Setelah blogwalking kemarin, saya sempet teringat akan peristiwa runtuhnya gedung WTC di Amrik dulu itu, tanggal 11 september. Yang menarik adalah adanya wacana seperti di bawah ini. Silahkan dibaca, sebagai wacana mungkin bisa diambil hikmah dan pembelajaran.. ( di bagian bawah ada tanggapan… )
___________________
5 tahun yang lalu, Tanggal 11 September …..
Tragedi WTC ada dalam QS. At TaubahQs. At Taubah ayat 109, sbb (Terjemahan ) :
Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim.Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim.
Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata “JURUFIN HAR” yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai “ditepi jurang yang runtuh” ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR.
Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001
Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) :
- Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.
- Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9), apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,
- Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.
- Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan - berulang sampai 4 kali - bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah ayat 109.
Subhanallah, Maha Suci Allah dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu !
Sungguh benarlah firman-Mu : “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar …. (Al Qur’an, surah Al Fushshilat 53)
Ternyata Allah telah memberikan khabarnya 14 abad yang lalu tanpa diketahui oleh manusia …
***
Kemudian ada tanggapan dan sumbang saran nasehat seperti berikut, mari kita belajar lebih dalam … :
Saudara-saudaraku seiman yang dirahmati Allah SWT, Mohon waktu sesaat untuk merenungkan hal penting ini, sekali lagi sangat penting, berkaitan dengan perbuatan orang-orang zalim yang ingin merusak Al-Quran.
Betapa sedihnya jika Al Quran terus dibuat permainan oleh mereka, orang-orang ” juhala bi umurid din” (orang-orang yang bodoh yang tidak tahu ruh agama Islam ini). Mereka tidak tahu hakekat mu`jizat Al Quran.
Tapi suka mengotak-atik Al Quran seenaknya sendiri.Allah SWT berfirman, “Maka siapakah yang yang lebih berbuat dzalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan ? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.” Al An`am : 133.
Pasca kejadian WTC 11 September 2001 banyak yang mengaitkan hal itu dengan Al Quran. Mencocok-cocokkan Al Quran seenaknya dan mengatakan itu mukjizat.
Entah perbuatan siapa ! ini? Orang-orang dzalim itu ingin semakin membuat bodoh dan membodohi umat Islam. Ingin menginjak-injak Al Quran.Bayangkan, bagaimana jika Al Quran dikatakan telah memberikan sinyalemen itu 1433 tahun yang lalu tentang kejadian itu. Terus diklaim itu mukjizat Al-Quran. Setelah diteliti ternyata salah semua. Hanya akal-akalan dan dusta belaka. Apakah itu bukan justru mengaburkan
kemukjizatan Al Quran.Orang yang tidak pernah belajar sama sekali Ulumul Quran, tidak pernah belajar tentang I`jazul Quran akan dengan memudah membuat kedustaan dan kebohongan dengan mengatasnamakan Al Quran.
Propaganda dusta mengatasnamakan “kemukjizatan Al Quran” dalam kejadian WTC itu hanyalah upaya musuh Islam untuk menggiring umat manusia tidak percaya kepada Al Quran. Bukan untuk mengajak meyakini
kemukjizatan Al Quran. Sebab kedustaan itu begitu jelasnya.Mereka menyimpulkan begini :
1. Ayat yang ke 109 dari surat Attaubah menunjukkan bangunan WTC terdiri dari 109 tingkat.
2. Pada ayat ke 109 pada surat Attaubah tsb tertulis “Jurufin Haar” menunjukkan nama jalan di Jerf Har.
3. Surat Attaubah berada dalam juz ke 11 menunjukkan tanggal hari kejadian yaitu tanggal 11
4. Surat At Taubah adalah urutan yang ke 9 menunjukkan bulan kejadian yaitu bulan ke 9.
5. Jumlah kalimat dalam surat Attaubah dari awal sampai akhir sebanyak 2001 menunjukkan tahun kejadian yaitu tahun 2001, di tempat lain mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109
itu berjumlah 2001.Jika kita sedikit teliti saja maka kesimpulan itu hanya kedustaan atas nama Al Quran. Satu saja dari kesimpulan itu salah maka kesimpulan itu hanya mengada-ada.Coba kita lihat misalnya :
1. Benarkan bangunan WTC 109 tingkat ? Tenyata tidak. Gedung WTC yang roboh itu terdiri dari 110 tingkat. Ini bukan hal yang sulit untuk dibuktikan. Datanya bisa dilihat oleh oran! g seluruh dunia. Silakan dicari di bagian search msn.com atau yahoo, cari info tentang WTC New York.
2. Benarkan di jalan Jerf Har ? Ternyata tidak. WTC itu terletak di Wall Street.
3. Kejadian pada tanggal 11, Surat At Taubah ada di juz 11 ? Hanya orang yang tidak pernah baca Al Quran yang mengatakan demikian. Jelas sekali mayoritas ayat Surat At Taubah ada di juz 10. Lebih detailnya surat
At-Taubah terdiri dari 129 ayat, yang 92 ayat ada di juz 10 dan selebihnya (37 ayat)ada di juz 11. Apakah pencocokan tanggal kejadian WTC dengan surat At-Taubat bukan sebuah kedustaan dan
“pemerkosaan” Al Quran.
4. Di ayat 109 ada kata2 jurufin har. Sudah jelas terbantah karena jalannya bulan Jerf Har tapi Wall Street. Dalam tafsir apa pun, sepanjang saya belajar di Al Azhar University, baik di tafsir Ar Razi dan lainnya, tidak ada seorang ulama pun yang memaksudkan kalimat ‘jurufin haar” itu untuk mengisyaratkan nama sebuah jalan di Amerika. Terlalu nista dan remeh Al-Quran mengisyaratkan hanya sebuah nama jalan. Maha Suci Allah dari mengisyaratkan hal-hal remeh.
5. Yang mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109 berjumlah 2001. Maka itu juga dusta. Sebab baru sampai ayat 25 jumlah hurufnya sudah 2001. Juga yang mengatakan jumlah kalimatnya 2001, hanya mencocok-cocokkan saja.Saya tidak tahu ini kerjaan siapa. Yang jelas inilah gaya Israiliyah modern. Kerjaan orang-orang yang hanya ingin membuat bodoh umat Islam. Dan orang awam yang tidak tahu apa-apa mendengar kabar seperti itu akan sangat semangat mempropagandakan kesana-kemari. Ia makan mentah-mentah tanpa rasa curiga. Dan setelah itu jadi keyakinan dan opini masyarakat awam ternyata hanya kedustaan belaka. Mereka akan ragu pada Al Quran dan ulama. Padahal itu kerjaannya musuh Islam. Kapan umat ini tidak terus dibodohin orang ? Dalam memahami Al Quran, kitab sucinya saja kok begitu mudah didustain orang.
Sekali lagi, ikhwah wal akhawat, jangan mudah mempermainkan Al Quran. Alangkan bagusnya jika ayat 109 itu dibaca tafsirnya dipahami dengan baik isinya. Dipahami asbabun nuzulnya. Kandungannya dimasukkan ke dalam nurani untuk bekal hidup di dunia dan akhirat. Bukan malah diperkosa dengan zalim dan mempropagandakannya dengan semena-mena dan justru melecehkan kemukjizatan Al Quran.
Sama seperti beberapa waktu yang lalu. Ada yang mengotak-atik rahasia angka 9 sebagai mukjizat Al Quran. Ternyata juga sebuah kedustaan, itu kerjaannya kaum Bahaiyah yang mengingkari risalah Muhammad saw.
Apakah hakekat mu`jizat Al Quran itu ? Hakekat terbesar adalah bahwa Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia untuk berjalan lurus meraih ridha Allah SWT. Siapa yang mengikuti petunjuk Al Quran akan selamat di dunia dan di akhirat akan memperolah nikmat yang tiada putusnya. Inilah mukjizat Al Quran sepanjang masa. Dan setan selalu ingin menjauhka! n dari hekekat Al Quran ini diturunkan.
Firman Allah, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” QS. Al Israa : 9
Ini saja. Semoga bermanfaat. Mari hidup bersama Al Quran, memahami dan mengamalkan isi Al Quran. Dan membela Al Quran dari serangan orang ateis yang membenci Al Quran.
Allahummarhamna bil Quran, waj`alhu lana imaman wa nuran wa hudan wa rahmah.Amin
___________________________
Selanjutnya monggo para hadirin menyimpulkan dan belajar ..
sumber mailist dan blog, thanks for image source















Ini bantahan yang saya temukan dari google tentang berita tragedi WTC ada di
QS At Taubat:109
Tetapi setelah saya cermati, ada beberapa hal baik dalam berita itu dan bantahan tersebut
yang tidak tepat.
Berikut ini adalah beberapa hal tersebut:
1. Benarkan bangunan WTC 109 tingkat ? Tenyata tidak. Gedung WTC yang roboh itu terdiri dari 110 tingkat. Ini bukan hal yang sulit untuk dibuktikan. Datanya bisa dilihat oleh orang seluruh dunia.
Silakan dicari di bagian search msn.com atau yahoo, cari info tentang WTC New York.
Komentar saya:
WTC itu terdiri dari 5 buah yaitu: 2 WTC (110 lantai), 1 WTC (110 lantai), 7 WTC (49 lantai), 7 WTC (47 lantai) dan 3 WTC (24lantai) (www.emporis.com).
Artinya :
Berita itu salah karena menyebutkan WTC itu ada 109 lantai dan bantahan itu tidak
sepenuhnya benar. Karena ternyata WTC tidak hanya memiliki 110 lantai, hanya dua WTC
yang 110 lantai yaitu WTC 1&2. Sedangkan WTC 3 dan 7 memiliki lantai
Comment by Alex — Saturday, 6 January 2007 @ 5:11 am
oooo….ngono to!!
*hmmm…bingung!*
ngono to, tp kok bingung? *aneh*
Comment by diditjogja — Saturday, 6 January 2007 @ 5:53 pm
aduuuhh….
w gatau bnyk siih mengenai ada brp lante di wtc sono.
tp yg jelass..gw jd makin sayang and yakin ma al quran..
gak usah dihitung, itu dah ada datanya, hehe ..
makin sayang dan yakin … aminn .. sip
Comment by nisa — Saturday, 10 March 2007 @ 2:32 pm
Ngawur! Mengilmiahkan hal yang tidak ilmiah. Jangan maksain tafsir Al Quran dong! Bagaimana pun juga, penyerangan WTC adalah kejahatan kemanusiaan. Dalam Al Quran, perbuatan itu dikutuk dan pelakunya pasti masuk neraka. Ribuan orang mati dan mereka belum tentu tahu dan terlibat dengan politik luar negeri AS. Kok jadi korban
Comment by furqon — Thursday, 3 May 2007 @ 3:26 am
Neraka usrga Tuhan yg tentuin. Bukan makhluk. Ok men!?
benar… dan tergantung manusianya bagaimana dia berbuat, amal pahala manusia itu sendiri yg menentukan …
Comment by yakub — Monday, 7 May 2007 @ 2:38 pm
Menghakimi orang ngawur dak apa2 tp menghakimi orang masuk neraka apa2.
Comment by yakub — Monday, 7 May 2007 @ 2:51 pm
Hanyalah keyakinan atas dasar Firman dan kuasa Allah yang disampaikan Rasulnya bhw hanya Dia lah Allah swt yg ciptakan alam ini menjadi hidup dan mati, maka bersyukurlah atas terjadinya sedikit perselisihan terjadi diantara manusia, itulah tanda adanya kehidupan…Semoga dg sedikit perselisihan akan membawa kebenaran dan tdk perlu di perdalam kesalahan tiap umat…TINGGAL KEYAKINAN MASING2 MEEEN….SUBHANALLAH…ALLAH TELAH CIPTAKAN KEINDAHAN DALAM HIDUP INI……
Comment by Benny TS — Thursday, 24 May 2007 @ 9:08 am
mau aja lo baca2 begini… itu semua boong besar.. itu cuma mo ngejelek2in al-quran aja.. nyangkut paut2in maksa2in.. kalo org awam yg blom tentu ngerti dan paham bgt arti2 yg di kandung al-quran pasti bakalan wah.. mukjizat.. padahal itu ngejelek2in al-quran sendiri.. ini kerjaan org2 yg bener2 mau fitnah islam..
http://www.mail-archive.com/ftikumt2001@yahoogroups.com/msg00104.html
klik url yg gw kasi utk jawaban semua post ini
Comment by andri — Monday, 18 June 2007 @ 12:23 am
bagus sekali..
Comment by zoe — Wednesday, 4 July 2007 @ 8:11 am
Wahh………
Bagus banget nih Info…
Ntar aku sebar ya… tenang aja linknya bersumber dari sini kok
Comment by Cahaya bintang — Wednesday, 4 July 2007 @ 3:33 pm
kejadiann ini harusnya memacu kita sebagai Umat islam untuk lebih mempelajari Alquran, agar jaNgan saMpe diBodoH-bodohin oleh Ummat laIn.
Comment by choechan — Saturday, 7 July 2007 @ 11:09 am
aku salut kepada yang buat “pendekatan” al_qur’an dengan kejadian WTC. mari kita ambil sei positifnya saja, karena yang negatif sudah jelas. positifnya adalah, dengan adanya kejadian ini, kita sebagai moeslem semakin tahu akan segala cara upaya untuk membawa keimanan kita ke arah kehinaan dengan mudahnya mempercayai suatu hal yang “enak dikonsumsi” masyarakat luas, bahkan dengan tameng Al-qur’an. maka karena itu, saya mengajak siapa aja yang merasa moeslem untuk semakin menjaga kesucian al-qur’an dari orang-orang yang menghendaki masuk liang lahat. salah satunya dengan membuktikan setiap ada statment atas nama al-qur’an terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup ini. dengan begitu selain kita bisa membuktikan kebenarannya juga kita bisa semakin menambah wawasan kita terhadap Al-qur’an…amiiin.
Comment by fadlul — Wednesday, 22 August 2007 @ 12:25 am
bagus banget nich,,info,makax saudara seiman..hrs lebih sering baca alqur’an dan terjemahannya..agar tdk nerima bgt aja…mari kita mempelajari & memahami kitab kita sendiri
Comment by mia — Tuesday, 28 August 2007 @ 7:41 am
Sebaiknya memang kita harus hati-hati membaca informasi. Pertama sekali dibaca, saya sangat takjub… tetapi setelah banyak bantahan/tanggapan, saya jadi khawatir, jangan2 banyak informasi lain yang kubaca diemail, dan saya merasakan takjub, padahal bisa sebaliknya…. ini pelajaran berharga buat saya. Terimakasih. Selamat berpuasa…
Comment by suwandi — Monday, 17 September 2007 @ 4:00 pm
Introspeksi diri lewat Muhasaba dan tafakkur mungkin lebih baik dari pada mencari sesuatu yg belum tentu jelasnya.
Comment by Arie — Tuesday, 18 September 2007 @ 1:53 pm
itu adalah hadits israiliat,sebagai umat yang selama ini jadi santapan empuk maenan iman kita,kita harus selalu waspada itu semua dari pengertian liberal yang fasik.trus buat yg g tanggung jawab tolong jgn coment masalah agama islam
Comment by adil — Sunday, 23 September 2007 @ 2:34 am
Yang pentingf iman pada Allah dan tidak syirik okee…..!
Comment by Resky Maulana — Thursday, 25 October 2007 @ 10:33 am
Masukilah islam secara kaffah (menyeluruh) jangan setengah-setengah, apalagi seperempat-seperempat. Bacalah. Dengan menyebut Nama Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Semoga kita termasuk orang-orang yang dijanjikan Allah SWT, SURGA. lih. 4 ayat terakhir surat Al-Fajr. Wahai Manusia, Kembalilah kepada Allah dan Rosul-Nys.
Comment by Nurrohman — Friday, 30 November 2007 @ 2:16 pm
dari pada Bapak/Ibu membuat penafsiran yang bukan2 mendingan Bapak/Ibu mengajarkan baca tulis kepada anak putus sekolah. Benar ngak teman2.
Comment by Mr P — Saturday, 5 January 2008 @ 1:38 am
betul…, tidak boleh main tafsir… kalau-kalau kehidupan kita masih banyak dosanya.. mending laksanakan ajaran agama terus berbuat amallah supaya besar upah kita disorga…
Comment by Mr.Science — Sunday, 17 February 2008 @ 1:30 pm
Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim.
Comment by bintang_grils — Friday, 14 March 2008 @ 2:15 pm
Assalamu’alaikum….
Tidak ada satupun makhluk dibumi ini yang mampu menghindar dari yang namanya “KEPUNAHAN atau KEMATIAN…!!!”. Artinya; semua ciptaan Alloh SWT baik benda mati maupun benda yang hidup akan punah atau mati. Kapan kepunahan/kematian itu tiba…??Tidak ada yang tahu, hanya Alloh SWT yang tahu. Begitu juga dengan gedung WTC yang runtuh, hingga menewaskan banyak orang. Pertanyaanya…;siapa sebetulnya yang menghajar gedung itu dengan pesawat…???apa tujuannya…???Sampai saat ini, saya tidak tahu persis siapa dan apa tujuannya orang itu menghancurkan WTC. Ada yang bisa membuktikan ngga ‘ kalau WTC dihancurkan oleh MUJAHIDIN…???Tolong aku dikirimi bukti-bukti itu ke e-mail: faatih_ian@yahoo.com.
Kembali kepada isu tentang keterkaitan surat At-Taubah dengan tragedi runtuhnya WTC, coba kita berpikir realita saja…terima kasih..
Wassalamu’alaikum…
Comment by pay_faster — Thursday, 15 May 2008 @ 4:04 pm
deudeuh teuing anaking…. sanes kitu ngabedah buku mah! dzikir fikir tanpa amal shaleh pastina ngalehleh eleh.
(terj. kachian deh loh… bukan gitu caranya ngebahas buku! mikir trus ngomong tanpa tanpa profesionalitas, pastilah kita terhempas dan tertumpas) ‘lo ‘lo pada jago teori, teori, mendingan tidur aja yuk! he he…. ni tempat punya sapa??????????
Comment by dzanib — Friday, 30 May 2008 @ 9:36 pm
yang bener yang mana!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Comment by fina — Friday, 19 September 2008 @ 10:07 am
Kalo kita mau legaawa, kita harus ingat bahwa “Tidak satupun kejadian di muka bumi ini gtanpa seijin Allah, bahkan satu daun yang gugur sekalipun”, jadi benar semua telah tertulis, ” Telah diangkat pena dan telah mengering tinta, mari kita ambil hikmahnya.Salut buat para pemikir (ulil albab)
Comment by kries — Thursday, 16 October 2008 @ 1:50 pm
tapi yang pasti Al-quran itu mukjizat, bnyk di dalam Al-quran yang menceritakan kejadian yang akan terjadi di masa depan, menrt saya apa yang di katakan mengenai kecocokan kejadian WTC dengan yang ada di Al-Quran mau itu kebetulan, konsfirasi atau kreatifitas yang pasti Allah sebelum menciptakan Alam Semesta ini telah di menulisnya di LauhMahfuz jadi apa yang akan terjadi di masa depan Allah sudah tau dengan sangat jelas, dan kalo memang hal itu tidak benar mengenai Surat At Taubah itu tidak akan mengurangi kebenaran dan kemulia Al-quran, karna Telah jelas kebenaran Al-Quran.
Comment by yosadlzlp — Sunday, 29 March 2009 @ 3:51 pm
masuk sini aja http://teswordpress.wordpress.com/ atau www.indoirc.cn disana banyak jawaban nya
Comment by rahul — Saturday, 9 May 2009 @ 9:38 pm
al-Qur’an BUKAN utk disambung2kan ATAU dikait2kan…POKOK KE di REALISASIKAN ESENSINYA.
Comment by IwanBeniDaMan Subang — Wednesday, 22 July 2009 @ 5:10 pm
Kalau peristiwa runtuhnya WTC di Amrik ada yang cocok dengan ayat, juz dan jumlah huruf dalam Al-Quran, saya yakin itu hanya kebetulan saja. Terima Kasih
Comment by budi.es. — Wednesday, 12 August 2009 @ 9:20 am
Malulah kalau menghubngkan kjadian keji sperti wtc dg ayat2. Pelakuny emang stan smua bro, Yg berhak mencabut nywa cuma Tuhan, karena nafas kta mlik Dia. Kejadian WTC smakn menyudutkan Islam.
Comment by X — Sunday, 23 August 2009 @ 9:04 pm
Ok bgt ni bos infonya, minta izin copa ya…
Comment by Ach. maulana — Sunday, 20 September 2009 @ 9:25 pm
Dengan menyebut nama AlLah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang …
Assalamu’alaikum wr.wb..
Sy yakin ayat 109 surat at-Taubah ini memang menggambarkan peristiwa WTC. Sdr sekalian, sadarkah qt selama qt memperdebatkan isi ayat al-Quran ini … AlLah telah Menjawab apa yg selama ini qt perdebatkan. Dia telah Menunjukkan pd qt semua tentang kebenaran ayat-ayat al-quran-Nya dgn kejadian2 spt gempa padang, jambi, dll…yg ternyata sangat cocok dgn bbrp ayat2 dlm al-Quran. Apakah itu hanya kebetulan saja? Kebetulan yg terus berulang?
Sdr2 ku yg sy cintai…Tolong jgn memperdebatkan lg ayat2 al-quran. Jika ada yg tdk berkenan, berdebatlah dgn cr yg halus. Jgn memakai emosi. Apalagi ini “public area”. Yg membaca bkn hanya org Muslim.
Mudah2an AlLah Menjadi saksi atas tulisan sy ini … Sy ingin sekali agar qt umat islam ini bersatu & saling berkasih sayang. Ambilah hikmah dr setiap argumen sdr qt, jika merasa ada yg tdk berkenan..bertakwalah kpd AlLah, memohon agar AlLah Memberikan petunjuk kpd kebenaran. Ilmu AlLah Meliputi segala sesuatu…Insya AlLah, AlLah akan Memperlihatkan kebenarannya kpd qt semua.
Semoga tulisan sy ini bermanfaat. Jika ada kesalahan, mohon dimaafkan..krn segala kesempurnaan hanyalah milik AlLah. Sy hanya manusia biasa yg tdk pernah luput dr kesalahan.
Terimakasih …
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Segala Puji bagi AlLah …
Comment by Az-zahra — Friday, 6 November 2009 @ 11:44 pm