Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraSunday, 13 January 2008

Manusia itu ada tiga macam :
1. seseorang yang disibukkan oleh hari berpulangnya hingga lupa akan penghidupannya, maka yang demikian itu adalah tingkatan orang-orang shalih,
2. seseorang yang disibukkan oleh penghidupannya untuk hari berpulangnya, maka yang demikian itu adalah tingkatan orang-orang yang beruntung, dan
3. seseorang yang disibukkan oleh penghidupannya sehingga lupa kepada hari berpulangnya, maka yang demikian itu adalah tingkatan orang-orang yang binasa.

***

Musibah paling besar yang menimpa orang bijak ialah bila sehari yang dilaluinya tidak menyebabkan ia mendapatkan hadiah dari TUhannya, yakni hikmah yang baru (di hari itu).

oleh Yahya bin Mu’adz dari buku “Siyaathul Quluub”

Kategori : Serpihan Mutiara, MotivasiSaturday, 23 June 2007

Aku menemukan kalimat2 indah dalam sebuah artikel … (gak boleh protes :D )

***

“Bersabar bukan hanya sekedar kerelaan menunggu atas tertundanya suatu keinginan, bukan hanya sekedar kemampuan menerima setiap masalah dengan lapang dada. Lebih dari itu, bagi seorang muslim bersabar adalah manifestasi kepercayaan akan keberadaan Rabb-nya, bentuk nyata prasangka baiknya kepada Sang Khalik yang Maha Mengetahui, Maha Mengasihi dan Maha Penolong. Bersabar juga adalah wujud keyakinan yang muncul dari lubuk hati akan segala nikmat dan karunia yang diberikan Allah dan bentuk kemampuan untuk mempergunakannya dengan optimal.

Seorang muslim yang bersabar akan selalu memandang jauh ke depan dengan penuh optimisme. Bersabar berarti mampu memandang dengan sisi yang berbeda setiap kendala. Ketika merasakan betapa sulitnya menggapai suatu usaha, aku yakin bahwa setiap tetesan peluh kita menyimpan makna. Ketika merasakan sesaknya himpitan masalah, kita akan melihat pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kesulitan-kesulitan yang menerpa kita dan menjadikannya sebagai tonggak meraih harapan-harapan dalam hidup kita. Jika kita merasa belum mendapatkan keinginan kita, maka kita akan semakin rajin menempa diri, memperbaiki diri, mengkoreksi diri mencari sebab mengapa do’a do’a kita belum juga dikabulkan.”

~

“Sesungguhnya tak pernah sang kekasih mencari tanpa dicari oleh kekasihnya Apabila kilat cinta t’lah menyambar hati ini Ketahuilah bahwa ada cinta dalam hati yang lain.”

“Apabila cinta Allah bertambah besar di dalam hatimu pastilah Allah menaruh cinta atasmu. Tak ada bunyi tepuk tangan hanya dengan satu tangan.”

“Kebijaksanaan Ilahi adalah takdir dan ketetapan yang membuat kita cinta satu dengan yang lain Sampai akhir hingga dunia akan terpelihara oleh kesatuan kita.”

kalimat-kalimat di atas oleh : Elik Susanti, pengirim artikel di Eramuslim dengan judul artikel : Kutemukan Belahan Jiwaku

***

“Ingati bila Sunyi, Rindui bila Jauh, Fahami bila Keliru, Nasehati bila Lalai dan Maafkan bila Terluka. Alangkah Indahnya ukhuwah bila sgalanya karena Allah SWT”

kalimat ini oleh : Yathie (Miliser di Klab-Santri Yahoogroups)

***

Apik tooo … ? Pokoke ra oleh protes :p
O iya, syukron buat yg memiliki kalimat-kalimat di atas…

Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraSunday, 4 March 2007

Waktu …
semakin menghilang
dan berlalu

Sebuah perjalanan panjang
telah kulalui
sebagai naik turun lembah pegunungan
sebagai berjalan di atas onak duri kehidupan
seperti itulah adanya

pagi ini…
cuaca dan alam, sunyi, senyap dalam diam
seperti hati dan jiwaku
sunyi, sepi, senyap
dalam diam dan dingin malam
teriring rintik… rintik hujan (more…)

Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraTuesday, 16 January 2007

tentang dia
hanya kekaguman yang ada
yang terlihat di mata

tentang dia
hanya keindahan terpancar
yang terlihat bersinar

tentang dia
tiada kutemukan cacat cela
belum
kalaulah ada, bagai hilang tersaput rasa
kasih… sayang… cinta… bangga…

tentang dia
hanya kutemukan pesona
dari lunglai lembut langkah
hingga lambaian krudung indah (more…)

Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraThursday, 4 January 2007

dream
saat itu
malam hampir menjelang pagi
ketika hati ini menyelami
sejuknya pagi hari
dalam dunia mimpi
engkau datang
dalam mimpiku

saat itu
dalam mimpiku
selaksa indah kurasakan
kerana kedatanganmu
bidadari
buncah pesonamu
betapa menyejukkan
hati dan jiwaku (more…)

Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraMonday, 25 December 2006

rindu ibu
Ibu…
Sering kuteringat padamu
betapa kurindukan engkau

sejak kecil
belum pernah lagi kudengar
dari ucapmu ya Ibu
sebuah ucap penuh kasih dan sayang
itu yang kurindukan

ketika besar aku
sedetik kumerasakan kasihmu
namun engkau tak lagi bersanding denganku

pipi ini terasa hangat
karena leleh air mata
ketika mengingat engkau
dan betapa kerinduan ini

aku merindukan
apa yang belum pernah kurasakan
aku sungguh menginginkan
apa yang belum pernah kudapatkan
darimu Ibu
(more…)

Kategori : Ais Diary, Serpihan MutiaraThursday, 21 December 2006

rain

Aku termenung di samping jendela
memandang keluar, jauh ke sana
yang kulihat hanyalah mendung dan awan hitam
tak berapa lama
rintik-rintik air hujan turun
sedikit demi sedikit membasahi bumi
dahaga sang bumi pun akhirnya sembuh
tercium bau tanah setelah lama merekah
karena kering sejak awal hingga akhir musim
kemarau yang lalu

kemudian rintik-rintik hujan itu
smakin lama deras mengguyur
inilah yang mereka tunggu
rezeki dari langit, dari Tuhan
(more…)