Sejarah Singkat Tahun Hijriyah
Mengucapkan
Selamat Tahun Baru 1 Muharrom 1428 Hijriyah
Mohon Maaf atas Segala Salah Khilaf yang Telah Lalu
Semoga ke depan kita semakin baik dan baik lagi
Termasuk golongan orang-orang yang beruntung
Yaitu yang hari ini lebih baik dari hari kemarin
Yaitu yang besok lebih baik dari hari ini
Amin…
Pada tangga 6 bulan Agustus 610M Rosululloh Muhammad SAW dilantik menjadi Rosul. Kemudian pada tanggal 28 Juni 623 M belio Hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah. Tepat pada tanggal 9 Juni 633 Masehi Rosululloh wafat.
Setelah Rosululloh wafat kemudian kepala Negara diganti oleh shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. selama 2 tahun dan pada tahun 635 M setelah Shohabat Abubakar wafat. Selanjutnya kepala Negara diganti oleh Shohabat Umar bin Khottob selama 10 tahun.
Jadi Rosululloh SAW menjanat sebagai ROSUL selama 13 tahun dan kemudian menjadi Rosul dan Kepala Negara di Madinah selama 10 tahun. Shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 2 tahun. Shohabat Umar Bin Khothob r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 10 tahun.
Pada waktu shohabat Umar bin Khottob menjadi kepala Negara di Madinah, banyak Negara-negara yang takluk dengan Madinah seperti :
- Negara Mesir
- Negara Irak atau Mesopotamia
- Negara Yaman
- Negara Bahrain
- Negara Persi atau Iran
- Negara Palestina
- Negara Syiria
- Negara Turki
Sebelum Negara-negara seperti Syiria, Turki, Mesir dan Palestina masuk wilayah Medinah, Negara-negara tersebut masuk wilayah Negara Rumawi yang Kristen.
Negara Negara seperti Kuffah, Baghdad , Basroh di Irak masuk wilayah Negara Persi.
Setelah Shohabat Umar bin Khottob r.a. menjadi kepala Negara Madinah selama 10 tahun beberapa Negara tersebut di atas dikuasai dan pusat pemerintahannya berada di Madinatul Munawaroh. Selama Shohabat Umar menjadi kepala Negara, kemudian mengangkat beberapa Gubernur yaitu antara lain :
- Shohabat Muawiyyah diangkat menjadi Gubernur di Syiria, termasuk wilayahnya adalah Yordania.
- Shohabat Amru bin Ash diangkat menjadi Gubernur Mesir.
- Shohabat Musa Al As’ari diangkat menjadi Gubernur Kuffah.
- Shohabat Mu’adz bin Jabal diangkat menjadi Gubernur Yaman.
- Shohabat Abu Hurairah diangkat menjadi Gubernur Bahrain .
Ibu Kota Negara sebagai pusat kendali pemerintahan dibawah seorang Kepala Negara yang disebut Amirul Mukminin adalah di Madinah dibawah pimpinan Shohabat Umar Bin Khothob.
Ketika Sayyina Umar bin khothob menjabat Kepala Negara mencapai tahun ke 5 beliau mendapat surat dari Shohabat Musa Al As’ari Gubernur Kuffah, adapun isi suratnya adalah sebagai berikut :
“KATABA MUSA AL AS’ARI ILA UMAR IBNUL KHOTHOB. INNAHU TAKTIINA MINKA KUTUBUN LAISA LAHA TAARIIKH.”
Artinya: Telah menulis surat Gubernur Musa Al As’ari kepada Kepala Negara Umar bin Khothob. Sesungguhnya telah sampai kepadaku dari kamu beberapa surat-surat tetapi surat-surat itu tidak ada tanggalnya.
Kemudian Kholifah Umar bin Khothob mengumpulkan para tokoh-tokoh dan shohabat-shohabat yang ada di Madinah.
“FAJAMAA’A UMAR AN NAASI LIL MUSYAAWAROTI, Maka mengumpulkan Umar bin Khothob untuk mengadakan musyawarah.”
Didalam musyawarah itu membicarakan rencana akan membuat Tarikh atau kalender Islam. Dan didalam musyawarah muncul bermacam-macam perbedaan pendapat. Diantara pendapat tersebut adalah sebagai berikut:
- Ada yang berpendapat sebaiknya tarikh Islam dimulai ari tahun lahirnya Nabi Muhammad SAW.
- Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rosululloh.
- Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Rosululloh di Isro Mi’roj kan .
- Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari wafatnya Nabi Muhammad SAW.
- Sayyidina Ali krw. Berpendapat, sebaiknya kalender Islam dimulai dari tahun Hijriyahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah atau pisahnya negeri syirik ke negeri mukmin. Pada waktu itu Mekkah dinamakan Negeri Syirik, bumi syirik.
Akhirnya musyawarah yang dipimpin oleh Amirul Mukminin Umar Bin Khothob sepakat memilih awal yang dijadikan kalender Islam adalah dimulai dari tahun Hijriyah nya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Kemudian kalender Islam tersebut dinamakan Tahun Hijriyah.
Jadi adanya ditetapkan tahun Hijriyah itu dimulai dari Sayyina Umar bin Khothob menjabat Kepala Negara setelah 5 tahun. Sebelum itu belum ada tahun Hijriyah baikpun jaman Rosululloh hidup maupun jaman shohabat. Dan tahun Hijriyah mulai diberlakukan bertepatan dengan tahun 640M. Setelah tahun Hijriyah berjalan 5 tahun kemudian Shohabat Umar Bin Khothob wafat.
( Keterangan ini diambil dari Kitab Tarikh Umam wal Muluk, ditulis oleh Muhammad bin Jarir At Thobari, yang dikenal dengan nama Tarikh Thobari. Kitab ini jumlahnya 12 jilid besar, setiap satu jilid tebalnya 250 halaman).
Kesimpulan :
Yang tersebut di atas adalah sejarah singkat nya tahun Hijriyah. Tahun Hijriyah itu dimulai pada waktu Shohabat Umar bin Khothob menjabat kepala Negara mendapat 5 tahun jalan. Yang asal mulanya dari adanya surat dari Shohabat Musa Al As’ari, Gubernur Kuffah. Pada waktu Kuffah masuk wilayah Negara Madinah. Adapun sekarang Kuffah menjadi wilayah Negara Irak. Mesir sekarang sudah menjadi Negara sendiri, Yordania sudah jadi Negara sendirim, Turki jadi Negara sendiri, Palestina jadi Negara sendiri, Persi menjadi Negara Iran. Yaman, Syiria, Bahrain, Emirat Arab, Quait, Qatar dan lainnya menjadi Negara sendiri semua Pada waktu dulu semua Negara itu dibawah kendali pemerintahan Sayyidina Umar bin Khottob. Padahal waktu itu umat Islam masih sedikit akan tetapi bisa mengusai Negara yang sangat luas itu. Sebabnya umat Islam waktu itu TIDAK SEPERTI BUIH. Adapun sekarang banyak umat Islam akan tetapi dalamnya keropos. Siapa yang takut dengan buih?.
(Syaih Muchammad Muchtar Bin Al Hajj Abdul Mu’thi, Dalam Pengajian Peringatan Tahun Baru Hijriyah 3 Muharrom 1425H/ 23 FeBruari 2004M).
_________________
dari milis taubat-nashuha oleh Her Budiarto















ulasan yang sangat bagus …. met tahun baru juga yo om
sama-sama mas, sugeng warso enggal, moga kita menjadi lebih baik di ke-depannya. eheh, ulasannya, semoga menambah ilmu kita, dan manfaat … amin
Comment by bodi — Friday, 19 January 2007 @ 10:32 pm
Mudah-mudahan kita bisa menjadi bagian yang mempunyai peran untuk mengembalikan kejayaan Islam. Selamat tahun baru.
Amin Ya RObbal Alamin akhi, syukron … Semangat!!
Comment by achedy — Sunday, 21 January 2007 @ 1:09 pm
weh….hebat pak ustad!!!!
ah nek aku malem tahun baru mending ngalap berkah nang kraton!!
wakakakakak
waduh waduh … awas loh, ngati-ati, ngko keganggu iblis, eh eh … iblis ketemu eblis™ piye nuh ya?
Comment by diditjogja — Wednesday, 24 January 2007 @ 1:35 pm
Alhamdulillah, akhirnya dapat juga neh sejarah tahun Baru. Minta ijin untuk mendownload…
Sippp, monggo kang, silahkan, alhamdulillah kalo bermanfaat ^^
Comment by QZoners — Wednesday, 24 January 2007 @ 4:54 pm
Maaf ada yang bisa kasih tau nggak..Tahun baru Hijriyah pertama kali ditetapkan pada bulan apa ??..Apakah Bulan Muharam atau Rabil ul awal ???Trimks
Kalau membaca dari paparan di atas, kayak`e udah jelas kalo tahun baru hijriyah ya bulan Muharam.
Comment by Didik Eka — Sunday, 4 February 2007 @ 8:34 pm
Terima kasih sudah menyebarkan informasi yang baik ini. Mohon nama saya yang benar adalah Her Budiarto bukan Her Budianto. Apakah bisa diralat.
Wasalam Her B
Sama-sama Pak Bud, syukron walhamdulillah, dah tak edit nuh, ehehe…
Comment by Her Budiarto — Tuesday, 8 May 2007 @ 12:01 pm
Assalamu’alaikum,
saya mempunyai sebuah pertanyaan, harap bantu saya untuk menjawabnya ( di email kalau bisa)
kalau tahun hijriyah di mulai pada massa kholifah umar, lalu pada masa Rosulullah S.A.W bagaimana umat islam menentukan bulan? Romadhon misalnya
gharap bantuannya ya. tks
Wassalamu’alaikum wr wb
Comment by ichal — Thursday, 20 September 2007 @ 11:45 pm
Assalamu’alaikum. Wr,wb,
Minta iZin DOnload Ya akhi…
Trimksh Byk Sblmna UDa Nge-posting Bahan Materi mengenai Tahun Baru Hijriyah!
Wassalamu’alaikum. Wr,wb,
Wa’alaikumsalam wrwb
monggo.. monggo ^_^
Comment by Khairul Anam — Tuesday, 1 January 2008 @ 1:58 pm
Assalamu’alaikum..Wr. Wb.
alhamdulillah ketemu juga sejarah singkat tahun Hijriyah….
Mas/Bpk, minta izin men-download…insya Allah mau di-share dengan teman-teman yang lain.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Wa’alaikumsalam wr wb…
Alhamdulillah kalo bermanfaat, monggo kl mau di share hehe
Comment by Sari — Monday, 7 January 2008 @ 11:12 am
Ternyata sejarah tahun hijriyah merupakan sejarah perpindahan Rasulullah dari Mekkah ke Madinah, Semoga kta bisa mengikuti kepemimpinan Rasulullah, dan jita tetap berpegang teguh pada sunnahnya,
Comment by Maryam — Wednesday, 9 January 2008 @ 8:37 am
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Saya tertarik dengan tulisan tentang sejarah tahun hijriyah ini. dari tulisan tersebut saya melihat penulis mempunyai wawasan yang luas tentang sejarah Islam.
namun dari itu ada beberapa hal yang mengganjal tulisan ini yaitu masalah transliterasi. saya melihat bahwa tulisan Bahasa Arab yang dilatinkan tidak sesuai dengan transliterasi atau konversi dari huruf arab ke huruf latin. sebagai contoh kata Rosul, Rosululloh, Umar bin Khottob, shohabat dll. seharusnya ditulis Rasul., Rosulullah, Umar bin Khathab, shahabat. cara penulisan seperti ini telah diakui oleh ahli lughah secara internasional yang paling mendekati dengan kaidah2 tulisan arab.
demikian semoga bisa bahan menjadirenungan
wassalam
Comment by iing m — Monday, 11 February 2008 @ 3:13 pm
ada teman di kantor membenarkan penulisan berdarkan bunyi contoh shalat dituli sholat, Allah ditulis Alloh. hatur nuhun
Comment by adurahman — Wednesday, 3 September 2008 @ 9:04 am
makasih dah kasih pejelasan yang menurutku sangat bermanfaat banget.. semoga dengan ini bisa menambah pengetahuan verly tentang indahnya islam. dan semoga saya menjadi muallaf yang solehah. amin
Comment by verlyn — Thursday, 16 October 2008 @ 10:47 am
Dengan terpecahnya kaum muslimin menjadi beberapa negara bagaikan buih dilautan di akibatkan karena ketiadaan institusi pemerintahan islam global seperti yang di contohkan rosulullah muhammad dan di ikuti oleh para generasi terdahulu.
Comment by yaqub — Sunday, 14 December 2008 @ 7:58 pm
boleh aku copy paste ya artikelnya, bagus bgt…jazakallah
Comment by Habil — Monday, 5 January 2009 @ 7:17 am
assalamu’alaikum
Comment by SITI — Friday, 27 February 2009 @ 12:14 pm