Setitik Cahaya Terang… di Sana
Waktu …
semakin menghilang
dan berlaluSebuah perjalanan panjang
telah kulalui
sebagai naik turun lembah pegunungan
sebagai berjalan di atas onak duri kehidupan
seperti itulah adanyapagi ini…
cuaca dan alam, sunyi, senyap dalam diam
seperti hati dan jiwaku
sunyi, sepi, senyap
dalam diam dan dingin malam
teriring rintik… rintik hujantengah malam, dini hari
kuterkesiap, sekejap, kemudian merenung
kuterjaga, seperti kuterlahir kembali
seperti sekian tahun yang tlah lalu
seperti sekian tahun yang lalu saat ku terlahir ke dunia
ketika bayang-bayang masa lalu itu terngiang
ketika segala yang tlah lalu itu datang dalam ingatan
tak terasa air mata ini terasa
hangat mengalir lalu…dari sekian kali ku terjaga di saat yang sama masa yang lalu
aku kembali teringat, ini kali kedua ku terbangun dalam sepinamun apapun itu
tidak ada yang berjalan, kecuali atas kehendak-Nya
semua yang berlalu, biarlah berlaluku termenung dalam do’a
segala yang telah kulalui
adalah hal terbaik yang pernah ada dalam hidupku
dan itu semua adalah nikmat karunia-Nyatak sedikit hikmah yang bisa kupelajari
dari sekian jalan berliku yang tlah kuturut
itu bukan sekedar perjalanan
itu bukan sekedar langkah-langkah panjang
itu adalah hal paling berarti
sekali ku berjalan
dan tak kan kan kembaliSesaat ku terkesiap
ku tersadar, kemudian
bagaimanapun keadaan malam ini
adalah keindahan tersendiri yang pernah kunikmati
dalam kesepian dan kesunyian senyap pagi dini hari
ku mencoba menghibur diriya, saat ini, adalah waktu dimana umurku berkurang satu tahun lagi
aku tahu, alam ikut bersedih, sekaligus bahagia
karena umur masih terus berjalan, dan itu adalah karunia
dimana aku masih diberi kesempatan
untuk menyempurnakan hati
bukan … tapi
untuk memperbaiki diri,
jiwa dan hatihal yang paling berharga adalah
saat-saat kulalui, bertemu dengan mereka
orang-orang yang pernah
memberi kesempatan aku menyayanginya
keluarga, teman, sahabat, orang-orang terkasih
semangat, motivasi, kebersamaan, sillaturahmi
ya … mereka yang terbaikonak duri kehidupan yang tlah terjalani
adalah sebuah karunia keindahan, kasih sayang Illahi
kucoba berhenti sejenak
ku menatap sesaat ke depan
setitip cahaya terang di sana
ku tahu satu saat kan jadi
sinar benderang …Ya Allah …
Segala Puji Bagimu
Syukur kupanjatkan padaMu
Atas segala yang terbaik, yang telah Engkau karuniakan pada hamba
Ampunilah segala khilaf dan dosa hamba Ya Allah
Dan bimbinglah hamba, untuk selalu selalu dan selalu beristghfar kepada-Mu
Tetapkanlah hamba dalam jalan lurus yakni jalan-Mu
Sebagaimana jalan-jalan orang yang beruntung, penghuni Surga-Mu
Tetapkanlah hamba untuk selalu bersujud
dan bersyukur atas segala nikmat-Mu
Tetapkanlah hamba untuk selalu bermunajat kepada-Mu
Bimbinglah hamba dengan petunjuk-Mu yang Agung
Kepada Ibu.. Ibu.. Ibu dan Ayah … tercinta
Kepada keluarga, kerabat, teman, sahabat …
Berikanlah yang terbaik untuk mereka Ya Allah,
segala yang terbaik
karena mereka adalah yang terbaik …Amin
kepada sahabat-sahabatku, maaf atas salah khilafku, pun terima kasih atas segala peluh teduh yang tlah kalian berikan padaku, temanmu ini … mohonkan do’a .. yang terbaik … Amin
__________________________
kutulis kembali, setelah setahun yang lalu…















happy birhtday!! ternyata sama kayak someone
*liat blogku deh*
makasih nduk mon, iyo i, sapa tuh? ehem … met ultah juga deh buat dia, hehe ..
Comment by chocoluv — Sunday, 4 March 2007 @ 4:27 pm
waaaa…..makan2 kiee
hayukkk … tahun depan tapi makan2nya mas, suk taun dal, ehehehe
Comment by bodi — Sunday, 4 March 2007 @ 4:41 pm