Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam : bermimpi bertemu Rasululah SAW
“Ya Tuhanku… Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku… sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu… Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran… manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku… jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan… tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar…”
Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.
Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.
Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut keda-tangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, “Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu?” ia tersenyum dan berkata, “Ya, tentu saja boleh.”
Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.!
Sily berkata, “Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya.
Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan!
Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsiten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan.
Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, “Bukankah anda seorang pendeta?” Aku jawab, “Benar.” Lantas ia bertanya kepadaku, “Siapa Tuhanmu?” Aku katakan, “Al-Masih.” Ia kembali berkata, “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.” Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang men-ceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah.
Aku pergi ke Dewan Gereja dan meminta kepada para anggota dewan agar berkumpul. Mereka menyepakatinya. Pada pertemuan tersebut aku mengabarkan kepada mereka tentang apa yang telah aku dengar. Tetapi mereka malah menyerangku dengan ucapan, “Kamu telah ditipu orang Arab. Ia hanya ingin meyesatkanmu dan memasukkan kamu ke dalam agama orang Arab.” Aku katakan, “Kalau begitu, coba beri jawabannya!” Mereka membantah pertanyaan seperti itu namun tak seorang pun yang mampu memberikan jawaban.
Pada hari minggu, aku harus memberikan pidato dan pelajaranku di gereja. Aku berdiri di depan orang banyak untuk memberikan wejangan. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Sementara para hadirin merasa aneh, karena aku berdiri di hadapan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Aku kembali masuk ke dalam gereja dan meminta kepada temanku agar ia menggantikan tempatku. Aku katakan bahwa aku sedang sakit. Padahal jiwaku hancur luluh.
Aku pulang ke rumah dalam keadaan bingung dan cemas. Lalu aku masuk dan duduk di sebuah ruangan kecil. Sambil menangis aku menengadahkan pandanganku ke langit seraya berdoa. Namun kepada siapa aku berdoa. Kemudian aku berdoa kepada Dzat yang aku yakini bahwa Dia adalah Allah Sang Maha Pencipta, “Ya Tuhanku… Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku… sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu… Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran… manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku… jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan… tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar…” lantas akupun tertidur.
Di dalam tidur, aku melihat diriku sedang berada di sebuah ruangan yang sangat luas. Tidak ada seorang pun di dalamnya kecuali diriku. Tiba-tiba di tengah ruangan tersebut muncul seorang lelaki. Wajah orang itu tidak begitu jelas karena kilauan cahaya yang terpancar darinya dan dari sekelilingnya. Namun aku yakin bahwa cahaya tersebut muncul dari orang tersebut. Lelaki itu memberi isyarat kepadaku dan memanggil, “Wahai Ibrahim!” Aku menoleh ingin mengetahui siapa Ibrahim, namun aku tidak menjumpai siapa pun di ruangan itu. Lelaki itu berkata, “Kamu Ibrahim… kamulah yang bernama Ibrahim. Bukankah engkau yang memohon petunjuk kepada Allah?” Aku jawab, “Benar.” Ia berkata, “Lihat ke sebelah kananmu!” Maka akupun menoleh ke kanan dan ternyata di sana ada sekelompok orang yang sedang memanggul barang-barang mereka dengan mengenakan pakaian putih dan bersorban putih. Ikutilah mereka agar engkau mengetahui kebenaran!” Lanjut lelaki itu.
Kemudian aku terbangun dari tidurku. Aku merasakan sebuah kegembiraan menyelimutiku. Namun aku belum juga memperoleh ketenangan ketika muncul pertanyaan, di mana gerangan kelompok yang aku lihat di dalam mimipiku itu berada.
Aku bertekad untuk melanjutkannya dengan berkelana mencari sebuah kebenaran, sebagaimana ciri-ciri yang telah diisyaratkan dalam mimpiku. Aku yakin ini semua merupakan petunjuk dari Allah SWT. Kemudian aku minta cuti kerja dan mulai melakukan perjalanan panjang yang memaksaku untuk berkeliling di beberapa kota mencari dan bertanya di mana orang-orang yang memakai pakaian dan sorban putih berada. Telah panjang perjalanan dan pencarianku. Setiap aku menjumpai kaum muslimin, mereka hanya memakai celana panjang dan kopiah. Hingga akhirnya aku sampai di kota Johannesburg.
Di sana aku mendatangi kantor penerima tamu milik Lembaga Muslim Afrika. Di rumah itu aku bertanya kepada pegawai penerima tamu tentang jamaah tersebut. Namun ia mengira bahwa aku seorang peminta-minta dan memberikan sejumlah uang. Aku katakan, “Bukan ini yang aku minta. Bukankah kalian mempunyai tempat ibadah yang dekat dari sini? Tolong tunjukkan masjid yang terdekat.” Lalu aku mengikuti arahannya dan aku terkejut ketika melihat seorang lelaki berpakaian dan bersorban putih sedang berdiri di depan pintu.
Aku sangat girang, karena ciri-cirinya sama seperti yang aku lihat dalam mimpi. Dengan hati yang berbunga-bunga, aku mendekati orang tersebut. Sebelum aku mengatakan sepatah kata, ia terlebih dahulu berkata, “Selamat datang ya Ibrahim!” Aku terperanjat mendengarnya. Ia mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkannya. Lantas ia melanjutkan ucapan-nya, “Aku melihatmu di dalam mimpi bahwa engkau sedang mencari-cari kami. Engkau hendak mencari kebenaran? Kebenaran ada pada agama yang diridhai Allah untuk hamba-Nya yaitu Islam.” Aku katakan, “Benar. Aku sedang mencari kebenaran yang telah ditunjukkan oleh lelaki bercahaya dalam mimpiku, agar aku mengikuti sekelompok orang yang berpakaian seperti busana yang engkau kenakan. Tahukah kamu siapa lelaki yang aku lihat dalam mimpiku itu?” Ia menjawab, “Dia adalah Nabi kami Muhammad, Nabi agama Islam yang benar, Rasulullah SAW.” Sulit bagiku untuk mempercayai apa yang terjadi pada diriku. Namun langsung saja aku peluk dia dan aku katakan kepadanya, “Benarkah lelaki itu Rasul dan Nabi kalian yang datang menunjukiku agama yang benar?” Ia berkata, “Benar.”
Ia lalu menyambut kedatanganku dan memberikan ucapan selamat karena Allah telah memberiku hidayah kebenaran. Kemudian datang waktu shalat zhuhur. Ia mempersilahkanku duduk di tempat paling belakang dalam masjid dan ia pergi untuk melaksanakan shalat bersama jamaah yang lain. Aku memperhatikan kaum muslimin banyak memakai pakaian seperti yang dipakainya. Aku melihat mereka rukuk dan sujud kepada Allah. Aku berkata dalam hati, “Demi Allah, inilah agama yang benar. Aku telah membaca dalam berbagai kitab bahwa para nabi dan rasul meletakkan dahinya di atas tanah sujud kepada Allah.” Setelah mereka shalat, jiwaku mulai merasa tenang dengan fenomena yang aku lihat. Aku berucap dalam hati, “Demi Allah sesungguhnya Allah SAW telah menunjukkan kepadaku agama yang benar.” Seorang muslim memanggilku agar aku mengumumkan keislamanku. Lalu aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan aku menangis sejadi-jadinya karena gembira telah mendapat hidayah dari Allah SWT.
Kemudian aku tinggal bersamanya untuk mempelajari Islam dan aku pergi bersama mereka untuk melakukan safari dakwah dalam waktu beberapa lama. Mereka mengunjungi semua tempat, mengajak manusia kepada agama Islam. Aku sangat gembira ikut bersama mereka. Aku dapat belajar shalat, puasa, tahajjud, doa, kejujuran dan amanah dari mereka. Aku juga belajar dari mereka bahwa seorang muslim diperintahkan untuk menyampaikan agama Allah dan bagaimana menjadi seorang muslim yang mengajak kepada jalan Allah serta berdakwah dengan hikmah, sabar, tenang, rela berkorban dan berwajah ceria.
Setelah beberapa bulan kemudian, aku kembali ke kotaku. Ternyata keluarga dan teman-temanku sedang mencari-cariku. Namun ketika melihat aku kembali memakai pakaian Islami, mereka mengingkarinya dan Dewan Gereja meminta kepadaku agar diadakan sidang darurat. Pada pertemuan itu mereka mencelaku karena aku telah meninggalkan agama keluarga dan nenek moyang kami. Mereka berkata kepadaku, “Sungguh kamu telah tersesat dan tertipu dengan agama orang Arab.” Aku katakan, “Tidak ada seorang pun yang telah menipu dan menyesatkanku. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW datang kepadaku dalam mimpi untuk menunjukkan kebenaran dan agama yang benar yaitu agama Islam. Bukan agama orang Arab sebagaimana yang kalian katakan. Aku mengajak kalian kepada jalan yang benar dan memeluk Islam.” Mereka semua terdiam.
Kemudian mereka mencoba cara lain, yaitu membujukku dengan memberikan harta, kekuasaan dan pangkat. Mereka berkata, “Sesungguhnya Vatikan me-mintamu untuk tinggal bersama mereka selama enam bulan untuk menyerahkan uang panjar pembelian rumah dan mobil baru untukmu serta memberimu kenaikan gaji dan pangkat tertinggi di gereja.”
Semua tawaran tersebut aku tolak dan aku katakan kepada mereka, “Apakah kalian akan menyesatkanku setelah Allah memberiku hidayah? Demi Allah aku takkan pernah melakukannya walaupun kalian memenggal leherku.” Kemudian aku menasehati mereka dan kembali mengajak mereka ke agama Islam. Maka masuk Islamlah dua orang dari kalangan pendeta.
Alhamdulillah, Setelah melihat tekadku tersebut, mereka menarik semua derajat dan pangkatku. Aku merasa senang dengan itu semua, bahkan tadinya aku ingin agar penarikan itu segera dilakukan. Kemudian aku mengembalikan semua harta dan tugasku kepada mereka dan akupun pergi meninggalkan mereka,” Sily mengakhiri kisahnya.
Kisah masuk Islam Ibrahim Sily yang ia ceritakan sendiri kepadaku di kantorku, disaksikan oleh Abdul Khaliq sekretaris kantor Rabithah Afrika dan dua orang lainnya. Pendeta sily sekarang dipanggil dengan Da’i Ibrahim Sily berasal dari kabilah Kuza Afrika Selatan. Aku mengundang pendeta Ibrahim -maaf- Da’i Ibrahim Sily makan siang di rumahku dan aku laksanakan apa yang diwajibkan dalam agamaku yaitu memuliakannya, kemudian ia pun pamit. Setelah pertemuan itu aku pergi ke Makkah al-Mukarramah untuk melaksanakan suatu tugas. Waktu itu kami sudah mendekati persiapan seminar Ilmu Syar’i I yang akan diadakan di kota Cape Town. Lalu aku kembali ke Afrika Selatan tepatnya ke kota Cape Town.
Ketika aku berada di kantor yang telah disiapkan untuk kami di Ma’had Arqam, Dai Ibrahim Sily mendatangiku. Aku langsung mengenalnya dan aku ucapkan salam untuknya dan bertanya, “Apa yang kamu lakukan disini wahai Ibrahim.?” Ia menjawab, “Aku sedang mengunjungi tempat-tempat di Afrika Selatan untuk berdakwah kepada Allah. Aku ingin mengeluarkan masyarakat negeriku dari api neraka, mengeluarkan mereka dari jalan yang gelap ke jalan yang terang dengan memasukkan mereka ke dalam agama Islam.”
Setelah Ibrahim selesai mengisahkan kepada kami bahwa perhatiannya sekarang hanya tertumpah untuk dakwah kepada agama Allah, ia meninggalkan kami menuju suatu daerah… medan dakwah yang penuh dengan pengorbanan di jalan Allah. Aku perhatikan wajahnya berubah dan pakaiannya bersinar. Aku heran ia tidak meminta bantuan dan tidak menjulurkan tangannya meminta sumbangan. Aku merasakan ada yang mengalir di pipiku yang membangkitkan perasaan aneh. Perasaan ini seakan-akan berbicara kepadaku, “Kalian manusia yang mempermainkan dakwah, ti-dakkah kalian perhatikan para mujahid di jalan Allah!”
Benar wahai sudaraku. Kami telah tertinggal… kami berjalan lamban… kami telah tertipu dengan kehidupan dunia, sementara orang-orang yang seperti Da’i Ibrahim Sily, Da’i berbangsa Spanyol Ahmad Sa’id berkorban, berjihad dan bertempur demi menyampaikan agama ini. Ya Rabb rahmatilah kami. (alsofwah)
(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad Shalih al-Qaththani, seperti yang dinukilnya dari tulisan Dr. Abdul Aziz Ahmad Sarhan, Dekan fakultas Tarbiyah di Makkah al-Mukarramah, dengan sedikit perubahan. PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616)
_____________________
dari web swaramuslim.net, rubrik Journey to Islam posting oleh : redaksi 31 Oct 2006 - 6:45 pm















kisah aneh,
katanya dana dari vatican, tapi untuk kristen, mestinya untuk katolik (orang kristen dan katolik tahu persis perbedaan ini, jadi tidak mungkin orang katolik mengatakan ini untuk kristen)
juga kalau dana dari vatican, pasti bukan untuk pendeta (di katholik tidak ada sebutan pendeta)
coba search di google “ibrahim sily” ketemu berapa? gak ada di website asing.
kalau benar seorang pendeta, pasti bisa jawab pertanyaan si muslim pedagang hadiah.
nampaknya kisah fiktif yang tidak akurat.
Comment by sapujagad — Monday, 13 November 2006 @ 1:33 pm
artinya pendeta itu goblok gatau ayat hanya sekilas seperti teroris yang hanya mengajar dan mendalami alkitab dan mempelajarinya setengah - setengah yang jawabanya mudah lihat ayat ini :
katanya: “Jikalau Engkau adalah Mesias, katakanlah kepada kami.” Jawab Yesus: “Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya tuhan yesus sudah mengatakan namun banyak yang tidak percaya adalagi
Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.masa di jelasin secara detail nanti islam kalah donk, umat kristen jangan percaya dengan Nabi Muhamad , karena dalam alkitab juga bahwa nabi telah di genapi hingga nabi yesus kristus , lalu dari beberapa nabi kalian tau nabi yang dari roh dan naik kesorga bukan ketanah untuk menyiapkan surga yaitu lah YESUS ,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:31 pm
sok sebutkan nabi muhamadmu seorang mesias ?
APAKAH MUHAMAD ITU BENAR BERAGAMA ISLAM
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:33 pm
means idiot priest gatau paragraph only briefly as a terrorist who only teach and study it deeply biblical and half - half of her answers easily see this paragraph:
he said: “If You are the Messiah, tell us.” Jesus replied: “Even if I say to you, but you will not believe the Lord Jesus had said, but many do not believe it’s more
And every day they continue their teaching in the temple and in homes of people and preach the gospel of Jesus which is Mesias.Akan But Saul and the greater the influence he had confused the Jews who lived in Damascus by proving that Jesus is Mesias.Ketika Silas and Timothy came from Macedonia, Paul fully preached the word, in which he testified to the Jews, that Jesus was not bored with Mesias.Sebab-jemunya he denies the Jewish people in public and prove from the Scriptures that Jesus is the jelasin Mesias.masa in detail later defeated donk Islamic, Christian people do not believe the Prophet Muhammad, because the Bible is that the prophets have been fulfilled to the prophet Jesus Christ, and from the prophets you know that the spirit of the prophet and up kesorga not prepare the ground for the heaven is Jesus,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:41 pm
beteken idioot priester gatau paragraaf net kortliks as ‘n terreur wat net onderrig en bestudeer dit diep Bybelse en die helfte - die helfte van haar antwoorde maklik sien hierdie paragraaf te vervang:
Hy het gesê: “As U is die Messias is, sê vir ons.” Jesus het geantwoord: “Selfs as ek sê vir julle, maar jy sal glo dat die Here Jesus het gesê nie, maar baie dink dit is meer nie
En elke dag dit bly hulle onderrig in die tempel en in die huise van mense in en verkondig die evangelie van Jesus wat Mesias.Akan Maar Saul en die groter die invloed hy het die Jode wat in Damaskus gewoon het deur te bewys dat Jesus moes verwar Mesias.Ketika Silas en Timótheüs van Macedónië gekom het, Paulus ten volle verkondig die woord, waarin hy getuig het aan die Jode, wat Jesus was nie verveeld met Mesias.Sebab-jemunya hy ontken die Joodse mense in die openbaar en bewys uit die Skrif dat Jesus die jelasin Mesias.masa in detail later verslaan donk Islamitiese, doen Christen-mense glo dat die profeet Mohammed nie, want die Bybel is dat die profete vervul gewees het om die profeet Jesus Christus, en uit die profete jy weet dat die gees van die profeet en up kesorga voorbereiding van die grond vir die hemel nie, is Jesus
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:43 pm
إرهابي إلا الذين يعلمون ودراستها في عمق الكتاب المقدس والنصف — نصف لها إجابات نرى بسهولة هذه الفقرة :
وقال : “إذا أنت المسيح ، يقول لنا.” أجاب يسوع : “حتى لو أقول لكم ، ولكن لن نؤمن لكم الرب يسوع قد قال ، لكن الكثير منها لا نعتقد أنه أكثر
وفي كل يوم أنها لا تزال تدريسهم في المعبد وفي منازل الناس والتبشير بإنجيل يسوع الذي هو Mesias.Akan لكن شاول وقدر أكبر من النفوذ الذي كان الخلط بين اليهود الذين عاشوا في دمشق عن طريق اثبات ان يسوع هو Mesias.Ketika سيلاس وتيموثي جاء من مقدونيا ، وبول تماما بشر الكلمة ، والذي يشهد على اليهود ، أن يسوع لم يكن بالملل مع Mesias.Sebab - jemunya انه ينفي الشعب اليهودي في القطاعين العام وإثبات من الكتاب المقدس ان يسوع هو Mesias.masa jelasin بالتفصيل في وقت لاحق هزم دونك الإسلامية ، الشعب المسيحي لا يعتقدون ان النبي محمد ، وذلك لأن الكتاب المقدس هو أن الأنبياء قد تم الوفاء بها الى النبي يسوع المسيح ، من الأنبياء وأنت تعلم أن روح النبي وحتى لا kesorga تمهيد الطريق لالسماء هو يسوع ،
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:44 pm
指白痴牧师gatau段只是简单的恐怖谁只有教授和研究,深入圣经半-她的回答很容易看到这种半段:
他说:“如果你是弥赛亚,请告诉我们。”耶稣回答说:“即使我告诉你,但你不会相信主耶稣说,但很多人不相信它更
每天教他们继续在寺庙和人民的家园,宣扬基督福音是Mesias.Akan但扫罗和更大了他混淆了谁的犹太人居住在大马士革的证明耶稣是影响 Mesias.Ketika西拉斯和蒂莫从马其顿来了,保罗充分宣扬这个词,在他作证的犹太人,耶稣是没有Mesias.Sebab钻孔jemunya他在公开场合否认犹太人民,并证明从圣经耶稣是详细jelasin Mesias.masa后来打败栋克伊斯兰教,基督教的人不相信先知穆罕默德,因为圣经是先知已经履行的先知耶稣,从先知你知道先知的精神并建立 kesorga没有准备为天上地下是耶稣,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:45 pm
טרוריסט רק ללמד וללמוד אותו לעומק התנ”ך חצי - חצי של עונה לה בקלות לראות בפסקה זו:
הוא אמר: “אם אתה המשיח, לספר לנו.” ישוע השיב: “גם אם אני אומר לך, אבל אתה לא תאמין את האדון ישוע היה אומר, אבל רבים לא מאמינים שזה יותר
וכל יום הם ממשיכים ללמד שלהם המקדש בבתים של אנשים להטיף את הבשורה של ישוע אשר Mesias.Akan אבל שאול יותר את ההשפעה שהוא מבולבל היהודים שחיו על ידי דמשק להוכיח שישוע הוא Mesias.Ketika סילס וטימותי בא מקדוניה, פול מלא הטיף את המילה, שבה הוא העיד על היהודים, כי ישו לא היה משועמם עם Mesias.Sebab-jemunya הוא מכחיש את העם היהודי בפומבי להוכיח מן הכתובים שישוע הוא jelasin Mesias.masa בפירוט מאוחר יותר הביס Donk האיסלאמי, אנשים נוצרי לא מאמין הנביא מוחמד, כי התנ”ך הוא כי נביאי מולאו על הנביא ישו, ומן הנביאים אתה יודע כי רוחו של הנביא ועד לא kesorga להכשיר את הקרקע השמים הוא ישוע,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:46 pm
artinya pendeta itu goblok gatau ayat hanya sekilas seperti pengganas yang hanya mengajar dan mendalami alkitab dan mempelajarinya setengah - setengah yang jawabanya mudah lihat ayat ini:
katanya: “Jikalau Engkau adalah Mesias, katakanlah kepada kami.” Jawab Yesus: “Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya tuhan yesus sudah mengatakan namun banyak yang tidak percaya adalagi
Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, kerana ia membuktikan, bahawa Yesus adalah Mesias.Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahawa Yesus adalah Mesias.Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.masa di jelasin secara detail nanti islam menang donk, umat kristen jangan percaya dengan Nabi Muhamad, kerana dalam alkitab juga bahawa nabi telah di genapi hingga nabi yesus kristus, lalu dari beberapa nabi kalian tau nabi yang dari roh dan naik kesorga bukan ketanah untuk menyiapkan syurga iaitu lah YESUS,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:46 pm
잠시 밖에 누가 가르쳐에만 깊이 성경 공부 반 테러 - 그녀의 대답의 절반 정도로 바보 같은 제사장 gatau 의미를 쉽게 단락이 단락을 참조하십시오 :
그는 말했다 : “만약 당신이 메시아가 우리에게 말해줄 수있습니다.”예수 께서 말씀 하셨다 : “만약 내가 당신에게 말하지만, 당신은 주 예수 밝혔다했다 믿지 못할 것입니다,하지만, 더 많은 믿기지 않아
그리고 그들은 성전에서 가르치는 사람의 가정에 예수님의 Mesias.Akan 그러나 사울 그리고 그는 유대 사람 다마스커스에서 예수를 증명하는 살아 혼란스러워했다 영향력이 큰 복음을 계속해서 매일 Mesias.Ketika 실라와 디모데 마케도니아에서 나온, 폴 완벽 그는 유대인에게 예수 Mesias.Sebab 싫증이 아니 증언 단어, - 그가 공개적으로 유대인들을 증명할 거부 jemunya 설교 성경은 예수 께서 jelasin Mesias.masa 상세 나중에 donk 이슬람, 기독교 사람들은 예언자 무하마드 믿지 않는 패하고에서 있기 때문에 성경은 예언자 예언자가 예수 그리스도를 실현되었습니다 너도 알다시피 예언자에서 그 예언자의 정신을 그리고 하늘에 대한 지상 준비하지 kesorga 예수님입니다
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:48 pm
σημαίνει ηλίθιος σκέψη gatau ιερέα μόνο εν συντομία ως τρομοκράτη, ο οποίος μόνο διδάσκουν και βαθιά μελέτη που βιβλική και το ήμισυ - το ήμισυ των απαντήσεων της δείτε εύκολα αυτό το σημείο:
είπε: «Αν ο Μεσσίας, να μας πει.” Ιησούς απάντησε: «Ακόμη και αν μπορώ να σας πω, αλλά δεν θα πιστεύετε ο Κύριος Ιησούς είχε πει, αλλά πολλοί δεν πιστεύουν ότι είναι πιο
Και κάθε μέρα να συνεχίσουν τη διδασκαλία τους στο ναό και στα σπίτια των ανθρώπων και να κηρύξει το Ευαγγέλιο του Ιησού που είναι Mesias.Akan Αλλά ο Σαούλ και όσο μεγαλύτερη είναι η επιρροή που είχε σύγχυση των Εβραίων που ζούσαν στη Δαμασκό αποδεικνύοντας ότι ο Ιησούς είναι Mesias.Ketika Σίλα και Τιμόθεο ήρθαν από τη Μακεδονία, Παύλος κήρυξε πλήρως τη λέξη, στην οποία κατέθεσε προς τους Εβραίους, ότι ο Ιησούς δεν είχε βαρεθεί με Mesias.Sebab-jemunya αρνείται του εβραϊκού λαού στη δημόσια και να αποδειχθεί από τις Γραφές ότι ο Ιησούς είναι η jelasin Mesias.masa λεπτομερώς αργότερα νίκησε Donk ισλαμική, χριστιανική άνθρωποι δεν πιστεύουν τον προφήτη Μωάμεθ, επειδή η Αγία Γραφή είναι ότι έχουν εκπληρωθεί οι προφήτες για τον προφήτη τον Ιησού Χριστό, και από τους προφήτες γνωρίζετε ότι το πνεύμα του προφήτη και η προσαύξηση δεν kesorga προετοιμάσει το έδαφος για το παράδεισο είναι ο Ιησούς,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:49 pm
sadece kısa süreli olan sadece öğretmek ve derin İncille çalışmak ve yarım terörist - Ona cevap yarısı kadar salak rahip gatau paragraf anlamına kolayca bu fıkra bakın:
dedi: “Eğer sen Mesih, bize söyleyin.” İsa cevap verdi: “Eğer sana diyorum, ama Rab İsa dedi vardı iman etmezler, ancak çok daha olduğunu düşünmeyin
Ve tapınağın kendi öğretim ve insanların evlerinde ve İsa hangi Mesias.Akan Ama Saul ve o Yahudi Şam’da İsa’nın olduğunu kanıtlayan yaşadığı karışık olduğunu etkisi büyüktür İncili yaymak devam her gün Mesias.Ketika Silas ve Timothy Makedonya gelen Paul tamamen hangi yılında Yahudilere, İsa’nın Mesias.Sebab sıkılmış olmadığını ifade sözcüğü,-o kamuoyunda Yahudi halkı ve ispat yalanladı jemunya vaaz Kutsal İsa’nın jelasin Mesias.masa ayrıntılı olarak daha sonra donk İslam, Hıristiyan kişi Peygamberimiz inanmıyorum yenilir, kimden çünkü Kutsal Kitap peygamberleri peygamber İsa Mesih’e, gerçekleşmiştir ve bilirsin peygamberlere gelen o peygamber ruhu ve yukarı cennet için zemin hazırlamak değil kesorga İsa, bir
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:50 pm
средства идиот пункта gatau священник лишь кратко как террорист, который только учить и изучать его глубокое библейское, а половина - половина ее ответы легко увидеть настоящего пункта:
Он сказал: “Если Ты Мессия, скажи нам.” Иисус ответил: “Даже если я скажу вам, но вы не верю, что Господь Иисус говорил, но многие из них не верю, что это больше
И каждый день они продолжают свое обучение в храме и в домах людей и проповедовать Евангелие Иисуса, Mesias.Akan Но Саул и тем большее влияние он путал евреев, живших в Дамаске, доказывая, что Иисус есть Mesias.Ketika Сила и Тимофей пришли из Македонии, Павел проповедовал полное слово, в котором он показал евреям, что Иисус был не скучно с Mesias.Sebab-jemunya он отказывает еврейскому народу в государственном и доказать от Писания, что Иисус есть jelasin Mesias.masa подробно позже победили Donk исламских, христианских людей не считают, что Пророк Мухаммад, потому что Библия является то, что пророки были выполнены на пророка Иисуса Христа, и от пророков вы знаете, что дух пророка и до не kesorga подготовить почву для небо Иисус,
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:50 pm
短期間だけしか教えを深く聖書の勉強、半分テロ-彼女の答えの半分はばか司祭gatau段落の意味を簡単にこの項参照してください:
彼は言いました:”もしあなたが、救世主は、教えている。”イエスは答えた:”たとえ私があなたに言うが、あなたはイエスだが信じられない、しかし、多くは、それ以上だと信じていない
そして、彼らは寺での指導と人々の家庭で、イエスのどのMesias.Akanしかし、サウルと、彼はユダヤ人が、ダマスカスでは、イエスであることを証明で暮らしていた混乱してしまったの影響も大きいの福音を続ける毎日Mesias.Ketikaサイラス、ティモシーマケドニアから来て、ポールを完全には彼はユダヤ人には、イエスキリストMesias.Sebabと退屈ではなかったと証言した単語を、彼は公共の場で、ユダヤ人と証明を否定jemunya説教聖書は、イエスがjelasin Mesias.masa後で詳細にウイスキー、イスラム、キリスト教の人々は預言者ムハンマドとは思わない敗北ですから、これは、聖書は、預言者、預言者、イエスキリストには、満たされていると知って、預言者たちからは、預言者の精神最大天国のグラウンドを用意できないkesorgaイエスキリストです。
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:51 pm
sok muhamadmu mention a messiah prophet?
WHAT IS MUHAMAD ISLAMIC RELIGIOUS RIGHT?
Think ISLAM RELIGION OF WHERE YOU TAU?
DOES GOD TAUA TITLE NAME?
Comment by snagawahidin@gmail.com — Monday, 2 November 2009 @ 7:53 pm