Ayat-Ayat CintaTidak salah apa yang dikatakan semua pembaca buku ini, tentang betapa buku ini menjadi karya yang fenomenal dan akhirnya menjadi best seller. Ayat-ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy. Ya, mungkin agak terlambat aku menikmati karya fantastik ini. Baru kemarin aku bisa menikmati sejuknya untaian-untaian kata yang tersusun sedemikian rupa itu. Baru kemarin, setelah ada seseorang yang berbaik hati mau meminjami buku itu. Sebenarnya tidak pinjam, tapi tukaran. Beberapa waktu yang lalu aku membeli buku karya pengarang yang sama yang berjudul “Pudarnya Pesona Cleopatra” yang juga mempesona itu. Pada akhirnya sampai sekarang buku itu telah memutar entah terpinjam sampai ke mana. Alhamdulillah bermanfaat, semoga menjadi hikmah dan hidayah bagi yang membacanya. Waktu ada pameran buku bulan kemarin aku sempat membeli buku “Di Atas Sajadah Cinta” juga oleh karangan yang sama. Dan memang, siapapun yang membaca tidak akan kecewa dengan karya-karya beliau.

Menyesal sebenarnya baru bisa menikmati buku ini sekarang. Namun itu karena keterbatasan dana, sehingga yang baru bisa kubeli baru dua buku yang lain yang lebih murah harganya, karena lebih tipis. Beryukur sekarang bisa membaca buku ini, dengan gratis.

Ayat-Ayat Cinta, Sebuah Novel Pembangun Jiwa, memang benar-benar membangunkan jiwa-jiwa yang haus akan nilai-nilai religi, dan haus akan suasana hikmah Illahi. Membaca buku ini seperti mengarungi alam seribu menara di Mesir, negerinya Nabi Musa AS. Kita seperti terbawa suasana negeri itu, keindahan dan kekuatan cerita sungguh bagus. Ketika kita merasuk ke dalam cerita itu, bagi orang yang halus hatinya, bagi orang yang kuat perasaannya, pasti akan terbawa dalam keharuan, kemudian tak terasa hangat air mata mengalir lembut di pipi. Saya yakin, siapapun yang pernah membaca buku ini mengalaminya. Cerita yang indah…

Tidak perlu berpanjang lebar, karya best seller ini patut diacungi jempol. Sekaligus bisa menjadi contoh dan semangat bagi para penulis-penulis muda di jagat sastra Indonesia, dan bagi siapapun yang membacanya. Banyak hikmah dan Ibrah serta nasehat yang dapat diambil dari cerita dalam buku ini..

Yang belum membaca, Anda harus penasaran, wehehe kok harus? :D

Pada-Mu
Kutitipkan secuil asa
Kau berikan selaksa bahagia
Pada-Mu
Kuharapkan setetes embun cinta
Kau limpahkan samudera cinta
*)

_________________________
Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy, halaman 390