian pahami baik2. kalo orang islam mau menyebarkan agama islam atau dgn kata lain islamisasi, ya silahkan tdk ada yg melarang, begitu jg kristenisasi, jadi jgn kita mau menang sendiri donk, ketika suatu agama jlh pengikutnya bertambah pesat, maka agama yg lain cemburu, sejarahnya orang kristen menyebarkan ajaran agamanya tdk pernah memutar balikkan fakta atau menjelek2kan agama islam, dan kristenisasi dgn cara perkosaan yg tjd di padang itu fitnah, itu hanya perilaku sekelompok orang yg berniat menjelek2n citra agama kristen krn berkembang pesatnya pemeluk agama kristen, ambil contoh saja, saya beragama kristen, saya mengaku2 agama islam dan mempunyai KTP yg mana di KTP tsb agama saya islam, kemudian saya memperkosa perempuan kristiani dan mengajak scr paksa perempuan tsb untuk masuk islam, akibatnya apa jd rusak agama islam gara2 hal tsb, makanya saudaraku, jangan sampai kita diadu domba oleh setan, anda memeluk agama islam krn anda yakin agama tsb benar bagi anda, dan saya memeluk agama kristen krn saya yakin agama tsb benar bagi saya, gak perlu kita membenarkan agama kita kepada orang lain atau sebaliknya, tetapi marilah kita bergandengan tangan saling tolong menolong, tepo seliro.
Comment by Ibu Budi — Wednesday, 16 July 2008 @ 3:23 am
Apakah disini situs debat,yeah?
Comment by Riyan widi prasetyo — Wednesday, 20 August 2008 @ 12:55 am
Injil Matius 10:34-35 Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya ….
Inkuisisi di eropa yang menelan banyak korban selama beberapa abad oleh siapa?
Umat Islam di spanyol yang pernah hidup 7 abad dibasmi habis tiada tersisa oleh siapa?
Peradaban Inca dan aztex di amerika dimusnahkan dengan kejam oleh siapa ?
Penduduk yerusalem dibantai habis dengan darah mengenang yang tinggi oleh siapa ?
Pembangunan gereja2 yang megah di eropa dari hasil penjajahan oleh siapa ?
Pembantaian muslim di ambon, poso dan halmahera oleh siapa ?
Boleh sekolah di sekolahku tapi harus ikut pelajaran agamaku ?
Boleh bekerja diperusahaanku asal jangan pakai jilbab ?
Boleh pinjam dana dariku bila mau masuk agamaku ?
Ketika di london , masuklah ke acara kebaktian minggu, yang ada para orang tua, mereka heran kok masih ada anak muda yang berminat ke gereja?
Jadi wajah baru kasih yang diekspor ke indonesia ?
Jadi umat islam jangan mengikuti ektrimitas mereka menjadi ancaman bagi umat lain, tunjukkan kemuliaan akhlak rasul, kebenaran ilmiah alquran dibenarkan oleh iptek , perintah ibadah yang sesuai selaras dengan kesehatan seperti puasa, tahajud, perintah ekonomi yang selaras dengan universal dan aplikabel dalam pemberdayaan keadilan ekonomi. Insyaallah islam akan berjaya dan merahmati.
Dan nabi isa akan datang untuk membunuh babi, mematahkan kayu salib… . Kalo bunuh satu-atu yang capek maksudnya akan melarang memakan babi sesuai taurat dan quran, mematahkan kayu salib bukan bercapek-capek mematahkan kayu salib, berarti menyangkal kejadian penyaliban sehingga gereja menjadi kosong, apa kosongnya seperti di eropa ya.
Islam akan tetap menjaga minoritas seperti masih eksisnya kristen arab.
Mari hapus kebodohan pendidikan dan tingkatkan akses ekonomi, dengan pintar dan sejahtera kita akan merahmati alam semesta, apapun agama beragam manusia. JIka kebodohan, kemiskinan, ekstrimitas menaungi kita maka ajakan kekufuran akan mendekati kita.yang
Comment by Ujiosa — Saturday, 23 August 2008 @ 3:02 pm
Nabi Muhammad bukanlah pria pertama yang melamar ‘Aisyah binti Abu Bakar. Sebelumnya, seseorang yang bernama Jubair bin Mut’am yang menurut Imam Thabarani, Jubair bin Mut’am adalah tunangan ‘Aisyah sebelum Abu Bakar memeluk Islam, pertunangan itu diputuskan sepihak oleh Jubair karena dia tidak suka dengan keislaman Abu Bakar. Peristiwa tersebut terjadi ketika Abu Bakar hendak berhijrah ke Habsyah pada tahun 615 Masehi atau 7 tahun sebelum peristiwa Hijrah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.
Asma wafat dalam tahun 73 Hijriah (695 Masehi) saat berusia 100 tahun, perbedaan usia Asma dengan ‘Aisyah adalah 10 tahun. Beranjak dari usia Asma tersebut maka pada tahun 622 Masehi atau tahun 1 Hijriah usia Asma tentu 27 tahun dan ‘Aisyah berusia 17 tahun. Ketika ‘Aisyah serumah dengan Rasul pada tahun 623 Masehi atau tahun ke-2 Hijriah berarti usia ‘Aisyah sudah 18 tahun. Bagaimanapun persoalannya yang digugat oleh musuh-musuh Islam, termasuk soal usia ‘Aisyah ketika menikah dengan Nabi SAW tersebut, satu hal penting yang perlu menjadi catatan tersendiri adalah bila pernikahan antara ‘Aisyah dan Nabi Muhammad SAW tidak pernah diperdebatkan oleh sahabat atau para musuh Nabi sendiri yang hidup pada jamannya.
Tentang Zainab, Aisyah berkata, “Semoga Allah mengasihi Zainab. Dia banyak menyamaiku dalarn kedudukannya di hati Rasulullah. Aku belum pernah melihat wanita yang lebih baik agamanya daripada Zainab. Dia sangat bertakwa kepada Allah, perkataannya paling jujur, paling suka menyambung tali silaturahmi, paling banyak bersedekah, banyak mengorbankan diri dalam bekerja untuk dapat bersedekah, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah..”
Nabi menikah dengan wanita muda dan menikah pula dengan wanita-wanita tua.
Nabi menikahi Aisyah untuk membahagiakan sahabatnya dan sekaligus ayah aisyah (abu bakar). Hikmah pernikahan ini aisyah berumur panjang setelah rasul wafat dan menjadi guru para sahabat dalam mengkaji akhlak dan ibadah keseharian nabi.
Saya dulu diajarin Kristen selama 6 tahun, dan sampai sekarang masih belum ketemu mohon dikoreksi ya kalo salah (Yesus disebutkan umur 0-12 ada ceritanya, umur 13-30 tidak ada cerita???, umur 30-33 ada ceritanya). Jadi umur 13-30 selama 17 tahun masa produktif manusia ngumpet dimana ?
Saya masih ingat, koreksi dong kalo salah, Yesus ditusuk lambungnya untuk membuktikan sudah mati, dan dari perutnya keluar darah, menurut kedokteran kalo udah mati tidak ngalir darah, berarti orang yang disalib ini belum mati di hari jumat sore itu atau siang ya? diturunkan mengingat besok hari sabat. Mungkin yang disalib itu sempat diobati dan dihari minggu sempat menjumpai Maria magdalena dst.
Saya sekarang perhatikan teman2 saya orang eropa, orang amerika, australia dsb kalo mau makan tidak pernah berdoa, tapi kalo saya lihat orang teman2 kristen asia terutama Indonesia kalo makan berdoa dulu. Pikiran saya membayangkan kalo Indonesia sudah maju, agama yang yang tidak sesuai fitrah manusia dan logika akan ditinggalkan.
Kehebatan Alquran misalnya dalam jumlah kata dan jumlah huruf bisa dilihat dalam program komputer, mungkinkah Muhammad yang membuat ? Ahli syaraf dari Thailand masuk Islam kagum dengan kebenaran alquran tentang syaraf, ahli kelautan spanyol, ahli matematika amerika dst.
Injil perjanjian baru itu levelnya sama dengan hadis, tetapi hadis masih memiliki keunggulan karena kita masih bisa menganalisis para periwayatnya.
Sedang Injil, coba injil tahun 2000 bandingkan dengan tahun 1950 lalu bandingkan dengan tahun 1900. Sudah banyak ditambah-tambahi. Lha aslinya mana ?
Saya rasa pembahasan ini cukup panjang, dan belum merespon tuntas semua isyu yang dimunculkan. Matahari telah terbit dari barat (Islam telah terbit di Amerika dan Eropa), kitapun akan menyosong matahari yang terbit dari timur (Indonesia).
Apa yang anda saksikan saat ini di berbagai belahan dunia Islam, dari kediktatoran, kemiskinan, keberingasan, keterbelakangan di dunia sains dan teknologi, hilangnya kedisiplinan sosial dan rendahnya etos kerja, semua itu menunjukkan kegagalan umat Islam dalam menerapkan syari’ah yang sejati. Keadilan, kedisplinan, toleransi, kerja keras, kesetaraan, kemerdekaan, dan pertanggung jawaban publik adalah bagian tak terpisahkan dan bahkan menjadi asas dari seluruh sendi-sendi kehidupan syari’ah. Inilah yang harus ditampilkan. Semoga kita dalam petunjuk dan karunia Allah Swt yang telah mengutus Isa (Yesus?) alaihi alam (keberkahan atasnya) dan Nabi Muh SAW.
Comment by Ujiosa — Monday, 25 August 2008 @ 11:48 pm
Kalau kita dapat teguran dari pimpinan pastilah berusaha ditutup tutupi.
Sebagai tanda bahwa quran bukan ciptan nabi muh saw, ada quran yang menegur sikap nabi yang tidak seharusnya seperti nabi lebih suka berdakwah kepada para pembesar kaum, daripada kepada orang biasa, yang buta pula. Quran juga menceritakan sisi pribadi nabi terhadap istrinya sebagaimana dimuat dalam surat al ahzab. Disana tergambar Nabi sebagai pemimpin ummat dan kepala Negara, ternyata hidupnya sederhana. Dan konflik rumah tangganyapun harus dibawah naungan pedoman Allah.
QS 33 (ahzab) : 51 Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa
yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk
menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka
tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk
ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya
rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah
mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Penyantun .
Pada suatu ketika isteri-isteri Nabi Muhammad s.a.w. ada yang cemburu, dan ada yang meminta tambahan belanja. Maka Nabi Muhammad s.a.w. memutuskan perhubungan dengan mereka sampai sebulan lamanya. Oleh karena takut diceraikan Nabi, maka mereka datang kepada Nabi menyatakan kerelaannya atas apa saja yang akan diperbuat nabi terhadap mereka. Turunnya ayat ini memberikan izin kepada Nabi untuk menggauli siapa yang dikehendakinya dan isteri-isterinya atau tidak menggaulinya; dan juga memberi izin kepada Nabi untuk ruju’ kepada isteri-isterinya seandainya ada isterinya yang sudah diceraikannya.
Terhadap pertanyaan melegalkan zina, islam tetap melarang zina . [17:32] Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
Kalau kita berumah tangga mengikuti teladan yesus, bagaimana kita tidak mempunyai acuan, apakah yesus berumah tangga.
Babi tetap haram dalam injil kecuali kalau kita merubah injil sehingga yang diharamkan hanya babi hutan.
Di dalam buku Imamat, Bab 11, versi 7, dicatatkan bahwa Tuhan mengakui babi adalah tidak suci untuk penganut Kristen. Kemudian dalam versi 8, Tuhan berfirman: “Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh, haram semuanya itu bagimu”. Perintah ini diulang dalam Ulangan, 14:7-8. Kemudian dalam Jesaya (Isaiah), 65:2-4 dan 66:17, Tuhan memberi perintah keras kepada orang yang makan babi.
Sebagian orang Kristen menyadari akan pengharaman ini dari Allah, tetapi mereka mengatakan bahawa mereka boleh makan babi kerana St Paul mengatakan semua makanan adalah suci dalam suratnya kepada Roma 14:20. St Paul berkata demikian karena dia percaya (seperti dalam surat yang ditulisnya kepada Efesus 2:14) iaitu Nabi Isa telah memansukhkan hukum ini beserta dengan semua perintah dan peraturannya.
Nampaknya, St. Paul telah keliru dengan apa yang didengarnya daripada Nabi Isa. Dalam Injil yang ditulis oleh Matius 5:17-20, Nabi Isa dilaporkan telah berkata yang sebaliknya, yaitu seperti berikut: “Jangan kamu menyangka bahawa aku datang untuk memansukhkan (meniadakan) hukum-hukum Taurat atau kitab para Nabi…….”.
Jadi umat islam boleh makan-makanan orang kristen, tetapi makanan yang melanggar hukum Allah seperti babi dan darah tetap tidak boleh.
Sebenarnya, Nabi Isa (a.s.) berpegang teguh dengan pengharaman makan babi. Pengikut setianya juga berpegang teguh dengan pengharaman tersebut, dan sepatutnya begitu juga dengan semua pengikutnya yang lain. Sesiapa yang melanggar perintah Tuhan ini harus diberitahu dan diperingatkan. Ini merupakan satu daripada sebab mengapa Tuhan mengutuskan pesuruhNya yang terakhir. Tuhan berfirman:
[5:15] Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan
[5:16] Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
Injil Markus … Jawab yesus : “Hukum yang terutama ialah dengarlah hai orang Israel, tuhan kita adalah esa”
Sesungguhnya, kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasannya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa…. (Surat al-Maaidah: 73)
Abu Hurairah (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah (saw) bersabda, “Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, putra Maryam benar-benar akan segera turun ke tengah-ketengah kamu sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, akan membunuh babi, dan akan menghapuskan jizyah. Harta saat itu akan melimpah sehingga tidak ada seorang pun yang akan menerimanya. Sehingga sujud satu kali saja kala itu jauh lebih baik dari dunia dan isinya”. (HR Bukhari)
Comment by Ujiosa — Sunday, 31 August 2008 @ 1:58 pm
Memang benar, Allah pernah menurunkan kitab-kitab suci Injil kepada Nabi Isa (Qs. Al-Hadid 27, Al-Ma`idah 46). Tapi keimanan kepada kitab Injil itu bersifat global (mujmal), yaitu mengimani keberadaannya bahwa Allah benar-benar menurunkan kitab-kitab tersebut kepada Nabi Isa AS tanpa konsekuensi untuk memedomani, mengamalkan dan mendakwahkan kandungannya. Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa Injil dalam Bibel telah mengalami tahrif, baik penambahan, pengurangan, revisi maupun perubahan tata letak. Allah menyatakan hal ini dalam Al-Qur`an surat Al-Baqarah 75, Al-Baqarah 79, An-Nisa` 46, Al-Ma`idah 13, dll.
Statemen tersebut terbukti, karena Injil Markus telah mengalami penambahan-penambahan ayat, contohnya adalah Markus 9:44 dan 46. Lembaga Biblika Indonesia menyatakan, “ayat 44, 46. kedua ayat ini tidak terdapat dalam naskah yang paling baik dan hanya merupakan ulangan dari ayat 48. kedua ayat ini pasti tidak asli” (Kitab Suci Perjanjian Baru, 1978/1979, hlm. 115).
The Holy Bible New International Version dan The Five Gospels sama sekali tidak memuat kedua ayat tersebut, sehingga setelah ayat 43 langsung loncat ke ayat 45 lalu loncat lagi ke ayat 47. Sedangkan ayat 44 dan 46 tidak di muat sama sekali.
Injil Matius juga mengalami penambahan-penambahan ayat, contohnya adalah Matius 28:16-20. Lima ayat dalam ujung Injil Matius ini adalah tambahan belaka, karena seharusnya Injil Matius pasal 28 berakhir pada ayat 15: “…dan cerita ini tersiar di antara orang Yahudi sampai saat ini.”
Hugh J Schonfield, nominator hadiah Nobel tahun 1959 dalam bukunya The Original New Testament halaman 124 mengomentari sebagai berikut, “This [Matthew 28:15] would appear to be the end of the Gospel [of Matthew]. That follows [Matthew 28:16-20] from the nature of what is said, would then be a latter addition.” (Ayat ini [Matius 28:15] nampak sebagai penutup Injil [Matius]. Dengan demikian, ayat-ayat selanjutnya [Matius 28:16-20], dari kandungan isinya, nampak sebagai ayat-ayat yang baru ditambahkan kemudian).
Hal ini dipertegas oleh Funk dan The Jesus Seminar, “The great commission in Matthew 28:18-20 have been created by the individual evangelist…” (The Five Gospels, hlm. 35).
Lembaga Biblika Indonesia menyatakan, “ayat 44, 46. kedua ayat ini tidak terdapat dalam naskah yang paling baik dan hanya merupakan ulangan dari ayat 48. kedua ayat ini pasti tidak asli” (Kitab Suci Perjanjian Baru, 1978/1979, hlm. 115).
Injil Lukas pun tak luput dari penambahan-penambahan ayat, misalnya pasal 23:17. Lembaga Biblika Indonesia menyatakan, “Kebanyakan naskah tidak memuat ayat ini; kiranya tidak asli” (Kitab Suci Perjanjian Baru, 1978/1979, hlm. 194).
Injil Yohanes mengalami penambahan-penambahan ayat, misalnya pasal 7:53 sd 8:11. Dua belas ayat ini adalah penambahan yang tidak terdapat dalam naskah tua. Lembaga Biblika Indonesia menyatakan, “Bagian ini, 7:53 – 8:11, tidak termasuk dalam naskah yang paling tua, dalam beberapa terjemahan kuno, dan juga tidak dikenal oleh pujangga-pujangga gereja yang paling dahulu” (Kitab Suci Perjanjian Baru, 1978/1979, hlm. 226).
The Holy Bible New International Version memberikan garis batas pada Yohanes 7:53–8:11 dari ayat sebelum dan sesudahnya. Di bawah garis tersebut diberi catatan pada halaman 817, “The earliest and the most reliable manuscript do not have John 7:53–8:11” (Naskah-naskah yang paling tua dan terpercaya tidak memuat Yohanes 7:53–8:11).
Setelah melakukan penelitian, pakar bibliologi Kristen mengkalkulasi bahwa ucapan Yesus dalam Injil hanya 18 persen. Mereka menyatakan, “Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the Gospels were not actually spoken by him” (Robert W. Funk, Roy W Hoover, and The Jesus Seminar, The Five Gospels, What did Jesus Really Say?, hlm. 5).
(Delapan puluh dua persen kalimat yang disebut-sebut sebagai ucapan Yesus dalam kitab-kitab Injil sebenarnya tidak pernah diucapkan oleh Yesus).
Dalam kacamata ilmu hadits, meskipun 18 persen Injil dianggap sebagai ucapan Yesus oleh para pakar, tetapi karena tidak memiliki sanad (daftar silsilah periwayatan), maka nilainya pun menjadi lemah (dhaif).
Bila 18 persen ayat Injil ini sejalan dengan Al-Qur`an, maka tidak boleh didustakan, karena Rasulullah memberikan pedoman, “Apabila yang dikatakan oleh mereka itu hak (benar), maka janganlah kalian mendustakannya, tetapi apabila yang dikatakan itu batil (bohong) maka janganlah kalian membenarkannya” (HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).
Sedangkan terhadap 82 persen Injil dalam Bibel yang ternyata bukan ucapan Yesus, umat Islam wajib menolaknya karena hanya berita maudhu’ alias palsu.
Diposting oleh Blog Tim Fakta di 23:29
Comment by Ujiosa — Sunday, 31 August 2008 @ 8:57 pm
Bagaimana cerita keagungan Nabi SAW dalam menaklukan Mekkah ?
Bagaimana cerita keagungan Umar dalam menaklukan Yerusalem ?
Bagaimana cerita salahudin dalam menaklukan kembali Yerusalem ?
Bagaimana cerita tentara salib eropa dalam menaklukan Yerusalem ?
Dengan bangganya mereka cerita tingginya genangan darah di Yerusalem.
Raymond d’Agiles, yang menyaksikan peristiwa itu dengan mata kepalanya
sendiri mengatakan: “Di bawah serambi masjid yang melengkung itu, genangan darah di dalamnya mengenai lutut dan mencapai tali kekang kuda.”
Ketika konflik Poso mulai, orang-orang muslim yang emosional membakar gereja dan beberapa rumah. Tapi kemudian dengan jumlah masssa yang besar, kaum muslim dibantai. Seorang warga Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Syahrul Maliki, yang daerahnya dilewati aliran sungai Poso dan terletak sembilan kilometer dari ladang pembantaian, menuturkan kepada Sahid, Dari pagi hingga siang saja, saya menghitung ada 70-an mayat yang hanyut terbawa arus, berikutnya saya tidak menghitung lagi, katanya. Sementara Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) melaporkan jumlah mayat yang ditemukan di Sungai Poso tidak kurang dari 165 orang.
Dan kitapun mengutuk gejala ekstrimitas akhir-akhir ini yang dilakukan
sebagian kecil orang muslim. Seperti bom bali dan bom marriot.
Berapa banyak darah tertumpah pada waktu terjadi Gerakan Reformasi dan
Anti-Reformasi di Eropa? Menurut catatan Oliveti, tidak kurang dari
2/3 penduduk Kristen Eropa yang terbantai pada waktu itu. Itu belum
lagi dihitung perang-perang yang lain, pogrom (pembantaian
terorganisasi), revolusi, dan genosida (pembunuhan secara teratur
terhadap sebuah etnis, suku bangsa), Perang Napoleon; perdagangan
budak Afrika yang menghabiskan nyawa sebesar 10 juta; berapa juta pula
yang musnah akibat penaklukan-penaklukan kolonial. Jangan Anda tanya
lagi berapa banyak penduduk asli Amerika yang dibantai oleh orang
Eropa, baik di Amerika Utara, Tengah, ataupun Selatan, angkanya
mencapai 20 juta selama tiga generasi.
Jika kita bergerak ke abad ke-20, angkanya semakin mengerikan.
Peradaban Barat telah mengubah peperangan ke kutub ekstrem. Perkiraan
konservatif yang mati di abad ke-20 lebih dari 250 juta. Dari jumlah
ini umat Islam hanya bertanggung jawab kurang dari 10 juta. Umat
Kristen atau mereka yang berlatar belakang Kristen telah membunuh
lebih dari 200 juta. Jumlah terbesar berasal dari Perang Dunia (PD) I
sejumlah 20 juta; setidak-tidaknya 90 persen dari angka ini dilakukan
oleh orang ‘’Kristen'’. Angka yang lebih dahsyat lagi terjadi selama
PD II sebesar 90 juta, sekurang-kurangnya 50 persen dilakukan oleh
pihak ‘’Kristen'’. Selebihnya terbunuh di Asia Timur.
Oliveti kemudian bertanya: ‘’Dengan sejarah yang serbasuram ini,
terlihat bahwa kita semua orang Eropa harus bertempur dengan fakta
bahwa Perdaban Islam dalam kenyataannya malah kurang brutal jika
disandingkan dengan Peradaban Kristen. Apakah Holocaust terhadap lebih
enam juta Yahudi yang terbunuh berlaku dengan latar belakang Peradaban
Muslim?'’
Tetapi, Oliveti tidak menurunkan angka berapa pula yang terbunuh
akibat pertempuran dan konflik sesama Muslim, demi kekuasaan, dalam
berbagai periode sejarah.Tampaknya darah lebih banyak tertumpah akibat
konflik sesama Muslim dibandingkan dengan antara Muslim dan
non-Muslim. Tengok apa yang terjadi di Irak dan Afghanistan, dan
sampai batas-batas tertentu di Indonesia pada waktu yang lalu,
semuanya adalah pembunuhan oleh Muslim terhadap Muslim, apa pun
ideologi politik yang melatarbelakanginya.
Kembali kepada data terbaru Oliveti. Selama abad ke-20, kekuasaan
Barat atau Kristen bertanggung jawab atas kematian umat manusia
sekurang-kurangnya 20 kali lebih besar dibandingkan dengan kekuasaan
Muslim. Di abad ini Barat telah membinasakan manusia dengan jumlah
raksasa, lebih dahsyat dari seluruh korban yang terjadi sepanjang
sejarah Islam. Ini berlangsung sampai detik ini. Ambil contoh
pembantaian 900 ribu rakyat Ruwanda tahun 1994, di mana penduduknya
lebih 90 persen Kristen; atau tengok pula genosida atas lebih dari 300
ribu Muslim plus pemerkosaan atas lebih 100 ribu wanita Muslim oleh
Serbia Kristen di Bosnia pada 1992-1995. Maka, secara statistik,
Peradaban Kristen adalah yang terbanyak menumpahkan darah dan yang
paling kejam dibandingkan dengan peradaban manapun sepanjang sejarah.
Lebih jauh Oliveti mengkritik penggunaan senjata nuklir yang
semestinya cukup alasan bagi Barat untuk merasa malu di depan umat
manusia di muka bumi. Amerika Serikat telah menciptakan senjata nuklir
dan telah pernah menggunakannya. Bangsa-bangsa Barat lainnya juga
berupaya memonopoli persenjataan yang bisa membawa kiamat itu.
Sekalipun Islam punya konsep tentang perang yang sah (seperti halnya
agama Kristen dan Budha), tidak pernah ada dalam kultur Islam (atau
dalam kultur manapun yang bertahan sampai sekarang) yang mengidolakan
semuanya seperti yang terdapat dalam kultur Barat.
Selanjutnya, manusia Barat menganggap dirinya suka damai, tetapi dalam
kenyataannya kelembutan dan keluhuran Perjanjian Baru, dan watak
cinta-damai demokrasi, jarang sekali tecermin dalam kultur rakyat umum
Barat. Yang berlaku dalam kultur itu, seperti terlihat dalam film-film
Hollywood, TV Barat, permainan video, musik populer, dan hiburan
sport–adalah untuk mengagungkan dan menanamkan kekerasan. Maka,
tidaklah mengherankan tingkat angka pembunuhan jauh lebih tinggi di
dunia Barat tinimbang di negeri-negeri Muslim. Mengapa seorang
Sookhdeo tidak mau becermin?
Komentar saya, terasa sekali kemarahan Oliveti terhadap seorang
penginjil yang tidak adil dalam membaca masa lampau Barat yang sarat
dengan pertumpahan darah. Tetapi, kemarahan serupa juga wajib kita
alamatkan kepada kelompok kecil Muslim yang senang membajak Tuhan,
demi darah Muslim dan non-Muslim.
“Dan berperanglah kalian di jalan Alloh melawan orang-orang yang memerangi kalian dan janganlah kalian melampaui batas. Sesungguhnya Alloh tidak mencintai orang-orang yang melampaui batas”.(QS. Al-Baqoroh: 190)
“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. 76:8)
…… dan tawanan adalah termasuk orang-orang yang memusuhi Alloh dan Rosul-Nya.[172]
Comment by Ujiosa — Monday, 1 September 2008 @ 6:42 pm
QURAN LUAR BIASA
Saya salut dengan rekan-rekan yang mengkritisi Islam, Quran dan Muhammad.
Kecintaan kami kepada rasulullah diajarkan untuk membalas pribadi yang sudah pasti masuk surga dengan ucapan SAW.
Kekritisan rekan-rekan akan mengantar kepada cahaya kebenaran, kalau hati anda dengan kesombongan menolak kebenaran, maka teman-teman anda akan menerima kebenaran Islam, atau mungkin bahkan anak atau istri/suami anda. Seperti di Masjid New York. Please tetap kritis.
Banyak yang rekan2 sampaikan, belum direspon atau dijawab, bukan berarti kami tidak bisa menjawabnya, saya sendiri bisa menjawabnya, hanya saya mengalami keterbatasan waktu, kalau saya tidak bisa, pasti dari antara muslim ada yang bisa menjawabnya. Atau Ilmu pengetahuan mendatang yang akan menjawabnya.
Al Qur’an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta ini. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 ternyata telah dinyatakan Al Qur’an sekitar 1400 tahun lalu. Tetapi, Al Qur’an tentu saja bukanlah kitab ilmu pengetahuan. Namun, dalam sejumlah ayatnya terdapat banyak fakta ilmiah yang dinyatakan secara sangat akurat dan benar yang baru dapat ditemukan dengan teknologi abad ke-20. Fakta-fakta ini belum dapat diketahui di masa Al Qur’an diwahyukan, dan ini semakin membuktikan bahwa Al Qur’an adalah firman Allah.
DR. Abdul Razaq Naufal dalam bukunya berjudul ‘ Al’Ijaz Al’Adadiy Fi Al-Qur’an Al Karim” beliau menulis beberapa tema-tema tersebut terjadi keharmonisan diantara jumlah kata-kata Al-Qur’an dan berikut ini adalah sejumlah perhitungan yang benar-benar merupakan Mukjizat, dari jumlah kata dalam Al-Qur’an sebanyak 51.900, Jumlah Juz 30, Jumlah Surat 112, keanehan yang ada diantaranya sbb :
• Kata ‘Iblis” ( La’nat ALLAH ‘alaihi ) dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 11 kali, sementara “Isti’adzah” juga disebutkan 11 kali, Kata “ma’siyah” dan derivatnya disebutkan sebanyak 75 kali, sementara kata “Syukr” dan derivatnya juga disebutkan sebanyak 75 kali.
• Kata “al-dunya” disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga kata “al-akhirah” sebanyak 115 kali.
• Kata “Al-israf” disebutkan 23 kali, kata kebalikannya “al-sur’ah” sebanyak 23 kali.
• Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali, kata kebalikannya ‘Al-syayathin” juga 88 kali.
• Kata “Al-sulthan disebutkan 37 kali, kata kebalikannya “Al-nifaq” juga 37 kali.
• Kata “Al-harb”(panas) sebanyak 4 kali, kebalikannya “ Al-harb” juga 4 kali.
• Kata “ Al-harb (perang) sebanyak 6 kali, kebalikannya “Al-husra” (tawanan) 6 kali.
• Kata “Al-hayat” (hidup” sebanyak 145 kali, kebalikannya “Al-maut” (mati) 145 kali.
• Kata “Qalu” (mereka mengatakan) sebanyak 332 kali, kebalikannya “Qul” ( katakanlah) sebanyak 332 kali.
• Kata “Al-sayyiat” yang menjadi kebalikan kata “Al-shahihat” masing-masing 180 kali.
Saya mau sampaikan para ilmuwan yang masuk Islam karena menjumpai alquran sesuai dengan keahlian yang dikaji para ilmuwan tersebut. Tapi itu akan panjang, karena meliputi semua bidang seperti biologi, fisika, kedokteran dsb.
Itu akan sia-sia disampaikan ke anda, jika anda masih sibuk merivisi kitab suci anda.
Dulu ditahun 70an, saya membaca ada dua kata di injil, kata ”bertempik sorak” , ini harus cepat diganti karena anak sekarang banyak yang tidak tahu lho arti bahasa Indonesia jadul (jaman dulu). Atau sudah diganti ? Please ganti dong, khan udah biasa diganti. Kalo udah yakin tidak diganti-ganti baru kita adu alkitab revisi anda dengan fenomena ilmu pengetahuan.
Comment by Ujiosa — Monday, 1 September 2008 @ 8:21 pm
Didalam Injil istilah PERSUNDALAN banyak disebut, menurut saya sebagai bahasa kasar, yang mulai tidak dikenal anak-anak sekarang, maka wajar saja, selalu saja yang tekun baca injil selalu bernafsu mencari-cari padanan dalam Quran atau dalam kehidupan nabi, untuk dikasarkan dan memcemooh. Dalam Quran, istilah hubungan seksual dibahasakan secara halus. Demikian juga dalam pernikahan nabi, bila dilihat satu persatu atas semua pernikahan nabi, akan tercermin kemulian beliau. Yang mengherankan sekarang ini banyak orang-orang bule cewek di Eropa dan Amerika yang memeluk Islam setelah memperlajari Islam.
Selanjutnya ISTILAH PERSUNDALAN PERLU DIGANTI DENGAN PELACUR, PELACUR PERLU DIGANTI LAGI DENGAN PRAMURIA, PRAMURIA PERLU DIGANTI LAGI DENGAN PSK dst supaya injil buatan kita bisa diwariskan ke anak cucu.
Berdasarkan inskripsi-inskripsi kuno yang ditemukan di Kuntilet Ajrud, di sekitar Nablus sekarang. Di daerah tersebut nama Yahweh pernah dipuja bersama-sama dewi kesuburan Asyera. Salah satu bunyi inksripsi Kuntilet Ajrud, seperti disebut Andrew D. Clarke dan Bruce W. Winters (ed.), One God, One Lord; Christianity in a world of religious Pluralism, dalam bahasa Ibrani:
Birkatekem le-Yahweh syomron we le ‘asyeratah
Yakni - Aku memberkati engkau demi Yahwe dari Samaria dan demi Asyera. (2)
Dengan fakta di atas, apakah kita dapat mengatakan kita jangan menggunakan nama Yahwe karena nama ini sekutu Asyera, dewi kesuburan Palestina?
Begitu juga, siapakah Allah itu bagi umat Kristen Arab? “Allah” - demikian menurut Buthros ‘Abd al-Malik, dalam Qamus al-kitab al-Muqaddas - adalah “nama dari Ilah (sembahan) yang menciptakan segala yang ada” (hadza al-llah khalaq al-jami’ al-kainat). (3)
Begitu juga, setiap umat Arab Kristen sebelum atau sesudah Islam mengawali mengucapkan Qanun al-Iman (syahadat Kristian) yang diawali dengan kalimat:
“Nu’minu bi-ilahun wahidun, Allah al-Ab al-dhabital kull, khalaqa as-sama’I wa al-ardh, kulla ma yura wa maa layuura”
yang bermaksud :
Kami percaya kepada satu-satunya sembahan/ilah, yaitu Allah Bapa, yang berkuasa atas segala sesuatu, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. (4)
Kita agar belajar lebih banyak tentang sejarah kekristenan di Timur Tengah, tempat kekristenan mula-mulanya berkembang. Peranan filologi (ilmu perbandingan bahasa) juga sangat penting dalam memperkaya kajian ini, sebelum kita begitu bersemangat menyebarkan pendapat yang jelas-jelas tidak ilmiah.
Dalam menilai kata Allah, kita harus memahami bahwa kata itu serumpun dengan kata-kata bahasa Semitik yang lebih tua (yang dipakai di Timur Tengah: Ibrani dan Arami). Kata Allah itu cognate dengan kata Ibrani: El, Eloah, Elohim; dan kata Arami Elah, Alaha, yang semuanya terdapat dalam Perjanjian Lama ataupun dalam Targum (komentar-komentar Taurat dalam bahasa Arami yang lazim dibaca mulai dari zaman sebelum Al-Masih, zaman Sayidina Isa alaihis salam –kedamaian atasnya- hingga hari ini).
Perlu diketahui, sebagian kecil Kitab Perjanjian Lama juga ditulis dalam bahasa Arami, yakni beberapa pasal Kitan Ezra dan juga beberapa pasal dari Daniel. Marilah kita baca dan cermati ayat-ayat yang menggunakan kata elah di bawah ini:
“Be Shum elah yisra’el …”
Daniel 5 : 1, “Demi Nama Allah Israel.”
“…di elahekon hu elah elahin, umara malekin
Daniel 2:47, “Sesungguhnya Elah-mu itu elah yang mengatasi segala elah dan berkuasa atas para raja.
Sedangkan bentuk Ibrani yang dekat dengan istilah Arami elah dan Arab ilah, al-ilah dan Allah adalah sebutan eloah, misalnya disebutkan:
“Eloah mi-Teman yavo we Qadosh me-Har Paran, Selah”
Yaitu Habakuk 3 : 3, yang bererti -
“Eloah akan datang dari negeri Teman, dan Yang Mahakudus dari pergunungan Paran, Sela.”
Dengan awalan kata sandang di depannya Al (Inggris: the), makna the god, “sembahan yang itu”. Maksudnya sembahan atau ilah yang benar.
“Laa ilaha ilallah”. Tidak ada ilah selain Allah. Allah adalah satu-satunya ilah. Ungkapan Laa ilaha ilallah ini, dijumpai pula dalam Alkitab terjemahan bahasa Arab, 1 Korintus 8 : 4-6 berbunyi :
“… wa’an Laa ilaha ilallah al-ahad, …faa lana ilahu wahidu wa huwa al-Abu iladzi minhu kullu sya’in wa ilahi narji’u, wa huwa rabbu wahidu wa huwa Yasu’ al-Masihu iladzi bihi kullu syai’in wa bihi nahya”
Yakni maksudnya :
Dan sesungguhnya tidak ada ilah selain Allah, Yang Mahaesa … dan bagi kita hanya ada satu ilah/sembahan yaitu Bapa, yang dari-Nya berasal segala sesuatu dan kepada-Nya kita akan kembali, dan hanya ada satu Rabb/Tuhan, yaitu Yesus Kristus yang melalui-Nya (sebagai Firman Allah) telah diciptakan segala sesuatu dan untuk Dia kita hidup)
Salah satu bukti bahwa Yesus membaca Targum berbahasa Arami, di mana kata Alaha (yang cognate dengan bentuk Ibrani: Eloah, dan Arab: Allah) adalah ungkapan Yesus dalam Markus 15:33, Elohi, Elohi, l’mah sh’vaktani. Sebab dalam teks Mazmur 22:2 bahasa Ibraninya: Eli, Eli lamah ‘azvatani. Selanjutnya, apabila bahasa asli Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani dan para rasul tidak mempertahankan nama Yahwe, lalu apa pula dasar dan alasan mereka mati-matian mempertahankannya?
Elohi, Elohi, l’mah sh’vaktani.
Elohi, Elohi, l’mah sh’vaktan
Elohi, Elohi, l’mah sh’vaktani.i.
Elohi, Elohi, l’mah i.
Elohi, Elohi,
Elohi,
Babi haram dan menzinahi tkw haram juga. Yang clear gitu lho.
Comment by Ujiosa — Wednesday, 3 September 2008 @ 5:46 am
Allah mengutus banyak nabi dan rasul, yang terakhir nabi Isa alahis salam (kedamaian atasnya) dan Muh SAW. Semua nabi membawa misi sama yaitu tauhid, yaitu keesaan Allah.
Drs. Mowo Purwito R., Dip. HRD, S.Th, MAR
Mantan Dosen di Seminari Alkitab Nusantara Malang dan beberapa seminari di Indonesia.
Selama itu, saya merasakan perkuliahan Islamologi ini terasa membosankan. Penyebabnya ternyata selama ini mata kuliah ini hanya membahas sejarah Islam dan aliran-aliran di dalamnya. Lalu, saya mencoba untuk merombaknya. “Bagaimana jika membahas Islam dari sisi konsep ketuhanannya? Mungkin lebih menentang dan menarik untuk dibandingkan dengan filosofi teologi yang saat ini saya pelajari.” Begitu pikir saya. Tak disangka, rektor pun mengizinkan. Bahkan, kampus bersedia membiayai bila saya ambil studi di bidang ini.
Kemudian, saya mencari-cari buku-buku pelajaran agama Islam di sejumlah toko buku. Saya pikir kalau buku pelajaran agama dari SD hingga SMA punya standar yang baku. Setelah saya amati tidak ada yang membahas khusus tentang konsep ketuhanan. Kemudian saya mencari di puast penjualan buku-buku bekas di Jalan Mojopahit Malang. Dari sanalah saya menemukan sebuah buku kecil tentang asmaul husna dan sifat-sifat Allah. Harganya Rp. 3.000. “Itu bukunya anak SD, pak,” ucap sang penjual.
Ternyata isinya membuat saya tersentak. Konsep ketuhanan dalam Islam mematahkan konsep teologi yang saya geluti selama ini. Salah satu sifat Allah—seperti yang disebut dalam buku itu—adalah mukholafatul lil hawaditsi. Artinya, mustahil bagi Allah menyerupai makhluk-makhluk-Nya. Selama ini saya memahami Tuhan itu melakukan reinkarnasi menjadi manusia di dunia untuk menolong dan menebus dosa anak Adam.
Sifat lainnya yang membuat saya berpikir kreas adalah qiyamuhu bi nafsihi. Artinya, Allah berdiri sendiri dan tidak tergantung pada selain-Nya Jadi, sebenarnya Tuhan tidak perlu turun ke bumi; hanya untuk mengampuni dosa turunan dari Adam. Karena la Mahakuasa dan Maha Pengampun. Dengan segala kekuasaan dan keagungan-Nya, cukuplah la berfirman kun fayakun.
Tidak cukup di situ. Kemudian, saya browsing di internet tentang konsep ini. Di sana saya banyak menemukan penjelasan yang lebih mendalam. Saya semakin bimbang. Lalu saya membuka-buka lagi bagaimana konsep ketuhanan di agama sebelumnya. Dan ternyata saya menemukan fakta bahwa sebenarnya Yesus ditetapkan sebagai Tuhan pada tahun 325 masehi. Itu pun melalui voting oleh para uskup pada waktu itu. Hal inilah yang mengguncang keyakinan saya. Bagaimana mungkin status tuhan ditentukan oleh sekelompok manusia?
Comment by giudance — Thursday, 4 September 2008 @ 4:23 am
Hi giudance..anda bilang bahwa yesus ditetapkan sebagai tuhan pada tahun 325 masehi oleh para uskup saat itu.boleh ngga saya tau darimana sumbernya.thx
Comment by bie — Friday, 5 September 2008 @ 1:51 pm
KONSILI Tahun 325 masehi di kota Nikea (sekarang wilayah Turki)
Leivestad, seorang profesor emeritus teologi Perjanjian Baru di
Universitas Oslo, Norwegia. Ia bertanya tentang suatu pertanyaan
fundamental yang jarang ditanyakan orang Kristen, ?Siapakah Yesus
menurut diri-Nya sendiri??
Menurut Leivestad, Yesus tidak pernah menghendaki diri-Nya disebut
?Mesias? , apalagi yang lebih dari itu, tapi gereja telah
memproklamasikan Yesus sebagai ?Mesias? melebihi konsep Yudaisme
tentang Mesias itu sendiri, bahkan Ia telah diperkenalkan sebagai
Allah itu sendiri. Inilah yang kemudian memicu nada-nada emosional
Arius yang berbuntut pada terselenggaranya Konsili Nikea 325 M
Konsili Ekumenikal Nikea I. Keputusannya yang terutama adalah
pengutukan terhadap ajaran Arianisme, salah satu ajaran sesat yang
paling membahayakan Gereja, yaitu yang menyangkal ke-Allahan Yesus.
Heresi ini ditimbulkan oleh Arius dari Alexandria, seorang imam. Kaum
Arian dan beberapa variasinya mempropagandakan ajaran mereka secara
luas dan mendirikan hirarki gerejawi sendiri dan menimbulkan
kegoncangan di dalam Gereja selama beberapa abad. Konsili ini turut
berperan dalam formulasi Kredo Nikea (Syahadat Nikea-Konstantinopel).
Hasil-hasil lainnya dari konsili Nikea I adalah tanggal perayaan
Paskah yang tetap (tidak berubah-ubah), dan dikeluarkannya
peraturan-peraturan disiplin untuk para imam, dan mengadopsi pemisahan
sipil wilayah kekaisaran sebagai model bagi organisasi yurisdiksi
dalam tubuh Gereja.
Comment by guidance — Friday, 5 September 2008 @ 6:55 pm
agama itu dari keyakinan hati!
tapi yang pasti kita tetep hidup dalam satu dunia, apa kalau memberikan fakta2 tentang kebenaran, trus dah tau kalo diterima TUHAN po?
Comment by alas_sentono — Sunday, 7 September 2008 @ 9:00 pm
[2:83] Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling. (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 83)
PERCAYA HANYA KEPADA ALLAH DAN HARUS DIBUKTIKAN DENGAN PERBUATAN BAIK
Comment by guidance — Friday, 12 September 2008 @ 7:01 pm
Seru bener neh…bolehlah kapan2 kita ketemu untuk bicara sedikit tentang agama kita, apalagi yang bernafsu tuk ngebelokin islam…..siapa tau jadi orang nasrani yang kesekian puluh juta yang mengakui islam….hehehehe ditunggu undangannya yaaaa…..saudaraku, mari sama2 bela islam dari mereka…..
Comment by feriestra — Tuesday, 16 September 2008 @ 3:45 pm
Pilih Muhammad atau Yesus?
Tdk tahukah kalian bahwa Muhammad itu adalah Anti Kristus?
Walaupun kamu mengakui Yesus sebagai nabi, sesungguhnya kamu menolak Dia.
Bukankah kamu mengatakan kalau Yesus hanya untuk bangsa Israel saja? Bukankah dgn mengatakan ini, berarti kamu telah menolak Yesus?
Kamu mengatakan Yesus untuk Israel saja, sebaliknya Muhammad junjunganmu untuk seluruh bangsa. Apakah tdk terbalik? Hai orang-orang bodoh?
Marilah kita simak Kitab Suci masing-masing.
Kitab Taurat dan Kitab Injil (=Bibel) dgn Alquran.
Bibel = identik dgn Israel atau Yahudi.
Quran = identik dgn Arab.
Anggap saja Bibel adalah kitabnya Yahudi, dan Quran adalah kitabnya Arab.
Mana yg lebih fair? Bibel dalam menceritakan Yahudi, ataukah Quran dalam menceritakan Arab?
Kitab Taurat yg walaupun ditulis untuk orang Yahudi, tetapi isinya banyak menceritakan kebobrokan-kebobrokan umat Israel, dan kebebalan-kebebalan mereka. Kita lihat kitab Ratapan yg ditulis oleh Yeremia. Bukankah itu kitab tangisan dari seorang nabi Yahudi yg menangisi bangsanya? Adakah Bibel ditulis untuk keuntungan orang Yahudi? Tdk bukan? Malahan isi kitab-kitab Perjanjian Lama lebih pada menyudutkan dan merendahkan orang Israel dan bukan untuk mengagungkan bangsa Israel. Borok-borok mereka sendiri terpampang dgn jelas dalam kitab Taurat dan kitab para nabi.
Begitu juga kitab-kitab Injil. Kitab-kitab Injil menceritakan kebodohan umat Yahudi dan keberingasan mereka terhadap Mesias. Adakah Kitab Injil menguntungkan umat Yahudi?
Mari sekarang kita tinjau Quran.
Alquran ditulis oleh orang-orang Arab (Muhammad dan para sahabatnya) dan ditujukan untuk orang Arab. Walaupun di dalamnya banyak disinggung tentang Yahudi dan Nasrani, tetapi kitab itu ditulis bukan untuk mereka, tetapi untuk orang-orang Arab Islam (yg beriman kepada Muhammad dan kitabnya) untuk menjelaskan bagaimana orang Yahudi dan orang Nasrani itu, dgn fitnah-fitnah dan tuduhan-tuduhan yg tdk berdasar tentunya.
Muhammad banyak mengisahkan tentang kelakuan orang-orang Yahudi dan Nasrani yg tdk mau beriman kepadanya.
Isi Alquran, menceritakan tentang Ego Muhammad dan perseteruannya dgn orang-orang Yahudi dan Arab Nasrani yg tdk mau mengakui Muhammad dan kitabnya. Lalu dimanakah kisah tentang Arab sendiri? Bukankah Muhammad adalah seorang nabi Arab? Kalau nabi Israel banyak menceritakan kisah tentang bangsa Israel sendiri, tapi mengapa nabi Arab malah menceritakan kisah tentang Yahudi dan Nasrani? Sekali lagi, di manakah kisah tentang bangsa Arab?
Walaupun bangsa Arab semula dikatakan bangsa Jahiliyah, tapi bagaimana kisah selanjutnya sesudah Muhammad mengaku menjadi nabi? Nihil…. sama sekali nihil….. yg ada hanyalah kisah-kisah tentang orang kafir, orang Yahudi dan orang Nasrani; kisah tentang orang-orang Mekah yg harus diperangi oleh Muhammad karena tdk mau masuk Islam, kisah orang-orang kafir Yahudi yg menentang Muhammad, dan kisah-kisah umat lain yg sekali lagi, tdk mau beriman kepadanya.
Di manakah cerita tentang Arab dalam Alquran?
Walaupun Arab pada masa kalifah (sebagaimana pada masa Muhammad, suka berperang), sering terjadi pertumpahan darah di kalangan mereka sendiri, untuk berebut kekuasan dan wibawa, tdk ada yg mengisahkan hukuman Tuhan atas kejahatan-kejahatan yg mereka lakukan sendiri. Lebih banyak kutukan-kutukan Muhammad terhadap orang-orang yg tdk mau beriman kepadanya. Apakah ini fair? Semulia itukah bangsa Arab di bawah pimpinan Muhammad?
Muhammad telah menjadikan bangsa Arab sebagai bangsa yg agung, tanpa melihat kondisi yg sebenarnya, tanpa melihat dari sudut pandang ilahi, tetapi dilihat dari sudut pandang manusia.
Apa saja yg dilakukan Muhammad demi untuk mengagungkan dan memuliakan bangsanya?
Muhammad telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Tuhan (bahasa yg suci). Muhammad telah menjadikan kota Mekkah sebagai kota yg suci. Muhammad telah menguntungkan Arab dgn sunnah HAJI-nya. Semuanya serba untuk kemuliaan Arab.
Walaupun secara kasat mata, kita tahu bahwa bangsa Arab adalah bangsa yg angkuh, suka membentak-bentak, perangainya kasar, zakar-nya seperti zakar kuda (nafsu syahwat yg sangat tdk terbendung), banyak PRT Indonesia yg diperkosa di sana, banyak PRT Indonesia yg menjadi korban kekerasan, tapi manakah cerita tentang kebusukan Arab? Yg diceritakan hanyalah yg baik-baiknya saja, semua demi untuk mengagungkan Arab. Betapa bodohnya kita ini!!
PRT kita berbuat salah, langsung dipancung atau digantung.
Tetapi di manakah kisah orang-orang Arab sendiri yg dipancung atau digantung karena mereka membunuh atau menyiksa pembantunya?
Bibel yg adalah untuk orang Yahudi, ditulis oleh orang Yahudi, tetapi di dalamnya mengisahkan tentang keburukan-keburukan Yahudi sehingga seluruh bangsa nelangsa melihatnya, betapa Tuhan berkali-kali menghukum mereka, jatuh bangun, tak berbelas kasihan; tetapi bagaimana dgn Alquran?
Quran ditulis oleh orang Arab dan isinya hanya untuk memuliakan Arab, mereka tdk menceritakan kebusukan-kebusukan Arab sesudah Muhammad menjadi nabi, benarkah bangsa Arab adalah bangsa yg luhur budi pekertinya? Sehebat itukah Arab, yg semula jahiliyah langsung berubah menjadi bangsa yg suci? Semua yg tertulis dalam Quran adalah untuk kejayaan dan kemuliaan bangsa Arab. Jelaslah sudah, Quran dan Muhammad adalah untuk orang Arab saja, bukan untuk bangsa-bangsa lain.
Walaupun Bibel berasal dari Yahudi, kami umat Nasrani sama sekali tdk mensakralkan bangsa Yahudi dan bahasa Ibrani. Kami semua dari segala bangsa, berdoa dalam bahasa kami masing-masing.
Tetapi lihatlah kalian, sungguh bodoh. Kalian yg Indonesia, berdoa dalam bahasa Arab. Kalian yg China, berdoa dalam bahasa Arab. Kalian yg India, berdoa dalam bahasa Arab. Kalian yg Amerika, berdoa dalam bahasa Arab. Kemudian, kalian semua digiring ke Mekkah untuk mengitari Kaabah dgn membayar devisa sekitar 15 juta rupiah kepada orang Arab. Semuanya untuk mengagung-agungkan Arab semata. Tdkkah kalian menyadari bahwa kalian memang sedang dibodohi oleh orang Arab?
Walaupun Yerusalem adalah kota suci bagi umat Kristen, tapi kami tdk diharuskan untuk mengitari kota Yerusalem, untuk menyedot devisa bangsa sendiri untuk disetorkan kepada orang Israel. Bahasa Ibrani bukanlah bahasa Tuhan. Dari Bibel dan ajaran-ajaran para nabi yg diadopsi oleh Agama Kristen, sama sekali tdk ada yg menguntungkan orang Israel.
Tapi Quran telah menjadikan Arab sebagai bangsa yg mulia.
Celakalah engkau, wahai Arab, karena engkaulah yg dimaksud dalam kitab Wahyu sebagai kota “BABEL” yg telah menipu bangsa-bangsa di dunia untuk melacurkan diri kepadamu. Amerika Serikat memang bangsa yg rusak akhlaknya, tetapi Arab Saudi adalah bangsa penyesat yg telah meraup keuntungan dari zinahmu kepada Syaitan. Kebusukan-kebusukanmu tertutup oleh kemunafikanmu. Aku berterus terang kepada kalian, kedua bangsa biadab ini telah dinubuatkan dalam Kitab Wahyu.
Janganlah kamu mendakwa umat Kristen karena banyak umat Kristen yg tdk mengamalkan ajaran agamanya.
Memang sekarang ini sudah tdk ada lagi anak-anak Allah, yg ada adalah anak-anak Duniawi, walaupun mereka mengaku sebagai murid Yesus. Banyak kebejatan-kebejatan dan penyelewengan-penyelewengan yg mereka lakukan. Banyak penyimpangan-penyimpangan yg telah dijadikan tradisi.
Kalau Anda mau menerima pengajaran saya, lihatlah pada ajaran murninya.
Ajaran murni masing-masing agama, Islam dan Kristen, sangat bertolak belakang. Tinjaulah Quran Anda, dan bandingkan dgn ajaran Bibel.
Quran adalah ajaran manusia (dari bisikan Syaitan).
Ajaran Yesus adalah ajaran Ilahi.
Muhammad untuk Arab saja.
Yesus Kristus untuk seluruh umat manusia.
Janganlah kau jadikan agama sebagai agama keturunan, karena kau akan celaka!
syaloom…
Comment by anti islam — Wednesday, 17 September 2008 @ 12:01 am
ANTITESA KONSEP KETUHANAN ISLAM
Sifat-sifat Tuhan dalam al-Quran
PLURAL
Sudah banyak diketahui, bahwa dimana-mana dalam Quran, Allah menggunakan kata ganti jamak ‘Kami’ untuk dirinya (misal surat 3:44, 145 dan 17:1 etc). Ini rancu, mengingat Allah yang konon esa secara matematis menurut Islam itu punya pribadi yang jamak dalam dirinya.
Penggunaan ‘Kami’ bisa bermacam-macam
http://en.wikipedia.org/wiki/We
Biasanya, muslim akan berdalih bahwa kata ‘Kami’ yang dipakai itu hanyalah gaya bahasa Arab saja untuk menyatakan kemuliaan (pluralis majestatis). Padahal, gaya bahasa ini lazim dipakai dalam sidang untuk merefer pada dewan yang umumnya terdiri atas lebih dari satu orang (plural kah Allah?).
Biasanya, pluralis majestatis digunakan untuk merefer pada pembicara yang bersifat mewakili sebuah kumpulan (ilah??
SUKA BERSUMPAH
Tuhan bersumpah??
Allah dalam Quran gemar bersumpah demi benda-benda di dunia. Perhatikan ayat-ayat berikut:
Demi Quran…S. 38:1
Demi angin…S. 51:1
Demi langit…..S. 51:7
Demi gunung-gunung…S. 52:1
Demi bintang-bintang…S. 56:75, 81:15
Demi pena dan apa yang ditulis para malaikat…S. 68:1
Demi bulan…S. 74:32
Demi merahnya matahari terbenam… S. 84:16
Demi langit yang memberi hujan…S. 86:11
Demi kota….S. 90:1
Demi matahari….S. 91:1
Demi malam…S. 92:1
Demi waktu….S. 103:1
Demi bintang ketika terbenam….s. 53:1
Dan masih banyak lagi.
Tuhan bersumpah atas benda-benda ciptaan nya sendiri!
Lazimnya, kalaupun Tuhan yang sempurna itu bersumpah, Ia akan bersumpah atas namanya sendiri. Sebab tidak ada yang lebih besar dari Tuhan. Suatu subjek bersumpah demi sesuatu yang dianggapnya berharga, mulia, terhormat. Maka, ketika Allah bersumpah demi hal-hal yang disebutkan diatas, lebih rendahkah ia daripada objek-objek tersebut? Begitu menghambakah ia kepadanya?
ALLAH BERDOA?
Rupanya Allah dalam Quran adalah ilah yang gemar berdoa. Terjemahan Inggris paling jelas:
Upon them shall be prayers (salawatun) from their Lord and mercy, and they are the rightly directed. S. 2:157
He it is who sends PRAYERS on you (yusallii alaykum), as do His angels … S. 33:43
Allah and His angels PRAY for the Prophet (yasalluuna alan-Nabiyy): O ye that believe PRAY for him (salluu `alayhi), and salute him with all respect. S. 33:56
Take alms of their wealth, wherewith thou mayst purify them and mayst make them grow, and pray for them (wa salli alayhim). Lo! thy prayer (salataka) is an assuagement for them. Allah is Hearer, Knower. S. 9:103 Pickthall
Salawat (dari kata dasar ‘salah’) artinya berdoa:
Ibn Al-Atheer dalam kamus Arab nya ‘Al-Nihaayah fi Ghareeb al-Athar’ menjelaskan arti kata “Sala’h” sebagai berikut:
‘Al-Sala’h’ and ‘Al-Salawaat’: used for a particular kind of worship. Its literal origin is supplication (prayer). Sometimes, ‘Sala’h’ is referred to by mentioning any one or more of its parts. It is also said that the literal origin of the word is ‘to glorify’ and the particular worship is called ‘Sala’h', because it entails the glorification of the Lord
Maka, berdoa kah Allah?? Kepada siapakah ia berdoa?
ANTROPOMORFIS
Tuhan dalam Quran rupanya ibarat manusia.
Punya wajah ar-Rahman 55:26-27
Punya mata, Thahaa 20:38-39
Punya tangan, al-Fath 48:10
Duduk diatas takhta, al-Hadid 57:4
Bahkan, Allah bisa dilihat!
Dalam Quran terjemahan Yusuf Ali, dikisahkan Allah menampakkan diri kepada Muhammad dan mendekatinya:
By the Star when it goes down,- Your Companion is neither astray nor being misled. Nor does he say (aught) of (his own) Desire. It is no less than inspiration sent down to him: He was taught by one Mighty in Power, Endued with Wisdom: FOR HE APPEARED (in stately form); While he was in the highest part of the horizon: THEN HE APPROACHED HIM AND CAME CLOSER, And was at a distance of but two bow-lengths or (even) nearer; SO DID HE (God) CONVEY THE INSPIRATION TO HIS SERVANT- (conveyed) what He (meant) to convey (surat an-Najm 53:1-10)
MAHATAHU?
Ternyata dalam Quran Allah itu tidak mahatahu.
Allah tidak memunyai pengetahuan yang pasti (exact). Ia tidak pernah menyatakan jumlah, satuan atau lamanya waktu secara pasti melainkan hanya menggunakan kata-kata relatif seperti beberapa, sedikit, sejumlah, lebih banyak, lebih dekat dsb:
Beberapa dirham saja…..(surat Yusuf 12:20)
Beberapa tahun…(surat Ruum 30:2-4)
Seratus ribu orang ATAU lebih (???)…..(surat as-Shaffaat 37:147)
Sejarak dua ujung busur panah ATAU lebih dekat lagi (???)…..(surat an-Najm 53:9)
Tidak dapatkah lebih pasti?
Bahkan dalam Quran Allah juga bisa salah tebak. Dalam Quran surat Yusuf 12:41, Allah menyebutkan ada hukuman penyaliban di zaman Yusuf. Padahal menurut sejarah, hukuman salib baru ada pada kurun waktu abad ke-6 SM – 4M!
Tidak hanya itu, dalam surat ar-Ruum 30:2-4 dinubuatkan bahwa bangsa Romawi akan menang kembali hanya dalam waktu beberapa tahun saja setelah dikalahkan oleh Persia. Kenyataannya, bangsa Romawi dikalahkan oleh bangsa Persia tahun 614 (Yerusalem direbut).
Bangsa Romawi mengalahkan kembali bangsa Persia pada tahun 628. Puncaknya pada tahun 630. Antara keduanya ada jarak 13 tahun! Tidak sekedar ‘beberapa’ seperti dinyatakan oleh Allah.
Hal ini menunjukkan bahwa tuhan Quran bukan tuhan yang kredibel dan sempurna. Ia bukan ilah yang sungguh-sungguh Mahatahu.
BERMAIN TIPU/MENGELABUI?
Al-Quran menyebut Allah itu ‘khayru al-mukareen’ atau pembalas tipu daya yang terbaik (surat 3:54; 8:30).
Konon, dalam Quran dikisahkan bahwa iblis pun menyalahkan Allah karena Alah lah yang telah menyesatkannya. Dalam Quran terjemahan Inggris dinarasikan:
[Iblis (Satan)] said: “O my Lord! Because you misled me (aghwaytanee), I shall indeed adorn the path of error for them (mankind) on the earth, and I shall mislead (walaoghwiyannahum) them all. S. 15:39
Varian-varian ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah pun bisa menyesatkan:
Said he, ‘My Lord, for Thy perverting me …’ Arberry
[Satan said]: “My Lord, since you misguided me, …” Majid Fakhry - An Interpretation of the Qur’an (approved by Al-Ahzar University)
‘Lord,’ said Satan, ’since You have thus seduced me, …’ N.J. Dawood
“My Lord, since you have misled me, …” Thomas Cleary
He said, “O my Lord! because thou hast beguiled me, …” Rodwell
He said, ‘O my Lord! for that Thou hast seduced me …’ Palmer
[The devil] replied, o Lord, because thou hast seduced me, … Sale
Salah satu bukti bahwa Quran menempatkan Allah sebagai pengelabu adalah kisah bahwa Isa tidak sungguh-sungguh disalibkan, melainkan yang disalib ada seorang lain yang wajahnya ‘disulap’ diserupakan dengan Isa oleh Allah.
dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa (surat an Nisaa’ 4:157)
MAHAADIL?
Quran mengklaim bahwa Allah Maha Adil, menghakimi manusia dengan adil dan tidak menyukai ketidakadilan (3:108, 4:40, 21:47, 40:20).
Kenyataannya, disebutkan bahwa muslim-muslim yang telah mengaku Tauhid dan kenabian Muhammad juga akan tetap masuk ke dalam surga walaupun mereka telah berbuat jahat!
Narrated Abu Dharr:
I came to the Prophet while he was wearing white clothes and sleeping. Then I went back to him again after he had got up from his sleep. He said, “Nobody says: ‘None has the right to be worshipped but Allah’ and then later on he dies while believing in that, except that he will enter Paradise.” I said, “Even if he had committed illegal sexual intercourse and theft? He said. “Even If he had committed illegal sexual intercourse and theft.”, in spite of Abu Dharr’s dislikeness. Abu ‘Abdullah said, “This is at the time of death or before it if one repents and regrets and says ‘None has the right to be worshipped but Allah’, he will be forgiven his sins.” (Sahih al-Bukhari, Volume 7, Book 72, Number 717)
Narrated Abu Dharr:
The Prophet said, Gabriel came to me and gave me the glad tidings that anyone who died without worshipping anything besides Allah, would enter Paradise. I asked (Gabriel), ‘Even if he committed theft, and even if he committed illegal sexual intercourse?’ He said, ‘(Yes), even if he committed theft, and even if he committed illegal sexual intercourse.” (Sahih al-Bukhari, Volume 9, Book 93, Number 579)
SENSUAL
Quran mengajarkan bahwa Allah itu tuhan yang sensual. Ibarat dunia, surga Islam rupanya masih dipenuhi aktivitas kawin-mawin dan janji-janji akan perempuan-perempuan cantik yang selalu perawan, lengkap dengan dipan dan kasur-kasur empuk tempat bersetubuh mereka (al-Baqarah 2:25; Âl ‘Imran 3:15; an-Nisa’ 4:57; Ya Sin 36:56; az-Zukhruf 43:70, as-Saffat 37:48-49; Sad 38:52; ar-Rahman 55:56,72-74; al-Waqi`ah 56:22,34-36; an-Naba’ 78:33 )
Menurut penafsir Quran al-Jalalayn, perempuan-perempuan tersebut akan kembali lagi keperawanan nya setelah disetubuhi!
Tafsir al-Jalalayn
and cascading water, running continuously,and abundant fruit,and mattresses [that are] raised, on top of couches. Verily We have created them with an [unmediated] creation, namely, the wide-eyed houris, [We created them] without the process of birth, and made them virgins, immaculate — every time their spouses enter them they find them virgins, nor is there any pain [of defloration]
Gila!!
Ulama Mesir Abdel Hamid Khisk menuturkan bahwa dalam surga Islam ada ereksi kekal!
Bahkan, muslimah (perempuan) juga akan dijodohkan dengan bidadari (perempuan)!
Rupanya surga Islam tidak sekedar surga birahi laki-laki dan perempuan, tetapi juga surga lesbian!
FEMININ?
Ibarat perempuan yang harus memakai hijab (surat al-Ahzab 33:59), Allah juga rupanya berhijab!
Menurut Quran, Allah itu berbicara dari balik hijab:
It is not given to any human being that Allah should speak to him unless (it be) by Inspiration, or from behind a veil (min wara-i hijabin), or (that) He sends a Messenger to reveal what He wills by His Leave. Verily, He is Most High, Most Wise. S. 42:15 Hilali-Khan
No indeed; but upon that day they shall be veiled (lamahjooboona) from their Lord, 83:15 Arberry
OK kalau muslim berpendapat bahwa hijab toh untuk menutupi sesuatu yang suci. Pertanyaan saya, apa yang dianggap suci hanya perempuan? Tak adakah laki-laki berhijab? Kalau demikian, tentu tidak berlebihan, kalau setidaknya kita beranggapan bahwa Allah dalam Quran ibarat perempuan.
Comment by anti islam — Wednesday, 17 September 2008 @ 12:13 am
Asal-Usul Islam
JAMAN PRA-ISLAM
Menurut sejarah, pada zaman Vikrama (58 S..M. - 415 M.) para Maharaja Candragupta memperluas Kerajaan Hindu yg mencakup India dan jauh sampai seluruh Teluk Arabia di Barat. Para Maharaja ini adalah pengikut setia dewa-dewi Hindu khususnya Dewa Shiva (dewa bulan-Allat) dan istrinya Dewi Dhurga (dewi bulan-Allah).
Para Maharaja mempersembahkan kepada dewa-dewa mereka bangunan-bangunan kuil di seluruh wilayah kerajaan mereka (di Saudi Arabia saja sedikitnya ada 7 kuil peninggalan mereka, termasuk Ka’bah yang masih berdiri sampai saat ini). Bahkan setelah kerajaan Hindu ini runtuh, penduduk Arab masih percaya dan menyembah dewa-dewa itu dan mengagungkan kuil-kuil yang ada sampai datangnya masa nabi Muhammad.
(Untuk lebih detail-nya- lihat artikel “Ka’bah, sebuah kuil Hindu” www.hinduism.co.za).
ASAL-USUL NABI MUHAMMAD
Muhamad, lelaki suku Quraisy dari wilayah Arab (Arab Saudi sekarang), lahir pada tahun 571 M. Ayahnya, Abdullah, wafat 4 bulan sebelum kelahirannya. Muhamad kecil dan ibunya yang menjanda, Aminah, dilindungi oleh kakeknya, Abdul Mutalib. Pada masa ini, Halimah, seorang wanita Beduin, merawat baby Muhamad. Namun beberapa minggu kemudian Halimah mengeluh bahwa Muhamad dirasuki oleh iblis dan menolak untuk terus merawatnya. Aminah, ibu Muhamad lalu wafat ketika Muhammad berusia 5 tahun. Jadilah Muhamad seorang anak yatim-piatu, dan pada umurnya yang kedelapan, kakek Abdul Mutalib juga meninggal dunia. Muhamad kecil ini lalu diambil-alih oleh paman Abu Talib yang memiliki usaha perdagangan/kafilah dengan Syria.
Pada usia 20 tahun, Abu Talib menyuruh Muhamad bekerja untuk Khadijah, pengusaha kafilah yang sukses. Pada usia 25 tahun, Muhamad menikahi majikannya itu, janda Khadijah yang kaya dan berumur 40 tahun, demikian sehingga jadilah ia seorang ayah tiri bagi 2 orang anak Khadijah hasil perkawinan sebelumnya. Muhamad belum lagi menampakkan “siapa dirinya sesungguhnya” ketika ia menikahi Khadijah. Khadijah-pun wafat. Jadilah Muhamad seorang kaya raya dan kemudian menikahi 9 istri, memiliki lusinan gundik, belum lagi istri-istri simpanan, dan lebih dari seratus budak laki-laki/perempuan. Dia juga bertunangan dengan Aisha yang umurnya masih 6 tahun, lalu mengawininya saat Aisha berusia 9 tahun (8 tahun menurut kalendar umum sekarang). Muhamad terangsang ketika melihat menantunya berganti pakaian dan lalu mengawininya (mantan istri putra angkatnya, Zaid).
Suatu saat Muhamad tertangkap basah sedang memperkosa budak salah satu istrinya (Maryam, budak Sadiah) di luar kesepakatan kawin saat itu, Muhamad malah mengomeli Sadiah yang dikatakannya “membesar-besarkan perkara”. Muhamad dan para pengikutnya sering menyerang desa-desa yang lemah (bahkan desa yang sudah membuat perjanjian damai dengannya) membunuh/memenggal kepala para lelaki dan merampas istri-istri, anak laki maupun anak perempuan mereka dan menjadikan mereka budak, “yang terbaik adalah selalu untuk-nya” demikian Allah mengatakan kepada Muhamad dlm Al-Qur’an.
Di dalam Hadis Sahih Bukhari, tertulis: ketika beberapa pencuri tertangkap, Muhamad memerintahkan pengikutnya untuk mencungkil kedua mata dari masing-masing pencuri dan menyuruh mereka pergi dalam keadaan buta dan berdarah. Dari 68 perang yang dilancarkan Muhamad dan para pengikutnya, hanya satu yang bersifat mempertahankan diri dan sisanya yang 67 adalah penyerangan ofensif yang disulut oleh mereka sendiri.
ASAL-USUL QUR’AN
Muhamad mulai mendirikan agamanya setelah tahun 610 Masehi, ketika ia mengangkat dirinya sendiri sebagai utusan Allah, sebagaimana tertulis dalam Qur’an (bukan sebagai nabi). Ia mengaku bahwa Malaikat Jibril yang memerintahkannya (tanpa satu saksi-pun yang bisa membenarkan pengakuannya).
Muhamad mengumpulkan cerita2;
1. 10% kitab Talmud Babilonia (bukan Taurat Yahudi, namun sebuat kitab lain yang mengandung banyak keanehan)
2. sekitar 25% dari kuil Hindu/Allah/berhala/ritual dan kepercayaan-kepercayaan yang memang sudah ada saat itu di Saudi Arabia. (Kata “ALLAH” sendiri sebenarnya adalah sebuah kata Sansekerta, dan sesungguhnya tidak pernah ada Allah yang asli dari Islam);
3. sekitar 10% Animisme (roh-roh, syaitan, Jinn, iblis, mahluk halus, dedemit, dsb.) diambil dari cerita rakyat dan dongeng-dongeng bangsa Arab yang telah lama beredar di zamannya; sekitar 10% tradisi-tradisi dan budaya bangsa Arab
4. dan 40% sisanya adalah khayalan dan karangan-karangan liar dari Muhamad dan para pengikutnya sendiri.
Semuanya itu membentuk ISLAM, agama baru. Karena Muhamad dan beberapa ratus pengikutnya buta huruf (tidak bisa menulis dan membaca) dan Muhamad memiliki daya ingat yang buruk, para pengikutnya yang lain menghafalkan/merumuskan untuknya ayat-ayat Qur’an yang telah mereka contek atau mereka karang. Namun pada perang Yamamah, hampir seluruh pengikutnya tewas dan ayat-ayat Qur’an yang asli hilang selamanya dan tidak pernah tersusun lagi menjadi sebuah buku sebelum akhirnya Muhammad sendiri tewas akibat diracun, 632 M. oleh budak Yahudinya, yang berkata “Jika memang engkau adalah seorang rasul, Allah seharusnya bisa menyelamatkanmu”.
Kalif Abu Bakar (632-634 M.) lalu mempercayakan Zayed Ibn Thabit untuk menyusun kembali Quran, dari ingatan-ingatan para istri, gundik, budak (mereka semua buta huruf), dan beberapa kenalan/sahabat yang mengaku mendengar beberapa ayat langsung dari Muhammad dan para pengikutnya. Zayed berhasil mengumpulkan kurang lebih 7,900 ayat. Tetapi susunan pertama ini, mengandung banyak kontradiksi, kejanggalan, kelucuan/ejekan, hal-hal yang membingungkan, dan kesalahan-kesalahan dan akhirnya menimbulkan kesulitan dan masalah yang besar selama beberapa tahun.
Di bawah pemerintahan Kalifah Uthman (644-656), diperintahkanlah agar semua salinan Al-Quran yang beredar ditarik dari peredaran dan dibakar. Zayed untuk kedua kalinya diperintahkan untuk menyusun dan menulis ulang Al-Quran supaya lebih masuk akal dan lebih meyakinkan dari Quran yang asli, yang disimpan oleh Hafsa (janda Muhammad). Zayed berusaha semampunya menulis ulang Quran dan lebih dari 2,000 ayat yang kontradiktif, membingungkan, keliru dan tidak masuk akal dibatalkan / dibuang, beberapa diganti, dan beberapa lainnya ditambahkan atau dicontek sedemikian supaya pembatalan/perubahan-perubahan tersebut dapat lebih masuk akal.
Quran edisi baru ini berkata di Surah 16:101-103 bahwa orang-orang Arab menuduh seorang budak Nasrani telah mengajari Muhammad dan ia lalu dianiaya, dan di 25:4-5 membenarkan dugaan pencotekan dari cerita-cerita rakyat, dan dongeng-dongeng bangsa Arab. Abu Al-Aswad Al Doaly menaruh titik-titik sebagai tanda baca, semasa kekuasaan Mu’awiyah Ibn Abi Sofyan (661-680). Huruf-huruf lalu diimbuhi oleh beragam titik oleh Nasir Ibn Asem dan Hayy ibn Ya’amor, pada masa Abd Al-Malek Ibn Marawan (685-705). Sistem penandabacaan yang lengkap (damma, fataha, kasra), diciptakan oleh Al Khalil Ibn Ahmad Al Faraheedy (wafat 786 M).
Saat ini Quran memiliki hanya 6,241 ayat dari aslinya yang 7,900. Meskipun demikian, mengingat kondisi yang ada saat itu dan fakta bahwa penyusunan mengandalkan sumber dari ingatan-ingatan kaum buta huruf, dsb; dapatlah dipahami bahwa Quran, karangan dan buatan manusia ini masih menyimpan banyak kontradiksi, sumber perbantahan, kejanggalan, keanehan, kekonyolan, hal-hal yang tidak masuk akal dan keliru, belum lagi theori-theori yang berlawanan dengan ilmu pengetahuan. Jadi, tebalnya ayat-ayat Quran yang ada sekarang sesungguhnya berasal dari kata-kata para istri, gundik, istri simpanan, budak dari Muhammad, dan disusun oleh Zayed Ibn Thabit (tidak ada hubungannya sama sekali dengan Tuhan).
ISI QURAN
Bab-bab dalam Quran tidak disusun berdasarkan prioritas naratif, kontinuitas, biografi, kronologi, atau kesinambungan urutan, melainkan diatur berdasarkan panjangnya teks – bab yang terpanjang ditulis pertama dan bab terakhir berisi hanya 6 baris. Ayat-ayat ditempatkan tidak berdasarkan urutan logika tertentu dan bercampur-aduk di dalam sebuah tema atau topik-topik yang tidak berhubungan satu sama lain. Orang-orang Nasrani akan terperangah jika melihat tidak adanya nubuatan, tidak ada urutan kronologi, tidak ada gambaran geografis, tidak ada biografi dari siapapun (bahkan tidak juga dari Muhammad), tidak ada aturan penulisan, tidak ada sejarah, amsal, perumpamaan, mujizat, kidung mazmur, pendek kata, yang ada di situ hanyalah perintah dan larangan, seperti halnya manual sebuah mesin cuci; dan disertai gambaran hukuman-hukuman, pembalasan, dan ganjaran.
Sebagai contoh perintah, seluruh umat Muslim harus membantai (membunuh) kaum non-Muslim seperti tertulis di Surah 4:74, 9:5 dan 9:29. Sebagai contoh hukuman, Surah 4:34 memerintahkan para suami untuk mencambuk istri-istri yang tidak patuh dan meninggalkan mereka sampai mereka pasrah dan menyerah. Untuk non-Muslim ‘ganjarannya’ adalah, Surah 2:191 “Bunuhlah mereka (non-Muslim)… demikianlah ganjaran mereka yang menentang aqidah (Islam)”. Kaum Muslimin juga diperintahkan untuk melakukan perintah Sura 8:12 “Aku akan men-teror kaum kuffur. Karena itu, pukullah leher dan setiap sendi mereka dan lumpuhkanlah mereka. Pancunglah kepala mereka dan potonglah setiap jari tangan dan kaki mereka”.
Ada banyak lagi contoh “ganjaran jahat” seperti itu tertulis bagi kaum non-Muslim. Contoh untuk upah kaum Muslim yang berperang dan mati bagi Allah ada di Sura 52:17-20; 55:56-58; 55:70-74 dan 56:37-38, yang menjanjikan hadiah buah-buah terbaik, sungai anggur, dan 72 perawan cantik dan menggiurkan di Firdaus sebagai ganti nyawa mereka yang syahid dan menewaskan sebanyak mungkin kaum kaffir. Bahkan kaum Muslim yang homoseksual pun digambarkan akan diganjar dengan “anak-anak lelaki yang segar bak mutiara” Sura 52:20-24.
Al-Quran juga melarang seluruh Muslim kebebasan “BERPIKIR dan bertindak sesuai kata hati mereka, karena berpikir dianggap adalah pekerjaan Allah dan utusan-nya, Muhammad, lihat Sura 33:36 (dengan kata lain, kebebasan berpikir tidak diperbolehkan di dalam Islam). Nilai ini tertanam dalam ummat Islam mulai dari masa kecil di Madrasah atau Pesantren sehingga tidak heran mengapa orang Muslim sangat takut untuk menantang Qurannya. Mempertanyakan logika Quran dianggap pelecehan dalam Islam (dan fatal hukumannya).
Ayat-ayat dalam Quran dimaksudkan hanya untuk dihafal dan dilantunkan dalam nada tertentu dan tidak memerlukan pengertian dari arti-artinya, dari tulisan Arab kuno itu. Sehingga, umumnya umat Muslim tidak mengerti dan tidak mempertanyakan Quran yang mereka baca, inilah kepercayaan buta. Perbedaan-perbedaan yang ada di dalam Quran saat ini menciptakan lebih banyak masalah, calon-calon haji yang tiba di Mekkah diperiksa dan apabila kitab Quran-nya berbeda dengan Quran kaum Wahabi, akan disita dan dibakar.
HADIS DAN SUNNAH
Karena Quran penuh dgn :
- ayat-ayat yang akhirannya terbuka (artinya terlalu luas);
- adanya hal-hal yang bersifat penjelasan umum ataupun tidak masuk akal ;
- dan menjurus kepada bermacam2 tafsir ttg kondisi biografis seputar ucapan-ucapan, kebiasaan, dan perbuatan Muhammad dan para pengikutnya ;
maka dibutuhkan penjelasan lebih lanjut untuk mengerti Quran dgn lebih seksama. Inilah yang dimaksud dengan HADIS, yang juga dianggap kitab suci, tapi nomor dua setelah Quran.
Cukup banyak penulis menghasilkan bermacam Hadis sepanjang rentang waktu 600 tahun (mulai sekitar 800 M. sampai 1,400 M.), dan ini malah menambah banyak kebingungan, perbantahan, dan distorsi, penyelewengan dalam banyak aliran (madhab) oleh berbagai penulis ini, karena hampir semua dari mereka tidak pernah mengenal Muhamad secara langsung.
SUNNAH adalah ‘jalan’ atau ‘cara’ (tersirat di dalamnya perbuatan-perbuatan dan kebiasaan Muhamad), dan juga dianggap suci, namun nomor 3 setelah Quran. Juga di sini, perbedaan-perbedaan yang besar dari berbagai penulis menghasilkan sangat banyak masalah yang tidak diketahui oleh khalayak dan malah menjurus ke kekacauan.
Tergantung dari macamnya aliran Islam, Hadis dan Sunnah yang mereka pilih untuk dituruti, perbedaan-perbedaan di antara umat Muslim sendiri bisa sangat besar sehingga benturan-benturan di antara aliran-aliran tersebut masih berlangsung hingga saat ini seperti di Pakistan, Indonesia, Aljazair, Afghanistan, dan Timur Tengah.
HUKUM SYARIAH ISLAM
Ada empat ‘penafsiran’ berkenaan dengan pemberlakuan hukum syariah Islam. Hukum-hukum ini perlahan-lahan berkembang dan diperbaharui, diubah bahkan sampai saat ini, dari negara- ke negara, wilayah ke wilayah, namun semuanya selalu mendasarkan kepada model jurisprudensi abad ke-7.
Kelemahan terbesar syariah adalah bahwa hukum ini tidak memperkenankan ‘bukti-bukti lapangan,’ namun hanya mengakui kesaksian saksi mata untuk sebuah kasus kriminal. Sudah bukan rahasia bahwa di dalam hukum Syariah, mereka yang menginginkan pembalasan atau seseorang yang mereka benci dihukum, cukup membawa saksi-saksi palsu. Catatan rekor memperlihatkan bahwa kaum hawa adalah yang mendapatkan perlakuan paling tidak adil. Sebagai contoh, jika seorang gadis diperkosa, ia harus bisa memperlihatkan sekurangnya 2 atau 4 saksi mata yang ber-reputasi baik (tergantung Syariah mana yang diterapkan) untuk bisa menuduh si pemerkosa. Jika hanya ada seorang saksi mata, bebaslah sang pemerkosa dan bisa memperkosa lagi. Bukan itu saja. Jika si gadis yang diperkosa tersebut hamil akibat tindak perkosaan tersebut, dialah yang akan dihukum mati dengan cara dirajam batu, karena dianggap berzinah (hamil di luar nikah).
Dalam sebuah masyarakat yang demokratis dan modern, sangat diketahui bahwa 92% keputusan kasus kriminal bukanlah didapat dari kesaksian saksi mata melainkan dari ‘bukti-bukti lapangan’ dan penerapan ilmu pengetahuan (mis. DNA, dsb.), yang mana semuanya itu malah dilarang dalam Islam.
Syariah juga berlawanan dengan konvensi/kesepakatan PBB tentang hak azasi manusia. Dapatkah anda bayangkan hidup di sebuah masyarakat di mana pemerkosa, pembunuh, sex-maniak, dsb. berkeliaran bebas karena Islam? Saya tambahkan di sini, juga FITNAH yang membawa akibat fatal bagi mereka yang tak bersalah, karena Syariah adalah hukum yang bersifat totaliter, sangat berdarah. Hanya rasa takut massa mayoritas yang menjadi ciri khas sistem macam ini.
Perempuan-perempuan yang tidak berpendidikan dari abad ke-7, yang merupakan sumber utama dari Al-Quran, terkenal oleh kemampuan fisik dan keahlian seks mereka, bukan oleh akal budi mereka. Mental terkebelakang dari sumber-sumber ini tercermin di dalam Islam. Itulah sebabnya, Islam bersifat regresif (berjalan mundur) dan menjurus kepada kebobrokan. Ini terlihat dari setiap komunitas Muslim. Masyarakat Muslim adalah yang paling cepat mengambil jalan kekerasan, meledak-ledak, berbahaya, membenci, tidak maju, tidak berkembang, kacau, dihinggapi berbagai penyakit, bencana dan lalu tanpa punya rasa malu sebagian kabur ke negara-negara non-Islam.
Lewat migrasi inilah, Muslim membuktikan bahwa Islam itu jahat, adalah kemunduran, dan tidak manusiawi. Jutaan Muslim saat ini, meninggalkan Islam, meskipun “perangkap/perbudakan” Islam adalah benar-benar kejam dan berdarah dingin (membunuh mereka yang keluar/murtad dari agama). Yang tinggal di dalam kultus ini hanyalah mereka yang bodoh, masa bodoh, muslim KTP, atau yang terpaksa, karena tidak dapat berkutik terhadap tekanan-tekanan Islam. Bahkan kaum yang berwenang, ulama bereputasi tinggi dalam Islam pun sangat khawatir dengan cepatnya keruntuhan yang merongrong Islam dari setiap penjuru.
Tekanan kepada PBB untuk melarang Quran yang biadab itu bertambah setiap hari. Sangat tidak diragukan bahwa Islam itu hanyalah buatan manusia dan palsu. Keruntuhan Islam tidak bisa terbantahkan lagi dan bahkan mereka bodohpun dapat melihat hal ini. Kecuali mereka yang masa bodoh ataupun terpaksa.
Comment by anti islam — Wednesday, 17 September 2008 @ 12:15 am
MUHAMMAD MEMBUAT QURAN
Setiap surat-surat dalam Quran selalu diawali dengan bacaan ‘Basmalah’ sebagai statement pembuka, yaitu “Bismillaahirrahmaanirraahiim” (yang artinya : “dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”). Ternyata bacaan ‘Basmalah’ tersebut (dalam bahasa Arabnya) terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).
Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu ‘bilangan prima’ yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut menunjukkan salah satu sifat Allah yakni ‘Maha Esa’. Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni Maha Awal dan Maha Akhir (Surat ke-57 ayat : 3). Bahwa angka 19 adalah kode matematik yang melatar belakangi komposisi literer Quran, suatu fenomena unik yang tiada duanya yang sekaligus membuktikan bahwa Quran adalah wahyu Illahi, bukan karya manusia. Otak manusia tidak akan mampu mencipta karya literer yang tunduk pada suatu kode matematik yang sekaligus membawa tema utamanya. Apalagi mengingat turunnya wahyu secara berangsur-angsur, dengan bahagian-bahagian surat yang acak tidak berurutan, disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang melatarbelakanginya.
Sebagai contoh (kalau disampaikan masih banyak lagi) :
Surat ke-40 s/d ke-46 diawali huruf ‘Ha’ dan Mim.
Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat-surat tersebut
merupakan kelipatan 19.
Surat ke-40 64 380
Surat ke-41 48 276
Surat ke-42 53 300
Surat ke-43 44 324
Surat ke-44 16 150
Surat ke-45 31 200
Surat ke-46 36 225 +
292 + 1855 = 2147 (atau 19 X 113 )
Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Ro’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-10 1319 + 913 + 257 = 2489 19 X 131
Surat ke-11 1370 + 794 + 325 = 2489 19 X 131
Surat ke-12 1306 + 812 + 257 = 2375 19 X 125
Surat ke-14 585 + 452 + 160 = 1197 19 X 63
Surat ke-15 493 + 323 + 96 = 912 19 X 48
Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan
‘Mim’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-2 4502 + 3202 + 2195 = 9899 19 X 521
Surat ke-3 2521 + 1892 + 1249 = 5662 19 X 298
Surat ke-29 774 + 554 + 344 = 1672 19 X 88
Surat ke-30 544 + 393 + 317 = 1254 19 X 66
Surat ke-31 347 + 297 + 173 = 817 19 X 43
Surat ke-32 257+ 155 + 158 = 570 19 X 30
Alquran masih sanggup berbicara tentang Biologi, kelautan, angkasa luar, syaraf kulit, zoologi dsb.
Comment by Pencerah — Thursday, 18 September 2008 @ 11:17 am
MUHAMMAD MEMBUAT QURAN
Setiap surat-surat dalam Quran selalu diawali dengan bacaan ‘Basmalah’ sebagai statement pembuka, yaitu “Bismillaahirrahmaanirraahiim” (yang artinya : “dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”). Ternyata bacaan ‘Basmalah’ tersebut (dalam bahasa Arabnya) terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).
Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu ‘bilangan prima’ yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut menunjukkan salah satu sifat Allah yakni ‘Maha Esa’. Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni Maha Awal dan Maha Akhir (Surat ke-57 ayat : 3). Bahwa angka 19 adalah kode matematik yang melatar belakangi komposisi literer Quran, suatu fenomena unik yang tiada duanya yang sekaligus membuktikan bahwa Quran adalah wahyu Illahi, bukan karya manusia. Otak manusia tidak akan mampu mencipta karya literer yang tunduk pada suatu kode matematik yang sekaligus membawa tema utamanya. Apalagi mengingat turunnya wahyu secara berangsur-angsur, dengan bahagian-bahagian surat yang acak tidak berurutan, disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang melatarbelakanginya.
Sebagai contoh (kalau disampaikan masih banyak lagi) :
Surat ke-40 s/d ke-46 diawali huruf ‘Ha’ dan Mim.
Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat-surat tersebut
merupakan kelipatan 19.
Surat ke-40 64 380
Surat ke-41 48 276
Surat ke-42 53 300
Surat ke-43 44 324
Surat ke-44 16 150
Surat ke-45 31 200
Surat ke-46 36 225 +
292 + 1855 = 2147 (atau 19 X 113 )
Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Ro’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-10 1319 + 913 + 257 = 2489 19 X 131
Surat ke-11 1370 + 794 + 325 = 2489 19 X 131
Surat ke-12 1306 + 812 + 257 = 2375 19 X 125
Surat ke-14 585 + 452 + 160 = 1197 19 X 63
Surat ke-15 493 + 323 + 96 = 912 19 X 48
Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan
‘Mim’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-2 4502 + 3202 + 2195 = 9899 19 X 521
Surat ke-3 2521 + 1892 + 1249 = 5662 19 X 298
Surat ke-29 774 + 554 + 344 = 1672 19 X 88
Surat ke-30 544 + 393 + 317 = 1254 19 X 66
Surat ke-31 347 + 297 + 173 = 817 19 X 43
Surat ke-32 257+ 155 + 158 = 570 19 X 30
Alquran masih sanggup berbicara tentang Biologi, kelautan, angkasa luar, syaraf kulit, zoologi dsb.
Comment by ujiosa — Thursday, 18 September 2008 @ 11:26 am
MUHAMMAD MEMBUAT QURAN
Setiap surat-surat dalam Quran selalu diawali dengan bacaan ‘Basmalah’ sebagai statement pembuka, yaitu “Bismillaahirrahmaanirraahiim” (yang artinya : “dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”). Ternyata bacaan ‘Basmalah’ tersebut (dalam bahasa Arabnya) terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).
Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu ‘bilangan prima’ yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut menunjukkan salah satu sifat Allah yakni ‘Maha Esa’. Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni Maha Awal dan Maha Akhir (Surat ke-57 ayat : 3). Bahwa angka 19 adalah kode matematik yang melatar belakangi komposisi literer Quran, suatu fenomena unik yang tiada duanya yang sekaligus membuktikan bahwa Quran adalah wahyu Illahi, bukan karya manusia. Otak manusia tidak akan mampu mencipta karya literer yang tunduk pada suatu kode matematik yang sekaligus membawa tema utamanya. Apalagi mengingat turunnya wahyu secara berangsur-angsur, dengan bahagian-bahagian surat yang acak tidak berurutan, disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang melatarbelakanginya.
Sebagai contoh (kalau disampaikan masih banyak lagi) :
Surat ke-40 s/d ke-46 diawali huruf ‘Ha’ dan Mim.
Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat-surat tersebut
merupakan kelipatan 19.
Surat ke-40 64 380
Surat ke-41 48 276
Surat ke-42 53 300
Surat ke-43 44 324
Surat ke-44 16 150
Surat ke-45 31 200
Surat ke-46 36 225 +
292 + 1855 = 2147 (atau 19 X 113 )
Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Ro’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-10 1319 + 913 + 257 = 2489 19 X 131
Surat ke-11 1370 + 794 + 325 = 2489 19 X 131
Surat ke-12 1306 + 812 + 257 = 2375 19 X 125
Surat ke-14 585 + 452 + 160 = 1197 19 X 63
Surat ke-15 493 + 323 + 96 = 912 19 X 48
Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan
‘Mim’.
Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan
kelipatan19.
Surat ke-2 4502 + 3202 + 2195 = 9899 19 X 521
Surat ke-3 2521 + 1892 + 1249 = 5662 19 X 298
Surat ke-29 774 + 554 + 344 = 1672 19 X 88
Surat ke-30 544 + 393 + 317 = 1254 19 X 66
Surat ke-31 347 + 297 + 173 = 817 19 X 43
Surat ke-32 257+ 155 + 158 = 570 19 X 30
Alquran masih sanggup berbicara tentang Biologi, kelautan, angkasa luar, syaraf kulit, zoologi dsb.
Comment by ujiosa — Thursday, 18 September 2008 @ 11:32 am
Bila merujuk pada kehidupan Nabi secara cermat, sesungguhnya Nabi melakukan monogami. Dalam kurun waktu kehidupan rumah tangganya, Nabi sangat monogami.
Kehidupan rumah tangga Nabi dengan Khadijah berlangsung 25 tahun. Sedangkan poligami yang dilakukan Nabi hanya berlangsung 10 tahun. Itu pun setelah Khadijah wafat dan kebanyakan pernikahannya itu lebih karena menolong janda-janda sahabat beliau yang wafat akibat perang membela Islam.
Sementara itu, ayat Al-Quran yang menjadi acuan poligami itu pun titik tekannya pada sikap suami yang bisa berlaku adil. Sikap ini sulit sekali ditentukan ukurannya karena sangat melibatkan perasaan, tidak hanya kecukupan materi dan kepuasan seksual. Seperti diulas dengan baik oleh Bintu Syathi dalam bukunya, Istri-istri Nabi, kehidupan istri-istri Nabi saja tak sepenuhnya harmonis, malah cenderung saling cemburu.
Pemerintahan saudi adalah bukan harapan umat islam, disana ada kediktaroran kerajaan yang didukung oleh pemerintahan USA.
Pergundikan dalam Islam dilarang, kita harus memperlakukan istri kita dengan baik, bila beristri lebih dari satu harus menegakkan keadialan, dan itu berat.
Memperlakukan pembantu rumah tangga secara zalim, oleh orang islam , di negeri Islam, adalah perbuatan zalim, melanggar syariat islam.
Comment by guidance — Friday, 19 September 2008 @ 8:29 pm
Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil
(Kejadian 9: 18-27).
2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??
3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).
4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).
5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).
6. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..
7. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).
8. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).
Dalam pandangan iman, tidak seharusnya para utusan allah, berbuat seperti itu. Jika berbuat seperti tidaklah pantas masuk jajaran para nabi. Karena itulah orang-orang yang membaca injil tanpa daya cerna, mencoba menistakan Nabi Muhammad Saw, karena informasi injil seperi itu.
KEDAMAIAN ATAS UTUSANNYA (ALAIHIS SALAM),
Comment by guidance — Saturday, 20 September 2008 @ 7:03 am
Brandy Korman (Cewek Amrik)
Peristiwa serangan 11 September yang menggegerkan rakyat Amerika bahkan dunia, menjadi titik awal kehidupan baru Korman. Saat itu, ia masih berusia 18 tahun dan seorang pemeluk agama Katolik yang taat. Peristiwa 11 September itu mendorongnya pergi ke Penn State University, di sana ia mulai mencari tahu tentang agama Islam dan kitab suci Al-quran Lewat mesin pencari google di internet, Korman mengetik kata ‘Islam’ dan ‘Quran’ dan mulai mencari informasi tentang dua kata itu.
“Saat itu, saya bukan hanya sekedar ingin tahu. Apa yang ada di kepala saya, ‘agama macam apa yang memerintahkan pemeluknya untuk membunuh orang,” kata Korman saat ditanya asal-muasal ia ingin mengenal Islam.
Dari situs internet, Korman beralih ke perpustakaan dan membaca buku-buku yang memberikan informasi tentang Islam. Korman pun mulai membaca isi Al-Quran, ‘Ribuan halaman saya baca,’ katanya. Setelah membaca isinya, anggapan Korman bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan orang untuk membunuh, justru pudar. Korman mulai memahami Islam ajaran Islam yang mengajarkan manusia untuk berserah diri pada Allah, yang melarang membunuh orang yang tidak berdosa meski atas nama agama, ujar Korman.
“Ketika saya membaca isi Al-Quran, saya tidak menemukan hal-hal yang tidak saya saya setujui seperti ketika saya membaca Injil,” tambah Korman. Misalnya soal prinsip Trinitas yang selama ini selalu menjadi pertanyaan Korman.
Comment by cewek bule — Saturday, 20 September 2008 @ 7:23 am
If Muhammad is a true prophet, then why he robbed and killed?”, tanyanya dengan suara yang lembut tapi tegas. “Why he forced the Jews to leave their homes, while they have been settled in Madinah a long time before Muhammad was born?”, lanjutnya.
Sambil tersenyum saya balik bertanya, “Where did you get this information? I mean, which book did you read”. Dia kemudian memperlihatkan beberapa buku yang dibawanya, termasuk beberapa tulisan/artikel yang diambil dari berbagai sumber di internet. Saya meminta sebagian buku dan artikel tersebut, tapi justru saya tidak menanggapi pertanyaan-pertanyaannya.
Alhamdulillah, setelah mempelajari Islam hampir tujuh bulan, dan setelah membaca berbagai referensi, termasuk tafsir Fii Zilalil Qur’an (Inggris version) dan Tafhimul Qur’an (English), dan beberapa buku hadits, Amanda mulai serius mempelajari Islam.
ia mengirimkan email ke saya. Isinya begini, “I have decided a very big decision..and I think you know what I mean. I am very scared now. Do you have some words of wisdoms?”.
Saya menjawab, “Amanda, you have searched it, and now you found it. Why you have to be scared?. You believe in God, and God is there to take your hands. Be confident in what you believe in”
Alhamdulillah, disaksikan sekitar 10 teman-teman dekat Amanda (termasuk non Muslim), persis setelah adzan Magrib saya tuntun ia melafazkan “Asy-hadu an laa ilaaha illa Allah-wa asyhadu anna Muhammadan Rasul Allah”, diiringi pekik takbir dan tetesan airmata beberapa temannya yang ikut hadir. Amandapun melakukan shalat pertama sebagai Muslim sore itu diikuti dengan doa bersama semoga Allah menguatkan jalannya menuju ridho Ilahi.
Meski awalnya “membenci” Islam, gadis IOWA yang tinggal di Connecticut ini pun akhirnya ‘jatuh cinta’ pada Islam. Ia, akhirnya melafazkan syahadat.
Comment by cewek bule — Sunday, 21 September 2008 @ 9:16 pm
saya sangat setuju dengan apa yang ditulis ujiosa,,,, dan Islam itu dipandang darimana saja tetap akan tampil sebagai pemenangnya,,tidak seperti orang2 bodoh yang mencoba mencela islam dengan memperlihatkan kebodohannya yang semakin bodoh,,jangan punya keyakinan karna keturunan tapi carilah kebenaran dengan logika dan sejarahnya,bukan dengan menganggap manusia anak tuhan,, mungkinkah tuhan punya anak,, sedangkan anak dan nafsu itu sendiri tuhan yang menciptakan, kenapa dia harus beranak sendangkan anak manusia dia yang menciptakannya? atau tuhan punya nafsu yang nafsu itu sendiri diciptakan tuhan untuk menguji ketaatan hambanya,,yaini sih nalar anak manusia yang sangat mensyukuri karna bisa bersama islam Agama Allah.
Comment by Islam — Monday, 22 September 2008 @ 10:31 pm
setuju dengan adanya web/blog seperti ini tentunya bukan untuk saling menyerang antar sesama umat tapi untuk pencerahan. Perlu diketahui juga bahwa maksud blog ini merupakan salah satu upaya untuk membela diri (umat islam) yg selalu didiskreditkan, baik melalui buku2 (baca buku The Islamic Invasion karya orientalis Robert Morey)maupun melalui kekuatan senjata, ingat juga lahirnya Teroris tdk lain krn adanya penindasan/penyerbuan dr orang2 barat (maaf nasrani) seperti di Irak, Iran, Afganistan, Kosovo dsbnya, yg krn klo dihadapai dg senjata juga pasti kalah maka salah satu strategi utk melawannya dg cara gerilya seperti teroris itu sendiri, klo tdk ingin adanya teroris maka hentikan juga sikap kolonialisme dan permusuhan yg dimotori negara2 barat tadi (AS dkk)yg selalu memakai kedok utk kedamaian dunia, jd sifat dasar sbg kolonialis hrs dihentikan juga. bandingkan berapa korban yg mati dr umat islam akibat serbuan AS dkk ke Irak, Afganistan, atau umat islam Indonesia yg dijajah belanda dengan korban umat nasrani akibat adanya terorisme ? jd hrs dipahami oleh umat lain bahwa ajaran Islam tdk ada yg mengajarkan untuk menghina umat lain atau memusuhinya meskipun umat Islam dr sejak jaman Rasululloh sebenarnya umat Islam sdh dimusuhi oleh umat agama lain yg lebih dahulu ada. dan suatu fenomena, kenyataan kenapa Islam semakin berkembang dan berambah jumlah pemeluknya ? tdk lain krn semakin banyaknya orang yang semakin kritis dan rasional setelah membaca literatur2 islam, yg biasa juga disebut telah mendapatkan hidayah. untuk itu hentikan misionaris atau gerakan kristenisasi yg marak belakangan ini karena akan sia2 menyasar umat yg sudah beragama (islam) dg issue membantu pengobatan, pendidikan dan ekonomi dsb. sekali lg jgn lebih dulu bersikap apriori terhadap islam tp instropeksi lebih dahulu.
Comment by enakulo — Thursday, 25 September 2008 @ 9:53 am
KITA SEMUA DI ADU DOMBA ISRAEL YAHUDI LAKNAT…
islam dan kristen sebenarnya tidak ada masalahh apa2 yang berarti, karena yahudilah semua ini terjadi!!!
jangan saling memojokkan agama2 tertentu kalau ilmu kita masih dangkal.
doakan saja supaya mereka kembali kejalan islam.
bukan permintaan mereka dilahirkan sebagai KAFIR!!!
Tugas kita lah untuk membawa mereka kembali kpada Allah yang 1.
DAKWAH SOLUSI TERBAIK MELAWAN KEMUNGKARAN…
Jangan hanya bicara, Mana tindakanmu wahai muslim..
MANA DAKWAHmu???
Comment by Alvarie — Thursday, 25 September 2008 @ 1:28 pm
untuk @ anti-islam yang comment di nomor.58
saya katakan..!!
“Jangan sok tahu menyerang islam dalam pandangan mata otak kamu yang dangkal itu, belajar dahulu bahasa arab sampai sempurna baru menyimpulkan isi al quran itu sendiri..!!!
bahasa arab berbeda dengan bahasa inggris
bahasa arab berbeda dengan bahasa indonesia
bahasa arab berbeda dengan bahasa ibumu!!!
soK pintar kau
Comment by Alvarie — Thursday, 25 September 2008 @ 1:35 pm
Ujiosa…semoga kamu bisa menjawab pertanyaan malaikat di kuburmu nanti…!ingat kematian!!!jangan hanya memuaskan nafsumu untuk menghancurkan islam…dan menjelek2an Muhammad SAW. Ingat kamu itu manusia yang tidak sempurna..hatimu busuk..
Comment by xxxx — Wednesday, 8 October 2008 @ 11:06 am
JAKA SEMBUNG BAWA ROTI TIDAK NYAMBUNG JANGAN EMOSI
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (AN NAHL (LEBAH) ayat 125)
Comment by Ujiosa — Thursday, 9 October 2008 @ 8:54 pm
MENGAPA ORANG ISLAM MENGHADAP KIBLAT
Predikat ka’bah sebagai kiblat bukan menjadikan ka’bah sebagai sesuatu yang di sembah. tujuannya adalah agar terjadinya keseragaman arah wajah dalam beribadah, terutama sholat .
Pemilihan ka’bah sebagai kiblat karena ka’bah adalah rumah ibadah pertama.
Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang hak dari Tuhanmu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (AL BAQARAH ayat 149)
Bagi orang yang kurang ilmunya, dan pikirannya masih dibayangi oleh budaya animisme dan dinamisme, mungkin tata cara sholat orang islam akan seperti menyembah ka’bah….”
Dan jika kita naik pesawat atau kita berada di daerah yang tidak kita ketahui arah kiblat maka menghadap kemana saja sholat kita tetap syah.
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (AL BAQARAH ayat 115)
Comment by Ujiosa — Thursday, 9 October 2008 @ 9:14 pm
Untuk yang anti Islam. yang menyebut tuhannya orang islam banyak bersumpah kepada selain diriNya.
“Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.” (Al-Ma’arij: 40).
Allah bebas bersumpah dengan dirinya sendiri atau bersumpah dengan membanggakan ciptaanNya. Seperti demi waktu …
Tetapi manusia hanya boleh bersumpah kepada Allah saja
Barangsiapa yang bersumpah atas nama selain Allah maka dia telah berbuat kekufuran atau kesyirikan” [Abu Daud dalam kitab Al-Iman 3251. At-Tirmidzi dalam kitab An-Nudzur 1535]
Comment by Ujiosa — Thursday, 9 October 2008 @ 9:32 pm
ISLAM AKAN JAYA DALAM KEMAJUAN IPTEK BERSAMA IMAN TAQWA
Pertanyaan wartawan Jerman (Andrea B) berbunyi: ‘’9/11 telah menjadi simbol permusuhan pokok dan tak dapat diatasi antara Islam dan Barat. Pasca-serangan itu, banyak orang Amerika bertanya: ‘Mengapa mereka membenci kita?’ Para ahli dalam berbagai pembicaraan tak resmi (rountable talks) berdebat apakah Islam punya watak sebagai agama kekerasan? Benarkah demikian?'’
Jawaban Karen Amstrong: ‘’Jelas tidak. Dalam Bible lebih banyak terdapat kekerasan dibandingkan dengan Al-Quran; gagasan bahwa Islam memaksakan dirinya melalui pedang adalah sebuah fiksi Barat, diciptakan di masa Perang Salib. Padahal, dalam kenyataannya, justru Kristen Barat yang melakukan perang suci brutal terhadap Islam.”
”Di awal abad ke-20, hampir setiap intelektual muslim cinta pada Barat dan ingin negeri mereka terlihat seperti Inggris dan Prancis. Bahkan sebagian malah mengatakan bahwa Barat lebih ‘’Islami'’ dibandingkan dengan negeri-negeri muslim yang tidak modern, karena dalam ekonomi modern mereka dapat lebih mendekati ajaran pokok Al-Quran, yang menyerukan keadilan sosial dan persamaan.'’
Comment by cahya — Tuesday, 14 October 2008 @ 9:43 am
Hal lainnya yang menjadi tanda tanya bagi DeLancey, bagaimana bisa orang-orang yang disebutkan dalam “Kitab Perjanjian Lama” bisa “selamat” dan masuk surga padahal Yesus belum lahir. “Saya dengan serius merenungkan semua ajaran Kristen, yang selama ini saya abaikan,” sambung DeLancey. Ia mengakui tidak mendapatkan jawaban yang masuk akan dan cukup beralasan atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menjadi dasar ajaran Kristen itu.
“Lantas, untuk apa Tuhan memberikan kita akal yang luar biasa jika kemudian kita tidak boleh menggunakannya. Itulah yang perintahkan agama Kristen, agama Kristen meminta kita untuk tidak menggunakan akal ketika menyatakan bahwa Anda harus punya keyakinan. Sebuah keyakinan yang buta,” kata DeLancey (muallaf- mantan kristen Kanada), mengenang pengalamannya di masa lalu.
Comment by guidance — Tuesday, 14 October 2008 @ 11:59 pm
humm..hum..disini lebih banyak orang berpikiran terbuka ya..
memang benar dahulu itu bangsa barat yang mengaku “Kristen” itu melakukan banyak kejahatan. menurut saya itu tidak lebih dari arogansi barat saat itu dan kebetulan “agama kristen” berkembang di barat. namun mereka sama sekali tidak mengerti apa yang agama mereka sendiri ajarkan.
yang mereka lakukan tidak lebih hanya arogansi yang dilapisi ego dan fanatisme keagamaan.
Islam dan Kristen tuh sama. hanya salah satu bentuk metode memuliakan Tuhan.
Manusianya yang kemudian bikin semua jadi salah. Apa yang bisa kita pahami tentang Tuhan? selain Ia lah yang maha esa, maha mulia dan maha pengasih..
jadi kalau masih ada orang yang menyakiti orang lain hanya karena dia mengikuti tata cara Kristen atau Islam, orang yang menyakiti itu belum memahami SEDIKITPUN akan apa yang dia yakini.
sedikit pertanyaan:
pernahkah Tuhan menurunkan Agama?
menurut saya, manusia lah yang membuat pasar malamnya, dan agama produk dagangannya..
bagaimana menurut kalian?
Comment by ciel — Thursday, 16 October 2008 @ 3:06 pm
Dulu waktu almarhum KH EZ Muttaqien memberi ceramah, ditanya oleh peserta seorang ibu nasrani, apa beda Islam dan Kriten, dijawab sama, sama-sama mengimani Adam s.d Isa. lalu apa bedanya dong kata ibu nasrani tsb. Jawab beliau, ibu tinggal satu langkah lagi yaitu mengimani Muhammad SAW, seoarang nabi berakhlaq agung. Akhirnya ibu tersebut bersyahadat.
Comment by cahya — Sunday, 19 October 2008 @ 9:44 pm
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu.’ Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kalian di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (An-Nahl: 36)
Comment by cahya — Sunday, 19 October 2008 @ 9:48 pm
Aisha Canlas, adalah penganut Katolik sebelum menjadi seorang Muslim. Kedua orantuanya juga Katolik, namun ketika itu ia menjadi anggota perkumpulan gereja yang berbeda dengan gereja kedua orangtuanya. Namun mereka sama-sama berdoa di depan gambar sosok laki-laki yang diyakini sebagai Tuhan umat Kristiani. Saat itu, Canlas sering bertanya, benarkah ini wajah Tuhan? Bagaimana sesorang bisa tahu seperti apa wajah Tuhan? Apakah mereka sudah pernah bertemu dengan Tuhan?
Kemudian meminta izin pada ibu saya di Filipina agar memberikan restu pada saya untuk berpindah agama dari seorang penganut Katolik menjadi seorang Muslimah,” sambung Canlas.
Beruntung, Canlas tidak menghadapi kendala dari sang ibu. Menurut Canlas, ibunya cuma khawatir ketika ia masuk Islam ia akan melupakan orang tuanya. Canlas menjelaskan pada ibunya bahwa Muslim sangat menghormati orang tuanya, terutama ibu.
Comment by guidance — Tuesday, 21 October 2008 @ 9:08 pm
Mas solihin, kemana aja cari ilmu, itu bukan www.mengenal-islam.t35.com tapi biasalah bahasa tidak fair yang seharusnya dibaca sebagai www.menyerang-islam.com
dan data nya hanya sentimen, seperti umat Islam menyembah hajar Aswad, padahal kalimat talbiyah “la syarikalah..” tiada sekutu, Allah yang Maha Besar, Maha Qudus dst, khok disamakan dengan batu hajar aswad, tiada sekutu termasuk menyekutukan dengan batu hitam.
Terus data ceramah dari habib yang masuk kristen, lha habibnya sudah tobat sekarang, sudah masuk islam, lha data ceramah masih nongol disitu terus.
Ali Makhrus Atamimi, kecewa khobtab VCD nya masih terus diedarkan. “Itu sudah masa lalu, sekarang saya sudah kembali Muslim”, katanya pada www.hidayatullah.com
Semakin diserang Islam, maka akan semakin banyak hidayah yang akan bersemi, di berbagai belahan dunia dan di nusantara.
Karena agama ini sesuai fitrah manusia, sesuai kesehatan, sesuai ilmu pengetahuan, sesuai ekonomi modern dst.
Comment by Cahyo — Saturday, 25 October 2008 @ 6:44 pm
Saya senang dengan informasi Sdr Simon, e kliru Sdr Solihin yang telah murtad. Apa yang ditulis di situs-situs yang disebutkan dapat ditanggapi sebagai contoh :
Nabi SAW mengumpulkan pampasan perang 1/5, berarti apa nabi kaya? Tidak! bagaimana kehidupan sampai akhir hayat, sangat bersahaja, sering tidak ada makanan di dapurnya, padahal Umar melihat Nabi sebagai pemimpin negara menguasai wilayah yang luas. Apa yang diperoleh nabi, dibagikan lagi kepada umatnya dan perjuangan Islam. Nabi tidak menerima zakat, tetapi beliau hanya mau menerima hadiah.
Nabi SAW mengoleksi wanita-wanita cantik ? Cobalah anda data siapa saja istri nabi, dan umur-umur mereka, ada Aisyah yang termuda (diperdebatkan apakah usia 9 tahun atau 16 tahun) atau beberapa istri-istri yang lain yang lebih dari 55 tahun.
Zakat diambil dengan paksa, apa kita tidak belajar tax saat ini (pajak) yang diambil dengan paksa juga.
Saya salut kepada anda (yang membuat situs serangan Islam) mengoleksi kebencian atas Islam demikian panjang, terutama mengkoleksi hadis-hadis peperangan tetapi tafsiran anda atas hadis dibuat berdasar sisi lain dan menambahkan dengan penjelasan sendiri berdasar sentimen.
Seperti yang ditulis Cahya, serangan anda tersebut akan membuat banyak orang penasaran (seperti kasus saat ini banyak orang Amerika dan Eropa yang masuk Islam karena gencarnya Islam dilecehkan), sehingga orang-orang akan menggali keagungan Islam, dan sinar Hidayah akan menyinari hatinya.
Risalah Muhammad akan segera menyambut kedatangan Isa Alaihis Salam kembali untuk membawa panji La illaha ilallah. Semua bergerak, dan anda berjasa membuat pemicunya (situs serangan), tetapi sayang sekali, ternyata yesus anda, malahan akan mengenggam panji Islam
Comment by guidance — Saturday, 25 October 2008 @ 11:57 pm
Tentara Taliban menuduhnya sebagai mata-mata Amerika. “Aku langsung berpikir, tak mungkin lagi bisa melihat matahari. Kecurigaanku kepada Taliban membuatku berkali-kali yakin bakal dicambuk atau dieksekusi. Itulah yang membuatku kehilangan kendali, marah, memaki-maki -,” kata Yvonne. Yang kutahu dari Islam hanyalah mitos tentang pembelengguan wanita, kekerasan, dan sikap fanatik,” katanya.
Eh, bukannya siksaan atau hukuman mati. Kaum Taliban malah tersenyum mendengar makian Yvonne. “Mereka bilang, aku adalah tamu dan saudari mereka,” kata Yvonne lagi.
Tentu Yvonne terkejut. Dan selama menjalani hari-hari penawanannya, kejutan demi kejutan kembali berulang, yang kian menggerogoti habis dugaan buruknya selama ini terhadap kaum Taliban. Itulah yang mendorongnya untuk selalu memuji Taliban - kelompok penculiknya, usai kehadirannya kembali ke “dunia bebas”, meskipun dengan tindakannya, ia harus melawan arus besar perspektif media, pengamat dan pemerintahan Barat.
Begitu kembali ke Inggris, Yvonne Ridley membaca Quran untuk mencoba memahami pengalaman yang baru dilewatinya.
“Saya luluh dengan apa yang saya baca. Tak ada satu pun yang berubah dari isi buku ini, tak satu titik pun, sejak 1.400 tahun yang lalu,” Ridley.
Sekarang aku berada di barisan pembela Islam.
Comment by guidance — Sunday, 26 October 2008 @ 12:09 am
Sepuluh tahun dulu orang Jerman yang masuk Islam, saya tahu di Berlin, untuk satu tahunnya 50 orang. Sekarang kuantitasnya naik dua kali. Ini hal yang aneh, naik bersamaan dengan ramainya informasi yang buruk pada Islam, seperti teroris, kawin paksa dan honor killing.
Comment by Alam Von Jerman — Saturday, 1 November 2008 @ 8:14 pm
Ada 5 doktrin inti pokok dalam islam yg tak kami sukai :
Ke 5 (lima) inti pokok tersebut adalah seperti berikut :
1. Menolak perintah wajib sholat 5 kali sehari semalam dengan berdoa dalam bahasa Arab, berkiblat ke Kaabah + Batu Hitamnya yang ada di Mekah.
2. Menolak surat 72 Al Jin sebagai wahyu Allah karena bersifat kontradiksius.
3. Menolak kewajiban melakukan “doa syalawat bagi Muhammad”
4. Menolak hukum syariah Islam sebagaimana ditetapkan dalam Alquran karena kejam, tidak adil dan “outdated”/ketinggalan zaman.
5. Menganggap nats 68 Al Kalam 10 yang berbunyi “JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA” sebagai nats yang tidak disadari oleh Muhammad sendiri, telah membuka kedok apa isi Alquran itu sebenarnya.
Dalil-dalil atau rincian-rincian lebih lanjut tentang ke lima pokok penolakan mereka atas Alquran sebagai satu KITAB YANG DIWAHYUHKAN OLEH ALLAH dan menganggapnya hanya sebagai KITAB INSANI belaka, hasil karya Muhammad + rekan-rekannya yang diaku-akui sebagai Wahyu Allah, rincian adalah seperti di jabarkan berikut ini.
PENOLAKAN PERTAMA :
PENOLAKAN ATAS PERINTAH WAJIB SOLAT 5 (LIMA) KALI
SEHARI SEMALAM DALAM BAHASA ARAB DENGAN KIBLAT KE MEKAH.
Sebelum kami membahas PENOLAKAN tersebut di atas, dianggap perlu untuk memberikan informasi-informasi terlebih dahulu sebagai berikut :
a. Bahwa isi Alquran di imani oleh umat Islam sebagai 100 % wahyu Allah yang didiktekan/di imlakan kepada nabi Muhammad secara langsung oleh Allah atau lewat malaikat Jibril dengan kalimat demi kalimat, kata demi kata sampai ke titik komanya, sehingga isi Alquran tersebut sama sekali bebas dari buah pikiran dan karangan manusia, termasuk Nabi Muhammad sendiri.
b. Bahwa ajaran Islam yang terpokok adalah “TAUHID” yaitu pengakuan: “TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI ALLAH/LAILA HAILALLAH dan HANYA KEPADA DIALAH MEREKA WAJIB SEMBAH SUJUD DAN MEMINTA PERTOLONGAN” (QS.1 Al Fatitah 5)
c. Pada waktu Muhammad dan pengikut-pengikutnya tiba di Medinah karena terpaksa Hijrah dari Mekah, di kota itu terdapat banyak bangsa Yahudi yang walaupun tidak berupa kelompok mayoritas namun punya pengaruh besar khususnya di bidang pemerintahan, ekonomi dan sosial budaya. Bangsa Yahudi ini dengan fanatik beragama dan setiap harinya melaksanakan ibadah sembahyangnya dengan kiblat ke YERUSALEM.
d. Karena posisi Muhammad dan pengikut-pengikutnya pada waktu itu masih lemah dan berstatus “menumpang” di negeri orang, maka arah kiblat shalat mereka di tetapkan oleh Muhammad juga kearah YERUSALEM sebagai satu taktik penyesuaian, karena Muhammad mengklaim Agama Islam yang dibawanya itu adalah AGAMA kelanjutan dari Agama Yahudi dan Agama Kristen.
e. KIBLAT kearah YERUSALEM ini berjalan bertahun-tahun lamanya sampai pada satu saat Muhammad + pengikut-pengikutnya merasa cukup kuat untuk mendominasi kota Medinah dengan mengusir bangsa Yahudi ke luar dari sana yang memang betul-betul dapat di laksanakan dengan kekuatan pedang (perang).
Serentak dengan terusirnya bangsa Yahudi ke luar dari Medinah, dengan alasan mendapat wahyu dari Allah, KIBLAT Sholat kearah Yerusalem di batalkan oleh Muhammad dan digantinya dengan arah baru yaitu ke arah MEKAH karena di sana ada BAITHOLLAH/RUMAH ALLAH yaitu apa yang kita kenal dengan KAABAH + BATU HITAMNYA sekarang ini ( Qs 2 Al Baqarah 142-145 dan 149-150).
f. Selain adanya perobahan KIBLAT ini, juga di tetapkan oleh Muhammad bahwa sholat dilakukan 5 kali sehari-semalam dengan total 17 X ruku dan sujud dan sholatnya harus dilakukan dalam BAHASA ARAB.
Juga ditetapkan bahwa setiap orang Islam yang mengaku dirinya “MUKMIN” diwajibkan melaksanakan IBADAH HAJI ke Mekkah dengan kewajiban mengelilingi KAABAH + BATU HITAM yang ada di dalamnya sebanyak 7 X putaran dan pada setiap selesainya satu putaran harus Ruku dan Sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di Kaabah itu sembari mengucapkan doa “ALLAHUMA LABAIK BISMILLAHILAHU AKBAR” yang artinya: “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!.
Note :
1) Bilamana ketentuan 7X mengelilingi KAABAH dengan melaksanakan ritus ruku sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di sertai dengan kata-kata doa tersebut di atas, tidak dilaksanakan oleh para calon-calon Haji, maka berarti bahwa pelaksanaan rukun-nya tidaklah lengkap.
2) Setiap umat Islam harus dan wajib melaksanakan sholat 5X sehari-semalam dengan total 17X Ruku dan Sujud dengan Kiblat kearah Kaabah/baithollah di Mekkah itu dengan memakai bahasa Arab, karena bilamana mereka mengabaikannya maka tanpa ampun lagi mereka akan diganjar dengan hukuman API NERAKA, karena sholat 5X sehari-semalaman ini adalah Tiang-Utama atau SOKO GURU dari Agama Islam itu sendiri.
Sekarang mari kami sampaikan kepada uraian dan dalil-dalil kenapa kami menolak ajaran ALQURAN tersebut di atas sebagai satu ajaran yang tidak di WAHYUKAN oleh ALLAH melainkan hanya sebagai buah pikiran, bikin-bikinan dan rekaan dari Muhammad + kawan-kawannya saja dengan maksud tertentu dengan diselubungi sebagai “WAHYU cq. PERINTAH ALLAH”.
1) Mulut umat Islam minimal 5X sehari komat-kamit, bahkan adakalanya dengan suara yang keras-lantang dibantu dengan loundspeaker pula, mengumandangkan “BAHWA TIADA TUHAN SELAIN DARI ALLAH - LAILAHAILALLAH DAN KEPADANYA SAJALAH MEREKA WAJIB SUJUD MENYEMBAH” (kalau dalam Alkitab seturut Yesaya 45:5a dan 21b dan Matius 4:10), namun beberapa saat kemudian mereka Ruku, Sujud menyembah kepada Allah yang sudah berubah wujudnya menjadi BATU HITAM yang ada dalam bangunan tersebut dari batu-bata sebelumnya dengan kain hitam yang diberi predikat BAITULLAH/KABAH yang ada di Mekah itu.
2) Mulut umat Islam selalu kumat-kamit mengakui bahwa Allah itu pada satu titik yang bersamaan ada di-mana2 di setiap sudut dan penjuru dimensi dunia dan alam semesta ini, namun kenyataannya minimal 5 x dalam sehari-semalam. Allah hanya berada di Mekah dalam Kabaah dalam bentuk BATU HITAM itu saja.
3) ALQURAN cq ajaran Agama Islam - DALAM TEORINYA, tegas2 melarang umatnya menyembah PATUNG dan BERHALA karena hal itu berarti SYIRIK/MENDUAKAN ALLAH dan bertentangan diametral dengan inti syahadad “LAILAHAILALLAH ” namun dalam praktek kenyataannya dalam melaksanakan ibadah haji, berjuta2 umat Islam telah melakukan syirik dengan ruku, syujud menyembah Kaabah dan mencium BATU HITAM yang ada di dalamnya sambil mengucapkan doanya “ALLAHUMA, BISMILAHILAHU sebanyak 7 x ber-turut2.
4) Hal atau kenyataan yang di kemukakan dictum 3 diatas, adalah sekali gus membantah alas an umat Islam yang menyatakan: “Memang adalah benar bahwa kami melaksanakan 5 x sholat sehari dengan 17 x ruku dan syujutnya dengan kiblat ke Kabaah/Baitullah di Mekah itu, namun itu hanya manifestasi dari “TITIK PERSATUAN ARAH SHOLAT UMAT ISLAM SEDUNIA” saja, dan pada waktu kami melaksanakan sholat tersebut sama sekali tidak terlintas dalam fikiran kami untuk sembah sujud kepada Kaabah + Batu hitam didalamnya itu karena Kaabah + Batu kayu hitam tsb adalah hanya benda atau materi yang tiada manfaat dan melarat belaka” (lihat buku tafsir Alquran karangan Mahmud Yunus), dan disamping itu umat percaya dan iman bahwa Allah itu di satu detik yang bersamaan ada di-mana2 seantero muka bumi dan jagat.
Disamping bantahan di dictum 3 di atas kalau seandainya belum diaggap cukup, ada lagi 2 dalil bantahan dari kami bahwa alasan umat Islam tersebut di atas adalah teori yang di-cari2 dan di-buat2 saja seumpamanya menegakkan “BENANG BASAH” sebagai berikut:
a. Berdasarkan TEORI, bila seekor ayam jantan yang seluruh bulunya hitam, kawin dengan seekor ayam betina yang juga seluruh bulunya hitam (tanpa ada perkawinan dengan ayam jantan lain) maka pastilah anak ayam hasil perkawinan itu juga berbulu hitam. Eeh, sesudah telur menetas ternyata anak ayam itu bukan berbulu hitam tetapi merah. Sekarang tentu timbul pertanyaan yang mana yang benar “TEORI-nya atau KENYATAANNYA? Jawabannya sudah pasti “KENYATAANNYALAH YANG BENAR”, karena kenyataannya bulu anak ayam itu merah, bukan hitam.
Kalau hal ini dikaitkan dengan pernyataan atau alasan umat Islam tersebut di atas yang teorinya tidak Ruku, Sembah Sujud ke Kaabah/baitullah + Batu Hitam yang ada di dalamnya di Mekkah itu, melainkan hanya semata-mata satu manifestasi dari TITIK persatuan ARAH Sholat saja, jelaslah bahwa teori ini tidak benar atau TER-HUJAH, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat di lihat dengan mata kepala setiap orang pada setiap waktu dan setiap harinya bahwa umat Islam minimal 5 X dalam sehari semalam melakukan 17X ruku dan sembah Sujud kearah Kaabah/baitullah + Batu Hitam yang ada di Mekkah itu. Ini kenyataan dan bukan teori !!!.
b. Pernyataan umat Islam bahwa mereka beriman dan percaya bahwa Allah pada satu detik yang bersamaan berada dimana-mana di seantero sudut dan dimensi dunia dan alam semesta ini, kami anggap hanya teori belaka saja, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat dilihat dengan mata kepada setiap orang setiap harinya ALLAH selama 5X jangka waktu sholat hanya berada di Mekkah saja, yaitu kalau tidak berubah bentuk menjadi Kaabah + Batu Hitamnya, sekurang-kurangnya dia berdiam di dalamnya, karena di sujud sembahi sebanyak 17X rakaat oleh umat Islam. Dan kalau kenyataan inipun di bantah juga, maka sekali sentuhan, seluruhnya dunia dan jagad raya ini menjadi kosong ditinggalkan oleh Allah, karena Allah hanya berada di Mekkah saja yaitu telah berubah wujud menjadi Batu Hitam yang ada di Kaabah/baitullah itu, berdasarkan kenyataan yang dapat dilihat jutaan orang secara langsung ditempat dan ratusan juta secara tidak langsung lewat siaran TV-Satelit dimana umat Islam sembah sujud dan mencium Batu Hitam itu dengan dibarengi doa “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!”.
Dengan mengucapkan doa/kata-kata seperti ini masih adakah orang yang berfikiran waras dapat menyangkal bahwa ALLAH yang Maha Kuasa dan Esa itu tidak/berubah wujud menjadi Batu Hitam tersebut? Ini adalah kenyataan dan bukan teori !!.
5) Bahwa Muhammad dengan Al qurannya mewajibkan umatnya melakukan doa dan sholat dalam bahasa Arab berdasarkan wahyu Allah yang diterimanya dari Allah, adalah satu hal yang diragukan. Apakah benar bahwa Allah itu hanya mengerti bahasa Arab saja? Bukankah Allah itu bersifat universal milik semua bangsa di dunia ini sehingga dengan sendirinya tidak terbatas pada satu bahasa saja? Kenapa berdoa-sholat harus mutlak menggunakan bahasa Arab dan kenapa Sholatnya harus berkiblat ke Mekkah saja, sepertinya Allah hanya ada di situ saja?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah hanya satu dan singkat yaitu “INI ADALAH POLITIK DOMINASI ARABISME” saja, karena harus di ingat bahwa Muhammad + rekan-rekannya yang menulis dan menerbitkan Alquran itu adalah orang-orang Arab sebagaimana kita ketahui bahwa Muhammad bukan saja menyatakan dirinya sebagai Nabi Rasul Allah, melainkan juga selama dasawarsa-dasawarsa bagaimana akhir hidupnya adalah Raja atau Amirul Mukminin seluruh Jazirah Arab (Saudi Arabiah sekarang ini).
6) Apakah masuk akal bahwa Allah yang Esa itu, Yang Maha Kuasa, yang Roh, Yang tidak ada persamaannya, Yang Kekal dan tidak berubah itu bahkan umat Islam sendiri mengklassifikasikan Allah itu dengan 20 sifat dan 90 predikat kok disamakan begitu saja dengan BATU HITAM yang ada dalam Kaabah/Baitullah di Mekah. Tegasnya ALQURAN itu bersifat dualistis, kontradiksius dan oxiomolitis (berisi pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri), karena disatu pihak ALQURAN itu menjunjung, mengkultus, memuliakan ALLAH sebagai satu oknum yang tidak ada setara-Nya, namun dilain pihak segera sesudah itu AL QURAN menghina ALLAH dengan menyamakan-NYA dengan BATU HITAM yang ada di dalam Kaabah/Baitullah di Mekah itu, terbukti pada waktu sang calon Haji mencium BATU HITAM itu dia melafazkan kata-kata doa: “KAMI MEMENUHI PANGGAILANMU YA ALLAH!”, jadi BATU HITAM itulah ALLAH !!!.
7) Apa masuk di akal bahwa Allah yang adalah pencipta langit dan bumi itu beserta segala isinya baik yang kelihatan maupun yang tidak, mempunyai rumah atau bait di dunia ini adanya khusus di Mekah saja dan harus di Sujud sembahi 5X dalam sehari-semalam yaitu waktu Subuh, Lohor, Asyar, Magrib dan Isya karena pada waktu-waktu itulah ALLAH ada di rumah-Nya ?
catatan :
Ajaran ALKITAB ialah bahwa ALLAH tidak punya RUMAH di dunia ini, karena langit adalah TAHTANYA dan bumi adalah TUMPUAN KAKINYA …(Kis. 7:48-50), yang berarti bahwa ALLAH dalam satu detik yang bersamaan ada dimana-mana, ada disetiap milimeter ruang dimuka bumi dan di jagad raya ini, sehingga bilamana kita berdoa kepada Allah tidak perlu ada kiblat-kiblatan, kearah mana saja kita berdoa disitu ada ALLAH, selain itu kita tidak perlu gerak-gerik jasmani tertentu (ruku) dan tidak perlu doa dilafalkan dengan suara-suara yang berirama, melainkan berdoalah dengan roh dan kebenaran karena Allah itu Roh adanya (Yoh. 4:21-24).
PENOLAKAN ke-2:
MENOLAK SURAT 72 AL’JIN SEBAGAI ANEH
DAN TIDAK MASUK AKAL SERTA KONTRADIKSIUS.
Dalam Alquran ada terdapat satu SURAT No. 72 yang dinamakan “AL-JIN” yang isinya al:
1) Bahwa di dunia ini ada jin jin yang SALEH/MUKMIN dan ada jin-jin yang kafir (Mukadimah Surat Al-Jin dan 72 Aljin 11-14).
2) Bahwa manusia boleh atau dapat meminta pertolongan dan perlindungan pada Jin-Jin yang Saleh/Mukmin tersebut (Qs 72 AL-JIN 6).
3) Bahwa Jin-jin dapat memberi rezeki yang banyak kepada manusia (Qs.72 AL-JIN 16)
4) Pada waktu Muhammad sedang sholat, dia dikerumuni oleh banyak Jin-Jin (Qs. 72 Al-JIN 19).
Hal yang seperti inilah contoh dari apa yang telah kami jabarkan dalam PENOLAKAN ke-1, Diktum 6 – terdahulu, bahwa ALQURAN atau tegasnya ajaran agama Islam itu bersifat kontradiktif, dualistis dan axiomalistis (berisi pertentangan2 dalam dirinya sendiri), karena di satu pihak ALQURAN mengajarkan TAUHID/Meng-ESA-kan ALLAH (Lailahhailallah) dan hanya kepada DIA-lah umat Islam boleh sujud menyembah dan minta pertolongan (Qs 1 Al Fatihah 5), namun di lain pihak segera sesudah itu dalam ALQURAN yang sama di Surat 72 Al-JIN 6 dan 16, ALQURAN memerintahkan bahwa umat Islam boleh sujud menyembah JIN JIN untuk meminta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki (meskipun diselimuti dengan predikat Saleh/Mukmin).
Apakah hal ini tidak kontradiktif? Apa serendah inikah Wahyu Allah itu??
Apakah hal ini tidak berarti “Menyekutukan” ALLAH YANG MAHA ESA itu??
Kita mengetahui bahwa alam roh atau alam gaib hanya ada dua kekuatan atau golongan saja, yang dipisahkan oleh satu jurang yang tak terseberangi (Luk 16:26) laksana satu “TEMBOK BERLIN” yang tak terjangkau tingginya, yaitu:
1) ALLAH + ribuan malaikat-malaikat Suci yang setia kepada-Nya dibawah pimpinan Malaikat Akhbar : Mikhael, Jibril, Rufail dan lain-lain.
2) Iblis + ribuan malaikat-malaikat jahat sebagai pengikut-pengikutnya yang telah ALLAH usir/lempar ke luar dari sorga karena memberontak terhadap-Nya, yang dipimpin oleh setan-setan dan JIN-JIN antara lain: Baal, Moloch, Legion, dll.
Karena adanya tembok atau jurang pemisah secara TOTAL antara golongan ALLAH dan golongan IBLIS tersebut diatas, apakah masuk diakal sehat dan logis bahwa diantara pengikut-pengikut IBLIS ada terdapat JIN-JIN yang Saleh dan Mukmin? Tidak mungkin dan tidak masuk diakal bukan?? Oleh karenanya maka Surat 72 Al-JIN ini tidak mungkin wahyu ALLAH, melainkan hanya buah pikiran Muhammad sendiri saja, karena dia melihat disekelilingnya banyak sekali orang-orang Arab minta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki kepada JIN-JIN sebagaimana jelas terungkap di Surat 72 Al jin 6 dan catatan kaki No. 1524 dari nats tersebut (Alquran terjemahan Departemen Agama R.I. tahun 1978).
Selanjutnya dengan adanya Surat 72 Al jin 6 ini, sama saja artinya bahwa Muhammad memberi peluang atau “lampu hijau” kepada umatnya untuk berbuat SYIRIK, menyekutukan ALLAH yang mereka agung-agungkan MAHA-ESA dengan JIN-JIN/IBLIS dan dalam PRAKTEK KENYATAANNYA sehari-hari memanglah demikian adanya, karena bukan rahasia umum lagi dan adalah logis dan pantas berjuta-juta umat Islam memanfaatkan idzin Muhammad + ALQURAN nya itu dengan sujud menyembah serta bersekutu dengan JIN-JIN tersebut untuk mendapat: Kekebalan tahan tembak, tahan bacok, mendapat ilmu santet dan ilmu pelet, mendapat kekuatan sexual-exstra strong, memperoleh kekayaan-kekayaan, kenaikan pangkat dan lain sebagainya.
Apakah arti dan makna kumandang 5X sehari “LAILAHAILALLAH” dari umat Islam itu dan apakah dengan Surat 72 Al Jin dalam ALQURAN masih ada seorang Muslim yang jujur pada diri dan suara hati nuraninya untuk masih percaya bahwa ALQURAN itu berisi 100 % Wahyu ALLAH??
Ajaran ALKITAB milik umat Kristen itu, tentang hal dan masalah yang sama, dengan tegas dan tuntas menyatakan: TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI ALLAH YANG ESA ITU-LAILAHAILAHLLAH” (Yes 45:5a, 21b; Kel 20:2-3, Ul 4:35; Ul 6:4; Yoh 17:3; I Tim 1:17 dan banyak lagi nats-nats yang meng-ESA-kan ALLAH), dan tegas serta tuntas pula MELARANG MENYEMBAH PATUNG, BERHALA, SETAN-SETAN, dan JIN-JIN dalam bentuk, kwalitas atau predikat apapun (Kel 20:4-5; Kel 34:17; Im 26:1; Ul 4:15-19; Yes 44:9-20 dan banyak lagi nats-nats lain yang serupa dengan itu), dan khusus mengenai JIN-JIN yang oleh ALQURAN boleh disujud sembahi dan minta pertolongan serta perlindungannya.
ALKITAB (Yaitu, Bible) milik umat Kristen itu tegas-tegas melarangnya dalam Im 17:7 demikian: “Janganlah mereka (Umat Israel) mempersembahkan lagi korban mereka kepada JIN-JIN, sebab JIN-JIN itu adalah zinah dan inilah ketetapan yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun”. Tegas dan tuntas bukan!
ALKITAB menyatakan dengan tegas dan tuntas pula bahwa hanya kepada ALLAH yang ESA itu sajalah kita sujud-sembah dan berbakti (Matius 4:10), dan hanya kepada Dialah satu-satunya Oknum atau Alamat tempat kita minta pertolongan, perlindungan, rezeki dan apa saja yang kita butuhkan dalam hidup ini (Mzm 121:8; Mat 7; Mat 11:28, Luk 12:22-23).
Dan terhadap IBLIS + JIN-JIN pengikutnya, ALKITAB dengan sangat tegas pula menyatakan bahwa mereka itu adalah: Pendusta/Bapa segala Pendusta (Yoh 8:44), mempunyai malaikat-malaikat jahat (Matius 25:41), sehingga kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga karena iblis juga adalah PENIPU (II Korintus 2:11) bahkan sedemikian hebat tipunya sehingga iblis bisa merayu seolah-olah dia adalah Malaikat terang yang suci (II Korintus 11:14), jadi bertentangan secara diametral dengan ajaran ALQURAN yang membenarkan kita bersekutu dengan JIN-JIN dan meminta rezeki, pertolongan serta perlindungan dari padanya.
Oleh karena itu, siapapun yang masih berpikiran sehat dan secara jujur mengikuti suara hati nuraninya – seperti halnya kami selagi masih Islam tempo hari – tidak mungkin dapat mengakui lagi bahwa ALQURAN dengan Surat 72 AL-JIN nya itu, sebagai Wahyu ALLAH.
PENOLAKAN KE-3
PENOLAKAN ATAS PERINTAH MELAKSANAKAN DOA
“SHALAWAT NABI” PADA SETIAP KALI SELESAI MELAKSANAKAN SHOLAT
Dalam ALQURAN ada terdapat Surat No.33 yang dinamakan AL-AHZAB yang antara lain dalam ayat 56 menyatakan demikian: “Sesungguhnya ALLAH dan Malaikat-malaikat-Nya BERSHALAWAT untuk Nabi (Muhammad). Hai orang yang beriman (umat Islam), ber-Shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam penghormatan kepadanya”.
NOTE :
1) Dalam catatan “kaki/footnote” No. 1230 dan 1231 atas nats 33-AL AHZAB-56 ini ditafsir ALQURAN Departemen Agama R.I tahun 1978 dikatakan sbb :
a. Bershalawat artinya :
· Kalau dari ALLAH artinya adalah: Memberi Rahmat
· Kalau dari Malaikat2 artinya adalah: Meminta Ampunan (Dosa??).
· Kalau dari umat Islam/Mukmin artinya adalah: Berdoa supaya kepada Nabi Muhammad diberi Rahmat (dan kemuliaan) seperti misalnya “ALLAHU-MA SHALLIALA MUHAMMAD”.
b. Dengan mengucapkan perkataan seperti “ASSALAMU ALAIKA AYYUHAN NABI” artinya ialah “Semoga keselamatan tercurah kepadamu Hai Nabi (Mohammad).
2) Konsekuensi atau tindak lanjut dari perintah : “SHALAWAT NABI” ini, maka ALQURAN mewajibkan semua umat Islam menutup Sholatnya yang 5X sehari-semalam itu dengan mengucapkan /melafazkan Doa “SHALAWAT NABI” ini yang isinya bermacam-macam, namun intisarinya adalah mendoakan agar ALLAH melimpahkan kepada Nabi Muhammad Kemuliaan, Kebesaran dan Keselamatan, yang untuk sekedar contoh kami ambil tentang apa yang tiap-tiap hari ditayangkan di TV Malaysia yang berstatus NEGARA ISLAM itu, bunyi doa SHALAWAT NABI” ini adalah demikian : “Ya-ALLAH, karuniakanlah kepada junjungan kami Nabi Muhammad keselamatan, kemuliaan dan tempat serta derajat yang tinggi yang telah ENGKAU janjikan”.
Kalau seandainya nats 33-AL AHZAB-56 ini benar-benar Wahyu ALLAH, segera nampak beberapa kejanggalan-kejanggalan yang fatal bagi umat Islam sendiri yang mau mempelajari ALQURAN-nya memakai akal budi dan rasio yang sehat dan mau berlaku jujur untuk mendengarkan bisikan hati nuraninya sendiri (seperti halnya dengan kami selagi masih Islam tempo hari) sebagai berikut :
1) Seorang Nabi yang benar-benar diutus ALLAH seperti misalnya Nabi Musa (Bapak TAURAT) dan SAYIDINA ISA/ISA AL-MASIH (Bapak INJIL), jika mereka mati, sudah pasti beroleh Rahmat dan Keselamatan masuk Sorga, kembali kepada ALLAH yang mengutusnya dan tidak perlu di doakan keselamatan mereka.
Oleh karena itulah seantero isi ALKITAB tidak ada secuilpun terdapat nats dimana Nabi Musa meminta kepada umatnya untuk melakukan doa SHALAWAT bagi dirinya, lebih-lebih lagi Sayidina Isa. Jangankan meminta umatnya ber-Doa SHALAWAT bagi Dia, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Sayidina Isa sendirilah yang memberikan keselamatan itu (Yoh 14:1-3).
Dari fakta ini saja, sudah jelas bahwa nats 33-AL AHZAB-56 tersebut mustahil WAHYU ALLAH adanya dan lebih fatal lagi ialah bahwa nats “SHALAWAT NABI” ini secara tidak disadari oleh Muhammad, secara langsung atau tidak langsung mengungkapkan suatu dalil yang meragukan ke-Nabian dan ke- Rasulan Muhammad itu sendiri sebagai Nabi atau Rasul yang benar-benar disuruh/diutus oleh ALLAH.
2) Dengan adanya perintah melaksanakan Doa-SHALAWAT NABI ini,timbul kesan atau kesimpulan sbb:
· Bahwa Muhammad sendiri ragu atau tidak yakin bahwa kalau dia mati akan beroleh Rahmat Keselamatan Sorgawi (hal ini ternyata memang demikian, lihat nats 46-AL AHQAAF-9, sehingga perlu melalui nats-33 AL AHZAB-56 dengan mengatas-namakan ALLAH dan Malaikat2-Nya, dia memerintahkan kepada umatnya untuk mendoakan keselamatan dirinya dalam bentuk apa yang disebut Doa-SHALAWAT NABI itu.
· Bahwa Muhammad dengan sendirinya tidak mampu dan tidak kuasa menjamin keselamatan umatnya, bahkan keselamatan anak tunggalnya FATIMAH sendiripun dia tidak bisa jamin dihadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI). Dengan demikian, berarti bahwa Muhammad sama sekali tidak perduli apakah umatnya, pengikut yang setiap hari minimal 5X mendoakan keselamatannya, beroleh keselamatan sorgawi atau tidak. Yang pokok/utama baginya ialah: DIA SELAMAT (dengan adanya Doa SHALAWAT itu) sedangkan apakah ratusan juta umat pengikutnya beroleh selamat atau tidak itu soal ke dua dan terserah saja kepada ALLAH nantinya (Insya-Allah).
· Dengan tidak tahunya Muhammad sendiri apakah dia nanti setelah mati beroleh selamat atau tidak (nats 46-AL AHQAAF-9) dan ditambah pula bahwa dia tidak mampu menyelamatkan anak satu-satunya FATIMAH di hadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI), bagaimana nasib ratusan juta umat yang hanya merupakan pengikut-pengikutnya saja, maka dengan sendirinya akan timbul pertanyaan di hati setiap Muslim yang mau berpikir dengan tenang dan jujur serta yang mau mendengarkan suara hati nuraninya yang paling dalam (seperti halnya kami dulu selagi masih Islam) sbb : Pantesan seluruh umat Islam di dalam masalah “KESELAMATAN SORGAWI” ini hanya berani mengucapkan kata-kata : INSYAALLAH/MUDAH-MUDAHAN” anda diselamatkan oleh ALLAH dan diberi-Nya tempat yang layak disisi-Nya di Sorga nanti”, dan kesan yang pasti muncul sebagai kelanjutannya ialah : “Buat apa kami tetap mau ikut Agama Islam yang jelas-jelas tidak dapat menjamin keselamatan Sorgawi kami, bahkan Muhammad sampai-sampai meminta kepada umatnya untuk ber-Doa SHALAWAT bagi dirinya, apa lagi kami yang hanya pengikut-pengikutnya saja”.
Nats ALQURAN 33 AL AHZAB-56 yang kami jabarkan diatas tadi inilah salah satu contoh konkrit dari puluhan bahkan ratusan nats-nats yang terdapat dalam ALQURAN yang kami kategorikan : Bahwa isi ALQURAN itu sifatnya dualistis, kontradiktif, axiomalistis yaitu mengandung pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri, karena misalnya di dalam masalah Doa-SHALAWAT NABI ini disatu pihak ALQIURAN dengan segala daya dibarengi dengan segala jenis sumpah menyakinkan umat Islam bahwa Muhammad itu Nabi dan Rasul yang benar-benar diutus/disuruh Allah (bukan Nabi/Rasul aku-akuan), namun dipihak lain dalam waktu yang hampir bersamaan - misalnya nats 33-AL AHZAB-56 ini keluarlah Wahyu ALLAH yang memerintahkan agar umat Islam minimal 5X sehari pada waktu selesai sholat memanjatkan Doa-SHALWAT yang memohon kepada ALLAH agar TUHAN memberikan keselamatan, kemuliaan dan kebesaran kepada Nabi Muhammad.
Apakah hal ini tidak kontrakdiktif dan aneh? karena kalau Muhammad benar-benar seorang Nabi atau Rasul yang ALLAH sendiri utus, maka dengan sendirinya pada waktu Muhammad mati, dia pasti masuk keselamatan Sorgawi - dipanggil kembali kesisi ALLAH yang menyuruh/mengutusnya dan tidak perlu pakai Doa-SHALAWAT NABI segala, seperti halnya NABI MUSA dan SAYIDINA ISA/NABI ISA yang tidak pernah meminta umat/pengikutnya untuk mendoakan keselamatan dirinya.
catatan :
Pada penjabaran-penjabaran kami berikutnya nanti kami akan merinci lebih dalam lagi tentang sifat Dualistis, Kontradiksi dan Axiomalistis dari isi ALQURAN ini, yang membuat kami akhirnya memutuskan bahwa kami tidak percaya lagi bahwa isi ALQURAN itu adalah Wahyu ALLAH.
Lain halnya dengan Sayidina Isa Al-Masih Nabinya umat Kristen, Dia tidak pernah memerintahkan umatnya memanjatkan Doa-SHALAWAT memohon Keselamatan, Kebesaran dan Kemuliaan bagi diri-Nya, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan bagi umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Dia sendirilah yang memberikan keselamatan Sorgawai itu (Yohanes 14:1-3).
Dan kalau Muhammad ragu-ragu dan bimbang bahkan tidak mengetahui apakah dia sendiri nanti akan ALLAH selamatkan atau tidak, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah “KESELAMATAN SORGAWAI” diembel-embeli dengan kata-kata “INSYA-ALLAH” atau MUDAH-MUDAHAN”, sebaliknya Sayidina Isa yang dalam ALQURAN disebut Nabi Isa Almasih itu, dengan tegas dan tuntas mengatakan :
§ AKU-lah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah) kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6).
§ Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (Allah) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal/keselamatan Sorgawai (Yoh 5:24).
§ Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau (yaitu penjahat yang disalibkan disebelah kanan Sayidina Isa) akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus/Sorga (Lukas 23:43).
§ Janganlah kamu heran akan hal ini (sabda Sayidina Isa kepada murid-murid pengikut-Nya), sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang ada di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal (Keselamatan Sorgawai) tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum” (Yohanes 5:28).
§ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Sayidina Isa) supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).
Dan berpuluh-puluh nats lagi bisa kami sitir yang serupa dengan ini, bahwa Sayidina Isa itulah satu-satunya Nabi yang Allah utus membawa Syariat Injil yang bisa menjamin keselamatan Sorgawi bagi siapa saja yang percaya dan beriman kepada-Nya. Kita boleh pilih antara dua, ikut Sayidina Isa + Alkitab yang menjamin keselamatan Sorgawai kita atau Muhammad + Alquran yang disamping tidak menjamin keselamatan sorgawi kita, malahan dia sendiri belum tentu selamat (nats 46-AL AHQAAF-9) sehingga lewat Alquran-nya 33-AL AHZAB-56 perlu mengeluarkan perintah kepada kita untuk memanjatkan Doa-SHALAWAT NABI untuknya. Jangan salah pilih, karena kalau kita salah pilih akan berakibat penyesalan yang tidak terkoreksi lagi untuk selama-lamanya.
PENOLAKAN KE-4
MENOLAK HUKUM SYARIAT ISLAM SEBAGAI
TIDAK ADIL, KEJAM DAN KETINGGALAN ZAMAN/OUTDATED.
Berdasarkan penelitian kami, dalam ALQURAN yang terdiri dari 30-JUZ, 114 Surat dan 6666 ayat itu yang berkaitan dengan ke-Imanan, Hukum dan Syariat Agama Islam, secara umum dapat ditarik 3 (tiga) inti dari pokok yaitu :
1) Kewajiban penyebaran Agama Islam oleh pemeluk2nya adalah dengan tujuan mendirikan NEGARA ISLAM sejagad, dimana Hukum Syariat Islam sajalah yang diberlakukan di negara tersebut. Hal ini dapat kami simpulkan dari nats 5-ALMAIDAH-52 yang berbunyi: “Hai orang-orang beriman (umat Islam) janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi Wali (pemimpin)-mu ….” Dan “Mengapa kau angkat orang-orang kafir menjadi pemimpin-pemimpinmu” (Hadist Nabi Muhammad).
Hal ini berarti bahwa bilamana umat Islam mendiami sesuatu Negara yang belum berbentuk NEGARA TEOKRASI ISLAM, misalnya satu Negara yang rajanya atau Presidennya + anggota2 pemerintahannya beragama non Islam (misalnya Pilipina atau Muang Thai) atau suatu negara yang meskipun rajanya atau Presidennya + anggota-anggota pemerintahannya beragama Islam namun Hukum yang diberlakukan bukan Hukum Syariat Islam (misalnya republik Indonesia), maka adalah kewajiban suci dari umat Islam untuk mengupayakan agar Negara tersebut cepat atau lambat menjadi suatu NEGARA TEOKRASI ISLAM.
2) Penyebaran agama Islam dan Syariatnya tidak dilakukan dengan landasan KASIH melainkan dilakukan berlandaskan PERANG DAN TOTALITER, yang sebagai bukti kami sitir nats ALQURAN terkait antara lain sbb :
§ Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, kobarkanlah semangat para Mukmin untuk berperang … (Qs.4-AN NISSAA-84).
§ “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepda Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kemudian mereka tidak ragu-ragu untuk berjihad/berperang ….” (Qs.49-AL HUJURAAT-15).
§ “Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, Kamu akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah masuk Islam. Maka jika kamu penuhi ajakan ini niscaya Allah akan memberikan pahala kepadamu ….”(Qs.48-AL FATH-16).
§ Dan banyak lagi nats-nats yang serupa dengan itu misalnya antara lain: Qs.2-AL BAQARAH-216; 8-AL ANFAAL 15-16; 9-AT TAUBAH-29,38-55,123 dan lain-lain.
3) Hukum/Syariat Islam (Pidana + Perdata) tidak berlandaskan KASIH, melainkan berdasarkan IN-TOLERANSI, KERAS/KEJAM dan TIDAK ADIL, yang sebagai buktinya kami sitir antara lain :
Potong tangan dan kaki serta bunuh dan tumpas (Qs. 5-AL MAIDAH-33) bagi orang2 yang melawan Muhammad.
Potong tangan bagi pencuri-pencuri (Qs. 5-ALMAIDAH-38)
Kerangkeng-kan seumur hidup (adakalanya diganti dengan dirajam dengan batu) bagi wanita-wanita WTS (Qs.4-AN NISSAA-15).
Sesah dengan 100X pukulan rotan atau pentungan bagi mereka yang ketangkap basah berzinah (Qs. 24-AN NUUR-2).
Paksaan untuk tetap memeluk agama Islam (walaupun sudah tidak betah lagi) dengan membatalkan HAK HARTA WARISAN bagi orang-orang yang murtad/keluar dari agama Islam (Hadits Nabi Muhammad).
Tidak adil, dengan menetapkan pembagian harta warisan antara laki-laki yang mendapat dua bagian dan satu bagian untuk wanita (Qs.4-AN NISSAA-11). Lebih-lebih lagi ketidakadilan ini nampak dengan jelas sekali dengan adanya Hukum POLYGAMI, dimana seorang laki-laki/suami boleh beristri sampai 4 istri sekaligus + sekian banyak selir kalau mampu, sedangkan si wanita/istri jangankan main-main dengan laki-laki lain, salah atau lalai sedikit saja memenuhi kewajibannya terhadap suaminya, bisa dengan serta merta ditalaq suaminya. Dan disamping itu si suami bisa saja meninggalkan istrinya begitu saja tanpa memberikan surat talaq, sedangkan si istri sama sekali tidak punya hak untuk mentalaq suaminya. Sehingga sering terjadi di sistri sampai seumur hidupnya tidak bisa bersuami baru lagi karena belum ditalaq/dicerai oleh suaminya yang sudah tidak mau tahu dengannya (status si istri: dibilang istri bukan dan dibilang janda juga bukan).
Penuh ancaman-ancaman api neraka bagi mereka-mereka yang alpa Sholat, menolak ikut perang, menolak berpuasa, menolak memberikan zakat, melarikan diri dari medan perang, menolak mengkafirkan orang2 yang bukan Islam termasuk orang2 Kristen yang walaupun dalam Qs. 5-AL MAAIDAH-82 jelas dan tegas dikatakan bahwa orang-orang Kristen itu adalah sahabat-sahabat umat Islam yang terdekat dan ditambah pula pengakuan Muhammad/umat Islam bahwa agama mereka itu adalah kelanjutan dari agama Taurat dan Injilnya umat Kristen itu.
Tegasnya Hukum/Syariat Islam itu bertentangan secara diametral dan antagonis dengan HUKUM KASIH yang diajarkan oleh Sayidina Isa dalam Matius 22:39 yang berbunyi: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI” dengan penjabarannya yang lebih rinci lagi terdapat dalam : Mat 5:1-12; Mat 5:21-43; Luk 6:27-41
Note :
Karena panjangnya rincian HUKUM KASIH itu, kami persilahkan Anda membaca nats-nats diatas di dalam ALKITAB.
Bahwa terdapat satu perbedaan atau pertentangan yang bersifat diametral atau antagonis itu antara ALQURAN + Hukum Syariatnya dengan ALKITAB + HUKUM Syariatnya itu adalah satu hal yang logis dan memang senang atau tidak, begitulah konsekwensinya, karena antara keduanya terdapat satu perbedaan yang pokok dan fundamentalis yaitu :
a. Yang hendak didirikan oleh Muhammad dengan ALQURANNYA sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN DUNIAWI, yaitu satu IMPERIUM TEOKRASI ISLAM yang dia harapkan akan meliputi seluruh muka bumi ini, dimana oleh Muhammad sendiri telah dimulai realisasinya dan pada waktu dia meninggal dunia tahun 632 dapat diwujudkannya sebagai langkah awal dimana seluruh zajirah Arab telah dia jadikan satu Kerajaan Teokrasi Islam yang pertama, dimana dia sendiri adalah Raja atau Amir atau Amirul Mukminimnya. Karena yang menjadi tujuan atau target akhir adalah IMPERIUM TEOKRASI ISLAM di dunia ini, maka realisasinya adalah dengan sendirinya mengikuti cara-cara duniawi pula yaitu: perang, kekerasan, pemaksaaan, ancaman, pemisahan umat manusia dalam dua blok yaitu blok Islam dan blok Kafir yang harus ditumpas kalau tidak mau masuk Islam, pengkultusan individu seperti pemberian titel-titel Amirul Mukminin, Uliil Ambrie, Khalifah dll, pengaturan POLEKSOSBUDHANKAM dll hal terkait dengan penegakkan suatu kerajaan duniawi yang lazim diperlukan (Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Ke-tatanegaraan dan lain sebagainya).
Kesemuanya inilah pada hakekatnya isi dari ALQURAN itu yang dinamakan Hukum Syareat Islam tersebut, sedangkan bilamana ada hal-hal yang berkaitan dengan ke-Imanan, ke-Rohanian dan ke-Tuhanan itu adalah hasil jiplakan yang lihai dari Muhammad + kawan-kawan dari isi Kitab TAURAT dan Kitab INJIL yang memang sudah ratusan tahun beredar di tanah Arab itu seperti ALKITAB terjemahan Paman Walinya sendiri yaitu WAROKAH bin NAUFAL, sehingga bila diambil secara prosentase isi ALQURAN itu adalah kurang lebih 75% hasil jiplakan dari ALKITAB (Taurat dan Injil) + kurang lebih 25% hasil pemikiran, rancangan, idea, kreasi dari Muihammad dan kawan-kawan serta sekretaris-sekretarisnya.
b. Sebaliknya yang hendak didirikan oleh SAYIDINA ISA dengan ALKITAB sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN SORGAWI dan bukan Kerajaan duniawi diatas muka bumi ini sebagaimana ditegaskan-Nya dalam Yoh 18:36: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Jika kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan supaya Aku jangan diserahkan kepada orang-orang Yahudi, akan tetapi kerajaan-Ku bukan dari sini” (maksudnya Kerajaan Sorga).
Karena Kerajaan yang akan didirikan oleh SAYIDINA ISA itu adalah KERAJAAN SORGA yang penghuni-penghuninya adalah roh orang-orang yang sudah beroleh keselamatan sorgawi – maka dengan sendirinya untuk mewujudkannya tentu saja tidak dengan cara-cara duniawi yang lazim seperti perang, kekerasan, ancaman2 dll seperti yang diuraikan di butir a diatas, melainkan dengan cara KASIH, KELEMAH LEMBUTAN, PERSUASI dan lain-lain sebagaimana dirincikan dalam Mat 5:1-12; 21-34 serta Luk 6:27-41, dan inilah pada hakekatnya seluruh isi dari ALKITAB yang dinamakan INJIL KERAJAAN ALLAH itu (Luk 16:16).
Pengikut-pengikut SAYIDINA ISA yang dinamakan umat Kristen/Nasrani itu, memang dibebani tugas oleh SAYIDINA ISA untuk “meng-Kristen-kan” semua bangsa dimuka bumi ini sebagaimana yang tersurat dalam Matius 28:19-20, namun pelaksanaannya tidak dengan mendirikan IMPERIUM TEOKRASI KRISTEN di seantero muka bumi ini, karena kerajaan yang didirikan Sayidina Isa adalah Kerajaan Sorga dengan cara-cara persuasi, lemah lembut dan kasih memberitakan kebenaran Injil Al-Masih kepada setiap orang, setiap suku dan bangsa bahwa tidak ada nama lain dibawah kolong langit ini yang diberikan kepada umat manusia yang bisa menyelamatkannya selain dari nama SAYIDINA ISA AL-MASIH (Kis 4:12).
Apakah orang, suku dan bangsa yang di Injili itu mau menerimanya atau menolaknya, itu adalah 100% hak azasi dari mereka sendiri untuk memutuskannya karena Allah memang menghendaki manusia itu bebas dan merdeka.
PENOLAKAN ke-5
MENGANGGAP NATS 68-AL QALAM-10 SEBAGAI NATS
YANG TELAH MEMBUKA KEDOK TENTANG APA ISI ALQURAN ITU SEBENARNYA.
Khusus membahas nats 68-AL QALAM-10 tersebut pada judul diatas, terlebih dahulu perlu kami ingatkan kembali kepercayaan dan ke-Imanan Islami bahwa:
Isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah yang didiktekan/diimlakan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad (atau dengan perantaraan Malaikat Jibrail) secara kalimat demi kalimat dan kata demi kata, sehingga oleh karenanya isi Alquran itu tidak ada secuilpun hasil pemikiran, rekayasa dan perbuatan tangan manusia termasuk Nabi Muhammad.
Kalau hal ini benar adanya (100% Wahyu Allah), pastilah tidak akan terdapat kejanggalan-kejanggalan, perbedaan-pertentangan antara nats/ayat yang satu dengan nats/ayat yang lainnya dalam ALQURAN itu, karena tidak mungkin ALLAH menurunkan WahyuNYA bertentangan dan lebih-lebih lagi kalau diingat bahwa Wahyu atau Firman-Nya itu ALLAH wahyukan lewat SATU ORANG saja yaitu Muhammad sendiri atau dengan kata lain “sumber Wahyu adalah satu Oknum (Allah) dan Penyampai Wahyu adalah juga satu orang (Muhammad) saja dan tidak 2, 4, 7, atau 10 orang”.
catatan :
Terlalu sering umat Islam menuding umat Kristen, karena menemui nats-nats dalam ALKITAB yang satu dengan yang lainnya bertentangan dengan kata-kata: ”Alkitab yang umat Kristen anggap suci itu, tidak benar Wahyu Allah adanya, karena masakan Allah menurunkan Wahyu-Nya bertentangan/tidak sama??.
OK, anggaplah tudingan umat Islam ini benar adanya (Nanti di penutup Bab ini akan kami jelaskan bahwa tudingan tersebut keliru/tidak benar adanya), kemungkinan terdapat nats-nats/ayat-ayat dalam ALKITAB yang satu dengan lainnya bertentangan adalah wajar-wajar dan logis saja, karena Wahyu dalam Alkitab tidak Allah sampaikan dengan cara dikte/imla langsung kata demi kata kepada sipenerima Wahyu dan disampaikannya tidak melalui satu orang saja (seperti kepada Muhammad), melainkan lewat lebih dari 40 (empat puluh) orang yang satu dengan yang lainnya adakalanya tidak saling kenal-mengenal dan hidupnya pun tidak dalam satu masa/periode yang sama.
Sebaliknya, kalau ada terdapat pertentangan-pertentangan antara nats/ayat yang satu dengan nats yang lainnya dalam ALQURAN (dibawah ini nanti akan kami jabarkan pertentangan-pertentangan itu), inilah yang tidak wajar dan tidak logis serta tidak masuk akal, karena Wahyu yang ada dalam ALQURAN, Allah sampaikan dengan cara dikte/imla langsung kalimat demi kalimat dan kata demi kata lewat Muhammad sendiri saja, sehingga tudingan “MASAKAN ALLAH MENURUNKAN WAHYU BERTENTANGAN/TIDAK SAMA” itu paling tepat dialamatkan kepada ALQURAN itu sendiri dari pada dialamatkan kepada ALKITAB-nya umat Kristen !!!
Pada penolakan pertama, ke-2,3 dan ke-4 telah kami jelaskan dasar dan dalil-dalil kenapa kami menolak ke-4 thema tersebut sebagai tidak Wahyu Allah dan sekarang ini akan kami jabarkan sebab-sebab pokok kenapa “KAMI TIDAK PERCAYA LAGI BAHWA ALQURAN ITU WAHYU ALLAH” yang menjadi penyebab utama kenapa kami meninggalkan Muhammad + Alquran dan beralih memilih Sayidina Isa + Alkitabnya sebagai junjungan dan Juruselamat kami.
1) Nats 68- AL QALAM-10 yang berbunyi: DAN JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA, yang menjadi judul PENOLAKAN ke-5 ini, sengaja kami pilih karena kami anggap adalah faktor inti yang secara disadari oleh Muhammad sendiri telah dia suruh masukkan dalam Alquran sebagai Wahyu Allah yang sekaligus mengungkapkan kedoknya sendiri dan sekaligus pula mengungkapkan bahwa Alquran itu tidak boleh dipercayai karena penuh dusta.
Kenapa kami berkesimpulan demikian?
a. Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui satu kitab pun yang beredar selain dari ALQURAN yang isinya penuh dengan segala jenis SUMPAH. Dari sejak awal sampai akhir dari 30 juz.114 Nats/Surat dan 6666 ayat yang ada dalam ALQURAN itu, tidak terhitung banyaknya kata-kata “SESUNGGUHNYA” (jumlahnya : 2257 kali atau ± 1/3 dari 6666 ayat2 ada terdapat kata “SESUNGGUHNYA” ini, dan kalau ditambah dengan sumpah secara langsung, jumlahnya menjadi kurang lebih 2/5 atau 40%) yang artinya bahwa ALLAH secara tidak langsung BERSUMPAH bahwa ayat yang Dia turunkan itu tidak bohong melainkan benar-benar dapat dipercaya adanya (alangkah ragu-ragunya Allah itu?).
Secara khusus pula - karena masih juga ragu-ragu meskipun sudah melafazkan ribuan kali kata-kata “SESUNGGUHNYA” ALLAH menurunkan satu Nats/Surat Khusus yaitu 52-ATH THUUR yang terdiri dari 49 ayat, yang isinya 99% atau hampir seluruhnya terdiri dari SUMPAH-SUMPAH dan BANTAHAN-BANTAHAN dari ALLAH terhadap umat manusia yang daif, hina dan kotor berdosa itu. (Alangkah rendahnya derajat dan integritas Allah yang harus menurunkan nats/Surat “SUMPAH” untuk meyakinkan manusia yang NOTA BENE adalah ciptaan-Nya sendiri).
b. Apa yang Allah sumpahkan pada butir a. diatas, rupa-rupanya belum dianggap cukup memadai, sehingga perlu lagi Allah tambahkan dengan SUMPAH-SUMPAH jenis lain yang tersebar ke-30 Juz dari Alquran tersebut yaitu dengan kata-kata : “DEMI ALLAH (Allah yang mana lagi?), DEMI Alquran yang penuh hikmah, DEMI MALAIKAT-MALAIKAT, DEMI LANGIT, DEMI GUGUSAN BINTANG-BINTANG, DEMI BINTANG-BINTANG, DEMI MATAHARI, DEMI ANGIN, DEMI AWAN, DEMI MALAM, DEMI SIANG, DEMI SUBUH, DEMI FAJAR, DEMI KIAMAT, DEMI BUMI, DEMI KOTA MEKAH, DEMI MASA, DEMI KALAM, DEMI JIWA MANUSIA (91-ASY SYAMS-7), DEMI BUAH TIN, DEMI BUAH ZAITUN, DEMI KUDA PERANG”
Dan lain-lain jenis “Demi” yang tidak perlu kami tambahkan disini lagi karena kami anggap deretannya sudah cukup panjangnya.
Tegasnya dengan begitu banyaknya Allah bersumpah dalam Alquran seperti yang kami jabarkan diatas terhadap umat manusia yang daif, hina, kotor, berdosa yang notabene pula adalah hasil ciptaan-Nya sendiri, sama saja artinya bahwa ALQURAN telah menghina ALLAH dengan tidak tanggung-tanggung dan bagi setiap orang Muslim yang sedikit saja mau memakai akal budi dan rationya serta mau jujur mengikuti suara hati nuraninya (seperti kami pada waktu masih Islam dulu), pada hakekatnya sudah cukup alasan dan dalil untuk menolak Alquran itu Wahyu Allah, karena kalau kita toh masih tetap mau menerimanya sebagai Wahyu Allah, maka berarti kita mengakui bahwa Allah kita itu “TIDAK MAHAKUASA lagi, TIDAK MAHA MENGETAHUI lagi, TIDAK MAHA KONSISTENT lagi, melainkan sudah turun posisi dan integritasnya sebagai seorang oknum yang ragu-ragu dan hina”. Apakah benar begitu? PASTI TIDAK BENAR! Yang benar ialah bahwa Muhammadlah yang tidak maha mengetahui, yang ragu-ragu, yang inkonsistent, yang tidak percaya dirinya sendiri, yang plin plan, sehingga untuk membela dirinya atas tudingan lawan-lawan dan musuh-musuhnya perlu dan harus bersumpah dengan 1001 macam “DEMI” untuk menyakinkan mereka dengan wahana ALQURAN ciptaannya sendiri yang dia nyatakan sebagai WAHYU ALLAH itu dan oleh karena saking bingungnya atau satu usaha untuk pembenaran yang tidak benar, dengan sadar diturunkannyalah dalam ALQURAN nats 68-AL QALAM-10 tersebut diatas.
NOTE :
Mungkin anda sebagai seorang Muslim akan menjawab : Jangan suka main tuduh, karena di dalam ALKITAB pun ALLAH juga BERSUMPAH!
Bagaimana ini? Anda benar sekali, memang di dalam ALKITAB ada ALLAH bersumpah namun hanya satu kali saja yang terdapat dalam Kej 22:16 yang bunyinya : AKU BERSUMPAH DEMI DIRIKU SENDIRI demikianlah Firman Tuhan, karena engkau telah berbuat demikian…….dan sumpah Allah ini sifatnya jauh berbeda dengan ratusan SUMPAH ALLAH yang ada dalam ALQURAN itu yang sifatnya temporer/insidentil saja, karena sumpah ini adalah SATU PERJANJIAN KEKAL antara ALLAH dengan IBRAHIM + keturunannya Bangsa Israel yang dilakukan 1 X saja namun berlakunya untuk selama-lamanya (Kej 17:7-8) dan sebagai Anda lihat sumpah-Nya adalah “DEMI DIRIKU SENDIRI” dan bukan “Demi Buah Tin, demi kuda perang, demi langit, demi fajar, dan lain-lain itu, sebagaimana yang terdapat dalam ALQURAN itu. Disamping itu Anda harus ingat bahwa ALKITAB yang hanya mengandung 1X sumpah ALLAH tersebut diatas adalah : tebalnya kurang lebih 5 X dari ALQURAN, natsnya kurang lebih 10 X lebih banyak (1.188 nats) dan ayatnya kurang lebih 5 X lebih banyak (30.442 ayat) dari ALQURAN.
Agar perbedaan antara SUMPAH ALLAH dalam ALQURAN dengan SUMPAH ALLAH dalam ALKITAB menjadi tuntas, diinformasikan disini bahwa, nats-nats lain dalam Alkitab memang ada muncul kembali ALLAH BERSUMPAH ini, namun kesemuanya mengacu kepada SUMPAH ALLAH yang 1 X tersebut diatas itu saja misalnya pada Ibrani 6:13-14 yang bunyinya demikian : “Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya……”
Untuk lebih mentuntaskan lagi masalah BERSUMPAH ini, satu dan lain disebabkan rupa-rupanya bangsa Israel sudah ketularan kebiasaan bangsa-bangsa Kafir yang berdiam disekitar mereka, yaitu bila timbul sedikit saja persoalan atau ketidak sesuaian pendapat segera BERSUMPAH demi segala macam “DEMI” (seperti halnya yang ada dalam Alquran). KEBIASAAN BERSUMPAH telah dikecam dan dilarang oleh Sayidina Isa dengan tegas, demikian : “Tetapi Aku berkata kepadamu; Jangan sekali-kali BERSUMPAH baik demi langit karena langit adalah Tahta Allah, maupun demi bumi karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem karena Yerusalem adalah kota Raja Besar, janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika YA, hendaklah kamu katakan YA, jika TIDAK hendaklah kamu katakan TIDAK, karena apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat-iblis/setan”(Mat 5:34-37). Ini baru namanya tegas – tuntas, tanpa tedeng aling-aling!
2) Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui kitab yang beredar yang isinya: campur aduk, tidak berurutan, simpang siur, temanya meloncat-loncat, tidak diketahui dimana awal dan dimana akhirnya sesuatu perikop selain dari isi Alquran ini. Dalam setiap nats/surat yang 114 banyaknya dalam Alquran itu, terdapat ayat-ayat yang meloncat-loncat dari tema/perikop yang dibicarakan, misalnya untuk sekedar contoh, kami ambil secara “jemputan saja”. Surat 59-AL HASYR (24 ayat) Perikop/tema : PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH
Coba kita membaca seluruh isi ke-24 ayat yang ada dalam Surat tersebut. Dengan susah payah kita mencari dimana letak kisah pengusiran orang Yahudi dari Medinah itu yang ditonjolkan oleh perikop/tema tersebut di atas. Paling banter dapat kita simpulkan yang ada kaitannya dengan perikop/tema tersebut ialah apa yang ada tertulis di sebagian ayat-ayat saja yang berbunyi: “DIALAH (ALLAH) yang mengeluarkan orang2 kafir diantara Ahli Kitab dari kampung mereka ….”
Ini pun diragukan, karena berdasarkan puluhan nats-nats lain yang ada dalam Alquran, orang-orang Yahudi tidak digolongkan sebagai orang Kafir melainkan digolongkan sebagai Ahli Kitab seperti halnya dengan sebutan bagi orang Kristen dan Nasrani.
Sedangkan ayat-ayat yang lainnya (ayat-1, sebagian ayat-2 dan ayat-3 s/d.24) yang dibicarakan adalah tema/perikop lain yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH tersebut di atas, dan itupun sedemikian acaknya sehingga sukar untuk melacak tema apa yang sedang dibicarakan/dibahas sehingga siapapun yang membacanya akan menjadi bingung karenanya. Hal ini terdapat dihampir semua 114 Surat isi ALQURAN itu dan hal inilah yang membuat kami mengatakan bahwa isi Alquran itu campur aduk tidak berurutan dan simpang siur.
catatan :
Lain halnya dengan Alkitab, isinya teratur, berurutan, kontinuitas, jelas-gamblang, tidak ada perikop/tema lain yang nyelonong masuk ke dalam perikop/tema yang dibicarakan atau dikisahkan. Oleh karena yang kami “jemput” dari Alquran adalah perikop/tema: PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH, maka kami ambil sebagi “jemputan” pula kisah PENGUSIRAN juga dari Alkitab yaitu: Dari Perjanjian Lama : Hakim-hakim Perikop/tema : GIBEON MENGUSIR MUSUH
Karena kisahnya panjang, mari kita baca ayat 1-25 dari Kitab Hakim-hakim 7 tersebut dengan teliti dan jelimet, jelas dan tuntas bahwa tidak ada satu ayatpun yang menyimpang dari perikop/tema yang dikisahkan/dibahaskan, semuanya teratur, berurutan, berkontinuitas dari sejak awal sampai ke akhir kisah.
Kalau contoh - imbangan ini belum memuaskan juga, mari kami ambil secara “jemputan” nats yang ada dalam Perjanjian Baru; Yohanes 8:21-29, perikop /tema SAYIDINA ISA BUKAN DARI DUNIA INI.
Coba Anda baca seluruh ayat 21-29 tersebut yang kesemuanya berkaitan dengan masalah “Rohani”, tidak ada satu ayatpun yang keluar dari perikop/tema yang dibicarakan, semuanya jelas-tegas, gampang dimengerti, tidak berbelit-belit, teratur-berkesinambungan, meyakinkan tanpa perlu meraba-raba seperti seorang yang sedang mengisi teka-teki silang.
Jelas sekali perbedaan antara Alquran dan Alkitab itu bukan? Yang satu kabur, berbelit-belit sehingga untuk mengartikannya kita perlu belajar dulu “Teori relativitas”-nya Eistein, sedangkan yang lainnya jelas-gamblang, sederhana, blak-blakkan dan langsung kesasaran sehingga seorang yang tamat SD/SMP pun dengan mudah memahaminya !!!
3) Kami selama ini tidak pernah menemui Kitab Agama lain selain dari Alquran yang isinya membeberkan bahwa Allah adalah satu oknum yang paling tidak percaya diri, paling ragu-ragu dan paling tidak konsisten sehingga perlu sampai ratusan kali harus meng-ulang2 Sabda-Nya.
Bahwa Alquran itu benar-benar Wahyu Allah dan tidak bikin-bikinan manusia.
Bahwa Muhammad itu adalah benar-benar Nabi Allah yang Dia utus/suruh dan tidak Nabi aku-akuan saja.
Sehingga entah dari mana asal-usulnya tudingan-tudingan itu, mendadak Allah menjadi kalap sehingga menurunkan dengan BERSUMPAH Wahyu-Nya: 81-AT TAKWIR 15-25 yang berbunyi demikian : “Sungguh, Aku (Allah) bersumpah demi: Bintang-bintang yang beredar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya dan demi subuh apabila fajar mulai menyingsing, SESUNGGUHNYA ALQURAN itu benar-benar Firman Allah yang dibawa oleh utusan yang mulia Jibrail yang mempunyai kekuatan dan mempunyai kedudukan tinggi disisi Allah yang mempunyai Arsy (Tahta), yang ditaati disana (alam Malaikat-malaikat) dan dipercaya, dan temanmu Muhammad itu bukanlah sekali-kali orang gila, karena SESUNGGUHNYA Muhammad itu melihat Jibrail (pembawa ayat-ayat Alquran) di ujuk yang terang dan Muhammad bukanlah seorang yang bakhil (pendusta) untuk menerangkan yang ghaib dan Alquran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk”.
Apa Anda sebagai seorang Muslim yang berakal-budi, yang punya akal dan ratio sehat, yang jujur terhadap suara hati nurani Anda yang paling dalam, masih dapat menerima bahwa Allah yang Mahabesar, yang Mahakuasa, yang Maha Esa, yang ada dengan sendirinya, yang Kekal dan tidak pernah berobah-obah menjadi begitu kecil, begitu lemah dan tidak berdaya, sehingga harus mengeluarkan pernyataan dengan SUMPAH seperti yang tersurat dalam 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut diatas terhadap tudingan orang-orang yang tidak percaya bahwa Muhammad itu Nabi dan Alquran itu Wahyu Allah, sedangkan orang-orang yang menuding-nuding itu adalah notabene hasil ciptaan Allah itu sendiri ???
Kami hakul-yakin bahwa Anda dengan perasaan yang tersinggung berat dengan suara lantang akan menjawab “INI PENGHINAAN BERAT TERHADAP ALLAH, INI TIDAK MUNGKIN TERJADI, INI TIDAK MASUK DIAKAL, INI BEYOND REASON dan APA YANG TERSURAT DALAM 81-AT THAKWIR 15-25 TERSEBUT ITU BUKANLAH WAHYU ALLAH” AMIN, terkecuali tentunya kalau mendadak sontak telah terjadi penukaran STATUS POSISI antara ALLAH dan Muhammad, yaitu bukan Muhammad lagi yang pesuruh Allah melainkan Allah lah yang telah berobah menjadi pesuruh Muhammad. Hal ini tentu saja TABU dan MUSTAHIL karena mengarahkan pikiran kearah itu saja sudah merupakan raja-biangnya-Syirk !!! Jadi dengan sendirinya tertinggal satu solusi atau kesimpulan yaitu: “BAHWA ALQURAN ITU TIDAK WAHYU ALLAH !!”.
Yang benar tentang hal ini adalah bahwa berdasarkan logika dan ratio dari siapa saja yang mau berlaku jujur pada dirinya sendiri pasti berpendapat seperti terlukis di bawah ini : Pada waktu sebelum adanya nats 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut, Muhammad telah dituding dan diolok-olokkan oleh orang Arab musuh-musuhnya, bahwa dia adalah seorang yang sinting dan gila serta pendusta dan ALQURAN yang katanya Wahyu ALLAH itu dicemooh sebagai perkataan/ayat-ayat setan belaka alias bukan Wahyu ALLAH.
Untuk membela dirinya dari tuduhan dan tudingan musuh-musuhnya tersebut, satu dan lain karena dia sendiri tidak mampu berbuat mujizat sebagai counter bukti; maka disuruhnya Sekretarisnya Zaid bin Tsabit untuk menulis bantahan yaitu nats 81-At THAKWIR tersebut dalam ALQURAN dengan diatas namakan Wahyu ALLAH agar menjadi BERBOBOT kelihatannya”.
Skenario atau analisa seperti dijabarkan di atas inilah yang masuk diakal siapapun yang berpikiran sehat dan tidak tenggelam dalam fanatisme dan taktik buta, namun Muhammad pada waktu itu sudah berada dalam posisi apa yang kita sebut sekarang ini “sudah terlanjur basah” dan “sudah tidak ada jalan mundur lagi”, karena terlanjur menyatakan “SEMUA YANG TERTULIS DALAM ALQURAN ITU ADALAH 100% WAHYU ALLAH”, sedangkan sebenarnya adalah hasil pemikiran, rekaan, imaginasi, sangka-sangkaan dia sendiri sebagai seorang insan biasa yang tidak luput dari kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, kekhilafan-kekhilafan dan kelemahan-kelemahan, walaupun harus diakui baik oleh kawan maupun oleh lawan bahwa dia adalah seorang yang Besar dan Briliant pada zamannya.
Dan hal inilah yang membuat isi Alquran itu penuh dengan sumpah-sumpah, penuh dengan pengulangan-pengulangan, penuh dengan dualisme dan kejanggalan-kejanggalan, kontroversial dan axiomalistis, ragu-ragu dan inkonsistent yang akibat lanjutnya ialah bahwa semua hal-hal negatif tersebut itu secara tragis dan menyedihkan seluruhnya terulang kepada ALLAH dan tanggung jawab ALLAH semata-mata, karena kata Muhammad bahwa seluruh isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah dan tidak ada hasil buah pikirannya atau dengan perkataan lain yang tegas dan gamblang: “Adanya sumpah-sumpah, pengulangan-pengulangan, kejanggalan-kejanggalan, dualisme, kontardiksi-kontradiksi, axioma dan inkonsitensi-inkonsitensi dalam ALQURAN, itu bukanlah tanggung jawab Muhammad, melainkan tanggung jawab Allah semata-mata karena kesemuanya itu adalah Wahyu-Nya, sedangkan Muhammad hanya menulis dan menyampaikan saja.
Meskipun dengan sanggahan-sangggahan kami pada PENOLAKAN ke-1, 2, 3, 4, dan ke-5 tersebut di atas dianggap tetap cukup untuk menolak ke-Imanan Islami bahwa ALQURAN ITU WAHYU ALLAH, namun untuk lebih melengkapinya lagi dibawah ini kami tambahkan lagi hal-hal lain yang kami temui dalam ALQURAN yang sifatnya aneh dan tidak masuk diakal bilamana kita toh masih tetap percaya bahwa isi ALQURAN tersebut benar-benar 100% Wahyu ALLAH.
1) ALLAH BUTA SEJARAH DAN MELESET BERNUBUAT
a. Dalam Surat 19-MARYAM-28, dinyatakan bahwa MARYAM, ibu Sayidina Isa adalah saudaranya Harun dan selanjutnya dalam Surat 3-ALI IMRAN 36-37 dikatakan bahwa MARYAM, ibu Sayidina Isa tersebut diserahkan oleh ayahnya bernama IMRAN kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan. Hal ini tidak mungkin terjadi dan terlaksana, karena HARUN sesuai sejarah adalah abangnya Nabi Musa yang hidup kurang lebih 1500 tahun sebelum Sayidina Isa dilahirkan oleh MARYAM dan HARUN tersebut memang punya seorang adik perempuan yang kebetulan pula bernama MARYAM (Kel 12:1-16), dan ayah dari ketiga bersaudara ini memang AMRAN (dalam lafaz bahasa Arabnya ALQURAN: IMRAN). MARYAM, ibu Sayidina Isa dan MARYAM adik HARUN dan adalah tidak mungkin pula terjadi IMRAN dapat menyerahkan MARYAM anaknya itu kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan karena ZAKHARIA baru nongol/dilahirkan di dunia ini kurang lebih 1500 tahun kemudian yaitu sezaman dengan MARYAM,ibu Sayidina Isa,sebagaimana tertulis dalam Surat 19-MARYAM 1-7.
b. Dalam Surat 30-AR RUUM 1-4, dinubuatkan oleh Allah lewat mulut Nabi Muhammad bahwa kerajaan Romawi yang pada waktu itu telah dikalahkan oleh Kerajaan Persia, nanti sesudah wafatnya Nabi Muhammad-jadi sesudah tahun 62, akan membalas dan mengalahkan kembali bangsa Persia. Lagi–lagi ALLAH yang Maha Tahu itu menjadi buta Sejarah, karena apa yang disebut “NUBUAT” itu bukanlah NUBUAT lagi melainkan hanya pencatatan sejarah saja oleh Nabi Muhammad, sebab dikalahkannya Bangsa Romawi oleh Bangsa Persia dan dikalahkannya kembali Persia oleh Bangsa Romawi SEMUANYA terjadi dalam kurun waktu Nabi Muhammad masih hidup.
Sejarah mencatat :
§ Tahun 614 , Bangsa Romawi dikalahkan oleh Bangsa Persia
§ Tahun 629, Bangsa Romawi mengalahkan kembali bangsa Persia
§ Tahun 632 , Nabi Muhammad meninggal dunia di Medinah
c. Dalam Surat 17-AL ISRAA-1 terdapat Wahyu Allah yang berbunyi sebagai berikut: “Maha suci ALLAH yang telah memperjalankan (Miradj) hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram (di Mekah) ke Al-Masjidil Aksha ( di Yerusalem) yang telah KAMI berkahi sekelilingnya………”
Disini ternyata lagi Allah itu buta sejarah, karena tidaklah mungkin Allah me-miradj-kan Nabi Muhammad yang hidup diantara tahun 571-632 dari …..Masjidil Haram di Mekah dalam satu alam ke Masjidil Aksha di Yerusalem, karena pada waktu Nabi Muhammad masih hidup Masjidil Aksha belum ada, sebab baru dibangun tahun 701, jadi 69 tahun sesudah Nabi Muhammad mati dan dikuburkan di Madinah tahun 632.
2) ALLAH TIDAK TERTIB DAN KACAU
ALLAH yang Maha Tertib dan Maha Teratur itu telah menurunkan Kitab Wahyu-Nya yang dinamakan ALQURAN itu justru sangat kacau isinya dan kacau formulasinya. Untuk membuktikan hal ini, sebagai contoh kami petik disini satu SUB-SURAT yang terdiri dari 7 (tujuh) ayat saja dari 6666 ayat yang ada dalam Alquran itu yaitu :
Surat 5-AL MAAIDAH 94-100 (7 ayat) Perikop Sub-Suratnya adalah : “MENGHORMATI KAABAH SEBAGAI SOKO GURU KEHIDUPAN MANUSIA”
· Ayat-94 : Mempersoalakan korban binatang hasil perburuan
· Ayat-95 : Mempersoalkan – idem –
· Ayat-96 : Mempersoalkan – idem –
· Ayat-97 :Mempersoalkan masalah Kaabah, jadi cocok/sesuai dengan yang dikehendaki oleh Perikop Sub-Surat di atas.
· Ayat-98 : Mempersoalkan tentang bentuk siksaan dari Allah bagi orang-orang yang menentang-Nya.
· Ayat-99 : Mempersolakan bahwa Rasul-rasul hanya penyampai Wahyu Allah saja.
· Ayat-100 : Mempersoalkan masalah tindakan baik dan buruk
Total sejumlah 7 ayat mempersoalkan 5 jenis pemasalahan, Sesuai dengan perikop Yang berjajar yang satu dengan yang lainnya tidak Sub-Surat yang akan Secara urutan ada kaitannya sama sekali (berbeda- dipersoalkan hanya 1 beda themanya) thema saja.
Ini hanya satu contoh kecil saja (1 Sub-Surat dengan hanya 7 ayat) tentang betapa kacau dan simpang siurnya formulasi Wahyu Allah yang ada dalam Alquran itu, apapun pula kalau dibahas seluruh isi Alquran dengan cara/sistym seperti ini yang jumlahnya 114 Surat dengan ratusan Sub-Suratnya dengan total 6666 ayatnya, pastilah tidak dapat lain kesimpulannya ialah : ALLAH ITU KACAU.
3) ALLAH ITU TIDAK ADIL
ALLAH yang Maha Adil, justru digambarkan tidak adil atau sekurang-kurangnya menimbulkan kejanggalan-kejanggalan. Tentang soal apa ALLAH itu tidak adil?
§ KETIDAKADILAN ALLAH DI DUNIA
Kami hendak mempersoalkan kembali keadaan di dunia yang fana ini, dimana Allah sudah berlaku tidak adil dengan menetapkan perbedaan hak antara pria dan wanita (dengan menambahnya lagi dengan ketidakadilan-ketidakadilan jenis-jenis lain), yaitu pria dapat dua bagian harta warisan dan boleh ber-polygami sampai beristri empat, sedangkan wanita hanya dapat satu bagian dari harta warisan saja dan tidak ada hak men-talaq suaminya walaupun ditinggalkan, disia-siakan dan ditelantarkan oleh suaminya bertahun-tahun tanpa diberi surat talaq/diceraikan.
§ KETIDAKADILAN ALLAH DI AKHIRAT
Ketidak-adilan Allah di sorga sesudah orang-orang yang beriman (pria dan wanita muslim) mati dan beroleh keselamatan sorgawi nanti (kehidupan di alam Rohani). Berdasarkan Wahyu-Nya sendiri yang ada dalam Alquran, rupa-rupanya Allah hanya menyediakan SORGA BAGI KAUM PRIA SAJA, karena jelas-jelas tertulis dalam Alquran sbb :
a. Di sorga disediakan makanan dan minuman (52- ATH THUUR-19)
b. Di sorga mereka (kaum pria) mempunyai istri-istri (4-AN NISAA-57) karena dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang cantik dan bermata jelita (52-ATH THUUR-20) dan disediakan divan2 untuk tempat mereka bersukaria dengan bidadari-bidadari istri-istri mereka itu.
Jelas dan gamblang bahwa ini adalah sorganya kaum pria saja, karena kami tidak menemukan satu ayatpun dari wanita-wanita Muslim yang juga masuk sorga.
Kesimpulan kami adalah: Tidak ada seorangpun wanita muslim walaupun dia super mukmi bisa masuk sorga karena mereka mau dikawinkan dengan siapa lagi disebabkan semua prianya ya bekas suaminya atau pacarnya, ya idolanya ketika dulu kesemuanya sudah dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang 1000 X lebih cantik dan bermata jelita dari diri mereka. Dan di dalam Alquran kami tidak menemukan sepatah Wahyu Allahpun bahwa wanita-wanita yang beroleh keselamatan Sorgawi itu akan dikawinkan dengan Malaikat-malaikat. Apa ini tidak janggal !!!.
Kalau toh Anda karena fanatisme agama dan taktik buta tetap saja mengatakan bahwa hal ini tidak janggal, pastilah Anda tidak dapat mengelak lagi kalau kami katakan bahwa ALLAHnya ALQURAN itu: TIDAK ADIL !!! Belum lagi, kalau kami mempertanyakan apakah masuk diakal yang sehat dan logis bahwa di Sorga yang notabene adalah satu tempat DI ALAM ROHANI – jadi berbeda 180 derajat dengan kondisi dan situasi yang fana ini - masih ada nafsu sex, masih perlu makan dan minum dan masih kawin mengawin???
catatan :
Lain halnya dengan Sorganya umat Kristen, yang kondisi dan situasinya masuk di akal dan ratio dari siapapun yang membacanya dalam ALKITAB.
a. Di Sorga/Kerajan Sorga terdapat satu tahta, yaitu tahta ALLAH (Why 7:15).
b. Di atas itu duduklah Anak Domba ALLAH yaitu SAYIDINA ISA AL-MASIH (Why 7:17).
c. Disekitar tahta, mahluk2 memuji Dia dengan kata2: “Kudus, Kudus, Kuduslah TUHAN ALLAH, yang Mahakuasa, Yang sudah Ada, dan Yang akan Datang (Why 4:8) dan dihadapan tahta terdapat orang2 Kudus yang tidak terhitung banyaknya dari segala Bangsa dan Suku dan Kaum dan
Comment by tempe menjes — Sunday, 2 November 2008 @ 7:28 pm
Muslim Sedunia Menciumi Sepatu Orang Arab
Tahukah engkau bahwa orang-orang Aljeria itu sebenarnya bukan orang-orang Arab? Jika kau tanyakan hal ini pada orang-orang Barat atau orang-orang Muslim umumnya, mereka kebanyakan menjawab orang-orang Aljeria itu orang-orang Arab sejak lama. Tapi sebenarnya Aljeria sejak dulu merupakan negara Berber. Begitu pula Maroko, Libya, Tunisia, Nigeria dan Mauritania. Masyarakat Berber telah dicabut dari akar tanahnya sendiri dan dipaksa memeluk Islam.
Iran juga bukan negara Arab. Awalnya, Iran adalah Persia. Kuberi tahu, yah : Raja Cyrus Agung adalah orang Persia. Begitu pula Raja Darius I. Dan sumbangan Persia bagi dunia peradaban berkali-kali lipat lebih banyak daripada dari bangsa Arab.
Pakistan dulu merupakan bagian dari India, dan sekarang jadi negara mayoritas Muslim; dan mereka pun bukan bangsa Arab.
Indonesia itu negara dengan macam suku, yang jelas bukan Arab.
Kosovo juga bukan bangsa Arab. Begitu pula republik-republik di Asia Tengah seperti Azerbaijan, Kazakhstan dan Uzbekistan.
Jadi sudah jelas bahwa mayoritas dunia Islam BUKAN BANGSA ARAB!
Tapi, karena alasan “aneh” tertentu, SEMUA MASALAH DUNIA ISLAM TERNYATA HANYALAH DEMI MEMENUHI KEPENTINGAN-KEPENTINGAN BANGSA ARAB SAJA.
Perang saudara di Kosovo berlangsung selama 4 tahun. Aku tidak suka Islam, tapi masih bisa berpikir obyektif dan menyadari bahwa sebagian korban perang ini adalah orang-orang Muslim. Akhirnya, Kosovo berhasil merdeka. Apakah negara-negara Islam mengakui kedaulatannya? Ternyata hanya negara-negara Turki, Afghanistan dan Malaysia yang bersedia mengakui.
Bagaimana dengan sikap negara-negara Arab? Tentunya mereka bersikap mendukung negera baru dengan mayortias Islam bukan?
Tapi ternyata tidak. Tidak ada satu pun negara Arab yang mengakui kedaulatan Kosovo.
Apa sih masalah-masalah utama krisis internasional dalam berbagai berita surat kabar? Coba amati judul-judul berita di berbagai media; SEMUANYA berhubungan dengan kepentingan Arab.
Di berbagai universitas di Eropa dan Amerika, kau bisa melihat poster-poster dan grafiti-grafiti berbunyi “Bebaskan Palestina!” dan “Hentikan Penjajahan Israel!” Mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara Islam (didukung oleh kelompok kiri liberal) beramai-ramai berbaris mengecam perang Israel terhadap Hezbollah. Tapi kenapa yah tidak ada Muslim yang beramai-ramai berbaris mengecam pembunuhan massal di Darfur? Apakah mahasiswa-mahasiswa Afrika lebih peduli dan ngamuk-ngamuk karena petani-petani Yahudi menembak satu dua sapi milik orang Arab – daripada melihat ibu-ibu dan saudara-saudara perempuan mereka diperkosa dan dibunuhi para Muslim di Darfur?
Tatkala Korea Utara mengancam Korea Selatan dengan perang, kenapa yah tiada seorang Muslim pun yang berbaris mendukung Korea Selatan atau menulis grafiti yang mengatakan “Bebaskan Korea Utara!”? Apakah mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan Malaysia lebih khawatir masalah Israel dan Palestina dibandingkan ancaman dan agresi nuklir Korea Utara yang tampak lebih dekat di depan mata mereka?
Selama perang saudara Sri Langka, banyak Muslim yang dibunuhi pemerintah Budha dan Kelompok Harimau Tamil. Pemerintah Sinhala mencoba memobilisasi masyarakat Muslim untuk memerangi pasukan Tamil. Bagaimanakah reaksi negara-negara Arab? Untuk jelasnya : Negara-negara Arab TIDAK PEDULI dengan apa yang terjadi pada Muslim-muslim Sri Langka. Dan bagaimana jika hal yang sama terjadi di Lebanon atau Palestina? Oh, jika INI yang terjadi, maka semua negara-negara Arab seketika dan mendukung dan menuntut Muslim seluruh dunia untuk berpihak pada mereka dalam “perjuangan demi keadilan.”
Apa sih arti Palestina bagi Muslim Indonesia yang bahkan tidak tahu di mana letak “Palestina” dan apa masalah sebenarnya? Jujur saja, masalah Palestina tiada maknanya bagi Muslim Indonesia. Tapi bagi orang-orang Arab, sangat penting bahwa Muslim Indonesia harus mendukung “perjuangan demi keadilan masyarakat Palestina,” berperang bagi kepentingan orang-orang Arab dan mengorbankan kepentingan SENDIRI, bahkan kepentingan negara SENDIRI.
Dunia Arab hanyalah sebagian dari dunia Islam. Arab adalah sub sistem dalam sistem yang lebih besar. Tapi lihatlah bagaimana sub sistem yang kecil ini berpesan pada sistem keseluruhan : KAU MUSLIM NON-ARAB, HARUS BEKERJA DAN BERPERANG DEMI AKU YANG MUSLIM ARAB!!!
Dan Sistem Islam besar ini – yang terdiri dari jutaan Muslim dari Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afrika Utara, dan Iran – semuanya ramai-ramai berkata : Ya, Tuan, apapun yang paduka kehendaki, pokoknya biar paduka senang terus.
Orang-orang Arab merupakan BOSS atau TUAN BESAR dalam dunia Islam.
Lalu apakah peranan Islam dalam hegemoni Arab ini? Oh, peranan Islam sangat amat penting sekali. Islam bekerja keras siang dan malam demi kepentingan pemerintah-pemerintah Arab. Islam mengijinkan pemerintah-pemerintah Arab untuk memerintahkan pelaksanaan ibadah lima pilar Islam di berbagai negara Islam demi kepentingan Arab. Muslim-muslim di berbagai penjuru dunia memandangnya kepentingan Arab sebagai kewajiban moral, contohnya dengan mendukung Palestina dan membenci Yahudi. Padahal semua itu tidak lebih daripada kepentingan negara-negara Arab semata.
Tapi yang lebih membuat hegemony Arab tampak munafik adalah kenyataan bahwa pejabat-pejabat elit pemerintahan Arab sendiri ternyata tidak percaya Islam. Para bangsawan dari Kerajaan Saud melakukan judi dan minum-minuman keras dan mengirim anak-anak mereka belajar di negara Kafir Barat. Qaddafi terang-terangan mengritik Islam di awal-awal tahun pemerintahannya tapi kemudian merubah imejnya menjadi “Muslim takwa.”
Ini semua menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah Arab akan terus berjuang sekuat tenaga agar Islam tetap berkuasa penuh, karena KEPENTINGAN UTAMA MEREKA BERGANTUNG PADA ISLAM.
Seperti biasa, alat untuk mencapai kepentingan Arab tidak lain adalah Muslim-muslim bodoh seluruh dunia yang mau saja diperbudak Arab.
Mungkin sudah waktunya Muslim-muslim Pakistan sadar bahwa bangsa Arab tidak akan mendukung mereka berperang melawan India, tidak peduli betapa besarnya dukungan Pakistan terhadap orang-orang Arab Palestina. Mungkin sudah waktunya pula bagi Iran untuk ingat kembali bahwa dulu mereka adalah salah satu negara paling beradab di dunia – sampai orang-orang Arab datang membawa Al-Quran di satu tangan dan pedang Arab di tangan lainnya.
syaloom…
Comment by anti islam — Monday, 3 November 2008 @ 11:57 pm
lihat coment milik @ ujiosa dan @ pencerah di atas, kita di sini bicara soal agama bukan soal matematika kok agama dipakai hitung-hitungan segala??? dan utk Guidance kata siapa yesus ankan ikut islam, itukan katanya quran, kitabnya bangsa arab, tetapi yg jelas Injil tdk pernah mengatakan bahwa yesus akan jadi islam, gimana ini??? kamu jangan merubah isi injil dong…ternyata orang islam-lah yg merubah ayat kitab suci, kok malah tiba-tiba orang kristen dan Jahudi yg dituduh merubah injil.
Comment by anti islam — Tuesday, 4 November 2008 @ 12:12 am
BIARLAH TEMANKU KRISTEN, JGN PERNAH IKUT-IKUTAN MENYEMBAH TUHAN MEREKA YG BRENGSEK ITU DAN JANGAN COBA SEKALI-KALI MENGIKUTI AJARAN MUHAMMAD ORANG KAFIR QURAISH TSB. LIHAT…SUDAH BANYAK ORANG DULUNYA ISLAM, MULAI TERTARIK DENGAN CAHAYA KASIH YESUS, DAN MULAI BANYAK ORANG DARI NEGARA ISLAM SEPERTI TURKI, IRAN, AFGHANISTAN, IRAQ MULAI IKUT AJARAN YESUS, TENTU SAJA MEREKA MENDAPAT INTIMIDASI DARI PEMERINTAHAN SETEMPAT. ANEHNYA, KONON KATANYA NEGARA-NEGARA TERSEBUT YG KATANYA KEBAL TERHADAP AGAMA KRISTEN, TERNYATA KINI MULAI LUNTUR DAN APA YG DIRAMALKAN SALADIN TAK TERBUKTI, BAHWA ORANG TIMUR TENGAH TAK SATUPUN YG AKAN IKUT KRISTEN, TERNYATA TAK TERBUKTI. LIHATLAH SUDAH ADA, BAHKAN MULAI MENINGKAT PELAN TAPI PASTI, PERTUMBUHAN ORANG KRISTEN DI NEGARA-NEGARA TERSEBUT, DAN MEREKA ADALAH ALI SINA-ALI SINA SEJATI…
Comment by banaspati — Tuesday, 4 November 2008 @ 12:26 am
Dari zaman nabi SAW, zaman saladin dan zaman saat ini, kristen atau nasrani dilindungi di dunia Arab sana. Dalam sistem khalifah, muslim membayar zakat ke negara dan kriten membayar jizyah. Jadi kristen bukan tumbuh berkembang saat ini, tapi kristen arab saat ini, (seperti mantan PM IRAK Tariq AZIZ (kriten arab))sudah ada sejak zaman nabi SAW, lalu di zaman saladin dan terus ada sampai sekarang. Islam tidak boleh memaksakan agamanya.
Bandingkan dengan pembasmian muslim tanpa sisa di Spanyol dan Portugis, padahal Islam pernah hidup disana selama 600 tahun.
Comment by Akhlaq — Tuesday, 4 November 2008 @ 4:37 pm
@ akhlag, perlu anda ketahui juga, bahwa dulu Muhammad juga pernah meminta suaka ke Negri Afrika yg mayoritas penduduknya beragama Kristen, Muhammad sengaja minta suaka karena menghindari kejaran org Quraish dan Quraish meminta kepada raja Afrika tsb, namun raja Afrika tersebut tetap mau melindungi muhammad. Kontradiksinya, setelah muhammad jaya dan pengikutnya bertambah banyak, malah ia membantai kaum Kristen Najran dan Jahudi di Yahtrib (madinnah), dgn alasan mereka tak mau mengikuti ajaran Muhammad, banyak orang kristen dan jahudi terbantai waktu itu demi mempertahankan imannya, dan tak sedikit pula yg murtad dan ikut ajaran muhamammad lantaran takut dipancung. MUhammad cs sering memberi pilihan kepada orang-orang dalam suatu negeri yg akan dikuasainya, yaitu (1) ikut Islam, (2) membayar upeti, atau (3) Mati. setelah itu, banyak sekali pertumpahan darah semenjak islam itu tumbuh, bahkan setelah muhammad mati pertumpahan darah-pun sering terjadi. Quran mencatat lebih dari 30 kali peperangan yg dilakukan muhammad cs dan lebih 10 kali dalam perencanaan penyerangan.
Comment by banaspati — Tuesday, 4 November 2008 @ 10:16 pm
HUAHAHAHAHA, BAGUS SAUDARA ANTI ISLAM, LIHAT WAHAI UMAT ISLAM, BACA TUH KOMEN SAUDARA ANTI ISLAM NO 85, SEMOGA PIKIRAN KALIAN TERBUKA, JANGAN SOK ARAB MELULU. APALAGI UMAT ISLAM INDONESIA TERKENAL FANATIK, MASAK NGUCAPIN SELAMAT HARI NATAL KE UMAT KRISTEN SAJA DIHARAMKAN MELALUI FATWA MUI, PADAHAL DI TIMUR TENGAH SANA SAJA TAK MASALAH HAL ITU DILAKUKAN, ITU BERARTI, ADA ARAB, TETAPI ADA YG LEBIH ARAB LAGI..YAITU UMAT ISLAM DI INDONESIA.
Comment by TEMPE MENJES — Tuesday, 4 November 2008 @ 10:36 pm
Islam dikekang di diberbagai dunia Islam, termasuk di Saudi sendiri, Saudi dikendalikan Amerika, Amerika dikendalikan Yahudi, Yahudi dikendalikan Israel. Israel dan umat Islam yang tertindas hidup dalam jazirah yang sama, maka Israel berkepentingan mengendalikan Islam.
Apa yang anda saksikan saat ini di berbagai belahan dunia Islam, dari kediktatoran, kemiskinan, keberingasan, keterbelakangan di dunia sains dan teknologi, hilangnya kedisiplinan sosial dan rendahnya etos kerja, semua itu adalah berlawanan dengan syari’ah Islam. Keadilan, kedisplinan, toleransi, kerja keras, kesetaraan, kemerdekaan, dan pertanggung jawaban publik adalah bagian tak terpisahkan dan bahkan menjadi asas dari seluruh sendi-sendi kehidupan adalah bagian dari syari’ah Islam.
Comment by akhlaq — Wednesday, 5 November 2008 @ 12:33 am
Muhammad cs sering memberi pilihan kepada orang-orang dalam suatu negeri yg akan dikuasainya, yaitu (1) ikut Islam, (2) membayar upeti, atau (3) Mati.
Comment by banaspati — Tuesday, 4 November 2008 @ 10:16 pm
Dalam Islam tidak boleh membunuh orang agar masuk Islam.
Vincenzo Oliveti menulis :
Data teologis dalam Kristen dan Islam tentang praktik paksaan dalam agama. Tulis Oliveti: ‘’Tidak dijumpai dalam sejarah Islam sebuah doktrin yang menyamai doktrin St Agustinus, cognite intrare (dorong mereka masuk–artinya ‘paksa mereka pindah iman’). Justru dalam Alquran yang ada kebalikannya: ‘Tidak ada paksaan dalam agama (2: 256)’.'’ Gagasan Agustinus yang menakutkan itu bahwa semua orang harus dipaksa ‘’menyesuaikan diri'’ kepada ‘’iman Kristen yang benar'’ selama berabad-abad telah menumpahkan darah yang tidak ada taranya.
Sungguh umat Kristen lebih menderita di bawah kuasa peradaban Kristen daripada di bawah kekuasaan Romawi pra-Kristen atau di bawah kekuasaan lain sepanjang sejarah. Jutaan dianiaya atau disembelih atas nama agama Kristen selama periode-periode kebid’ahan Arian, Donatist, dan Albigenesia. Belum lagi kita berbicara tentang bermacam inkuisisi, atau Perang Salib, pembantaian suku Indian dan Aborigin, di kala tentara Eropa berkata, saat menyembelih umat Kristen dan Arab Muslim: ‘’Bunuh mereka semua, Tuhan akan tahu sendiri.'’
Comment by guidance — Wednesday, 5 November 2008 @ 1:10 am
KOMENTAR NOMOR 86 : lihat coment milik @ ujiosa dan @ pencerah di atas, kita di sini bicara soal agama bukan soal matematika kok agama dipakai hitung-hitungan segala???
Haji yang dilaksanakan sebagai nilai-nilai tauhid atau pengesaan Allah (Allahumma Labaik, La Syarikalah = kepenuhi panggilanmu, tiada sekutu bagimu), mengenai mencium hajar aswad, umar bin khatab pun yang berjiwa tauhid juga protes, kok cium-cium kaya nyembah, akhirnya umar mencium hajar aswad hanya sekedar destinasi pusaran tempat saja, bila mencium dianggap menyembah maka itu musyrik, dosa paling besar.
Haji diperintahkan oleh surat ke 22 dan dilakukan 7 kali thawaf, thawaf membentuk lingkaran, rumus matematika lingkaran 22/7 atau disebut phi. (Maha Suci Allah).
Iptek termasuk matematika harus berkembang karena didukung Alquran, logaritma sebagai bahan penting kajian matematika modern dan pengembangan program computer ditemukan oleh alkharizmi (oleh orang eropa disebut allugaritma).
Thawaf berputar berlawanan arah jarum jam, thawaf berputar searah planet-planet yang sehat, menurut iptek planet yang sehat putarannya tidak diganggu oleh planet di dekatnya.
Benih ikan patin yang sehat sering bergerak searah thawaf.
Bila begini agama ini maka agama ini bukan ciptaan Muhammad.
Comment by Santri — Wednesday, 5 November 2008 @ 7:54 am
Agama Islam ini mencakup perkara iman dan perkara ilmu. Jadi sungguh benar beriman kepada yang Maha Gaib (ALLAH) dan berilmu dengan sains.
Kalo awak ini disuruh tafakur untuk menghitung Allah ditambah Tuhan Anak ditambah Roh Kudus= YESUS , pusing awak.
Benar itu Prof Jeffrey Lang ahli Matematika dari USA yang masuk Islam.
Yesus turun segeralah kebumi, benahi kaum ini yang mempertuhankanmu. Ajari mereka matematic yang simpel saja 1+1+1=3 .
Comment by bungsu — Thursday, 6 November 2008 @ 7:43 pm
Bang bungsu emoh aku diajari matematika sama bang yesus, kapan sich datangnya dia, aku mau beli tiketnya. Emangnya mau nonton konser. Bang Bungsu kalo yesus datang aku mau ikut dia ke bonbin. Ngapain ke bonbin ? untuk lihat unggas kaki empat, karena selama ini unggas khan kakinya dua. dalam injil diomongin =Unggas berkaki empat (Imamat 11: 20)
Comment by ikhwan — Thursday, 6 November 2008 @ 8:38 pm
Mereka Tidak Punya Adab.
Perlakuan iblis itu dilakukan orang-orang Nasrani disana atas nama agamanya. Gadis-gadis Muslimah diperkosa beramai-ramai. Payudaranya ditoreh tanda salib dengan parang, lalu ipotong. Setelah puas barulah dibunuh. Banyak di antara para Muslimah sudah syahid sebelum dibunuh kaum kafirin. Rasa sakit yang tak terperikan menghentikan detak jantungnya. Semoga Allah swt berkenan menerima mereka di jannah seperti
yang dijanjikan-Nya.
Sekitar pukul 24.00 hingga pukul 01.00 malam waktu setempat, umat Islam terdesak mundur. Musuh-musuh Islam itu, Nasrani-Nasrani itu, maju hingga mencapai pagar Masjid Raya. Mereka benar-benar ingin menghancur-leburkan Masjid Raya kebanggaan kota Ambon itu. Di dalam Masjid berkumpul lima ribuan pengungsi yang kebanyakan terdiri dari ibu-ibu dan anak kecil.
Para penyerang itu tampak sudah sedemikian dekat
dengan pagar Masjid. Beberapa dari mereka bahkan telah melompati pagar. Umat Islam panik bercampur marah.
Para pengungsi histeris ketakutan. Gambaran kehancuran Masjid dan pembantaian pengungsi sudah terbayang di pelupuk mata. Keadaan sudah sedemikian gawat.
Nyaris tanpa harapan.
Entah mengapa, tiba-tiba para penyerang itu berbalik dan lari terbirit-birit. Kelihatannya mereka sangat ketakutan. Kita sama sekali tidak menyangka. Sungguh kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata mereka menyaksikan apa yang tidak bisa kita lihat. Ini kita ketahui melalui cerita seorang Nasrani yang berhasil ditawan: “Saya melihat ribuan kanak-kanak
berusia sekitar sepuluh tahun, memakai baju dan
songkok putih berlari kencang keluar dari dalam Masjid ke arah kita. Seorang tua berjubah dan bersorban putih dengan tongkat di tangannya tampak memimpin pasukan itu. Jumlahnya sangat besar dan keberaniannya menyerang sangat luar biasa. Itulah yang membuat kami takut dan berbalik lari meninggalkan Masjid.”
Subhanallah… Allahu Akbar
Comment by Kadri — Saturday, 8 November 2008 @ 5:17 pm
Bung Kadri, di bulan November ini, di bulan pahlawan ini, saya teringat cerita para orang tua dulu, saat laskar santri bertempur dengan Inggris di Surabaya, dengan gemuruh takbir, tentara Inggris menjadi ketakutan.. Dari penjelasannya, mereka tiba-tiba seperti di lautan. Ini namanya bantuan Illahi, tetapi bantuan Illahi sifatnya anugrah, yang pasti umat Islam harus bekerja keras membangun peradabannya. Peradaban imtaq, iptek, ekonomi, politik dan budaya.
Bagi ekonom saatnya berpaling ke ekonomi syariah, ayat alquran terpanjang berbicara tentang akuntansi, bubble ekonomi tidak ada di ekonomi syariah, ekonomi syariah mendasarkan pada sektor riil. Jika kita berjuang keras disegala hal, termasuk diekonomi, anugrah Allah akan turun dalam bentuk berkah.. Ekonomi Islam berlaku aplikabel kapan dan dimana saja dapat dilaksanakan, dan universal artinya dapat dilaksanakan dan dinikmati siapa saja, bahkan apapun agamanya. Mari berjuang lebih gigih lagi.
Comment by Tamaddun — Sunday, 9 November 2008 @ 12:51 pm
Kristenisasi? Saya rasa tidak ada saat zamannya Bapak Soeharto. Kalo orang kristen berkarya, entah dalam bidang teknologi, pemerintahan, politik, militer, pendidikan, sosial, budaya, ekonomi dan lain sebagainya, itu adalah hal yang wajar, karena mereka memang diberkati TUHAN ALLAH, sebab mereka sudah ditakdirkan menjadi tuan, karena secara rohani mereka terlahir dari istri Nabi Abraham. Sekarang coba kita perhatikan, kenapa bangsa-bangsa yang tergabung dalam G7 adalah semua bangsa Kristen, seperti USA, Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Kanada, kecuali Jepang? Karena merekalah yang mewarisi dunia dan seisinya ini. Dan saya rasa kita tidak perlu munafik, bahwa ANDA bisa buat blog semacam ini KARENA BERKAT ORANG-ORANG KRISTEN. Sistem internet, termasuk BLOG ANDA ini, adalah salah satu hasil karya orang KRISTEN + YAHUDI. BENARkan?? Bukankah ANDA tinggal menikmatinya? INILIAH BERKAT orang kristen untuk semua umat manusia. INI ADALAH KARYA, tidak ditujukan untuk kristenisasi bukan.. Coba pikirkan!!! Jadi yang namanya kristenisasi itu tidak ada dimuka bumi ini.
Comment by atmo — Wednesday, 12 November 2008 @ 5:22 pm
Negara-negara kristen maju karena umatnya meninggalkan gereja. Coba yang pintar statistik, betapa semakin meningkatnya gereja-gereja yang kosong dinegara-negara tersebut, dan meningkatnya jumlah pendatang masjid, di negara yang anda sebut. lalu dimana kritenisasi laku, laku ditengah kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan, seperti di pedalaman borneo dan irian. Ketika orde baru membangun secara masif sekolah dan rumah sakit negeri maka kristenisasi mengalami hambatan.
Ketua Persatuan Organisasi-organisasi Islam di Perancis, Ibriz menguatkan bahwa, “Tidak diragukan lagi adanya penerimaan luar biasa terhadap Islam di Benua Eropa, ini menandakan bahwa Islam sangat diterima dan mampu meyakinkan masyarakat, meskipun Islam sendiri diterpa issu penodaan dan pelecehan.”
Comment by pengelana — Wednesday, 12 November 2008 @ 8:21 pm
Kepala Gereja Presbiterian asal Ghana, Dr John Azumah membeberkan cara-cara ampuh untuk memurtadkan orang Islam, dalam konferensi internasional penganut Evangelis yang berlangsung di California AS. Ada empat strategi ampuh untuk memurtadkan orang Islam.kata Azumah di acara Inside-Out Evangelical Conference, seperti dilansir The Christian Today, Rabu (20/8/2008).
Comment by mantan murid sekolah kristen — Wednesday, 12 November 2008 @ 11:16 pm
Samuel 24 : 9 orang Israel yang menghunus pedang 800.000 Orang Takudi 500.000
Tawarih 21: 5 orang Israel yang menghunus pedang 1.100.000 Orang Takudi 470.000
Cuba cermati fatsal-fatsal dari bibel itu bertentangan, jadinya majalah Awake cantumkan ”Tour world is truth, 50.000 errors in the Bible” . Bila bible cantumkan sebanyak itu perselisihan. Pantaskah bible dijadikan rujukan untuk kehidupan manusia ? Pantaskah ? Pantas ?
Quran bila karangan orang arab maka akan dijumpai perselisihan yang banyak.
Tapi di abad 20 ini, Quran bisa dihafal oleh anak kecil umur 5 tahun non arab, bahkan anak itu tahu artinya. Semakin maju sains makin bukti benarnya quran.
Coba bibel siapa oranngya yang hafal umur 5 tahun ? Tidak jumpa ! Bolehlah yang usia 50 tahun. Ada yang umur 50 tahun hafal bibel ? Tidak jumpa pula ! Awak kurangi lagi misal awak ambil seperperatus dari bibel, misal kitab Samuel ada yang usia 50 tahun hafal kitab samuel itu ?
Alamaak, tidak ada ?
Jangan hafal-menghafal ! Kitab bukan untuk dihafal ! Oke dengan sains.
Bibel dengan sains, belum bisa, sebab bibel harus dikoreksi dulu, banyak salahnya, bila sudah diedit baru lomba dengan sains.
Sudahlah tutup saja bibel, pindah ke Quran.
Comment by bungsu — Friday, 14 November 2008 @ 5:45 pm
Perhatikan Kompas.com hari ini
Foto Pertama Planet di Luar Tata Surya
dan perhatikan buku iptek
dan perhatikan quran
55:37] Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
Mawar merah, kapan terlihat di jaman onta.
Maha Benar Allah.
Lalu dikemanain si bibel
Comment by susie — Friday, 14 November 2008 @ 7:08 pm
Kalau Islamisasi suatu kejahatan gak? Suku/bangsa yang primitif lebih dahulu didatangi misionaris, eh udah beradab dan bisa berpikir baru deh diadakan Islamisasi dengan argumen-argumen seolah lebih logis. bahwa sebenarnya Iman tidak bisa disamakan dengan logika, juga jangan tergiur sama harta dan kedudukan, ada kok orang jadi mualaf karena kawin dengan anak orang kaya, atau untuk menduduki suatu jabatan.
Hai teman-teman Kristen jadilah garam dan terang bagi dunia, jangan takut jika harus menderita dalam dunia, karena kita sudah memperoleh keselamatan yang diberikan oleh pengorbanan darah Yesus Kristus di Kayu Salib.
Comment by aan — Monday, 17 November 2008 @ 1:07 pm
Semua tergantung pada niatnya, siapa yang berhijrah ( masuk islam) karena wanita, atau karena harta, kedudukan dll, maka hijrahnya hanya dapat itu. Tetapi siapa yang hijrahnya mencari keridhoaan Allah dengan memurnikan ketaatan hanya kepadaNya, maka ketaqwaan yang akan diperoleh. Memurnikan keesaan Allah, Isa Alahis salam hanya utusan Allah yang banyak memiliki mukjizat, dan Muhammad SAW memiliki mukjijat yang kita lihat sampe saat ini Alquran Agung.
Comment by Fajar Timur — Wednesday, 19 November 2008 @ 8:44 pm
Islamisasi ?
Pemaksaan ke dalam Islam tidak boleh.
Mengajak pindah agama karena pernikahan kalau enggak dicerai, menolong dari kemiskinan atau hutang, memberi pekerjaan, memberi pengobatan atau pendidikan juga enggak boleh.
Memberi gambaran Islam dan mengenal Tuhan yang Maha Besar boleh dong, masalah menjadi Islam atau tidak, bukan urusan kita, itu hidayah Allah.
Comment by susie — Wednesday, 19 November 2008 @ 10:00 pm
PEMBANTAIAN BOSNIA
Diperkirakan 200.000 orang tewas, sekitar 60% yang tewas dibantai adalah muslim bosnia, lebih dari 40.000 wanita diperkosa dan 1,8 juta orang terpaksa mengungsi.
Itu semua terjadi di akhir abad 20.
Itu semua terjadi di benua kristen.
Itu semua terjadi di seberang Roma.
Pola itu diulang di Ambon, Tobelo dan Poso, apa pola itu juga dalam pembasmian habis muslim di Spanyol abad 15.
Dalam kenangan mujahidin Indonesa yang membawa bantuan dari Jerman, yaitu Muhammad Romdhon asal Sunda tertembak oleh sniper Serbia dan dimakamkan di sana.
Anehnya kamarnya di Sunda Indonesia setalah kematiannya, berbau semerbak harum wangi.
Comment by Kadri — Wednesday, 19 November 2008 @ 10:50 pm
Dalam pengajian Rahmania, pengajian untuk ekspatriat di Jakarta.
Tahun 2001 Craig Owensby asal Chicago USA, selama tiga bulan berturut-turut datang ke pengajian ini, aktif bertanya, terutama tentang penggunaan kekerasan dalam Islam. Pertanyaannya selalu kritis sampai-sampai yang ngajar Ustadz Riska deg-degan, mikir, ini nanti Craig nanya apa lagi.
Craig sangat terlatih dalam dialog, ia alumni Princeton Theological Seminary New Jersey dan ternyata bergelar master of theology.
Setelah tiga bulan, akhirnya hidayah menyapa. Allah Yang Maha Kudus membuka hatinya, setelah beriman kepada Isa ibnu Maryam, lalu ia menyempurnakan beriman kepada Nabi yang berakhlaq agung, Muhammad.
Comment by cewek bule — Wednesday, 19 November 2008 @ 11:13 pm
Dosen saya dulu sering ngasih kuliah semua agama adalah benar, buktinya yang sudah meninggal tidak pernah kirim surat kepada yang masih hidup, untuk cerita alam akhirat….
Kisah sesudah kematian dari killing field bosnia dengan sniper-sniper Serbia yang jitu…
Bisa diambil pelajaran…
Khalid yang orang Arab keturunan Afrika, pemuda yang santun namun sportif dan fight…
Tertembak hingga mati oleh tentara serbia, seminggu kemudian dalam pertukaran tawanan, dikembalikan jenasahnya, pihak muslim kaget karena kulitnya berubah putih dan badannya berbau harum. Apakah serbia melumuri minyak wangi, kata mereka, kalau perlu kami ludahi dengan ingus kami.
Banyak kisah keharuman jenasah mereka, termasuk seseorang muslim yang tertembak mati dan cepat-cepat dikubur, sebulan kemudian baru disadari bahwa arah mayatnya tidak menghadap kiblat, akhirnya dibongkar, mayatnya masih utuh harum wangi dan bekas luka tembakannya masih menetes darah….
Banyak rekan-rekannya menjumpai mereka dalam mimpi dan mengabarkan bahwa mereka menerima rezki karena kesyahidannya.
Sebaliknya Serbia dan krosia yang meninggal, baru satu jam saja badannya sudah bau, sehari sudah menghitam…
Jikalah jalan agama yang mereka tempuh hingga menemui kematiannya salah , tentunya tiada kisah indah sesudah kematiannya…
Wahai Engkau Tuhan Yang Maha Kasih, tetap tunjukilah kami keridhoanmu…. Engkau Ahad, tiada tuhan selain Engkau….
Comment by Alamman — Friday, 21 November 2008 @ 8:24 pm
Benua Afrika merupakan salah satu target Kristenisasi di dunia yang mendapat perhatian besar. Dewan Gereja Dunia siap menanggung penyebaran Kristen di Afrika sesuai dengan berbagai keputusan yang diambil, demikian juga Katoloik Roma.
Ditengah kemiskinan, kebodohan, dan penderitaan, gampang ditukar imannya atau diberi iman sesuai penolong yang memanfaatkannya. Namun disisi lain Eropa yang telah maju, Justru mencari sendiri agama yang cocok, dan Islam banyak dijadikan pilihan.
Mengapa makin banyak saja publik Eropa yang menganut Islam? Media populer The Christian Science Monitor (CSM) pernah mencari jawabannya melalui sebuah survei yang digelar di beberapa negara Eropa tahun lalu. Hasilnya, sungguh bertentangan dengan anggapan orang selama ini.
Jawaban yang paling sering diucapkan tentang alasan berpindah agama adalah: “Mencari kedamaian batin dan jawaban dari rusaknya tatanan moral di Barat”. Survei itu juga menyebutkan, sedikitnya 1.000 Muslim baru mencatatkan namanya di tiap negara Eropa setiap tahunnya. Tak perlu menunggu hingga satu dasawarsa untuk mencatat sejuta mualaf di Eropa
Comment by cewek bule — Sunday, 23 November 2008 @ 2:57 pm
Di blog-blog kristian, banyak dijumpai kristennya mahrus tamimi, keturunan habib.
Perlu diluruskan bahwa :
Pendeta Makrus Ali at Tamimi tersebut telah masuk Islam kembali, dan semua kesaksiannya adalah bohong, ada bukti CD masuk Islamnya Pendeta penghujat Islam tersebut. Ini berarti umat Kristiani terlalu mudah ditipu oleh Makrus Ali.
Comment by santri — Sunday, 23 November 2008 @ 3:17 pm
ALLAHU AKBAR…..Kalian tahu???? orang2 non muslim diluar sana sebenarnya mengakui bahwa ISLAM Agama yang benar dan lurus….tapi mereka tidak berdaya untuk dapat memeluknya karena hati mereka hanyalah SAMPAH yang tidak akan pernah mendapatkan WANGINYA SURGA ALLAH……ALLAHU AKBAR…
Comment by Hamba Allah SWT — Tuesday, 25 November 2008 @ 12:28 pm
Bagi kaum muslim, mari mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan seterusnya kita jalankan prinsip2 islami. Apa gunanya menghujad kalau kita tak bermartabad. Yang penting bukti, bukan janji. Mari mengaji, bukan mencaci. Tunjukkan kesantunan kita. Tingkatkan pendidikan kaum kita. Insya Allah kelak : anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Allahu Akbar, Berantas Korupsi, Hidup Jujur dan jangan Dengki. Inna maal ‘usri yusra.La Tahzan
Comment by Mardayulis — Thursday, 27 November 2008 @ 4:50 pm
wahai…orang-orang yang fanatik yang memberikan komentar-komentar di atas, Kita sebagai umat manusia di bumi ini. Janganlah memperdebatkan masalah agama yang tidak akan ada habisnya. Semua umat beragama merasa hanya agamanya sendiri saja yang benar, semuanya jg mempunyai argumentasi dan bukti2 masing-masing yang merasa hanya agamanya yang benar. Jika demikian yang terbaik adalah Kalian umat-umat yang FANATIK, Janganlah membuat ONAR dengan DALIH AGAMA. TAPI berdoalah pada ALLAH /TUHAN kalian agar menampakkan diri secara serentak di seluruh pejuruh bumi untuk memberitakan kepada seluruh umat manusia agar seluruh umat manusia dibumi ini tahu mana ALLAH/TUHAN Yang BENAR. Jadi KALIAN orang-orang fanatik yang kurang kerjaan tidak perlu berdebat tentang agama lagi. Lebih baik kalian fanatik dengan kemiskinan di negara kita, berbagilah kepada kaum-kaum miskin uruslah fakir-fakir miskin di negara kita. Itu lebih penting daripada membahas masalah yang takkan pernah habis.
Comment by vnara — Friday, 5 December 2008 @ 6:32 pm
Komentar dari Comment by vnara adalah bagus, dan akan lebih bagus kalo komentar itu ditaruh di blog blog yang memfitnah dan menistakan Islam.
Blog disini hanyalah salah satu respon dari upaya menghadapi fitnah dan penistaan itu.
Perbincangan mengenai pemberdayaan bangsa atau kemiskinan telah ada forumnya sendiri.
Terima kasih kepada mas Ais yang selalu maintenance forum ini.
Comment by kadr — Saturday, 6 December 2008 @ 3:52 pm
Suatu hari David Thomas, Pendeta dan Professor teologi di Selly Oak College, Universitas Birmingham, Inggris ditanya seorang mahasiswanya yang Muslim.
“Are you happy with the Western civilization?” “No, not at all” jawabnya tegas.
“Why?” tanyanya. Sebab, paparnya, Barat dan orang-orang Barat maju dan berkembang bukan karena Kristen.
Jadi kristen laku untuk negara berkembang dan terbelakang ???
Comment by cewek bule — Saturday, 6 December 2008 @ 4:44 pm
Jadi Eropa maju karena melepas kekristenannya.
Islam mundur sejak melepas keislamannya
Islam mundur sejak memeluk sekularisme dan paham lainnya.
Mari Kembali Islam maka akan jaya.
Comment by Gitudong — Saturday, 6 December 2008 @ 11:43 pm
PDB Indonesia (hasil kegiatan ekonomi) akan masuk rangking 20 dunia setelah tahun 2008, tapi kemudian hasil itu dibagi dengan jumlah penduduk yang besar maka secara perpenduduk akan masih masuk dalam rangking jauh berdasarkan tiap penduduk – rangking 107. (bandingkan dengan penduduk Australia yang sedikit)
PDB yang besar akan meningkatkan pajak, pajak akan didistribusikan ke rakyat, dan sebagian besar rakyat muslim, maka PDB yang besar akan mendorong kemajuan Islam Indonesia.
Selamat datang langkah lebih maju untuk Islam di Indonesia.
Apakah kita termasuk yang menyambutnya.?..
Comment by Gitudong — Sunday, 7 December 2008 @ 11:11 pm
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam
Maha pemurah lagi maha penyayang
Yang menguasai hari pembalasan
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan
Tunjukilah kami jalan yang lurus
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat dan bukan (jalan) mereka yang Engkau murkai (=yahudi) dan bukan (pula jalan) mereka yang tersesat (=nasrani/kristen)
Comment by Hamba Allah — Wednesday, 10 December 2008 @ 12:19 am
Alasan2 kenapa masuk Kristen
1. Karena miskin harta dan miskin ilmu,
Jadi ketika diberi makanan or bantuan materi,
terus lantas dech masuk kristen, karena gak
mikir lagi yg disebabkan miskin ilmu.
2. Karena takut masuk neraka, katanya kalo sudah
percaya yesus itu tuhan, otomatis dech masuk
surga, maka nya banyak orang yg gak mikir
panjang dan kurang berpendidikan masuk
kristen, hanya karena alasan tersebut.
3. Gak perlu banyak ibadah ritual sehari2, cukup
seminggu sekali, terus saling sayang
menyayangi nampaknya membuat orang jadi
tergiur dech.
4. banyak dech yang lain.
5. Yang jelas kristen agama yg nyantai.
Comment by brother — Monday, 15 December 2008 @ 5:47 am
NATAL SEHARUSNYA BULAN JUNI
Makin banyak saja keraguan-keraguan yang dimuncul kan oleh Jesus!
Seperti dilansir Telegraph, Kamis lalu, Reneke mengungkapkan jika ditilik dari peristiwa ‘bintang terang natal’ di Betlehem 2000 tahun silam, seharusnya Natal jatuh pada tanggal 17 Juni. Bintang terang natal itulah yang dikisahkan dalam tradisi Kristiani menuntun tiga orang majus pada bayi Yesus Kristus untuk mempersembahkan, mur emas, dan kemenyan.
Sama dong kelahirannya dengan bintangku, rasi Gemini.
Tapi Injilnya bisa dipercaya tidak, untuk jadi landasan ilmiah perhitungan ?
Comment by Santri — Monday, 22 December 2008 @ 8:23 am
Buat Leon yang ngasih tggpan buat budi..maksud bangkit tu ya..setan elu dari kubur
Comment by imam mahmud — Monday, 22 December 2008 @ 8:41 am
Pertanyaan…
kenapa seeh setiap orang islam, harus bisa baca alqur’an dalam bahasa arab. apakah Allah orang Islam hanya tau bahasa Arab. Huhuhuh…
bukANkah yang terpenting niat dari lubuk hati yg terdalam…?
1 hal yang pasti!
70 persen isi alqur’an diambil dari alkitab.
dan itu gag bisa disangkal.
Secara Histori, agama kristen jauh lebih dulu ada di muka bumi ini, Umat Islam di belahan bumi manapun, sangat mengakui adanya Nabi isa, sementara di dalam alkitab
Nabi Isa (Yesus kristus), berfirman,
Sesungguhnya Akulah nabi terakhir, dan ketahuilah, setelah Aku akan ada nabi2 palsu.
it means……..? what?
SATU RAHASIA TERBESAR!
Kata Yesus….
Sebab tidak ada satu namapun, di bumi, di bawah kolong langit ini, yang oleh-Nya kita diselamatkan.
Dan 1 hal terpenting,
tidak ada satu nabipun, selain Yesus yang bisa menjamin keselamatan Umat manusia.
Kata Yesus;
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, sebab tidak ada satu orang pun yang datang kehadapan Bapa (ALLAH) kalu tidak melalui Aku.
Berbahagialah Orang yang memilih jalan yang benar (KRISTEN) karena mereka yang percaya, pasti DISELAMATKAN.
I PROUD OF YOU, JESUS..
MY HOLY SPIRIT…
How great is our jesus…
Let We sing…
How great is our jesus…
Comment by Andre — Wednesday, 24 December 2008 @ 12:54 pm
Yesus lahir sebagai mukjijat, muncul janinnya tanpa perlu bapak seperti yusuf tukang kayu.
Yusuf pernah mengembara ke Jepang dalam usia 20-30 tahun.
Umur 33-40 Yesus menikah bahkan berpoligami.
Sejarah yesus banyak yang ditutupi atau belum disingkap.
Ia hanya sekedar utusan Allah, yang banyak memiliki mukjijat sebagaimana para nabi.
Muhammad SAW sangat memuliakan yesus dalam versi Isa Ibnu Maryam seperti quran, dan membersihkan fitnah atas dirinya yang diklaim sebagai anak tuhan. Apakah tuhan capek ngurusi manusia hingga membuat anak tuhan.
Comment by santri — Sunday, 28 December 2008 @ 11:48 am
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah karena Allah Telah menghidupkan diriku dan keluargaku didalam Islam.
Alhamdulillah karena Islam telah dijadikannya umat yang paling bisa berfikir.
Semoga kita semua diberi dan ditetapkan karunia Keikhlasan untuk menegakkan SyariatNya.
Yaa Allah kuatkanlah kami…………….
Semoga Kita semua ditetapkan Keimanan dalam Islam, dan bahwasanya janji Allah itu benar bahwa Allah akan tetap menjaga Agama Islam dan Kemurnian Al-Qur’an.
Sebagaimanapun kuatnya para kaum Orientalis mencoba memutarbalikkan fakta dan sebagaimana kuatnya usaha para kafir missionaris tiada yang mereka lakukan hanyalah sebuah kesia-siaan belaka.
Tiadalah berguna niat makar para Setan, Jin dan kaum Kafir terhadap Agama yang mulia ini. Mereka tidak akan sanggup untuk menghapus Syi’ar Agama Allah dibumi ini…
Sedikit referensi ini mungkin berguna untuk saudara-saudara Muslim lainnya agar lebih kuat Keyakinan dan Tauhidnya dalam Islam.
Mungkin catatan ini juga bisa digunakan bagi orang-orang Nasrani yang kayak nya banyak ikutan nimbrung disini (Ini Blog Muslim Lho?) untuk kembali mempelajari, memeriksa dan meneliti “KITAB SUCI” kalian tersebut dan semoga masih terdapat kejujuran dihati kalian untuk menerima subuah Kebenaran.
MENGENAI KETUHANAN DIDALAM INJIL
1. “Yohanes” pasal 17 ayat 3 (Perjanjian Lama)
“Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu”.
2. “Ulangan” pasal 4 ayat 35 (Perjanjian Lama)
“Maka Kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi”.
3. “Ulangan” pasal 6 ayat 4 (Perjanjian Lama)
“Dengarlah olehmu hai Israil, sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya”
4. “Markus” pasal 12 ayat 29 (Perjanjian Baru)
“Maka jawab Yesus kepadanya. Hukum yang terutama ialah: Dengarkan olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan yang Esa”
Dari ayat2 ini tidak pernah Yesus menyebut dirinya TUHAN
So, para kristiani megang dasar apa ya untuk mempertuhankan Yesus???
Demi Allah yang jiwa seluruh manusia dalam genggamannya, Yesus/Nabi Isa pasti berlepas diri dari persangkaan “Sesat-Menyesatkan” para Pendeta yang menganggap Yesus sebagai Tuhan.
………………………………………………
KESALAHAN PEMAHAMAN TENTANG ARTI “ANAK ALLAH”
Mungkin dasar yang sangat salah tapi dipakai kaum Gereja untuk menganggap Yesus itu “Manusia yang Menjadi Tuhan” adalah:
5. “Matius” pasal 3 ayat 17
“Maka suatu suara dari langit mengatakan: “Inilah anakku yang kukasihi. Kepadanya Aku berkenan”
Jika saja mereka memahami, sesungguhnya ayat ini bukanlah berarti anak kepada bapak seperti yang mereka para Pastur dan Pendeta persangkakan, coba perhatikan ayat berikut:
6. “Matius” pasal 14 ayat 9
“Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah”
Jadi kalau masih ingin “Menyembah anak-anak Allah” maka bukan hanya Yesus Seorang yang harus dituhankan!!! Mau ada berapa juta/milyar Manusia lainnya yang telah mendamaikan sesama manusia??
Wahai kaum yang tertipu, sadarlah…. .
……………………………………………………….
TENTANG PENYALIBAN YESUS UNTUK MENEBUS DOSA MANUSIA
Kalau memang Yesus dilahirkan untuk disalib, lalu mengapa Yesus tidak bersedia dan menolak untuk disalib??? Malahan pakai acara ngumpet2 berhari-hari segala !!!
Walaupun kemudian para pendusta dan kaum pendua Tuhan berusaha mencari pembenaran dari kejadian tersebut.
Periksalah ayat berikut:
7. “Matius” pasal 27 ayat 46
“Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: “Eli, Eli, lama sabaktani” artinya “Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan aku”
Apakah pantas menyembah Yesus dan menganggapnya Tuhan padahal dia tidak berkuasa menyelamatkan dirinya sendiri??? Pantaskah Tuhan minta tolong dan disiksa oleh Mahluknya???
Yang lebih “Menganehkan” adalah ajaran dalam Kristen yang mengatakan bahwa para penyalib-penyalib Yesus ini “dilaknat”.
Padahal jika menang bener Yesus lahir untuk disalib sebagai “Penebus Dosa” , maka orang2 yang menyalibnya ini harusnya mendapatkan ganjaran yang berlimpah. Karena jika tidak ada mereka yang bersedia menyalibnya maka tidak akan ada penebusan dosa….. Ya nggak??
Dasar kristen….
KOk maksa banget ya para missionaris kristen itu??
hahags* aneh aneh bae………..
……………………………………………….
Comment by donee — Sunday, 4 January 2009 @ 3:10 pm
Sudah atau belum ?
Berinfak dan bersedekahlah untuk Gaza.
Caranya mudah lewat ATM ke rekening lembaga yang antum percayai.
Segeralah, Insyaallah anda senantiasa dalam kelapangan ………
Comment by Gitudong — Saturday, 10 January 2009 @ 1:36 pm
Assalamualikum…wr. wb.
Islam adalah agama rahmatan lil alamiin…
Kalaulah umat kristen bilang muslim itu orangnya fanatik, tolong ditinjau ulang.
Islam atau muslim tidak seperti apa yang Anda bayangkan. Umat kristian yang memang mau tahu dan memperdalam islam itu seperti apa, islam itu apa dan bagaimana. silakan untuk membuka hatinya, menyikapi apa yang dikatakan orang-orang yang disekitar dengan pandangan positif. Gali lagi pengetahuannya tantang islam. Islam tidak mengajarkan saling menggunjing atau menghujat. Islam tidak memandang ras ataupun genre. kaya,miskin,pria ataupun wanita, turunan tuan ataupun hamba. yang jelas yang saya tahu, islam adalah agama rahmatan lilalamin… Apa yang Anda Pikirkan tantang islam ataupun muslim, harap lebih dipelajari lagi… la a’budu ma ta’budun walaa antum aabiduna ma a’bud lakum diinukum waliyadiin. Rasakan, nikmati dan jalankan serta resapi apa yang Anda dpt dari Alquran maupun alhadist dengan bimbingan seorang yang Muslim/bkn hanya ktp. Disana akan Anda Tahu jawabannya. Trimakasih, dan mhn maaf atas sgl kekurangannya.
Wassalamualikum…wr.wb.
Comment by syahrul — Thursday, 12 February 2009 @ 11:20 am
Ajaran KRISTEN adalah “cinta kasih”. Bukti dari ajarannya adalah mengkristenkan semua umat di dunia dengan segala cara termasuk perang, memperkosa, memutarbalikkan fakta, hiburan2 yg maksiat bahkan dia mengatakan bahwa Yesus minum Arak yg memabukkan, sejak kapan Tuhan mabuk? Kalau Tuhannya aja Pemabuk apalagi umatnya? Kacau balau! Ajaran yg kacau balau. Saya sebenarnya kasihan kpd mereka yg telah ditipu dan dihasut oleh orang2 Yahudi. Tepatnya pendeta2 yahudi, yg terkutuk yg telah memutar balikan fakta, mengganti ayat2 Allah bahkan kitabnya sendiri, Makanya Musa dengan susah payah membelanya. Orang yahudi telah menyalibkan Yesus, tetapi orang Kristen berterima kasih atas penyaliban yg dianggap sebagai penggenapan. Kenapa kebodohan demi kebodohan yg diberikan yahudi diterima begitu saja? Seharusnya dendam karena telah membunuh Tuhan mereka. Tetapi yg dimusuhi malah orang islam yg tdk pernah mengakui seorang Manusia menjadi Tuhan. Kalau ditanya mereka sendiri bingung sejak kapan Isa menjadi Tuhan? yg melantik siapa? dia manusia atau Tuhan, pasti jawabnya ya manusia ya tuhan, ya buruk ya baik, ya mabok ya tidak…. RUSAK Dunia ini…. Semoga ALLAH SWT mengampuni, Semogo ISA mengatakan apa yg telah terjadi yg sebenar-benarnya…..
Comment by Uni — Sunday, 22 March 2009 @ 11:45 am
Kebanyakan dari kita ber-agama awalnya adalah karena mengukuti dari orang tua kita. Orang tuanya Islam anaknya Islam, Orang tuanya Kristen anaknya Kristen, Orang tuanya Hindu anaknya Hindu, Orang tuanya Budha anaknya Budha.
Ini adalah kenyataan.
Namun setelah dewasa, kita baru bisa berfikir. Otak kita telah berkembang menjadi alat berfikir yg dapat membedakan bermacam2 informasi. Sehingga bisa meyakini mana yg benar dan mana yg salah. Ini yg menyebabkan ada orang yg berpindah agama. Berpindah dengan keyakinan bahwa ternyata agama ini yg benar. Bukan karena berdasar tawaran harta benda.
Orang2 kriten itu selalu mengatakan membagikan “Kasih”. Namun ingatkah anda, bahwa masuknya agama Kristen ke tanah air kita adalah melalui para negara penjajah?!. Portugis, Inggris, Belanda (yg terlama), Jepang dan Amerika Serikat (yg membantu Agresi Militer Belanda setelah kemerdekaan Indonesia).
Penjajah Belanda yg terlama menjajah Indonesia, dengan penuh kekejaman dan penindasan, pertumpahan darah dan air mata, menjadikan orang2 tua kita, kakek nenek kita dahulu menderita tanpa belas kasihan.
Lewat 3G mereka, yaitu Gold, Glory dan Gospel, mereka menjajah kita. Pada G yg terakhir (Gospel), itulah agama yg mereka bawa. Agama Kristen.
Coba anda fikirkan lagi, ingin berbagi “Kasih” tetapi dengan kekejaman dan penindasan??
Ya, itulah mengapa Indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas muslim.
Comment by Antonio — Wednesday, 25 March 2009 @ 11:38 am
sebenarnya alquran hanya menjiplak alkitab karena tidak mungkin tuhan berfirman dua kali
Comment by serbia — Monday, 30 March 2009 @ 10:36 am
@ serbia :
maaf, yang anda maksud alkitab itu alkitab cetakan tahun berapa ya?,
karena banyak sekali cetakan alkitab yang isinya berbeda-beda.
Comment by Antonio — Thursday, 16 April 2009 @ 3:09 pm
Bagaimana mungkin Tuhan bisa berperan sebagai “Anak Tuhan’ di saat yang bersamaan? Bagaimana mungkin Tuhan membiarkan Anak-Nya sendiri mati disalib oleh para pembangkang? Bagaimana mungkin Anak Tuhan bisa dibangkitkan kembali oleh Tuhan ke surga, padahal Anak Tuhan tersebut adalah Tuhan itu sendiri?
Comment by Idries de vriestj — Sunday, 19 April 2009 @ 12:03 am
Aku bingung kenapa sebuah kitab suci yang mengaku diturunkan Tuhannya kepada seorang nabi telah menuliskan kata2 kebencian kepada umat lain (Nasrani dan Yahudi) yang adalah umat Tuhan sendiri. Padahal kitab ini baru lahir 700 tahun kemudian, saya kira pastilah ada penyebab kebencian itu dan akhirnya menjerumuskan umat2 pengikutnya dengan melabelkan kafir.. kafir kepada pengikut agama lain. Jangan tertipu, Tuhan yang sudah memberi anda hidup pastilah mencintai semua umat. Dia tidak pernah membencimu bahkan menyuruh membunuhmu, yang dibenciNya adalah perbuatan dosa2mu. Mustinya kita membenci perbuatan setan, meniduri gadis dibawah umur, kawin cerai, beristeri banyak layaknya binatang, mengajarkan kebencian kepada sesama, mengesploitasi agama, membunuh atas nama agama dll yang semustinya kita tinggalkan. Menangislah dan belalah dirimu dari segala perbuatan dosa jangan pernah mau mati sia2 atas nama agama untuk membela Allah. Dia Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Dashyat, Dialah yang membela kita. Jayalah bangsaku
Comment by riel — Monday, 20 April 2009 @ 2:55 pm
Kisah perjalanan spiritual profesor Jeffry Lang ahli matematika USA. Dia mengaku sangat terinspirasi dengan matematika yang menurutnya logis dan berisi faktafakta berupa data riil untuk menda patkan jawaban konkret.
‘’Dengan cara seperti itulah, saya bekerja. Adakalanya, saya frustrasi ketika ingin mencari sesuatu, tapi tidak mendapat jawaban yang konkret. Namun, dengan Islam, semuanya rasional, masuk akal, dan mudah dicerna,’’ tukasnya.
Comment by Bily — Sunday, 3 May 2009 @ 10:27 pm
Jacquelyn Harper, Bersyahadat Ketika Islam Dihujat
“Setelah membaca buku-buku Islam, saya mulai merasakan agama Islam adalah agama yang masuk akal buat saya. Saya sempat syok dan berkata, ‘inilah yang saya rasakan, inilah yang saya yakini’,” ujar Harper.
Comment by Bily — Tuesday, 5 May 2009 @ 11:15 pm
kenapa kristen tidak pernah berfikir bahwa seorang manusia bisa dijadikan tuhan???
kenapa dia muncul bukan pada awal jaman kalo emg dia tuhan?
Comment by r.ree66 — Tuesday, 12 May 2009 @ 6:05 pm
@ riel :
Anda bingung karena Anda belum masuk Islam.
Yang Anda katakan itu hanya berdasarkan berita2 dari media, baik TV atau koran, yg dengan opini2nya memang untuk bermaksud mendangkalkan pikiran Anda. Coba Anda cari tahu Islam itu dari sumber2 Islam itu sendiri yang benar.
Umat Islam tidak membenci orang2 Nasrani dan Yahudi. Tetapi merekalah yg membenci umat Islam. Ingatkah Anda semua penjajah dari jaman dahulu sampai sekarang ini adalah bangsa Nasrani dan Yahudi?. Termasuk menjajah tanah air Anda sendiri, Indonesia ?!. Mungkin jika Buyut, Kakek dan Nenek Anda masih hidup, mereka akan menyebutkan kepada Anda tentang kekejaman dan penindasan bangsa penjajah tersebut kepada Anda.
Islam adalah agama yang rasional. Perang yang diwajibkan kepada umat Islam adalah hanya apabila umat Islam diperangi terlebih dahulu.
Hanya orang bodoh yang diperangi tetapi menyerahkan dirinya untuk dihabisi. Dan Anda sendiri tidak akan pernah ada di dunia ini, karena Buyut, Kakek dan Nenek Anda menyerahkan dirinya kepada penjajah untuk dihabisi.
Kami umat Islam yang memegang teguh Al Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wassalam tidak pernah tertipu. Justru Anda-lah yang menipu diri Anda sendiri.
Saya hanya bisa mengajak Anda untuk masuk kedalam Islam, baru Anda tidak bingung lagi.
Comment by Antonio — Thursday, 14 May 2009 @ 5:04 pm
Mungkin pasa dasarnya setiap manusia pasti menganggap diri mereka benar…jadi dalam hal ini bagaimana kta melihat hal itu.aku juga berasal dari keluarga beda agama. Nenekku katolik fanatik, tiap dia liat berita di TV tentang teroris yang identik dengan kaum muslim pasti langsung mencela, padahal tdk semua orang islam seperti itu dan tidak semua orang yang beragama seperti dia baek. Yang pasti aku sakit hati tiap mendengar dia mencela agamaku. Aku berharap suatu saat nanti Allah SWT mendengar doaku untuk menhyadarkan bahwa Islam itu agama yang indah,, dan aku juga gak suka dengna tanggapan2 yang berideoologi masing2 yang mengenggap bahwaIslam hanya mengajarkan kawin cerai, beristri banyak ataupun hal-hal yang jelek yang hanya terlihat dari luar saja. Orang2 seperti itu sesungguhnya munafik karena aku yakin mereka belum membaca keindahan AlQuran. Selain itu AlQuran tidak menjiblak karen aitu Firman Allah SWT dan sekali-kali tidak ada yang bisa menyamai keindahan bahasa AlQuran.
JADI BUAT SERBIA,, jangan asal omong ya…
jangan kasih argumen yang sekiranya kamu gak ada bukti..
Kalo kamu bisa Buktikan kalo AlQuran itu mang jiblak baru kamu bicara tapi dengna bulti dan fakta jangan asal omong! Lagian tentunya isi AlQuran AMAT SANGAT JAUH BERBEDA dengan kitab agama yang kamu anut. KARENA TIDAK ADA YANG BISA MENYAMAI BAHASA ALQURAN……
ALLAHU AKBAR.,…
ALLAHU AKBAR…..
Comment by Miss anggie — Tuesday, 2 June 2009 @ 9:48 pm
Kalau Al-Qur’an dibilang menjiplak alkitabnya orang kristen, coba tunjukkan alkitab cetakan tahun berapa yg dijiplak itu?, sebab dari tahun dulu sampai yg sekarang ini alkitab banyak sekali dicetak yang isinya berbeda beda.
Sedangkan Al-Qur’an itu dari cetakan yg tertua yg ada di Arab Saudi sampai yg ada di Indonesia sekarang ini, isinya tidak pernah berubah.
Mana mungkin sesuatu yg berubah-ubah disamakan dengan sesuatu yg kekal abadi !
Karena memang Al-Qur’an itu sudah dijamin oleh ALLOH Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan bisa di-ubah olah makhluk yg Ia ciptakan.
Maha Suci ALLOH dengan segala firman-Nya.
Comment by Antonio — Wednesday, 3 June 2009 @ 2:52 pm
Tuhan Memberkatimu saudaraku.
Comment by jingga — Wednesday, 3 June 2009 @ 10:57 pm
ga mungkin ada asep kalo gak ada api, mana mungkin maling ngaku, ya engga mungkinlah……
gw rasa ada tulisan itu pasti ada fakta.
sepupu temen gw, dy dipacarin dihamilin dimurtadin ma orang kristen kalo gak masuk kristen tuh si cewe muslim gak dinikahin, gak bertanggung jawabkan?pengecut banget…. n setelah gw liat vcd irene handono makin aja gw percaya,,, hayo deh ngaku, muna bgt siy. makanya para muslim or muslimah jangan mau pacaran ma non islam. Ati2 ya ma pemurtadan TERSELUBUNG!!! Bersyukurlah menjadi orang Islam, agamanya bernilai tinggi, hanya bisa ditukar sama hati, bukan seharga 1 dus mie,pengobatan gratis n sekolah gratis apalagi cinta palsu….. BE AWARE !!! DANGER!!!
Comment by an — Thursday, 4 June 2009 @ 2:57 pm
@ Jingga : Bawa saja berkatmu itu. Dijaman keterbukaan ini sudah banyak orang2 kristen yg sudah masuk Islam. Jadi kami sudah mengetahui program2 kristenisasi yg disampaikan dari sumber mantan orang2 kristen sendiri.
@ An : memang benar, salah satu misi kristenisasi di Indonesia adalah melalui program mengawini muslimah yg ada di Indonesia. Jadi terus ingatkan saudara2 dan teman2 Anda tentang bahaya kristenisasi ini.
Comment by Antonio — Thursday, 4 June 2009 @ 6:30 pm
sekarang untuk bukti nyata, semenjak tuduhan barat kalo Islam teroris dan tuduhan2 lainnya itu, buat saudaraku yg muslim atau kristiani, coba deh iseng2 search di yahoo dan google dg keyword “church for sale” dan “mosque for sale”. silahkan bandingkan hasilnya.
Subhanallah… kira2 apa sih yg bisa kita pelajari (hikmah) dari hasil iseng2 meng-compare dua keyword itu?
Mari kita berfikir..
Comment by Antonio — Friday, 5 June 2009 @ 10:46 am
maaf teman teman disini, gw kristen. cewek gw islam berkerudung. dia dah niat mau pindah agama ikut gw. . maaf sebelumnya kalo ada yang keberatan, namanya juga cinta. bagaimana pendapat/saran teman teman disini? apakah saya seorang kristen gpp membawa jalan keselamatan buat calon istri saya yang berkerudung. makasih sebelum atas sarannya…
Dalam agama kami, jalan keselamatan adalah jalan Allah sesuai perintah Allah dan Sunnah Rasulullah, jalan Islam. Saya percaya anda adalah seorang yang baik, dan seorang yang baik tidak akan mencelakakan orang lain atau sahabatnya. Dalam ajaran kami, jikalau seorang dari kami keluar dari agama kami maka dia adalah celaka, maka tentunya Anda tidak akan mencelakakan teman Anda itu kan? Saya yakin agama Anda juga mengajarkan kebaikan. Jadi dalam agama kami tidak ada paksaan. Dan saya percaya Anda tidak demikian. Cinta yang utama adalah Cinta kepada Allah. Untuk saudara kami yang kebetulan teman Anda, semoga lekas mendapat petunjuk dan hidayah, Amin. Untuk Anda, renungkanlah, sesungguhnya di dalam sanubari ada kebaikan yang sejati. Cinta dunia bukan segalanya.. Terima kasih
Comment by mau belajar — Tuesday, 23 June 2009 @ 2:56 am
aye mo ikut nanggepin dari ‘mau belajar’…
kalo emang bener lu cinta ma die, mending kasih kesempatan buat die mencari pengganti yg lebih baik dari elu…soalnya dengan mengajak die pindah ke agama elu lewat pacaran dan pernikahan bukankah elu juga sama dengan orang2 kristen yg sedang di bahas di blog ini?yang sangat tidak manusiawi? dan memecah belah agama2 di Indonesia?
Insyaflah kang, bukti cinta yg terbaik adalah memberikan die pilihan terbaik dan terbenar…dan seandainya dia ikut ke agama elu, berarti elu telah memberikan die ke pilihan terburuk…
salam kenal n piss!
Comment by naga mustika — Monday, 27 July 2009 @ 3:05 pm
Apakah sudah masa pertandanya ?
Nabi Muhammad SAW, menyampaikan bahwa di akhir zaman akan datangnya rasul Isa AS, yang akan menurunkan salib dan membunuh babi.
Apakah sekarang sudah faktanya ?
Bannyak Gereja menurun jamaaahnya di Eropa, Amerika dam Australia (Asia kecuali negara berkembang dan terbelakang).
Akan membunuh babi, sekarang ada virus babi.
Sudah saatnya atau masih jauh ya ???
Comment by Azka — Saturday, 8 August 2009 @ 5:31 am
Di Mindanao untuk menghadapi Moro, pemerintah Filipina, yang Katolik itu kewalahan, maka dia memberi image buruk dengan cara membuat fitnah bom. Yakni dengan cara mengebom hotel-hotel milik Amerika. Pelakunya adalah Michael Miring, dia adalah orang CIA, dia melakukan pengeboman dengan bahan yang mirip digunakan orang Moro dan pada saat eksekusi diusahakan ada orang Moro di situ. Hingga image Moro rusak dan akhirnya pecah. Namun dengan izin Allah, bom yang ketika dirakit Michael Miring meledak di sebuah hotel. Akhirnya terbongkarlah, meski demikian Michael Miring dijemput sendiri oleh komandannya.
Comment by Gussur — Friday, 14 August 2009 @ 7:52 pm
Alhamdulllah dengan facebook diketemukan dengan teman2 lama. Teman2 SMA & SMP, terkaget-kaget lagi dulu yang mereka protestan dan ada yang katolik telah menyatakan muslim. Ada yang berjilbab, ada yang sudah haji. Ternyata perjuangan saya sejak dulu tidak sia-sia menjelaskan Islam yang paling sesuai dengan iptek dan ekonomi modern. Tetaplah berjuang wahai muslimin, jangan cepat melihat hasil, kalian ummat yang dijanjikan ….
Comment by Feldin — Monday, 17 August 2009 @ 4:46 pm
emm.. gimana yah.. gw pribadi sih katolik. tapi menurut gw semua agama tuh baik kok pada dasarnya. Jadi kalo gw perhatiin kelima agama di Indo ( 6 ya ditambah konghucu) itu pengajarannya baik2 n gw juga salut ama agama2 selain agama gw.
Menanggapi kasus diatas itu, menurut gw itu mah kristen sesat. menurut gw semua orang berhak beribadah sesuai keinginannya sendiri2. tanpa dipaksa pihak lain. jadi kalo di kasus itu ada cewe muslim yg dipaksa jadi kristen menurut gw biadab banget. kalo gw jadi anggota gerejanya, gw langsung keluar dah.
macem2 aja dunia ini, udah deket ma akherat kali ya makanya banyak kejahatan macam ini.. ckckck..
saran gw sih jgn cepet menduga agama lain jelek, gw rasa itu cuman beberapa aja (tapi sialnya perbuatannya mewakilin semua) buktinya misalnya ada serangan teroris (yg selalu diidentikkan dengan muslim) gw jg gak benci tuh ama muslim, malah temen2 gw yg dikampus banyak jg yg muslim(menurut gw kelakuannya lebih terpuji dari temen gw seagama tapi bejad,malu dah gw) hahahaha..
justru kalo kita org beragama(menurut gw) kita harus berantas sama2 tuh kelompok2 macam gitu tanpa pandang bulu. Allah beserta kita. Peace..
Comment by landlord — Wednesday, 26 August 2009 @ 8:54 am
Pendapat saya Agama itu adalah keyakinan atau Iman
yang dipercayai oleh penganutnya.Sebab itu Agama kita jangan diperdebatkan karena setiap penganutnya selalu mempertahankan apa yang di imaninya.Saran sy utk menambah wawasan kita bacalah Buku Sejarah Tuhan Karangan Karen Amstrong. Salam damai, karena Damai Itu Indah.
Comment by Ibrahim Mangula — Monday, 14 September 2009 @ 10:09 pm
http://upacaraibadahhaji.blogspot.com/
Comment by Kokok67 — Thursday, 17 September 2009 @ 8:21 pm
http://upacaraibadahhaji.blogspot.com/
Comment by Kokok67 — Thursday, 17 September 2009 @ 8:25 pm
Alhamdullillah kami yang dulu rajin baca injil, yang dulu rajin puji-pujian untuk Yesus, telah beralih muslim, menangis diperjumpakan dengan tanah suci Mekkah, gersang, jauh dari kesuburan Indonesia.
Kami mencium hajar aswad hanya sekedar destinasi saja, tidak ada satupun dari kami yang bermaksud menyembah batu hitam itu.
Beberapa teman kami yang dulunya non muslim, menangis ketika meninggalkan Mekkah. Kenapa ? Rindu kembali pada kota yang amat gersang ini.
Di Masjidil Haram begitu sering dibacakan quran yang menceritakan kemuliaan Isa Alaihi Salam, dan penyimpangan kaum yang mempertuhankannya.
Comment by Elkarima — Monday, 21 September 2009 @ 9:54 pm
Sepakat, kami juga rindu kembali ke Makkah.
kami tidak nyembah ke batu hitam.
Jika anda upacara bendera, apakah anda nyembah bendera.Jika anda berlomba dan dapat juara 1, dapat piala lalu dicium piala itu, apakah anda nyembah piala.
Coba cari orang yang baru masuk islam dan sudah pergi ke Kabah, tanyakan apakah ia rindu kesana lagi ? Apakah untuk nyembah batu hitam ? Sekali-kali tidak, tiada sekutu bagi Allah. Adalah rahmat dan karunia, kami bisa hadir kesana.
Comment by Cuin — Wednesday, 23 September 2009 @ 8:03 pm
KRISTEN TIDAK JAHAT
Comment by ANDY — Tuesday, 29 September 2009 @ 7:07 pm
“(Yaitu) bahwasanya orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” (QS: 53:38).
Comment by GIFT — Saturday, 3 October 2009 @ 5:32 pm
Wildeman yang asal Negeri Kincir Angin itu mengakui, sebelum belajar banyak tentang Islam, ia memiliki pandangan yang negatif tentang Islam. Ia pernah punya pemikiran, bagaimana seorang Muslim mengaku sebagai orang yang beragama tapi pada saat yang sama ia menindas isterinya sendiri. Wildeman juga mengaku tak habis pikir, mengapa umat Islam “menyembah” batu berbentuk kubus di Makkah (Ka’bah) padahal batu atau patung tidak punya kekuatan atau bisa membantu manusia. Ia juga menganggap Muslim tidak toleran dengan penganut agama lain.
Setelah buku pertama yang ia beli, Wildeman membaca buku-buku lainnya tentang Islam bertahun-tahun kemudian dan ia mengaku terkejut bahwa apa yang selama ini ia pikirkan adalah bagian dari ajaran Islam dan apa yang selama ini ia kritisi juga dikritisi dalam Islam.
Comment by GIFT — Thursday, 29 October 2009 @ 11:41 pm