Kategori : Care & HumanityMonday, 4 September 2006

Korban ( Nurul - 4 thn, anak seorang buruh PT. Ricky di Cibinong)terjatuh dari loteng rumahnya, dimana dibawahnya kebetulan sedang memasak air mendidih dalam panic. Posisi jatuh adalah kepala dahulu, sehingga yang selamat hanya kaki kiri saja, sementara yang lain rusak semua.

Luka yang dialami adalah luka bakar derajat 3 - 95% ! 4 hari dirawat, lalu minta pulang karena orang tua tidak mampu membiayai. Karena tidak steril, luka jadi basah terus, dimana saat ada relawan dr.Hanung yang sengaja datang kerumahnya untuk membantu membersihkan luka, saat bokong dan kemaluan di bersihkan, yang keluar adalah darah dan nanah. Kemarin saya minta melalui dr. Hanung untuk memasukkan ke RSUD Cikaret, tapi pulang lagi karena tidak ada satupun kamar tersisa. Akhirnya dirawat dirumah dengan penanganan yang lebih steril, karena sudah ada di transfer biaya awal Rp. 2.500.000 untuk keperluan urgent.

Jika ada donatur akan di coba terus untuk mencari kamar yang kosong (orang tua dari Nurul ini - hanya ibu saja sudah bicara langsung dengan saya via HP Arum) Masih dibutuhkan lagi biaya yang sangat banyak, mengingat luka yang sudah 95% itu.

Dengan segala harapan dan kerendahan hati, saya mau mengetuk hati kawan2 untuk membantu. Kalaupun mungkin saat ini belum mempunyai dana tersisa untuk membantu musibah seperti ini, tidak apa2, tapi paling tidak mencoba membantu dengan mem-forward email (informasi :red) ini ke kawan2 relawan lain, untuk menggalang dana membantu penyembuhan Nurul.

Bagi yang ingin menyumbang, silahkan men transfer ke : BCA no : 4212290681 a/n Muh. Teguh Dwi R (0818892378)

Atau jika ingin menyampaikan langsung kepada korban silahkan hubungi dr. Hanung 021-87921288 d/a Perum Taman Kenari 2A No. 53A, Cibinong.
____________________________
Informasi dari mailist mailist myQers Gmail, forward dari mailist s2w yahoogroups.

Kategori : Care & Humanity

Kamis, 13 Juli yang lalu, KSP (Klab Santri Peduli) dibantu dengan beberapa relawan membawa M. Rizki Firmansyah (7), penderita Hidrosefalus sejak usia 1 tahun, ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk analisa medis (sebelumnya belum pernah dibawa ke dokter/puskesmas oleh pihak keluarga). Kami berharap, jika dibawa ke rumah sakit, Rizki bisa segera ditangani agar penyakit yang dideritanya segera sembuh.

Keceriaan nampak terlihat di raut wajah keluarga Rizki, namun keceriaan tersebut tidak berlangsung lama. Beberapa saat setelah diagnosa, sang dokter berkata, “Rizki sudah tidak bisa diobati secara medis, karena kalau diibaratkan kanker, penyakitnya sudah stadium akhir. Hidrosefalus mengakibatkan kerusakan beberapa syaraf Rizki yang telah menimbulkan kebutaan, tidak bisa bicara, gigi tidak tumbuh, dan otot yang kaku.”

Semua yang mendengar tersentak kaget dan beberapa relawan serta pihak keluarga terlihat menitikkan air mata. Lalu apa yang harus kami lakukan? Sang dokter melanjutkan, “Sekarang tinggal upaya kita memberikan yang terbaik untuknya. Rizki membutuhkan Love & Care. Berikan makanan yang bergizi, jangan biarkan terus terbaring di kasur, harus sering dibawa keluar rumah agar mendapatkan udara dan sinar matahari yang cukup…”

Kebingungan keluarga Rizki pun terlihat. Mereka bingung bagaimana memberikan perawatan yang optimal terhadap Rizki, sedangkan mereka hanya bisa merawat Rizki alakadarnya saja. “Selama ini Rizki hanya bisa makan makanan yang dihaluskan dan minumnya selalu minum susu kaleng. Kami tidak bisa berbuat banyak. Kami hanya bisa pasrah dengan ketentuanNya.” ujar pihak keluarga Rizki.

Teriris hati ini jika melihat kondisi Rizki. “Apa yang bisa kami bantu untuk Rizki?” kata salah seorang relawan. Dan Insya Allah kami pun sepakat untuk membantu perawatan Rizki. KSP membelikan sebuah kursi roda agar bisa digunakan pihak keluarga untuk membawa Rizki menghirup udara dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Selain itu, insya Allah kami akan mengunjungi Rizki secara berkala.
________________________

Bagi yang akan menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu Rizki maupun saudara-saudara kita yang lain, silahkan salurkan bantuan Anda melalui :

Bank Syariah Mandiri
No. Rek. 0070176318
A.N. Klab Santri Peduli

Bank Central Asia (BCA) *)
No. Rek. 4381168624
A.N. Dudung Kurnia Sundana

Bank Mandiri *)
No. Rek. 101-00-0454488-6
A.N. Dian Lisnawati Rizki

Bank Muamalat Indonesia *)
No. Rek. : 103.02635.20
Atas Nama : Dudung Kurnia Sundana

Bank Permata Syariah *)
No. Rek. : 377.000.637.5
Atas Nama : Dudung Kurnia Sundana

BNI Syariah *)
No. Rek. : 0092531159
Atas Nama : Dudung Kurnia Sundana

*) Rekening penghubung disediakan guna mempermudah dalam proses transfer.

Untuk mempermudah proses pengecekan dana yang Anda transfer, kami mohon agar Anda melebihkan Rp. 11,- (Mencantumkan angka 11 di belakang jumlah nominal) dari jumlah dana yang Anda transfer. Bagi donatur yang telah mentransfer donasinya, harap konfirmasi melalui e-mail : ksp@kru.kotasantri.com atau SMS ke 0817434686. Tuliskan subjek e-mail atau awal kalimat SMS dengan kode : KSP Medis -spasi- Nama -spasi- Alamat/Kota -spasi- Jumlah Donasi -spasi- Nama Bank Tujuan.

***

Semoga hati kita senantiasa terasah untuk terus peduli dan simpati terhadap sesama. Aamiin…

http://www.kotasantri.org

Mari kita sisihkan sedikit rejeki untuk mereka, karena memang sebagian rejeki kita adalah milik mereka…
_______________________________
Diambil dari mailing list Klab Santri, dari KSP (Klab Santri Peduli), post by dudung & kotasantri.com